You Are My Regret

You Are My Regret
Datang Melamar (part 2)


__ADS_3

"Zahira" protes Reagen menatap lirih ke arah Zahira


Zahira menatap lekat Reagen "mas memang sudah tahu semua tentang keluarga Zahira mas, tapi keluarga mas kan belum tahu jadi mereka harus tahu, jangan sampai mereka tahu setelah kita menikah dan memaksa kita berpisah setelah menikah karena tahu kurangnya keluarga Zahira" Zahira menatap memelas kearah Reagen "Zahira gak mau itu mas" jelas Zahira


Daddy Thomas menyunggingkan senyumnya ke arah Zahira "saya suka dengan sikap dan kejujuran kamu" Daddy Thomas menggunakan bahasa Indonesia kali ini untuk menyampaikan rasa salutnya akan pribadi Zahira


"gak salah emang Aisya didik anak kamu Arman" celetuk Daddy Thomas menoleh ke arah Ayah Arman


Ayah Arman memicingkan matanya ke arah Daddy Thomas "kak Thomas kenal dengan almarhum istriku" tanya  Ayah Arman yang tak tahu kalau Daddy Thomas mengenal almarhum istrinya


"tentu saja aku mengenalnya, kamu lupa kalau dia itu wanita sukses di perusahaan Prabaswara Group sebelum menikah dengan kamu, cuma saat memilih menikah denganmu saja dia harus memilih berhenti kerja padahal saat itu karirnya cukup cemerlang" balas Daddy Thomas


sejenak Ayah Arman baru ingat kalau Almarhum istrinya adalah wanita karir yang cukup sukses bahkan melebihi dirinya yang hanya meneruskan usaha kecil ayahnya. Ayah Arman bisa memiliki perusahaan sendiri saat ini juga karena bantuan almarhum istrinya dulu "aku memang tak mengizinkannya bekerja setelah kami menikah" ungkap Ayah Arman jujur akan larangannya pada almarhum istri pertamanya


"kau tentu tahu aku ada kerjasama dengan Prabaswara group dan dulu aku sering bolak-balik kemari saat melakukan kerjasama dengan perusahaan Qiran. Aku ingat sekali kalau Aisyah lah yang menanganinya jadi kami sering mengobrol banyak hal, sampai saat ia bilang akan berhenti karena akan menikah" balas Daddy Thomas


Mommy Kassy mengguncang lengan suaminya "ini Aisyah yang mana Dad, aisyah yang jadi manager perencanaan bukan" tanya Mommy Kassy yang memang sempat bekera di perusahaan Prabaswara Group sebelum menikah dengan Daddy Thomas, jadi ia juga mengenal Almarhum Aisyah


"iya mom, aisyah yang itu, kamu juga pernah cerita beberapa kali bertemu saat datang ke Indonesia bukan" balas Daddy Thomas


"ya ampun kamu anak manis itu, anaknya Aisyah yang duli sering di kepang dua" celetuk Mommy Kassy mengingat dulu beberapa kali bertemu dengan Zahira saat masih kecil


Mommy Kassy menepuk lengan Reagen dengan gemas "ingat gak Reagen" entah kenapa Mommy Kassy jadih heboh setelah tahu Zahira anak orang yang ia kenal dulu

__ADS_1


"dulu pas kamu baru mau masuk kuliah kan kita liburan lama di Indoensia, dan kita sempat beberapa kali ketemu zahira saat zahira masih kecil, Ingat gak anak yangsering di kepang dua dan selalu bawa boneka beruang warna cokelat kemana-mana" ucap Mommy Kassy yang kebetulan mengingat pertemuannya dengan mama kandung Zahira sebab ia sempat bertemu beberapa kali saat berkunjung ke Indonesia


Reagen nampak megingat pertemuan itu, sebab pertemuan dengan seorang anak saat bersama mommy nya selain keluarga dari mommy Kassy dan Edeline ya hanya anak itu saja "yang kita pernah ketemu lagi saat anak itu pakai baju TK waktu kita ke sini buat liburan Reagen pas semester 3 itu" sahut Reagen mengingat pernah bertemu kembali dengan anak yang sama tapi dengan  rentang usia berbeda


"iya Reagen, yang dulu kamu bilang anak itu cantik banget dan kalau sudah gede mau gak ya di nikahin eh gak tahunya beneran mau kamu nikahin" sahut Mommy Kassy saking girangnya sebab ia jadi teringat masa lalu yang menurutnya lucu karena Reagen memuji kecantikan anak berusia 3 tahun sat itu


mata Reagen membelalak lebar saat mommy Kassy berucap itu dengan semangat tapi ia tak sanggup berucap apapun karena sudah terlanjur malu maksimal "wah gak nyangka kalau kalian emang sudah pernah ketemu lama, emang jodoh nih" cetus Olvin dengan semangatnya karena ternyata Reagen dan Zahira sudah pernah bertemu sebelumnya


