
kassy melangkahkan kakinya begitu berat menyusuri setiap jalan menuju kamar sang kekasih. dulu saja ia sudah mempergoki kekasihnya berciuman dengan penuh hasrat saat dia datang ke apartemen jonathan, kali ini apa lagi yang harus ia saksikan
"kamu harus kuat kassy" gumam kassy merapalkan setiap mantra di bibir mungilnya
ponsel kassy terus bergetar tapi di abaikan oleh kassy, entah karena memang dia tak sadar atau hanya malas menggubrisnya
perjalanan dari lobi ke apartemen jo yang biasanya hanya memakan waktu tak sampai 10 menit itu, kini berangsur begitu lama karena kassy yang berjalan dengan begitu berat sehingga memakan waktu hampir 30 menit "huuuuuuhhh" kassy ingin menekan pasword pintu kamar kekasihnya tapi tangannya begitu sulit untuk bergerak
"ya tuhan" kassy berjongkok mengatupkan wajahnya dengan kedua tangan, air matanya sudah mengalir begitu bebasnya "kamu harus kuat kassy" kassy kembali menguatkan dirinya dan berdiri menatap pintu kamar jonathan "tapi... tapi..." kassy begitu berat membuka pintu yang sebenarnya sangat mudah ia buka karena ia tahu pasword pintu kamar jonathan
"tit tit tit tit " kassy menekan pin pintu dan membukanya perlahan
jantungnya sungguh sedang berlomba keras saat ini "DEG... DEG... DEG..." matanya langsung di suguhi potongan baju yang teronggok di lantai begitu saja
"aahhhh kau begitu kuat jo" suara mala terdengar jelas di telinga kassy
kassy tentu bisa tahu kegiatan apa yang sedang di lakukan jonathan dan mala dari suara mereka yang bercampur dengan deru nafas kuat dan saling memburu itu
kassy gemetaran, ia berjalan pelan ke arah kamar jonathan, pintu kamar jonathan terbuka sedikit dan kassy bisa melihat siluet dua sejoli yang sedang bertukar peluh nikmat di atas ranjang "astaga" kassy menahan suaranya agar tidak keluar dengan menutup mulutnya menggunakan kedua tangannya
kassy bisa melihat jelas pergulatan dua orang yang selama ini di curigainya, hatinya benara-benar serasa tertusuk ribuan jarum, sakit namun tak terlihat. kassy diam mematung tepat di depan kamar jonathan
air mata kassy langsung jatuh dengan bebasnya, kini kekasihnya sedang bercinta dengan wanita lain di depan matanya "hiks hiks hiks hiks" kassy menangis histeris, ia sudah tak sanggup lagi menahan tangisannya
sayup-sayup jo mendengar suara tangisan "apa itu" gumam jo masih dengan nafas masih tersengal karena kegiatan panasnya dengan mala
"abaikan saja jo, mungkin hanya perasaanmu, kita lanjutkan saja sudah kepalang tanggung nih" rengek mala yang masih ingin melanjutkan kegiatan panasa mereka karena mala masih belum sampai
"awas" jonathan mendorong tubuh mala dengan kasar dan langsung memakai boksernya dengan cepat
__ADS_1
jonathan membuka pintu dan langsung membelalakan matanya lebar "kassy" buru-buru jonathan menghampiri kassy
"aku bisa jelasin ini semua kassy" jonathan meraih tangan kassy tapi kassy langsung mendorongnya dengan kasar
"jangan sentuh aku dengan tangan kotormu itu" sentak kassy dengan penuh amarah yang meluap atas penghiatan kekasihnya
"ini gak seperti yang kamu bayangin sayang" ucap jonathan dengan suara lirih
ini yang selama ini dia takutkan, kassy akan tahu hal yang ia perbuat dengan mala dan pasti kassy akan membencinya. Tapi bodohnya jonathan tak pernah bisa menolak rayuan mala
