
"anak" saat terdengar suara itu dari seorang wanita ketiga pasang mata langsung menoleh ke arah pintu
kassy mendekat ke telinga Thomas "itu tante Brianna ya dad" tanya kassy setengah berbisik
"iya" balas Thomas
thomas melirik ke arah brianna dengan datar "seperti biasa kau selalu tidak bisa on time jadi aku dan reagen memulai makan terlebih dahulu" ucap thomas
kassy mengernyitkan dahinya "loh tante brianna bisa bahasa Indonesia apa dad" kassy bingung saat thomas mengajaknya bicara bahasa Indonesia padahal dengannya saja dia lebih sering memakai bahasa Inggris ketimbang Indonesia hanya saat sedang berkumpul dengan banyak orang saja kassy dan thomas bicara bahasa Indonesia
Thomas menunjuk ke arah Brianna "dia fasih berbahasa Indonesia karena kekasihnya orang asli Indonesia" jelas Thomas
kassy melirik reagen "terus kenapa kamu bisa bahasa Indonesia juga" tanya kassy ingat reagen juga sering berbahasa Indonesia apalagi saat ada di sini
"ya karena ingin saja" balas reagen
"oh" kassy hanya mengangguk saja
brianna mengambil kursi dan duduk di sebelah thomas karena memang posisi meja merka bundar dan hanya terdapa lima kursi di sana jadi brianna hanya bisa duduk di sebelah thomas atau duduj di sebelah Reagen
Brianna melirik ke arah makanan yang ada di meja "selera makanmu berubah" tanya brianna
"itu masakan yang reagen mau mom" sahut Reagen yang tahu arah mana makanan yang di lirik brianna
"sejak kapan kamu suka masakan Indonsesia" tanya Brianna
"sejak mommy kassy ajakin makan masakan Indonsia dan rasanya beneran enak" balas Reagen
"mommy, kau sudah memanggil dia dengan mommy sesepat itu" heran brianna saat reagen sudah memanggil kassy dengan sebutan mommy padahal ia tahu betul kalau thomas baru menikahi kassy belum lama ini
"kenapa emangnya mom, kan mommy kassy menikah dengan daddy jadi otomatis mommy kassy adalah mommy aku" balas reagen
kassy mengusap kepala reagen dengan sayang "tidak salah, hanya terlalu cepat saja rasanya" balas Brianna
Brianna menoleh ke arah thomas yang duduk tepat di sebelahnya "kapan kamu menikah" tanya brianna sekedar untuk basa-basi
"sepertinya aku tidak perlu menjawabnya" thomas paling tidak suka ada yang kepo dengan urusan pribadinya apalagi orang yang ia anggap orang asing
"kamu masih saja tidak mau membahas urusan pribadimu dengan orang lain thomas, seharusnya kamu tidak lupa kalau aku..." belum sempat brianna selesai bicara thomas sudah menyahutnya saja
"aku tahu kamu ibu dari anakku, tapi tidak lebih " thomas menatap dingin brianna "kita hanya orang asing yang kebetulan menjadi orang tua seorang anak" tukas Thomas
"thomas..." brianna masih tak suka dengan cara bicara thomas yang terlalu dingin dengannya apalagi setelah mereka resmi bercerai
__ADS_1
dari tadi ada rasa kurang nyaman di hati kassy saat thomas duduk di sebelah brianna yang jelas adalah mantan istri suaminya "dad" panggil kassy
"iya sayang" thomas menoleh ke arah kassy
"tukeran duduknya" pinta kassy
"hah iya" thomas menuruti saja keinginan kassy untuk berpindah posisi dengannya
brianna menatap tidak suka ke arah kassy yang meminta thomas untuk berpindah tempat "kenapa kamu harus pindah tempat dengan thomas" tanya brianna dengan nada tidak suka
"karena aku istrinya, dan aku tidak suka suamiku duduk dekat dengan wanita lain" balas kassy langsung telak memukul brianna secara terang-terangan dan menunjukan kepemilikannya
"jangan jadi perempuan yang suka ngatur deh, Thomas gak suka itu kalau kamu tahu" sahut brianna dengan beraninya
kassy menoleh ke arah thomas "apa daddy tidak suka di atur olehku" tanya kassy
"kalau selagi apa yang kamu atur itu benar, tentu daddy tak masalah mom" balas thomas
"terus daddy marah kalau mommy nyuruh daddy pindah tempat" tanya kassy lagi
"tentu saja tidak, kenapa harus maraha karena masakah sepele" balas thomas dengan kekehan
