You Are My Regret

You Are My Regret
Cemburu


__ADS_3

rumah qiran dan Jay sudah di tata untuk di adakan barbekyu untuk menyambut kerjasama perusahaan qiran dengan perusahaan thomas. qiran membawa koki dari hotel milik suaminya dan meminta beberapa koki di hotel milik suaminya untuk melayani para tamu undangan


Qiran menyambutk kepulangan suaminya dari rumah sakit "sayang" qiran langsung memeluk jay dan jay langsung membalas pelukan istrinya serta mengecup singkat bibir qiran


"sudah beres semuanya" tanya jay melihat para pekerja di rumahnya sedang sangat sibuk


"sudah, tinggal finisihing saja, makasih ya sudah minta orang hotel untuk ke sini" ucap qiran mengecup bibir jay


"gak masalah sayang, aku mandi dulu ya, bau nih" ucap jay


"ayok, aku temani" qiran menggandeng tangan Jay ikut masuk dalam kamar


"lucas mana sayang" tanya jay


"lagi tidur, kecapean dia seharian ikut main di kantor soalnya" balas qiran


qiran membantu jay mandi mulai dari melepaskan pakaian jay "main sebentar yuk" ajak jay dengan wajah mesumnya


"ayok"balas qiran dengan semangat membalas ajak Jay


alhasil mereka menyempatkan untuk bermain di sela waktu akan menyambut para tamu yang kebanyakan adalah pegawai qiran di kantornya


qiran bercermin di depan meja riasnya sambil melirik ke arah suaminya yang juga tengah bersiap "sayang, aku ngajak kak thomas nginep sini gak papa kan" tanya qiran yang belum meminta izin untuk mengajak seniornya itu menginap di rumahnya


"gak masalah sayang, ini kan juga rumah kamu jadi kamu punya hak penuh memutuskan siapa orang yang ingin kau ajak menginap di rumah ini" balas Jay


"terima kasih sayang" qiran langsung kembali mengecup bibir jay


"jangan terus menggodaku qiran, atau kita akan berakhir di atas ranjang saja" ucap jay merasa yang ada di bawah sana mulai meronta ingin masuk ke sarangnya


"iya sayang, maaf" qiran membenarkan posisisnya dan menggandeng tangan jay untuk turun ke bawah dan menyambut para tamu undangan


"hai kak thomas"sapa jay memeluk seniornya di kampus dulu

__ADS_1


"hai jay" thomas balas memeluk jay dan menepuk punggungnya pelan


"sudah lama kita gak jumpa ya kak" ucap jay mengurai pelukannya


"iya, tadinya aku sempat ingin menyapamu saat kamu pulang kerja, tapi sepertinya kamu terlalu betah di kamar" ledek thomas pada jay


qiran yang mendengarnya sungguh malu dan mukanya jadi bersemu merah "tadi  jay kelelahan banget kak jadi aku bantu pijit sebentar" sahut qiran


thomas terkekeh tertahan "iya ya" thomas mengiyakan saja agar nanti tidak makin panjang ceritanya


acara mulai di buka dengan sambutan dari qiran kemudian thomas, di situ acara tidak di buat secara formal lebih ke acara santai agar pikiran para pegawai qiran lebih rileks dan mereka bisa lebih berbaur dengan santai


qiran, thomas dan jay duduk satu meja, dan di hadapannya juga ada kassy dan jonathan "gimana kabar tara dan lensi, sepertinya kakak sudah lama gak ketemu dengan mereka ya" tanya qiran pada kassy


"mereka baik kak, cuma semenjak kandungan kak lensi yang makin besar, kak lensi jadi makin manja sama kak tara, jadi dia lebih sering ngintilin kak tara kerja" balas kassy


"mika masih tinggal di rumah kakak kamu" tanya qiran lagi


"masih kak, katanya lebih betah di rumah karena ada aku yang nemenin dia" balas kassy


"iya lin, nanti saya ke sana" qiran menoleh ke arah Jay "sayang nitip tamu kita ya, aku mau lihat anak kita yang kebangun" ucap qiran


