You Are My Regret

You Are My Regret
Tidak terima


__ADS_3

mendengar kabar pernikahan Lucas hati Nidya benar-benar tidak terima jika ternyata Lucas sudah menikah lagi


mungkin Nidya lupa kalau dia sendiri saja sudah menikah dan Nidya lah yang lebih dulu menikah dan membuat Lucas tidak bisa mendekati Nidya kembali


"bagiamana bisa kamu menikah lagi mas, kamu bilang cuma mencintaiku seumur hidup dulu" gerutu Nidya tidak terima saat mengetahui Lucas sudah menikah dengan wanita lain


"aku harus bertemu dengan mas Lucas " Nidya melajukan mobilnya menuju kantor Lucas dan akan bertanya langsung pada Lucas akan Lucas perihal pernikahannya


***


Qia ikut mencoba gaun yang di pesankan mommy Qiran untuknya dengan pikiran yang entah berkelana ke mana "mom abis ini Qia ke kantor mas Lucas ya" ucap Qia setelah selesai mencoba gaun yang di pesan mommy Qiran


"kamu masih kepikiran yang tadi ya" tanya mommy Qiran dengan berhati-hati


Qia tersenyum tipis ke arah Mommy Qiran "Qia cuma kangen sama mas Lucas kok mom, akhir-akhir ini mas Lucas kan sangat sibuk" jelas Qia


Mommy Qiran hanya bisa menghela nafas "ya sudah temui suami kamu, toh bajunya sudah pas nanti biar kamu di antar sopir dan mommy akan minta orang rumah buat jemput ke sini" balas Mommy Qiran


"gak usah mom, Qia naik taksi online saja" tolak Qia


"ya sudah terserah kamu saja" Mommy Qiran tentu merasa tidak nyaman dengan reaksi Nidya tadi karena biar bagaimanapun Qia tahu betul kalau Lucas masih menaruh hati pada Nidya


sebagai sesama wanita, mommy Qiran tahu betul bahwa Qia merasa tidak nyaman


"kalau gitu Qia pamit ya mom" Qia berjalan ke depan dan memesan taksi online untuk pergi ke kantor suaminya


jika Qia masih menunggu kedatangan taksi online yang ia pesan berbeda dengan Nidya yang sudah sampai di perusahaan Prabaswara Group untuk bertemu dengan Lucas


Nidya melenggangkan kakinya dengan santai karena biar bagaimanapun walau ia dan Lucas sudah bercerai ia masih memiliki 10 persen saham yang di berikan ayah tara padanya dulu sebelum menikah dengan Lucas

__ADS_1


"tuan Lucas ada" tanya Nidya pada petugas di meja resepsionis


"ada nyonya" balas petugas resepsionis yang masih mengenali Nidya sebagai mantan istri bos mereka


melihat kedatangan Nidya ke kantor tentu menimbulkan bisik-bisik di antara para pegawai akan Nidya yang ingin menemui Lucas padahal mereka jelas bercerai dalam kondisi kurang baik dan sama-sama sudah menikah


Nidya melangkah lebar menuju lift agar segera sampai ke lantai di mana Lucas berada  "tring" pintu Lifta terbuka dan ia segera berjalan ke arah ruangan Lucas


"saya mau bertemu dengan Lucas" ucap Nidya dengan tegas saat sampai di meja sekretaris yang ada di depan ruangan Lucas


wanita yang berprofesi sebagai sekertaris Lucas semenjak tiga tahun lalu ini begitu terkejut dengan kehadiran mantan istri bosnya  yang ia kenali sejak lama karena Ratih, sekretaris Lucas itu sudah bekerja di perusahaan Lucas cukup lama walaupun ia baru menyandang sebagai sekertaris Lucas tiga tahun lalu


"ada nyonya" balas Ratih tergagap


Nidya langsung membuka pintu dengan kasar dan itu tentu mengganggu kerja Lucas "apaan sih jeremy" pikir Lucas yang masuk ke ruangannya adalah jeremy asistennya karena hanya jeremmy lah yang suka masuk ke ruangannya tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu


lucas mendongakan kepalanya dan begitu terkejut akan kedatangan Nidya, wanita yang sudah tidak ia temui selama 7 tahun lamanya "Nidya" gumam Lucas masih tak percaya kehadiran Nidya adalah nyata dan kini ada di hadapannya