kassy menoleh ke arah brianna "tante lihat dan denger sendiri kan kalau suamiku gak masalah tuh di atur-atur sama istrinya" ucap kassy
"kenapa? gak terima di panggil tante? tante tuh ingat umur tau usianya kan gak lagi muda" balas kassy dengan ketus
thomas hanya menahan tawanya melihat kassy yang sedang mode kesal itu "mommy kalau lagi kesal nyeremin ya dad" bisik reagen
"iya, makanya mending kita diam aja" balas thomas
Brianna melirik ke arah kassy dengan tatapan tidak suka yang begitu kental "aku kesini mau ketemu sama anak aku ya bukannya mau debat sama kamu" ucap brianna
"yang mau debat sama tante siapa, ini kan saya bawa reagen buat nemuin tante tapi malah tante deketin suami aku, ya jelas aku gak suka dong" balas kassy dengan berkacak pinggang
thomas mengusap lengan kassy "jangan marah-marah sayang, gak baik buat kehamilan kamu jadi tenanglah" ucap thomas menenangkan kassy yang sedang mode kesal
brianna melirik thomas "dia hamil " tunjuk brianna pada kassy
"iya aku hamil, kenapa emangnya" sahut kassy dengan ketus
"tenang sayang" pinta thomas
kassy menoleh ke arah thomas "diam"kassy meletakan jari telunjuknya di bibir meminta thomas untuk diam membuat thomas langsung kicep diam
__ADS_1
kassy melirik ke arah reagen dan langsung menampilkan senyum termanisnya "duduk dekat mommy kamu sayang katanya lagi kangen" ucap kassy
"iya mom" reagen berjalan ke arah brianna
"mommy apa kabar" tanya reagen
"baik" balas brianna dengan ketus tapi tatapannya masih menghundus tajam ke arah kassy yang sungguh membuatnya kesal
"gak usah bentak-benatak anak aku ya" kassy tidak terima saat brianna menjawab pertanyaan reagen dengan ketus
"reagen itu anak aku ya, bukan anak kamu" tukas brianna tidak terima
"cukup ya brianna" kini thomas tidak bisa tinggal diam saat brianna berucap melampui batas
thomas menatap tajam ke arah brianna "kamu memang wanita yang melahirkan reagen tapi jangan lupa kalau dari dia lahir sampai detik ini berapa banyak waktu yang kamu habiskan dengannya " tanya thomas yang tak bisa di balas oleh brianna sama sekali
"kassy mungkin baru mengenal reagen tidak lebih dari satu tahun, tapi waktu yang mereka habiskan jauh lebih banyak bahkan jika sekarang aku tanya apa saja kesukaan reagen dan apa saja kebiasaan reagen sudah jelas kalau kassy jauh lebih bisa menjawabnya ketimbang kamu yang katanya ibu kandungnya" tunjuk thomas dengan tatapan nyalang ke arah brianna
"kamu gak bisa bilang gitu ke aku dong thomas, tentu aku tahu anakku lebih dari istri barumu" balas brianna
thomas melipat tanggannya dan menyandarkan punggungnya di sandaran kursi "ayo kita coba" thomas menyunggingkan senyumnya
"aku mau kalian bertiga menjawab pertanyaan saya dalam hitungan ketiga " ucap thomas melirik kassy, reagen dan brianna
"apa warna kesukaan reagen, 1 2 3" tanya thomas
"kuning, biru biru" jawaban ketiganya membuat thomas mencibir brianna
"baru satu pertanyaan dan ku kalah brianna" kekeh thomas "ayo kita lanjut lagi biar kamu yakin apa yang aku ucapkan benar" tambah thomas dengan seringainya
kassy melirik ke arah wajah reagen "stop dad, ini gak bagus" kassy mengkode suaminya untuk melihat raut wajah reagen dengan lirikan matanya
thomas bisa melihat raut wajah reagen yang nampak tak baik "mafkan daddy sayang" thomas langsung memeluk reagen "maafkan daddy, daddy salah" thomas mengusap kepala reagen tap reagen hanya diam saja
kassy menghampiri reagen dan menepuk bahu thomas "minggir dad" pinta thomas dan thomas menuutinya saja
kassy langsung memeluk reagen "masih ingat yang mommy bilang tadi" tanya kassy
reagen mengangguk "masih mom" balas reagen
"ingat kan kalau mommy sayang reagen" ucap kassy
"hiks hiks hiks hiks"reagen langsung memeluk kassy dengan erat dan menangis keras di sana
__ADS_1
kassy menoleh ke arah brianna dan thomas "kalau mau lanjut berdebat silahkan keluar saja" usir kassy dengan tegas