You Are My Regret

You Are My Regret
Sadar diri dong


__ADS_3

di sebuah pusat perbelanjaan yang cukup ramai ada sepasang tangan yang saling bergandengan dengan mesra "mamah" teriak seorang anak memanggil nama mamanya


wanita yang di panggil pun menoleh ke arah sumber suara "Arabella" gumam Wanita yang tak lain dan tak bukan adalah Sari


Buru-buru Sari melepaskan genggaman tangannya membuat pria yang ada dalam genggaman tangan Sari menatap nanar ke arah tangannya yang terlepas dari genggaman tangan Sari begitu saja


Sari memeluk seorang anak bernama Arabella Putri Aryasatya, anak berusia sepuluh tahun yang begitu cantik dan manis


Putri Sari bersama sang suami Sah Jordan Aryasatya "kamu kapan pulang, kok gak ngabarin mama" tanya Sari pada gadis kecilnya


"mau kasih kejutan buat mama" Arabella menoleh ke belakang di mana ada pria berusia 36 tahun berjalan menghampiri Sari dan juga Arabella yang sedang berbincang


melihat ayahnya sudah mendekat, Arabella langsung menggandeng lengan ayahnya "aku sama ayah mau kasih kejutan untuk ulang tahun mamah" ucap Arabella dengan girangnya


"wah Terima kasih sayang" balas Sari mengusap kepala Arabella dengan sayang karena putrinya tercinta memberi kejutan untuk ulang tahunnya


"maaf Sari, anak kita ingin kasih kejutan buat kamu jadi aku ngikutin saja mau dia" ucap lelaki bernama Jordan Aryasatya, suami sah dari Sari


Sari tersenyum canggung ke arah Jordan "gak papa kok mas, aku malah senang banget kamu kasih kejutan buat aku" balas Sari dengan senyum palsunya


Arabella menoleh ke arah Pria yang ada di sebelah mamahnya, yang tak lain dan tak bukan adalah ayah Arman "dia teman mama" tanya Arabella menunjuk ke arah ayah Arman


Sari menoleh ke arah Ayah Arman dengan hati yang gugup dan gelisah "bukan kok, dia cuma orang lewat yang kebetulan sedang bertanya alamat sama mama" balas Sari menoleh ke arah Ayah Arman yang sempat diam mematung


"iya kan mas" Mata Sari mengkode ayah Arman untuk mengiyakan ucapannya agar Arabella tidak berprasangka buruk padanya


Ayah Arman memaksakan senyumnya ke arah Arabella "iya nak, om cuma orang yang gak sengaja lewat dan bertanya pada mama kamu, karena om sudah dapat jawabannya, om permisi ya" pamit Ayah Arman terselip beberapa kata tersirat di dalamnya


Ayah Arman mengangguk sopan ke arah Jordan sebagai tanda sapaan "permisi pak" pamit Ayah Arman dengan sopan

__ADS_1


"hemmm" balas Jordan dengan deheman


Sari melihat punggung Ayah Arman makin menjauh membuat hatinya terasa begitu sakit, dan entah kenapa kali ini jauh lebih sakit padahal posisi ini sudah pernah mereka alami dan harusnya yang lebih sakit adalah ayah Arman sebab dirinya lah yang mengabaikan ayah Arman dan bukan sebaliknya


"mah" Arabella mengguncang lengan Sari


"iya sayang" Sari membuyarkan lamunannya saat sang anak memanggilnya


"yuk mah pulang, ayah sama aku sudah buat kejutan istimewa buat mamah di rumah" ajak Arabella dengan semangat


" benarkah" tanya Sari pura-pura penasaran


akhirnya Jordan, Sari dan Arabella berjalan keluar dan masuk ke dalam mobil menuju kediaman Aryasatya


Sepanjang perjalanan tak hentinya Arabella bercerita banyak hal pada Sari dan Jordan sampai tak terasa ia tertidur di kursi penumpang bagian belakang


Jordan yang melihat anaknya sudah tertidur, kini melirik tajam ke arah Sari "sudah berapa kali aku bilang untuk tidak mengabaikan panggilan ku" ucap Jordan dengan menahan sekuat tenaga amarahnya agar tidak mengejutkan arabella yang sedang tertidur di kursi belakang