Lucas mengernyitkan dahinya "kenapa aku tak boleh menikah lagi, kan kamu juga sudah menikah lagi jadi apa salahnya jika aku menikah lagi" tanya Lucas terheran dengan pertanyaan Nidya setelah pertemuan pertamanya selama lebih dari 7 tahun lamanya


"tapi dulu kamu bilang mencintaiku mas, kamu akan mencintaiku sampai akhir hidup kita tapi apa ini, kamu menikahi orang lain" tanya Nidya tak terima jika Lucas menikahi wanita lain padahal dulu Lucas bilang akan mencintai dirinya sampai mati


"kamu juga bilang begitu dulu ke mas, dan akan menerima mas apa adanya tapi nyatanya kamu ninggalin mas dan menikah dengan om Aiden bahkan kalian sudah punya sepasang anak kembar " balas Lucas dengan telak


pintu ruangan Lucas sedikit terbuka tanpa di sadari oleh Lucas dan Nidya


"jadi kamu balas dendam ke aku dengan menikahi wanita lain" tanya Nidya memicingkan matanya


"gak gitu Nidya, aku menikah dengannya tidak ada hubungannya denganmu sama sekali. aku menikah dengannya punya alasan tersendiri dan aku gak harus menjelaskannya padamu karena kita sudah tidak memiliki hubungan apapun lagi" balas Lucas

__ADS_1


"hiks hiks hiks" Nidya terisak dan itu membuat Lucas menjadi panik karena Nidya tiba-tiba menangis setelah marah-marah padanya


"kenapa kamu malah menangis Nidya, mas Minta maaf kalau, salah maafin mas ya" pinta Lucas dengan suara lirih


"mas bohongin aku kalau cinta sama aku, dan sekarang mas Lucas menikahi wanita lain" isak Nidya


Lucas memeluk Nidya yang sedang menangis "maafin mas ya, mas gak tahu kalau kamu akan begini setelah tahu mas menikah" Lucas terus menepuk punggung Nidya agar Nidya berhenti menangis


dan tanpa Lucas dan Nidya tahu Qia yang ternyata membuka pintu ruangan Lucas diam mematung saat mendengar suaminya meminta maaf pada Nidya karena menikahinya, hatinya begitu hancur tapi ia tak sanggup melangkah masuk untuk sekedar menyapa suaminya


Qia berbalik ke arah Ratih "jangan bilang saya kemari sama ams lucas" pinta Qia berlalu pergi dari sana dengan perasaan terluka


hati istri mana yang tak hancur saat melihat suaminya berpelukan dengan wanita yang pernah hadir di masalalu suaminya dan masih di cintai suaminya sampai detik ini


"aku memang terlalu pengecut" batin Qia melangkahkan kaki dengan gontai saat meninggalkan perusahaan suaminya


Nidya masih menangis dalam pelukan Lucas


"kenapa mas menikahi wanita itu" tanya Nidya lagi


"maaf Nidya, mas gak ada kewajiban untuk membalas pertanyaanmu" Lucas mengurai pelukannya dan menatap lekat wajah Nidya yang sudah tidak ia temui selama 7 tahun


"kita sudah memiliki pasangan masing-masing yang harus kita jaga hatinya Nidya, seperti om aiden yang begitu mencintaimu begitupun istriku yang sangat mencintaiku jadi aku harus menjaga hatinya" jelas Lucas


Nidya tersenyum kecut ke arah Lucas "semudah itu kamu menghilangkan cintamu  ke aku mas" tanya Nidya dengan tatapan tidak suka


"ini sudah takdir Nidya, takdir kita yang tidak bisa bersama, kau yang memilih meninggalkanku karena penyakitku, dan memilih menikahi om Aiden jadi tolong jaga martabat keluargaku. Kau yang lebih dulu menikah serta kamu yang lebih dulu memiliki anak jadi mas minta tolong jangan salahkan mas kalau mas membina keluarga dengan wanita lain" pinta Lucas dengan suara memohon


Nidya tersenyum kecut "kamu akan menyesali ini mas" ucap Nidya dan berlalu pergi dari sana

__ADS_1


Lucas menghela nafas kasar akan kedatangan Nidya yang begitu mengejutkannya  "tapi rasanya tak semenakutkan yang aku pikir" gumam Lucas  melanjutkan kembali pekerjaannya dan akan bicara lagi dengan Nidya setelah pekerjaannya selesai


__ADS_2