You Are My Regret

You Are My Regret
Di pandang sebelah mata


__ADS_3

Kassy sedang mengobrol sambil menyantap makan siangnya "kamu kalau ke kantor kakakmu sering ketemu artis dong" tanya sekar semangat


"gak mesti sih, pas kebetulan lagi ada yang mau ketemu kak tara saja jadi aku sekalian ketemu" balas kassy sambil menyantap makan siangnya


"nanti pas ke sana boleh mintain tandatangan sama fotonya gak?" tanya sekar


"boleh saja, emang mau siapa yang kamu mau minta tandatangan sama fotonya" balas kassy


"nanti aku kirimin list namanya ke ponsel kamu saja" ucap sekar begitu senang


kassy hanya menggelengkan kepalanya melihat kehebohan sekar yang menginginkan foto dan tandatangan artis-artis di perusahaan kakaknya. obrolan mereka pun berjalan dengan sangat heboh dan tawa lebar dari keduanya


"ngapain sih seheboh ini ngobrolnya" tanya jonathan dengan ketus


"kenapas sih jo, suka-suka kita loh mau ngobrol apa. ini tuh jam istirahat jadi hak kita mau apa aja" balas sekar dengan ketusnya


"tapi ini di kantor sekar" balas jonanthan merendahkan suaranya


"berisik" balas sekar dengan ketusnya


kassy hanya diam saja tak menanggapi pertengkaran kedua seniornya yang takutnya akan berujung seperti biasanya yang membuat dia selalu jadi sasaran "kassy mana laporan yang saya minta" pinta jonathan


kassy menghentikan suapannya, sudah ia duga akan begini akhirnya. selalu dia yang kena jika kedua rekan kerjanya itu berdebat " ada di ruangan anda pak" balas kassy dengan senyuman tipis


"awas saja kalau ada yang salah ya" ancam jonathan


kassy memaksakan senyumnya "silahkan di periksa saja pak jonathan kalau ada kesalahan, akan langsung saya betulkan, lagian saya kan gak makan di luar agr bisa siap anda minta kerja kapan pun anda mau" balas kassy dengan ketus


kassy begitu kesal dengan jonathan yang selalu meragukan pekerjaannya padahal apa yang ia kerjakan jarang ada kesalahan hanya kadang tidak sesuai dengan keinginan jonathan tetapi sejauh ini kassy selalu melaksanakan pekerjaannya dengan baik tapi entah kenapa jonathan selalu memandang sebelah mata akan pekerjaannya


"oke, akan saya periksa" jontahan menunjuk ke arah kassy "dan kalau sampai ada kesalahan kamu harus membetulkannya sekarang " ucap jonathan dengan anda perintah


"iya " balas kassy dengan santai


sepeninggal jonathan, sekar menepuk kassy "sabar ya kassy, gak tahu kenapa jonathan sekarang jadi nyebelin padahal dulu dia gak kaya gitu" ucap sekar

__ADS_1


"gak papa kok sekar, anggap saja ini sebuah tantangan dalam pekerjaan" ucap kassy dengan santainya


sepulang kerja kassy janji bertemu mika di sebuah mall di kawasan jakarta untuk membeli pakaian untuk sidangĀ  skripsi mika yang tinggal sebentar lagi "mika" panggil kassy menghampiri mika yang sedang menunggu di salah satu kursi di dalam mall


"hai kassy" mika melambaikan tangannya ke arah kassy "makasih ya sudah mau nemenin aku padahal kamu pasti capek baru pulang kerja" ucap mika dengan tak enak hati


"gak papa mika, lagian aku sekalian mau hilangin stress dengan belanja" kassy menunjukan sebuah kartu kredit yang dia ambildari tas kecilnya "lagian kali ini kita belanja dengan uang kakak yang di kasih kak lensi tadi waktu aku mau berangkat kerja" ucap kassy senang akan belanja dengan uang kakaknya


"emang gak papa kalau kita pakai uang kak tara" tanya mika tak enak memakai uang kakaknya


"gak masalah, lagian ini kartu kak lensi yang jarang di pakai kak lensi dan kakatara lihat kok waktu kak lensi kasih ke aku waktu aku bilang mau nemenin kamu belanja pas pulang kerja" balas kassy


"oke kalau gitu" mika dan kassy berbelanja barang-barang yang mereka butuhkan dan yang mereka suka dengan begitu senangnya karena ternyata limit kartu kakaknya cukup banyak jadi mereka banyak membeli barang yang mereka inginkan


"ternyata belanja memang paling menyenangkan" ucap kassy melihat belanjaannya yang cukup banyak


"iya emang sangat menyenangkan" balas mika setuju akan ucapan kassy "nanti jangan lupa kasih pakaian hamil yang kita pilih buat kak lensi ya" ucap mika mengingatkan akan barang yang mereka beli untuk di berikan pada lensi yang sudah sangat baik memberika mereka kartu kredit untuk belanja


