You Are My Regret

You Are My Regret
Extra part 1


__ADS_3

"hore" teriak girang dua anak yang tengah mendapat hadiah dari seorang pria


"kalian senang " tanya pria tersebut


"kami senang Daddy, Bernard dan Ailey senang dengan hadiah yang Daddy berikan "tutur Bernard anak dari Aiden dan Nidya


"jangan hanya berterima kasih pada Daddy tapi bilang terima kasih pada Mommy yang memilih hadiah kalian" ucap Aiden mengarahkan pandangan kedua anaknya pada Nidya yang duduk di sofa sembari melihat percakapan antara ayah dan anak yang sedang bercanda tawa karena hadiah yang baru saja pasangan anak kembar itu dapatkan


Bernard dan Ailey langsung menghampiri Nidya dan memeluk Nidya dengan erat "terimakasih mom atas pilihan hadiahnya kami suka sekali" seru Ailey


"yes mom, Bernard juga suka hadiah itu" tambah Bernard


"Mommy senang kalau kalian suka dengan pilihan mommy" Nidya memeluk kedua puteranya dengan sayang


melihat hal itu Aiden ikut memeluk anak serta istrinya "Daddy sayang kalian" ucap Aiden


"kami juga dad" balas Bernard dan Ailey dengan serempak


"mommy juga sayang anak-anak mommy dan juga Daddy kalian" timpal Niyda


Aiden mengecup kening Nidya, ia begitu bersyukur pengobatan istrinya berjalan cukup baik dan ia sudah mulai menerima Lucas yang sudah bahagia dengan keluarganya, dan ia juga sudah tidak terlalu kesal saat Aiden menghubungi Mommy Qiran sekedar menanyakan kabar mereka semua, termasuk Lucas dan anak kedua lucas yang akan segera lahir


"kalian bersiap gih, kita akan ke rumah Lilia malam ini" ucap Aiden


"iya Dad" keduanya langsung berlari di ikuti pengasuh mereka agar segera mandi dan bersiap untuk berkunjung ke rumah Lilia, anak dari Christian dan Kellin yang kebetulan sedang berulang tahun hari ini


Aiden mengajak istrinya masuk ke dalam kamar agar bisa segera bersiap ke acara ulang tahun anak sahabat mereka "mau mandi sendiri atau mau kakak bantu mandi sayang" tanya Aiden


Nidya mengerti arti pertanyaan suaminya mengarah kemana "main cepat ya kak, Nidya gak mau telat ke sana soalnya teman-teman Nidya nanti nyindir Nidya jika telat datang " balas Nidya


Aiden terkekeh "oke my Queen" Aiden membopong tubuh Nidya masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan badan sekaligus melakukan percintaan panas yang di tuntut untuk singkat tapi tentu saja Aiden tak mungkin melakukan hal itu


Nidya melirik wajah suaminya yang begitu santai di balik cermin "kakak sih kelamaan jadi telat kan kita" sinis Nidya


"kan kamu yang minta terus-terus ya sudah kaka lanjut lagi dong" balas Aiden dengan santainya


muka Nidya langsung memerah tak bisa berucap apapun karena memang benar apa yang di katakan Aiden bahwa dirinya yang terus berteriak untuk meminta lebih akan perbuatan suaminya yang terus memberikan rangsangan padanya "sudah lah" Nidya melanjutkan kembali kegiatannya yang sedang merias diri

__ADS_1


Aiden memeluk Nidya dari belakang "kamu tahu kan kalau kakak sangat mencintaimu" ucap Aiden


Nidya mengusap lengan Aiden yang berada di perutnya "Nidya juga cinta sama kakak" balas Nidya


Aiden memutar tubuh Nidya agar kembali mengecup bibir indah milik Nidya, tapi kali ini hanya benar-benar sebuah kecupan, kecupan yang terasa begitu hangat dan menyelusup di hati Nidya dan terasa begitu hangat


"ayo sayang, nanti anak-anak kita merajuk karena kita yang terlalu lama" ajak Aiden


Aiden dan Nidya bergegas turun menghampiri kedua anaknya yang sudah siap dan langsung menuju kediaman Christian dan juga Kellin untuk menghadiri acara ulang tahun Lilia, putri mereka


Keluarga kecil Aiden langsung menghampiri orang yang memiliki hajat dan langsung memberikan hadiah ulang tahun untuk Lilia


"selamat ulang tahun Lilia" Bernard dan Ailey menyerahkan masing-masing hadiah mereka pada Lilia yang sedang berulang tahun


"Terima kasih bernard dan Ailey " balas Lilia


Nidya tersenyum senang melihat anak-anaknya yang mudah bergaul dan tidak pilih-pilih teman


