
***
Jonathan dan Kassy tengah disibukkan menata tempat untuk pesta ulang tahun reagen “sayang”
panggil kassy
“iya sayang” balas jonathan
“bantu pasang ini” kassy mengangkat balon terakhir untuk di pasang di dekat tulisan ucapan ulang tahun
“iya bentar” jonathan berjalan menghampiri kassy dan mengambil balon untuk di pasang
di tempat yang kassy inginkan
“sudahbselesai” ucap jonathan
“terima kasih sayang” kassy mengecup pipi jonathan sebagai ucapan terima kasih
“jangan terus menggodaku, atau kita akan berujung di kamar dan tak ikut acara ulang tahun reagen” ucap Jonathan yang sedari tadi menahan hasratnya karena kassy
terus mengecup pipi jonathan setiap membantunya
“maaf sayang” kassy mengusap pipi jonathan dan mengambil ponselnya yang berada tak
jauh dari tempat ia berdiri
“halo tuan” sapa kassy saat panggilannya sudah tersambung
“iya kassy” balas Thomas
“semuanya sudah beres, anda dan reagen bisa pulang untuk memberi reagen kejutan” balas kassy
“terima kasih kassy, saya akan segera pulang” balas Thomas mengakhiri panggilannya
Kassy menghampiri ibu dari Thomas yang sedang duduk di ruang keluarga, sedangkan kassy menghias dekor pesta reagen di ruang tamu “ nyonya Rebecca” panggil kassy
nyonya rebecca menoleh sambil tersenyum “iya kassy” balas nyonya Rebecca
“saya sudah menyelesaikan dekor untuk kejutan pestanya dan sudah mengabari tuan Thomas untuk
segera pulang bersama reagen jadi kita bisa bersiap untuk menyambutnya” ucap kassy
“iya kassy, ayok” nyonya Rebecca meraih tangan kassy dan mengajaknya ke ruang tamu
untuk menyambut kedatangan putra serta cucu laki-lakinya
Jonathan melirik mama dari Thomas dengan tatapan tak nyaman, ia merasa akan ada masalahvsaat seseorang begitu baik dengan kassy. Entah mengapa hatinya merasa terancam akan sikap wanita paruh baya itu yang begitu menyambut baik kekasihnya
Tak lama berselang dua pria berbeda usia yang di tunggu pun datang “happy birthday to you, happy birthday to you, happy birthday to reagen” kassy menyodorkan kue yang masih terpasang lilin pada reagen
“fuuuuuh” reagen langsung meniup lilin itu dan lampu mulai di hidupkan kembali
“wauuw” reagen begitu terkesima ada kejutan di ulang tahunnya dengan dekor dan tumpukan hadiah yang jelas itu untuknya
ia pikir semua orang sudah lupa dengan hari ulang tahunnya karena tak ada tanda-tanda mereka mengingatnya
Reagen menoleh ke arah Thomas “apa daddy yang menyiapkan” Tanya reagen
__ADS_1
“iya, tapi daddy minta bantuan aunty kassy untuk menyiapkan ini semua” balas Thomas
Kali ini perasaan Jonathan makin tak enak, melihat kassy yang begitu di agungkan di keluarga Thomas apalagi saat melihat
tatapan reagen pada kekasihnya
“terima kasih aunty, aunty begitu baik membantu daddy menyiapkan kejutan ulang tahunku”ucap reagen dengan binar bahagia yang Nampak jelas di mata reagen
Kassy mengusap kepala reagen dengan sayang “kamu juga harus berterima kasih sama uncle
jonathan, karena dia yang jauh lebih banyak membantu daddy kamu” balas kassy
Reagen menoleh ke arah jonathan dan menampakan senyum manisnya “terima kasih uncle” ucap reagen
“sama-sama reagen” balas jonathan memaksakan senyumnya
“ayo di buka hadiahnya sayang, kami semua punya kado masing-masing buatmu” ucap nyonya Rebecca agar reagen bisa membuka hadiah-hadiah yang sudah di siapkan untuk ulang tahun reagen
Setelah usai dengan acara tiup lilin dan juga membuka hadiah, kini mereka berlima makan malam di meja makan rumah keluarga javerson “bagaimana kabar orang tuamu kassy” Tanya nyonya Rebecca
nyonya Rebecca memang mengenal keluarga dirgantara karena mereka sama-sam berkecimpung di dunia bisnis
“kabar mereka baik nyonya, mereka cukup sehat di korea” balas kassy
“apa kamu tidak sedih berjauhan dengan orang tuamu” Tanya nyonya Rebecca lagi
“tidak nyonya, saya betah tinggal di Indonesia, toh saya tidak sendiri di sana, ada kakak serta keponakan saya di sana” balas kassy
"tapi akan lebih menyenangkan kalau kau punya keluargamu sendiri" kassy menautkan kedua alisnya menatap nyonya Rebecca
“saya dengar kamu masih belum menikah” Tanya nyonya Rebecca lagi
Jonathan mengepalkan tangannya kuat, kini dia tahu apa yang jadi ketakutannya sedari tadi “apa
kau menyayangi reagen” Tanya nyonya Rebecca
“haaa” kassy sedikit terkejut akan pertanyaan nyonya Rebecca
