You Are My Regret

You Are My Regret
Jangan coba mendekat


__ADS_3

Seusai acara makan siangnya Jonathan menghampiri wanita yang sangat ia rindukan selama beberapa bulan ini dan tak bisa ia lihat wajahnya karena jarak yang begitu jauh antara Indonesia dan Inggris sehingga mempersulit keinginannya untuk menemui Kassy


"Hai kassy" sapa Jonathan dengan senyum tipisnya


Kassy yang sedang bermanja dengan Thomas menengok ke arah sumber suara "jonathan" Kassy begitu kaget melihat Jonathan yang ada di negara tempat ia di lahirkan bertepatan dengan ia yang sedang berkunjung


"boleh saya duduk" jonathan langsung saja duduk tanpa menunggu Thomas dan Kassy memberikan Jawaban mengizinkan atau tidak


kassy mengernyitkan dahinya "untuk apa kau ada di sini, kau tak lihat aku sedang bersama suamiku" kesal Kassy pada Jonathan yang merusak acara bermesraannya bersama sang istri


"aku tahu itu jika kau sedang bermesraan dengan suamimu " Jonathan menatap lekat wajah Kassy, perempuan yang masih tersimpan rapih di ruang hatinya "walaupun begitu sakit saat melihat kalian berdua begitu dekat tapi aku tetap ingin menghampirimu karena aku ingin meluruskan sesuatu di sini" jonathan melirik ke arah perut Kassy yang terlihat begitu besar


"hamil berapa bulan" tanya jonathan langsung pada intinya


kassy langsung reflek memeluk perut buncitnya "untuk apa kau bertanya hal itu" balas Kassy dengan ketus


"aku masih ada di sini jonathan" tukas Thomas memberikan tatapan tajam untuk Jonathan yang beraninya bersikap kurang ajar padahal ada dirinya, suami dari kassy


Jonathan tersenyum tipis ke arah thomas "tanpa mengurangi rasa hormatku, bisa katakan berapa usia kandungan kassy" tanya Jonathan dengan bahasa sehalus mungkin pada Thomas


"untuk apa kau bertanya usia kandungan istriku hah" kesal Thomas


Jonathan tersenyum miring ke arah Thomas "tentu aku harus bertanya, karena harusnya kamu tahu kalian menikah hanya berjarak satu minggu dari perpisahanku dengan Kassy dan tentu kamu tahu bagaimana gaya berpacaran kami dulu jadi aku harus tahu anak siapa itu karena mana mungkin anak yang di kandung kassy itu anak kamu jika benar usianya sudah 6 bulan" jelas Jonathan yang sama sekali tidak ingin berbasa-basi dengan Thomas


"dia anakku!" sentak Kassy memeluk perutnya


thomas menghampiri kassy dan mengusap pelan perut istrinya "jangan panik mom, itu tidak baik untuk kesehatan anak kita" tukas thomas agar kassy tidakmerasa cemas ataupun panik


"tapi dad" sanggah Kassy masih merasa tak nyaman dengan pertanyaan Jonathan


"biar daddy yang urus ya, mommy ke kamar saja" pinta Thomas dengan suara begitu halus

__ADS_1


Thomas langsung memanggil staf hotel untuk mengantar Kassy ke kamarnya agar kassy bisa istirahat dan tidak  mengganggu pembicaraannya dengan Jonathan


thomas menatap tajam Jonathan "kita bicara di tempat lain" ajak Thomas


"baik" jonathan mengikuti thomas yang ingin mengajaknya bicara  di rooftop


thomas menoleh ke arah Jonathan dan memberikan tatapan tajam ke arah Jonathan "apa yang kamu mau" tanya Thomas yang tidak ingin basa-basi


jonathan tersenyum miring begitu tahu arti tatapan mata thomas yang seolah menjelaskan kebenaran dugaannya tanpa perlu banyak bicara "jadi benar itu anakku" tanya Jonathan dengan tatapan tajam pada thomas


"mau kamu tahu sekarang itu tidak akan merubah apapun jonathan" balas thomas


"bugh" Jonathan langsung memukul thomas "tentu saja ada perubahan jika aku tahu kassy hamil anakku sebelum kamu menikahinya" tukas Jonathan


thomas mengusap sudut bibirnya yang berdarah "apa kau pikir kassy masih dengan orang yang sudah menghianatinya hah" balas Thomas dengan penuh amarah