"gimana kondisi kamu Nidya" tanya Kellin


"aku baik, kamu gimana kabarnya. Aku dengar kamu hamil lagi" balas Nidya


Aiden menatap takjub pada Christian "jasa besar apa yang kamu lakukan di masa lalu, sampai-sampai membuat Angel rela menjadi tunanganmu di depan umum padahal jelas dia tahu kamu gak ada hati untuknya dan bahkan tinggal bersama Kellin sudah hampir 8 tahun lamanya" heran Aiden


Christian mengedikan bahunya " tidak tahu, angel tidak pernah menuntut apapun padaku, malahan dia lebih banyak ngobrol sama Kellin dan Lilia ketimbang denganku jadi mana aku tahu isi pikirannya " balas Christian dengan acuh


"tapi maaf kak, kalau boleh saran segera kasih status jelas untuk Kellin, jangan cuma jadikan dia kekasihmu saja, segera nikahi dia jangan baru menunggu kalian punya anak laki-laki, ya kalau anak laki-laki kalau perempuan lagi gimana coba" ucap Nidya


"aku sudah memikirkan semua itu kok, laki-laki atau perempuan anak kamu, aku pasti menikahinya  biarpun mereka semua menentang, 8 tahun bersamanya membuatku semakin jatuh cinta pada Kellin dan tak ingin kehilangannya " balas Christian


"syukurlah kalau begitu " Nidya ikut senang jika sahabatnya juga bisa berbahagia


"itu angel dateng, aku samperin dulu ya" Kellin mengusap lengan Christian agar bisa menyusul Angel yang baru saja datang tak lupa Kellin juga mengajak Nidya untuk ikut menyapa


Kellin dan Nidya menghampiri Angel yang baru saja memberikan hadiah ulang tahun untuk Lilia "Angel" Kellin memeluk Angel bergantian dengan Nidya yang ikut memeluk Angel


"terima kasih sudah datang ke acara ulang tahun Lilia" ucap kellin

__ADS_1


"ulang tahun anakku tentu aku harus datang" balas Angel


Angel sudah menganggap Lilia adalah anaknya, bahkan Lilia juga memanggil  Angel dengan panggilan Mommy Angel dan Kellin sama sekali tak masalah dengan itu


"mau bertemu dengan christian" tawar Kellin menunjuk ke arah Christian yang sedang berbincang bersama Aiden


"males ah" balas Angel


Nidya mengajak Angel dan Kellin untuk duduk agar lebih mudah mengobrol "apa kau tidak tertarik dengan seorang pria manapun" tanya Nidya


"untuk saat ini tidak, aku nyaman dengan pekerjaanku dan dengan pertunanganku bersama christian bisa menahan keluargaku untuk memaksa aku menikah" balas Angel


"tahun ini usiamu 29 tahun bukan" tanya Nidya lagi


Angel memicingkan matanya ke arah Nidya "aku bukan Alex yang bisa kau jodohkan dengan temanmu" Angel langsung tahu arti tatapan mata Nidya tanpa Nidya banyak bicara


"cobalah bertemu sekali dengannya, jika tidak cocok kamu bisa melupakan usulanku" balas Nidya


Kellin jadi bersemangat akan pembicaraan Nidya  "coba dulu Angel, siapa kali cocok kalau tidak kan tidak akan yang bisa memaksamu" sahut Kellin


Angel hanya menghela nafas panjang "memang kamu mau mengenalkanku dengan siapa" tanya Angel


"Adikku Raymond, bulan depan dia akan kemari untuk menjengukku jadi kalian bisa bertemu dan kamu bisa menilai apakah dia pria yang cocok atau tidak" balas Nidya


"adikmu" beo Angel


"iya, adikku tak kalah tampan dengan kak Aiden walau dia tak setinggi kakakku tapi setidaknya tinggi badannya tak akan kalah dari tinggi badanmu" ucap Nidya


Angel nampak berpikir sejenak "baiklah, akan aku coba" balas Angel pada Akhirnya


"kamu tidak akan menyesal angel, aku sudah beberapa kali bertemu dengan Raymond dan dia cukup tampan, kalau aku belum memiliki christian mungkin aku akan terus merayu Nidya untuk bisa mendekati Raymond" sahut Kellin


"benarkah" Angel menoleh ke arah kellin serasa tak percaya akan ucapan kellin


"kau bisa pastikan nanti saat Raymond datang" ucap Nidya


ayo mampir di novel Nerissa ningrum yang terbaru ya, yaitu Ajari Aku mencintaimu

__ADS_1


semoga kalian semua suka dengan karya nerissa yang terbaru


__ADS_2