"oh ya mika, nanti setelah sidang skripsi kamu, menginap di rumah ya, biar gak kesepian aku saat di rumah, semenjak tante gak di rumah karena ikut suaminya jadi sepi rumah karena kak tara ngunciin kak lensi di dalam kamar terus " pinta kassy


"lihat nanti ya, tahu sendiri mama aku kaya mana" balas mika tak mau memberikan janji yang mungkin tak bisa di tepati


"makan dulu yuk " ajak Mika


mika dan kassy memutuskan makan di salah satu restoran yang ada dalam mall "kamu aja yang pesan makanannya ya, aku ikut saja" ucap mika


"oke" kassy mulai memesan banyak makanan untuk mereka nikmati berdua


mika hanya menatap takjub makanan yang di pesan kassy "gak salah nih makan sebanyak ini, kita cuma berdua aja loh" ucap mika tak percaya kassy memesan banyak makanan untuk mereka berdua


"ya kenapa, aku lapar banget seharian ini karena kerja dengan atasan yang menyebalkan mana tadi dia ganggu acara makan siangku tadi" balas kassy dengan santainya menyantap makan malamnya


"kamu gak takut gendut" tanya mika


"tinggal olahraga saja biar gak gendut" balas kassy dengan santainya

__ADS_1


"oke deh" mika ikut makan dengan lahap


di tengah acara makannya, mika menjatuhkan sendoknya saking terkejutnya dengan pemandangan di depannya "kamu kenapa mika" tanya kassy heran melihat mika yang begitu terkejut


"enggak papa" balas mika menundukkan kepalanya


kassy menoleh ke belakang dan melihat ada sepasang orang yang seperti sengaja bermesraan di depan Mika "jangan bilang itu mantan yang di ceritain kak lensi dan kak tara" tanya kassy dengan nada penuh penuntutan


"iya, dia mantan aku yang ninggalin aku dan memilih bersama wanita lain setelah kami berpacaran bertahun-tahun" balas mika


kassy menggenggam tangan mika "jangan pedulikan dia, nanti kamu kalau sudah ketemu kak adrian yang jauh-jauh berkali lipat lebih baik dari pria itu pasti kamu malah senang bisa putus dengannya" ucap kassy yang tanpa sadar memberitahukan rencana kakaknya pada mika


mika mengernyitkan dahinya "adrian siapa" tany mika


"ah" kassy baru sadar salah berucap "ah bukan siapa-sipa kok, aku sempat mau ngenalin kamu sama kakak sepupunya kak qiran, kebetulan aku mengenalnya dan dia adalah orang yang sangat baik" balas kassy


"jangan seperti kak tara dan kak lensi yang ingin menjodohkan aku, aku gak papa kok hidup sendiri, walaupun tak ada yang menikahiku juga tak masalah" ucap mika sudah pasrah dengan hidupnya


ditto mengahmpiri mika sambil menggandeng wanita yang sempat di labrak kakakny sewaktu di puncak "apa kabar mika" tanya ditto dengan nada tak mengenakkan


"baik, kau lihat sendiri" balas mika masih menundukkan kepalanya


"aku dengar kau menolak ajakan kakakmu untuk menjodohkanmu dengan pria yang katanya jauh lebih baik dariku. apa kamu masih mau kembali padaku" tanya ditto dengan tatapan meremehkan mika


mika mendongakkan kepalanya dan memicingkan matanya ke arah ditto "apa kamu mau jadi simpanan aku, kalau mau aku bisa menjadikanmu simpananku agar ada yang mau menikahimu, ya walaupun aku akan mikahimu di bawah tangan" ucap ditto dengan pongahnya


"byurr" kassy langsung menyiram ditto dengan jus di mejanya "kau!"teriak ditto tak terima jika di siram air jus lalu ingin menampar kassy


tapi dengan sigap kassy menahan tangan ditto dan memiting tangan ditto dengan mudahnya "jangan kamu pikir bisa terus mengusik saudariku" kassy menguatkan pitingannya "tanpa bantuan kakakku aku bisa mematahkan tanganmu yang sudah kurang ajar dan merobek mulutmu yang sudah menghina adikku" ucap kassy dengan suara lantang


"apa pedulimu hah" teriak ditto


kassy mendorong kasar ditto "pergi, dan jangan usik adikku" usir kassy


ditto pergi dengan raut wajah kesal karena di kalahkan oleh seorang wanita padahal harusnya sebagai pria ia punya kekuatan yang jauh lebih besar

__ADS_1


"tenang ya mika, ada aku sekarang" kassy memeluk mika yang sempat terguncang akibat ucapan ditto


di tempat taka jauh dari situ ada yang menatap takjub kekuatan kassy "buset, kuat juga dia" gumam seprang pria takjub akan kekuatan kassy yang bisa melawan ditto dengan mudahnya


__ADS_2