"sepertinya kita harus mempercepat pernikahan anak kita arman" sahut Daddy Thomas setelah mendengar ada kejadian seperti itu dari mulut istrinya


"saya mah terserah Zahira, kalau dia mau menikah dengan nak Reagen lebih cepat saya tidak masalah " balas Ayah Arman


Reagen menatap zahira dengan senyum sumringah yang makin lebar saat tahu kalau Zahira adalah wanita yang dulu sempat ia puji cantik dan ingin ia nikahi karena begitu cantik dan menggemaskan kala itu


"gimana Zahira" tanya Ayah Arman memastikan kesediaan Zahira


tentu saja balasan Zahira membuat senyum Reagen makin merekah saja, ibarat hati Reagen yang langsung di tumbuhi lautan bunga yang begitu indah


"terima kasih Zahira" ucap Reagen dengan begitu tulusnya


akhirnya pembicaraan kedua keluarga berlanjut untuk membahas rencana pernikahan Reagen dan Zahira. dan Dari pembicaraan kedua belah pihak akhirnya acara pernikahan akan di adakan dua minggu lagi di kediaman ayah Arman


untuk maskawin Zahira serahkan semua pada Reagen. Zahira cuma minta untuk menggelar pernikahan yang sederhana tapi ia meminta untuk menyumbangkan sejumlah uang di beberapa panti asuhan yang sudah Reagen tahu di mana saja sebab dulu Reagen pernah menemani Zahira untuk datang ke beberapa panti yang di maksud Zahira. dan tentu saja Reagen tidak keberatan dengan itu toh alasan Zahira begitu simpel dan juga mulia

__ADS_1


"aku hanya ingin dengan memberi bantuan pada anak yatim, maka kita bisa sedikit membantunya dan mereka bisa mendoakan agar pernikahan kita selalu di lindungi oleh Allah, bukankah doa anak yatim pasti di terima oleh Allah" Alasan sederhana tapi begitu membekas di hati Reagen


Tak salah memang Reagen memutuskan menikahi Zahira, Zahira adalah wanita terbaik yang hadir dalam hidupnya dan selalu bisa membuat hatinya nyaman dan begitu tenang dan dengan kehadirannya saat itu, Reagen bisa dengan begitu cepat melupakan rasa sakit hatinya karena di tolak seorang yang sempat singgah di hatinya


"baiklah untuk acara pernikahan biar saya dan kassy sebagai Mommy dari Reagen yang akan mengurusnya, Zahira tinggal mempersiapkan mental saja untuk menyandang status nyonya Reagen javerson" ucap Mommy Brianna


"dan sesuai permintaan Zahira yang ingin pernikahan sederhana, maka dari pihak kami hanya akan mengundang 100 orang yang merupakan kerabat dekat dan keluarga besar kami saja" sahut Daddy Jay


"baiklah jika kalian sudah memutuskan seperti itu" balas ayah Arman


"karena kita sudah sepakat, kami mohon pamit sebab waktu makin larut, tentu kalian ingin segera beristirahat" pamit Daddy Thomas


"iya kak" Ayah Arman beserta Zahira mengantar kepulangan Reagen beserta keluarganya sampai teras rumahnya


Zahira dan Ayah Arman berjalan masuk ke dalam rumah "terima kasih om sudah datang ke acara Zahira" Zahira memeluk om Firman dengan hangat


"tentu saja, kamu kan keponakan om satu-satunya, tentu om harus ikut serta di acara bahagia kamu" Firman melirik ke arah Ayah Arman


"ingat Arman janji kamu, kembalikan milik keponakanku atau aku tidak akan memandang kamu lagi seabagai ayah dari keponakanku" cetus Firman mengingatkan mantan iparnya


"iya kak" balas Ayah Arman


Firman mengusap kepala Zahira "kamu minta nenek kamu tinggal disini sampai kamu menikah, jika sampai ennek kamu pergi bilang sama om, maka om akan menjemputmu dan menganarmu kemari saat hari pernikahanmu" ucap Firman

__ADS_1


Ayah Arman memicingkan matanya ke arah Firman "maksud kakak ngomong gitu apa? kakak raguin aku sebagai ayahnya Zahira" tanya Ayah Arman


"aku percaya padamu tapi tidak dengan istrimu" balas Firman dengan jujur


__ADS_2