You Are My Regret

You Are My Regret
Kembali bekerja setelah menikah


__ADS_3

daddy attaf melirik sinis menantu barunya "kamu yakin langsung kerja setelah menikah" tanya daddy attaf


"ayo lah dad, jay juga punya tanggung jawabnya sendiri" qiran tak ingin jay di salahkan


 oleh daddy attaf yang sering memojokannya


jay menggenggam tangan qiran agar meredam amarah sang istri "saya sudah bicarakan ini dengan qiran dad, aku maupun qiran harus kembali bekerja karena kami punya tanggung jawab lain, qiran juga kan harus mengurus perusahaan setelah mengambil alih perusahaan kakeknya" jelas jay


"iya dad, jay harus segera menyelesaikan pekerjaannya yang sudah taken kontrak agar bisa kembali jadi dokter" tambah qiran


"kamu gak mau mengurus perusahaan kakek" tanya kakek jung terkejut mendengar jay yang ingin kembali berprofesi jadi dokter padahal kakek jung sudah meminta Jay mengelola perusahaan


"jay masih bisa memantau perusahaan kek, lagian aku juga kan masih tahap belajar tentang managemen perusahaan. toh kakek masih segar bugar untuk mengelola perusahaan. dokter adalah cita-citaku jadi aku ingin kembali menekuni impianku" balas jay


"sudah taf, toh mereka sudah sepakat dan saling memahami keinginan masing-masing. kita sebagai orang tua cukup mendukung saja" ucap nenek alaya


"iya mah" daddy attaf mengangguk menuruti nenek alaya


"harusnya daddy meminta maaf pada Jay, karena daddy yang membuat impian Jay sempat terhenti" sela mommy asmira


daddy menatap kesal Jay "maaf" ungkap daddy attaf


"dad"mommy asmira menatap tak suka suaminya yang terlihat tak ikhlas meminta maaf


daddy attaf menghela nafas "maaf" ungkap daddy ataf


"iya dad, aku maklumi itu karena kau terlalu menyayangi anakmu dan menginginkan yang terbaik untuk anak anda tapi dengan sedikit tindakan berlebihan" balas jay


uncle akhtar menoleh ke arah Jay "jay nanti setelah kamu menyelesaikan pekerjaanmu di dunia entertain, kamu bekerja di rumah sakit keluarga kami yang di Indonesia saja dan nanti setelah kamu sudahberadaptasi di rumah sakit itu kamu bisa mulai mengelolanya" ucap uncle akhtar


"aku gak mau memakai nama istriku untuk bekerja uncle" balas Jay

__ADS_1


"ini bukan memakai nama istri Jay tapi meminta sumbangsih tenagamu untuk bekerja. Jika yang mengelola adalah bagian keluarga itu akan lebih baik dari orang luar" ucap uncle akhtar


"baiklah kalau gitu" jay akhirnya setuju untuk mengelola rumah sakit milik keluarga qiran


"oh ya jay, sepertinya orang itu akan menetap di sini cukup lama karena dia kan adaa kerja sama dengan perusahaan qiran"ungkap daddy attaf


jay menautkan alisnya "kenapa memangnya kalau dia di sini? yang dia temi kan qiran bukan aku jadi aku tak peduli dengan itu" balas jay


"ya daddy cuma kasih tahu saja selebihnya terserah kamu saja. daddy gak akan bisa membantu kalian menghindarinya karena harus segera kembali ke korea sama mommy" balas daddy attaf


mommy asmira menatap kesal daddy attaf "mommy masih mau di sini, mommy masih kangen anak mommy jangan paksa mommy pulang "elak mommy asmira


"daddy masih punya banyak kerjaan mom, apalagi daddy kan sudah cukup lama di sini gara-gara rapat pemegang saham di tambah kejutan cucu dan pernikahan anak kita" ungkap daddy attaf


