You Are My Regret

You Are My Regret
Peringatan Kematian


__ADS_3

Qiran, Adrian dan Juga jay yang sedang menggendong Edeline berjalan masuk ke pekarangan rumah yang memiliki cukup halaman luas dan sudah terjejer rapih banyak mobil di sana "seertinya sudah pada kumpul semua" cicit Qiran melihat banyaknya mobil yang sudah terparkir di halaman rumah Lendi dan juga Tara


"sepertinya iya" Adrian mempercepat langkahnya masuk ke dalam rumah saking rindunya dengan istriĀ  dan anak-anaknya


Jay berjalan lebih pelan karena sambil menggendong Edeline yang sudah tertidur pulas karena kelelahan setelah perjalanan jauh


"mommy" teriak Lucas menghampiri Qiran yang sudah tidak ia temui hampir dua minggu ini


"lucas" Qiran langsung berjongkok memeluk sang putera yang sudah sangat ia rindukan selama beberapa saat berjauhan


"Lucas sebenernya pengen nyusul Mommy ke Korea saat di kabari Grandpa meninggal tapi kata tante Lensi mommy sedang sangat sibuk di sana jadi Lucas nunggu di sini saja" ungkap Lucas


Qiran mengurai pelukannya dan mengusap kepala Lucas dengan lembut "good boy" Qiran begitu bangga akan sikap dewasa puteranya yang bisa mengerti keadaannya saat itu


Qiran menggenggam tangan Lucas dengan erat "saat liburan nanti, kita akan ke sana untuk lihat makan grandpa dan grandpa oke" ucap Qiran


Lucas mengangguk "iya mom" balas Lucas


Qiran melirik ke arah Lensi "maaf merepotkanmu jauh melebihi waktu yang aku janjikan" ucap Qiran


Lensi memeluk Qiran "gak masalah Qiran, aku tahu kamu sedang sibuk dengan urusanmu saat mertuamu meninggal" Lensi melirik Jay yang ada tepat di belakang Qiran "aku turut berduka cita Jay" ucap Lensi ikut berbela sungkawa atas kematian Daddy El


"terima kasih Lensi" balas Jay


Adrian langsung memeluk Mika dan juga kedua anaknya "ayah rindu kalian" ucap Adrian memeluk Mika begitu erat dan kedua anak Adrian kinasih serta Hedy ikut memeluk kedua orang tuanya

__ADS_1


Adrian mengecupi wajah kedua buah hatinya dengan sayang "ayah kangen kalian" ucap Adrian


"kami juga ayah" balas Kinasih puteri sulung Adrian


Qiran melirik Kassy dan thomas yang sudah ada di sana juga bersama ketiga anak mereka "kalian sudah sampai" tanya Qiran


"sudah kak, dua hari lalu kami sampai ke sini" balas Kassy


setelah acara salam singkat itu acara peringatan kematian Ibu Dhira dan juga om Jovan di adakan, di sana kedua puteri om Jovan juga ikut hadir sebagai bentuk penghormatan pada ayah dan ibu sambung mereka yang sudah meninggal setahun lalu


Setelah berbagai masalah yang mereka lalui akhirnya mereka bersama-sama berkumpul dengan pasangan mereka masing-masing dan juga memiliki anak yang cantik dan lucu-lucu. Walaupun acara berkumpul mereka kali ini untuk mengingat masa sedih kehilangan orang tua dari Lensi tapi mereka semua ibu dhira tetaplah orang yang mereka semua hormati dan mereka anggap sebagai ibu mereka


setelah acara tangis-menangis saat mengingat masa kepergian Ibu dhira tapi momen berkumpul mereka sangat di syukuri dengan baik, setidaknya dengan hal ini mereka bisa memanfaatkan berkumpul bersama, momen yang sunggung jarang bisa mereka lakukan bersama


15 Tahun Kemudian


"Reagen" panggil seseorang dengan suara lembutnya


Reagen Javerson yang di panggil namanya pun menoleh ke arah sumber suara "iya mom" balas Reagen menjawab panggilan mommy nya