"lalu apa jo, aku melihat sendiri kamu sedang di atas tubuhnya dan saling bertukar peluh keringat, salah apa hah!" teriak kassy tak terima di katakan salahsaat jelas dirinya melihat jonathan yang sedang berhubungan intim dengan mala
"sudahlah kassy" mala berjalan dengan santai ke arah kassy setelah berpakaian dengan asal "aku gak akan merebut jo dari kamu kok, kamu tetap bisa menikah dengan jo dan aku hanya akan jadi simpanannya saja" ucap mala dengan santainya
"sinting kamu!" bentak kassy menatap nyalang wanita yang ada di hadapanya
"kassy!" bentak jonathan
"jangan katain dia ****** kassy" jonathan tetap tak terima jika kassy mengatai mala ****** padahal jelas memang mala lah yang bersalah karena mengatakan akan menjadi simpanan seseorang di depan wanita yang akan resmi jadi pasangan hidupnya
kassy tersenyum miris "oh kamu mau bilang aku harus manggil dia dengan sebutan kekasih pertama dan aku hanya cadanganmu saja hah!" bentak kassy
"tidak seperti itu kassy" jonathan berusaha meraih tangan kassy tapi langsung di tangkis oleh kassy dengan kuat "aku sangat mencintaimu kassy, dan hanya dirimu" ungkap jonathan dengan sungguh-sungguh
"jangan coba membodohiku jo, kalau kamu cinta aku gak mungkin kamu tidur dengannya" sentak kassy tak terima dengan pernyataan jonathan yang jelas berbanding terbalik dengan tindakan jo yang sudah menghianati kepercayaannya
"sungguh kassy, aku hanya mencintaimu dan gak ada yang lain" sahut jonathan
"bullshit, shut up and don't say anything" tunjuk kassy
__ADS_1
kassy melirik mala dengan tatapan tajamnya "silahkan ambil pria ini aku tak butuh" ucap kassy dengan suara lantang
"tidak kassy" jonathan menggelengkan kepalanya "jangan tinggalkan aku, aku mohon kassy " pinta jonathan dengan suara serak "aku gak bisa hidup tanpamu" ucap jonathan
kassy menghempas tangan jonathan "kita putus dan pernikahan kita batal" teriak kassy bergegas pergi dari sana
hatinya sudah benar-benar tak sanggup melihat orang yang begitu melukainya "tidak kassy" jonathan berlari mengejar kassy dan memeluk kassy dari belakang
"aku mohon kassy, ampuni aku. tolong jangan tinggalkan aku" air mata itu jatuh dengan bebasnya "akan aku lakukan apapun asal kau memaafkan aku" pinta jonathan
"aku pasti membalasnya, aku pasti akan membalasnya joanathan, lihat saja aku akan menikah dengan pria lain yang jauh lebih baik darimu" teriak kassy
"tidak kassy" jonathan menggelengkan kepalanya tak terima jika kassy akan menikah dengan orang lain "aku gak akan biarin kamu menikah dengan orang lain" ungkap jonathan mengeratkan rahangnya tak terima
"aku tak perduli" kassy berusaha melepaskan pelukan jonathan tapi jonathan begitu kuat menahannya "lepaskan jo" teriak kassy
"tidak akan" balas jonathan
"lepas! atau aku patahkan tanganmu itu" teriak tara dengan tatapan nyalang
"kakak" rengek kassy dengan mata yang sudah memebengkak karena terlalu banyak menangis
tara melangkah lebar dan menarik tangan jonathan " berani sekali kau menyakiti adikku hah!" tunjuk tara dengan tatapan nyalang
"tidak seperti ini tara, aku bisa jelasin" sahut jonathan ingin menjelaskan pada tara
"shut up!" bentak tara dengan tatapan nyalang
"akan aku pastikan membantu adiku menikah dengan orang lain secepatnya" tara menunjuk ke arah jonathan dengan tatapan membunuh lalu menarik kassy menjauh dari sana
__ADS_1
"kakak" rengek kassy
"diam! dan kita bicara di rumah" sela tara dengan suara keras