"iya sayang, urus lucas saja" balas Jay


jay menepuk bahu thomas "kak aku nyapa tamu yang lain dulu  ya" pamit jay


"iya" balas thomas


thomas melihat jonathan yang sedang membantu kassy memotong stteak miliknya "oh ya kassy" panggil thomas


"iya tuan ada apa" tanya kassy


"kakak kamu sudah menikah ya" tanya thomas dengan hati-hati

__ADS_1


"iya, ini sudah satu tahun lebih kakak menikah, ada apa ya tuan" tanya kassy


"hmmm, kemarin saat di bandara aku bertemu dengan seseorang di masaalunya dan dia bilang ingin bertemu dengan kakakmu" thomas memang tahu hubungan tara dan pramudia dulu karena thomas dulu mengenal pramudia dengan baik


kassy menghela nafas "itu urusan kakak, aku sebagai adiknya tidak ada hak untuk ikut campur" balas kassy


jonathan yang mendengar obrolan kassy dan thomas yang tak ia pahami betul jadi kesal sendiri karena thomas bisa memiliki obrolan di luar pekerjaan dengan kassy, padahal dia yang sudah setengah tahun lebih kerja dengan kassy saja masih belum ada obrolan di luar konteks pekerjaan


"ini kassy" jonathan memberikan steak yang sudah di potong dengan raut muka kesal


"terima kasih" kassy tidak melirik wajah jonathan yang sudah masam karena tersiram cuka yang begitu banyak, dan malah makan dengan santainya


thomas melihat wajah jonathan, dan timbul keinginan iseng di dirinya untuk meledek jonathan "akhir pekan ini kau ada acara kassy" tanya thomas


kassy mengernyitkan dahinya "tidak ada, ada apa tuan" tanya kassy


"aku ingin jalan-jalan sekitar sini tapi sungguh aku tak mengenal tempat ini, ingin mengajak jay pasti dia sibuk di rumah sakit sedangkan saat mengajak qiran pasti aku di amuk suaminya, aku dengar dari qiran kamu tidak ada pasangan jadi saya pikir boleh lah menemani saya untuk jalan sekitar sini" ucap thomas


"itu..." kassy jadi ragu untuk menjawab antara dirinya yang merasa tidak enak menolak dan dirinya yang tak ingin keluar bersama dengan pria yang baru di kenalnya walaupun jelas dia mengenal baik kakaknya


"kalau mau jalan-jalan sekitar sini, dengan saya saja tuan, kebetulan kassy setiap akhir pekan pasti selalu menemani kakak iparnya di rumah" sahut jonathan tak ingin kassy pergi dengan pria yang jelas ia tahu adalah seorang duda


"oh, saya pikir mau mengajaknya pergi karena dia adik kenalan lama saya" balas thomas dengan senyuman penuh arti


"ah, saya juga bisa ikut menemani anda berkeliling dengan jonathan tuan" balas kassy


"apa tidak mengganggu waktu anda dengan keluarga" tanya thomas lagi


"tidak tuan, kebetulan adik perempuan saya di rumah jadi bisa menemani kakak ipar saya jika kak tara keluar untuk urusan bisnisnya" balas kassy yang memilih ikut mengantar thomas untuk jalan-jalan karena tidak enak menolak ajakan klien nya


"oke kalau gitu, besok kita jalan bertiga ya. jonathan bisa menyetir mobil dan kamu bisa memberi tahu tempat-tempat apa saja yang akan kita kunjungi" balas thomas


"iya tuan" balas kassy dengan senyuman

__ADS_1


sungguh jonathan menatap kesal kassy, padahal ia sudah membuang jauh-jauh rasa malasnya untuk menemani thomas untuk berkeliling agar kassy tidak perlu menemani thomas ini malah kassy memilih ikut. kepala jonathan seolah di siram satu gentong cuka. dan ia merasa begitu cemburu jika nanti kassy sampai dekat dengan thomas


__ADS_2