
Sepeninggal Nidya dan Lucas dari apartemennya, reagen memilih untuk berdiri di balkon apartemennya sambil menatap langit malam yang tak ada bintang terlihat di sana (jelas lah, namanya di kota)
"huuuuuhhhhh" Reagen menghela nafasnya panjang saat kembali mengingat Mommy kandungnya yang meminta bantuan pada keluarga Lucas untuk menyelamatkan perusahaan warisan kakeknya dari pihak mommy brianna
Dulu sebenarnya mendiang kakek dan nenek Reagen dari pihak Mommy brianna ingin memberikan perusahaan pada Reagen tapi reagen dengan tegas menolak sebab reagen sudah terlanjur kecewa pada mommy nya yang kekeh menikah dengan orang yang jelas sudah memiliki istri dan dengan rela menjadi istri kedua
ya walaupun mommy brianna menikah atas sepengetahuan istri pertama tapi jelas hidupnya tak akan baik-baik saja, terbukti sampai detik ini walaupun mommy brianna sudah memberikan dua anak pada suaminya tapi yang di utamakan adalah anak dari istri pertamanya saja sedangkan mommy brianna harus berjuang membesarkan kedua anaknya padahal status istri pertama dan istri kedua sama-sama sah di mata hukum dan agama
Bahkan dulu demi menikahi pria yang jadi cinta pertama mommy brianna itu, mommy brianna sampai rela pindah agama agar pernikahan mereka di akui di mata hukum dan agama
'Bodoh' mungkin kata yang cocok untuk mommy brianna sebab dirinya masih kekeh mempertahankan cinta yang sudah jelas bukanlah cinta sebab suami mommy brianna itu tidak pernah sedikitpun membela atau menenangkan mommy brianna saat harus bertengkar dengan istri pertama
Di awal mommy brianna menikah mungkin dia masih punya energi full untuk melawan tapi lama kelamaan mungkin sudah lelah juga untuk melawan karena suaminya tidak pernah ada untuk mendukungnya sehingga kini mommy brianna lebih pasrah dengan hal apapun yang di lakukan suaminya dan fokus untuk masa depan kedua anaknya saja sebab untuk anak pertamanya sudah jelas di jamin oleh mantan suaminya yang ia tahu betul sangat bertanggung jawab dan bisa mengantarkan Reagen menjadi pembisnis sukses seperti sekarang ini
"apa aku melihatnya ya" gumam Reagen berpikir akan menjenguk mommy kandungnya itu
toh hubungannya dengan mommy nya dan suaminya itu saja yang buruk sedangkan pada kedua adiknya reagen bisa menerima dengan berbesar hati sebab dia juga menerima adik dari pernikahan daddynya bahkan adik dari istri daddy nya dengan pria lain bisa ia terima masa adik dari ibu kandungnya tidak bisa
"sepertinya aku harus melihat mereka" putus Reagen berjalan masuk dan menutup jendela agar bisa segera tidur karena malam semakin larut
__ADS_1
***
Nidya masih mencebikkan bibirnya tak mau bicara pada Lucas yang selalu membuatnya kesal dengan kecemburuannya yang tidak berubah sama sekali "sudah sayang jangan ngambek geh" pinta Lucas dengan suara lembutnya
"aku kesal padamu mas, selalu cemburu gak jelas padahal kamu itu tahu kalau aku sama kak reagen hanya menganggap sebagai kakak gak lebih jadi jangan keterlaluan deh posesifnya " ketus Nidya merasa sikap cemburu Lucas itu berlebihan
Lucas memutar setir mobilnya dan menepikan mobilnya di tepi jalan lalu melepas sabuk pengamannya agar bisa lebih dekat dengan wanita pujaannya itu "maaf sayang kalau mas terlalu pencemburu tapi beginilah mas" Lucas menggenggam tangan Nidya dengan lembut "semua ini mas lakuin karena mas terlalu takut kehilangan kamu sayang, mas terlalu mencintai kamu jadi saat kamu dekat dengan lawan jenis itu sungguh membuat mas gak suka, kamu lupa ya kalau sama adik laki-laki kamu saja mas bisa cemburu juga" jelas Lucas mengingatkan Nidya bahwa pada Raymond yang jelas adik kandung Nidya saja ia masih bisa cemburu