“dia sayang sama aku kok grandma, buktinya dia selalu baik sama reagen” balas reagen dengan bangganya
Kassy menoleh ke arah reagen dengan tatapan bingung “jadi kapan kamu akan menikahi kassy Thomas, anakmu saja sudah sangat menyukai kassy untuk jadi ibunya” Tanya nyonya Rebecca
Kassy benar-benar terkejut dengan ucapan nyonya Rebecca sampai tak bisa berucap
“mommy” Thomas melirik
ke arah jonathan yang diam mematung agar mommy nya tahu
tentu tak enak hati dengan jonathan yang jelas adalah kekasih kassy, walaupun ia ingin kassy tapi tidak begini caranya
Nyonya Rebecca bersikap santai saja tak merasa menyinggung perasaan siapapun “kenapa memangnya” nyonya Rebecca tersenyum ke arah jonathan “kau lihat jo, anak saya jauh lebih
darimu dari segi apapun, pendidikan, harta dan juga latar belakang keluarga tentu dia berada di atasmu jadi kau tak akan marah kan kalau kassy memilih anak
saya” Tanya nyonya Rebecca dengan senyumnya
“mommy” ucap Thomas dengan suara agak tinggi
__ADS_1
Reagen mengguncang lengan Thomas “aku juga ingin mommy dad, dan aku mau hadiah ulang tahunku aunty kassy jadi mommy ku” rengek reagen
Kassy makin menatap tak percaya ke arah keluarga Thomas, bagaimana bisa mereka mengatakan itu semua, bukankah dengan jelas kalau ia mengatakan jonathan adalah kekasihnya “maaf nyonya, sepertinya anda lupa kalau
saya pernah mengatakan datang bersama kekasih saya” ucap kassy dengan nada tidak suka
“ingat" balas nyonya Rebecca dengan senyumnya "saya tidak mungkin lupa dengan hal itu tapi saya juga cukup percaya diri
dengan anak saya, bahwa anak saya jauh lebih unggul dari pacar kamu itu” balas nyonya Rebecca dengan santainya
“jangan merendahkan saya nyonya” sentak kassy tidak terima dengan penuturan nyonya Rebecca
Alis nyonya Rebecca saling bertaut “saya tidak merendahkan mu kassy, bahkan saya menginginkan kamu untuk jadi istri anak saya, bagian dari keluarga javerson”elak
nyonya Rebecca
“bicara seperti itu pada saya, sama saja anda merendahkan saya nyonya” kassy berdiri dari duduknya “saya bukan orang yang gila harta dan haus kekuasaan nyonya” kassy menarik tangan jonathan untuk pergi dari rumah keluarga javerson
Jonathan hanya mengikuti langkah kassy membawanya pergi, sampai di parkiran kassy menatap tajam jonathan “kenapa kau diam saja” Tanya kassy
Jonathan mendongak “aku harus bilang apa?” Tanya jonathan dengan mimik wajah sendu
“mereka sudah menghinaku jo” bentak kassy
“dia bukan menghinamu kassy, tapi merendahkan ku yang bisa jadi kekasihmu yang jelas aku jauh di bawah tuan Thomas “ balas
jonathan
“berapa kali aku bilang padamu jo untuk tidak memandang rendah dirimu sendiri, jika untuk menghargai dirimu saja tak bisa bagaimana bisa kau akan melindungi ku nanti” kassy
benar-benar kecewa dengan sikap jonathan yang tidak ingin memperjuangkannya dan selalu merasa insecure
Kassy memilih berjalan mencegat taksi yang kebetulan lewat depan rumah Thomas “taxi” kassy langsung pergi meninggalkan jonathan yang masih diam mematung
“kassy” jonathan baru tersadar kassy sudah menjauh dan segera mengejarnya
Di dalam rumah keluarga javerson sedang terjadi ketegangan “apa maksud mommy berbicara
seperti itu” Tanya Thomas
“mommy hanya ingin kamu dapat istri dan mommy pikir kassy adalah anak yang baik” balas
nyonya Rebecca dengan santainya
Thomas menoleh ke arah reagen “sayang masuk ke kamarmu ya” pinta Thomas mengusap kepala anaknya dengan sayang
“iya dad” reagen segera naik kelantai atas menuju kamarnya berada
Thomas menatap tajam wanita yang sudah melahirkannya “sudah aku bilang berapa kali mom jangan ikut campur dengan hidupku lagi” ucap Thomas dengan tegas
“mommy hanya peduli padamu Thomas, mommy gak mau kamu terus hidup sendiri” balas nyonya Rebecca
“harusnya mommy tahu alasan utama perceraian ku dan kenapa Brianna sampai bisa selingkuh”
ucap Thomas yang sudah mulai tidak bisa menahan emosinya
“kamu nyalahin mommy” Tanya nyonya Rebecca
__ADS_1
“harusnya mommy sadar dengan kelakuan mommy yang selalu ikut campur dengan hidupku itu
membuat jengah wanita yang hidup bersamaku, aku saja heran kenapa Brianna bisa bertahan menjalani pernikahan selama delapan tahun denganku” Thomas meninggalkan nyonya Rebecca dan berjalan ke arah kamarnya yang berada di sebelah kamar reagen