"jangan lupa saat ke Indonesia jenguk mommy Brianna" ucap mommy Kassy mengingatkan Reagen untuk membesuk mommy kandung reagen yang kini menetap di Indonesia bersama suaminya


"iya mom, saat pekerjaanku dengan Lucas selesai aku akan menjenguk mommy brianna" balas Reagen


mommy kassy menghela nafas "jangan bohongi mommy lagi" ancam Mommy kassy menunjuk Reagen

__ADS_1


"iya mom" Reagen memeluk mommy kassy dan segera pamit pergi agar tidak terus di cerca mommy kassy untuk menemui mommy Brianna


Semenjak ibu kandung Reagen yang memilih menikahi kekasihnya 20 tahun lalu, hubungan Reagen dan ibunya memang tidaklah berjalan baik sebab ibunya memilih menjadi istri kedua dari pria yang katanya mencintai ibunya tapi nyatanya pria bernama Randy pangareb itu sudah mempunyai istri saat bersama dengan Mommy brianna dn bodohnya mommy brianna mau saja jadi istri kedua padahal jelas hidupnya sungguh selalu di hina oleh istri pertama Randi pangareb padahal mommy brianna bukanlah orang yang hidup dengan belas kasih dari suaminya, ia mempunya perusahaan sendiri di Inggris walaupun tidak sebesar perusahaan Thomas tapi tentu saja itu masih bisa menghidupi Mommy brianna dan kedua anaknya dengan baik


Mommy Kassy hanya berdecak melihat kepergian Reagen "masih saja dia membenci kamu kak Brianna" gumam mommy kassy menyayangkan nasib ibu kandung Reagen yang menurutnya begitu menyedihkan karena lepas dari suami sebaik Thomas malah mendapat pria brengsek macam Randi pangareb itu


"sudah mom" Daddy thomas mengusap bahu istrinya dengan lembut "jangan terlalu kamu pikirkan nasib Brianna toh apa yang terjadi padanya adalah hasil pilihannya sendiri " ucap Thomas dengan bijak


"iya dad, cuma kasihan saja sama kak Brianna nasibnya benar-benar tragis tapi dia tetap kekeh mempertahankan pernikahannya padahal tanpa suaminya itu dia juga bisa bertahan hidup sendiri" balas Mommy Kassy


"percerainnya dengan Daddy dulu membuatnya takut kalau dia akan jauh dengan anak-anaknya nanti sama seperti Reagen yang menjauhinya" ucap Daddt thomas


"kita doakan yang terbaik untuk kak Brianna ya dad" ucap Mommy kassy yang melingkarkan tangannya di pinggang Daddy Thomas


"iya mom" balas Daddy thomas


"oh ya mom" Daddy thomas melirik ke arah istrinya "Ara minta izin untuk liburan semester ini dia mau liburan dengan ayahnya apa boleh" tanya Daddy thomas


"boleh saja dad, toh kasihan juga Jonathan yang masih melajang sampai sekarang jadi kalau ada Ara dia tidak akan terlalu kesepian" balas Kassy


Semenjak perpisahannya dengan Kassy dulu jonathan memang memilih untuk tidak menikah karena dia terlalu takut menjalin hubungan dengan seseorang yang mungkin akan berakhir dengan perpisahan kembali , sedangkan Mala sudah menikah dengan seorang pria biasa dan memilih tinggal di kampung halaman suaminya agar jauh dari jonathan yang jelas tidak mau menatapnya lagi


"ya sudah nanti aku kabarin Jo kalau kamu mengizinkan ara untuk liburan di sana" balas Daddy Thomas


"iya dad" kassy menggandeng lengan suaminya untuk masuk ke dalam rumah sekedar untuk berbincang bersama

__ADS_1


Kini Thomas memang lebih banyak mengahbiskan waktunya di rumah dan hanya mengecek perusahaan sesekali saat Reagen sangat sibuk sebab perusahaan keluarga javerson sudah resmi di berikan kepada Reagen sejak 2 tahun lalu


__ADS_2