"tapi bukan berarti kamu bisa menikahi kassy begitu saja padahal kassy sedang hamil anakku" jonathan tentu masih tidak terima dengan kenyataan kassy yang sedang hamil anaknya tapi malah menikah dengan Thomas


"tentu saja bisa karena aku menikahi kassy atas persetujuannya" balas thomas


Thomas menunjuk ke arah jonathan dengan tatapan nyalang "itu salah kamu sendiri karena main api di belakang Kassy jadi jangan salahkan aku merebut posisi ayah anakmu" balas Thomas


"kamu tidak bisa seperti ini thomas" teriak Jonathan


"tentu saja bisa, jangan lupa aku adalah suami sah kassy dan anak yang di lahirkan kassy nanti pasti tercatat sebagai anakku" jelas Thomas dengan tersenyum


"kurang ajar kau" jonathan ingin memukul thomas tapi dengan mudah thomas tangkis


thomas meremas tangan jonathan dengan kuat "tadi aku membiarkanmu memukulku karena memang aku bersalah telah menutupi keberadaan anak kamu tapi tidak dengan ini karena aku menikahi Kassy dengan cara yang benar" jelas Thomas


"aku akan mengambil anakku" ucap Jonathan

__ADS_1


"apa kamu ingin menyakiti kassy hah" teriak Thomas


"kau ceraikan kassy dan kembalikan dia padaku" ucap jonathan


thomas terkekeh "mimpi kamu!" bentak Thomas


Thomas mencengkeram kerah kemeja Jonathan "kau hanya anak kemarin sore yang di angkat CEO atas belas kasih Qiran tapi tidak denganku jo" thomas memberikan tatapan membunuhnya pada Jonathan


"jangan coba-coba main-main denganku Jo, kamu bukan tandinganku sama sekali" thomas makin mengeratkan cengkeramannya "jaga jarak amanmu dari istriku jika berani mendekat akan aku habisi kamu" thomas mendorong tubuh jonathan sampai jatuh tersungkur


"ini peringatan yang pertama dan terakhir untukmu untuk menjauh dari istri dan anakku" tukas Thomas


"tapi anakku berhak tahu siapa ayah kandungnya" jonathan masih tidak terima tidak bisa bersama anaknya


thomas menunjuk ke arah jonathan "salahmu sendiri yang bermain api di belakang kassy saat aku masih membirkan kassy memilihmu dulu, tapi tidak sekarang karena kassy adalah milikku dan hanya milikuu" tukas Thomas meninggalkan Jonathan


"aku bisa membuat kassy jatuh cinta padaku lagi" teriak Jonathan


"tidak akan, karena kini cinta kassy hanya untukku" balas Thomas


Thomas berjalan dengan langkah cepat, di depan Jonathan memang ia terlihat kuat dan yakin Kassy hanya mencintainya tapi sungguh ia ketakutan jika kassy akan meninggalkannya dan memilih Jonathan


Thomas menggelengkan kepalanya "kassy bukan brianna" thomas segera menepis pikiran buruknya tentang kassy yang akan memilih cinta pertamanya sama seperti Brianna dulu


Thomas berjalan ke arah kamar yang ia tinggali bersama kassy "ceklek" Thomas berjalan masuk ke kamar mencari keberadaan istrinya


Thomas menghela nafas lega "mom" Thomas menghampiri kassy dan memeluknya erat "sedang apa" tanya Thomas


Kassy memeluk erat Thomas "jo tidak akan mengambil anak kita kan dad" tanya Kassy begitu panik


"tentu tidak mom" Thomas mengusap perut kassy "dia anak kita dan akan bersama kita"balas Thomas

__ADS_1


kassy mengeratkan pelukannya "mommy takut dad, takut kalau dia akan nekat mengambil anak kita dad" balas Kassy


Thomas mengusap kepala kassy dengan lembut "jangan khawatir mom, daddy akan pastikan itu tidak akan terjadi karena daddy pasti akan jaga mommy dan anak-anak kita" ucap Thomas menenangkan


__ADS_2