Nidya menghela nafas panjang dan ikut mengeratkan genggaman tangannya pada lucas "Nidya tahu mas juga bisa cemburu dengan Raymond karena mas terlalu cinta sama nidya tapi kadang nidya tetap sebal kalau sikap mas berlebihan " Nidya mengusap pipi Lucas dengan lembut "padahal Nidya cintanya sama mas loh gak ada yang lain karena mas itu cinta pertama dan terakhir buat Nidya" balas Nidya mengatakan cinta yang sudah berapa kali untuk Lucas
Lucas langsung memeluk Nidya dengan erat "kamu juga cinta pertama dan terakhir mas sayang" balas Lucas
"sama" Lucas mengurai pelukannya dan langsung mengecup bibir Nidya dalam-dalam
"ayok pulang" ajak Lucas kembali melajukan mobilnya mengantar kepulangan Nidya sampai rumahnya
Aneh mungkin cerita pasangan ini, sangat sering bertengkar tapi secepat kilat juga mereka berbaikan, mereka berdua tidak pernah membiarkan pertengakran mereka melewati hari esok, entah Nidya atau Lucas yang terlebih dahulu meminta maaf dan mengusahakan mereka agar segera berbaikan
dan itulah sebabnya hubungan mereka masih bertahan selama lebih dari empat tahun, waktu yang terbilang cukup lama padahal mereka memulai hubungan itu saat usia mereka masih terbilang muda karena biasanya anak seusia mereka mudah bosan dan ingin segera berganti pasangan tapi tidak bagi keduanya yang betah-betah saja menjalani kisah asmara sejak usia remaja
__ADS_1
***
sepulang dari kantor Lucas, Reagen menyempatkan diri untuk berkunjung ke rumah mommynya untuk melihat kondisi kedua adiknya dan khususnya kondisi mommy nya yang kata lucas makin kurus saja
"huuuuhhhh" Reagen menghela nafas panjang sambil membawa parsel buah di tangannya serta beberapa camilan yang baru saja ia beli dari toko kue kesukaan adik perempuannya
saat berjalan ke arah rumah mommy nya yang terbilang cukup sederhana padahal sebenarnya tanpa bantuan suami mommy nya pun mommy brianna sanggup membeli rumah lebih besar tapi lagi-lagi dengan alasan rumah istri kedua tidak boleh lebih besar dari rumah istri pertama membuat mommy brianna memilih rumah yang sederhana saja, Rumah dengan tiga kamar, ruang tamu dan dapur saja itu menjadi pilihan mommy brianna bahkan halamannya hanya cukup untuk dua mobil saja
dahi reagen mengernyit tatkala mendengar suara teriakan dari dalam rumah mommy nya, Reagen memilih berjalan pelan ke arah rumah agar lebih bisa mendengar pertengkaran apa yang sedang terjadi di dalam
"kamu gak mau bantu perusahaan suami kamu hah!" teriak seorang wanita paruh baya dengan suara lantangnya
mommy brianna diam menunduk "aku sudah berkali-kali bantu mba tapi mas Randy sendiri yang gak bisa nanganin perusahaan dengan baik" balas mommy brianna dengan suara rendah
"tapi kamu bisa dong bantu lagi, emangnya kamu mau suami kamu bangkrut" tanya perempuan yang ternyata istri pertama dari suami mommy brianna bernama Riska Hardian
"itu perusahaan anak pertama aku mba, gak seharunya aku ambil uang dari sana terus untuk bantu mas Randi lagian kevin kan sudah ikut bantu perusahaan harusnya dia bisa bantu mikir dong agar bisa bantu ayahnya jangan aku terus" balas mommy brianna berusaha merendahkan suaranya agar tidak memancing kemarahan istri pertama suaminya
"hei!" Riska menoyor kepala Mommy Brianna dengan kasarnya "anak kamu itu jelas sudah dapat posisi tinggi di perusahaan mantan suami kamu masa masih minta perusahaan orang tua kamu sih" kesal Riska
__ADS_1
"kalau perusahaan itu jatuh ke tangan saya emangnya kenapa?" tanya Reagen dengan nada tidak suka pada wanita yang sungguh tidak tahu diri itu padahal jelas di sini yang meminta bantuan siapa