"makanya aku bilang jangan abaikan panggilan ku, kapanpun itu waktunya. Jangan lupa kamu masih istri sah ku jadi patuhlah padaku jika masih ingin terus bertemu dengan putrimu" jelas Jordan


"iya mas" patuh Sari akan perintah suami sahnya


***


Ayah Arman berulang kali menghela nafas "sebaiknya aku melepaskannya saja, toh ini adalah dosa besar. Benar kata Zahira pernikahanku dengannya tidak sah sebab ia masih jadi istri sah seseorang" gumam Ayah Arman mulai sadar kalau dia sudah salah dan berdosa besar karena sudah mengabaikan peringatan banyak orang kalau dirinya salah


iya pikir pernikahannya sah sebab, dulu Sari tidak tinggal serumah dengan Jordan selama satu tahun lebih dan Jordan tidak menafkahinya jadi Ayah Arman pikir kalau jatuh talak satu untuk Sari karena tak di beri nafkah lahir dan batin sebab Sari meyakinkan hal itu padanya


tapi nyatanya di belakang Ayah Arman, Sari masih menerima uang bulanan dari Jordan walaupun perkataan Jordan yang mengizinkan Sari berhubungan dengan pria manapun bukanlah sebuah kebohongan

__ADS_1


Ayah Arman tambah yakin lagi, saat Sari terakhir bertemu dengan Jordan dan Arabella sebelum ini dimana Ayah Arman sempat membaca pesan dari Jordan di ponsel Sari yang bisa Ayah akses dengan mudah karena ayah Arman tahu password ponsel Sari


Jordan meminta Sari untuk tetap melayaninya di ranjang saat mereka bertemu karena Jordan masihlah suami Sari yang sah jadi ia punya hak tentunya untuk menyentuh Sari kapanpun Jordan mau


setelah tahu hal itu, tentu ayah Arman sadar bahwa pernikahannya dengan Sari tidaklah sah, sebab talak itu tidak pernah jatuh karena tidak pernah ada kata talak dan mereka masih berhubungan badan saat bertemu yang itu artinya Sari melayani dua pria selama dua tahun lebih


Ayah Arman merasa benar-benar di bodohi selama hampir tiga tahun ini, dan kini ia putuskan akan melepaskan Sari dari hidupnya sebab ia tak mau makin tambah berdosa.


Ayah Arman akan merubah dirinya menjadi lebih baik lagi agar ketakutan Zahira yang bisa mendapat karma akan perbuatan ayahnya tidaklah terjadi


Ayah Arman memanggil pekerja di rumahnya


"mbok" panggil Ayah Arman


wanita paruh baya yang di panggil mbok segera datang menghampiri Ayah Arman "ada apa tuan" tanya si mbok


"tolong kamu simpan semua barang Sari ke dalam kardus dan jangan sisakan satupun" titah ayah Arman


"semuanya tuan" tanya Si mbok memastikan


"iya, semuanya " balas ayah Arman


"baik tuan" Si mbok langsung mengerjakan perintah ayah Arman untuk mengemas semua barang-batang Sari yang ada di rumah ayah Arman


ayah Arman akan menyimpannya di gudang untuk sementara dan jika Sari kembali ke rumah, ia akan mengakhiri hubungannya dengan Sari dan menanyakan akan di kemanakan semua barang-barang Sari yang ada di rumahnya


Semua barang yang sudah di berikan pada sari baik perhiasan, tas mahal, mobil tetap akan di serahkan pada Sari sebab itu sebagai kompensasi Sari yang pernah berperan sebagai istrinya walaupun itu tidaklah sah dan ternyata sebuah kesalahan


"aku akan kasih tahu perihal ini sama ibu dan minta ibu tinggal di sini biar aku tidak merasa sendiri" gumam Ayah Arman ingin meminta ibunya menemani dirinya yang sendiri

__ADS_1


ayah Arman adalah anak satu-satunya, tapi semenjak menikah dulu ayah Arman memilih tinggal sendiri dan tidak bersama orang tuanya tapi sekarang setelah di pikir-pikir setelah ayahnya sudah tiada pasti ibunya sangat kesepian, ia akan meminta ibunya ikut tinggal dengannya saja, agar ia bisa berbakti pada ibunya dengan lebih baik


Di tambah sekarang ia akan mengakhiri hubungannya dengan Sari tentu ibunya pasti setuju tinggal dengannya dan tidak akan menolak


__ADS_2