"ya sudah sih daddy pulang aja, mommy bisa kok tinggal sama qiran sekalian jaga  kandungannya" balas mommy asmira mencebikkan bibirnya kesal


daddy attaf meraih tangan mommy asmira "gak bisa gitu mom, kamu pergi selama beberapa minggu ke inggris saja sudah membuat daddy seperti hidup di neraka gimana kalau kamu tinggal di sini dan nanti betah tinggal di sini karena urs anak kamu itu nanti daddy bisa sedih dan tak sanggup melakukan apapun" rengek daddy attaf


"ikut pulang ya mom, daddy gak bisa hidup tanpa mommy" mohon  daddy attaf dengan muka memelas


"kenapa daddy bisa seperti ini kalau sama mommy sih" tanya qiran dengan tatapan jijik


daddy attaf menoleh pada qiran "karena daddy cinta sama mommy kamu lah" balas daddy attaf


daddy attaf sekilas tertawa "sekarang daddy sadar sifatmu begitu menurun dari daddy. saat kita jatuh cinta kadang kita bisa jadi orang yang berbeda. kamu begitu mencintai jay sampai rela bersembunyi jadi bayangan di sini padahal kamu dengan mudah tampil terang-terangan di depannya" ucap daddy attaf


"tentu aku mencintai suamiku" balas qiran bermanja di lengan jay


"sudah-sudah, jangan mengotori mata jomblo ini" ucap  uncle akhtar


"makanya segera menikah" ucap para anggota keluarga dengan serempak

__ADS_1


***


Jay kembali melanjutkan kegiatannya di dunia keartisan, dia juga sudah mulai mengumukan dirinya yang akan keluar karena ingin kembali jadi dokter.


saat kabar itu tersiar tentu para penggemar Jay begitu sedih dan tak terima jay keluar dari dunia hiburan tapi ada juga yang setuju dengan jalan yang di pilih Jay.


"terima kasih sudah mencintai saya, dan mohon maaf jika saya lebih memilih impian saya sebagai dokter. dulu saya punya alasan tersendiri kenapa berhenti dari bidang yang saya sukai itu. tapi jangan khawatir sesekali saat saya ada waktu luang saya akan tetap memberikan karya saya pada kalian cuma itensitasnya tak akan sebanyak dulu" ucap jay di wawancara singkatnya yang ia tujukan untuk para penggemarnya


sedangkan qiran sekarang mulai mengelola perusahaan kakekknya yang kini sudah jadi milik qiran


"ah kenapa begitu melelahkan bekerja seperti ini padahal dulu aku bisa bekerja 12 jam sehari tanpa henti" gumam qiran memijit kepalanya


"mungkin bawaan hamil kali ya" tebak qiran mengelus perutnya yang masih rata


"drrrrtttt"ponsel qiran bergetar


saat melihat siapa yang memanggilnya, senyum qiran langsung terbut dengan cerahnya "hai sayang" sapa qiran


"hai juga istriku sayang" balas jay


"kamu gak sibuk bisa nelpon aku"tanya qiran


"lagi break syuting sebentar, 5 menit lagi giliranku" balas jay


"kamu pasti lelah seharian syuting" qiran mencebikkan bibirnya karena suaminya yang begitu sibuk


"maaf ya sayang kalau aku sibuk, nanti setelah semua pekerjaan selesai aku akan memberi jeda beberapa waktu sebelum kembali jadi dokter agar bisa menemani istri tercintaku" ucap jay


"beneran ya" qiran begitu bahagia suaminya akan meluangkan waktu untuknya


"oh ya sayang tadi aku mengirimkan makan siang untuk jangan lupa makan ya" ucap jay

__ADS_1


"iya sayang" balas qiran tersenyum bahagia


tak lama makanan yang di pesan jay datang, qiran menikmatinya dengan lahap karena jay begitu paham dengan selera makannya dan apa saja yang di butuhkan qiran


__ADS_2