You Are My Regret

You Are My Regret
Mempersiapkan acara pernikahan dengan cepat


__ADS_3

"pagi kassy" Mika datang ke meja makan dan menyapa kassy dengan sapaan khas wanita itu


"kau pagi sekali, tidak kerja" tanya Kassy heran melihat mika yang datang sepagi ini ke rumah kakaknya


"itu lah enaknya kalau bos kita adalah suami kita jadi izinnya gampang" mika melirik ke arah lensi "iya kan kak" mika meminta pembenaran dari kakaknya yang pernah jadi bawahan kakaknya yang berstatus suamiku kakaknya


"iya dong" Lensi membenarkan ucap mika "nanti kalau kamu jadi kerja di Inggris pasti kamu bisa rasain sendiri kalau kerja kita itu benar-benar punya kelonggaran waktu yang luas" kekeh lensi


"tapi gak boleh manfaatin jabatan suami tau kak" sahut kassy


"sudah ah, buruan makan kita mau ke butik buat pilih gaun tadi aku sudah minta temen aku buat nyediain gaun terbaik yang mereka miliki, pokonya kita pilih gaun pernikahan sampai cocok" ucap Mika


"pakai gaun biasa aja lah, gak usah aneh-aneh" Kassy merasa tidak perlu totalitas dalam memilih gaun


"gak bisa gitu dong, ini kan pernikahan pertama kamu dan semoga jadi pernikahan terakhir kamu jadi kita harus cari gaun terbaik" ucap Mika dengan suara lantang


"dengerin saja mika, kamu harus tampil cantik di acara pemberkatan pernikahan kamu nanti" sahut Lensi


"iya kak" Kassy pasrah saja dengan keantusiasan kakak ipar serta adik dari kakaknya itu


Mika mengambil buah yang ada di meja dan memakannya dengan sekali gigit "dipotong dulu mika" tegur lensi


"enakan gini kak" balas mika yang biasa saja saat menggigit apel tanpa mengupasnya


lensi hanya menggelengkan kepalanya melihat kelakuan adiknyayang terkesan santai begitu karena adrian tidak pernah menekankan mika untuk terlihat anggun, dan meminta mika bersikap senyaman mungkin


"oh ya kassy, kata kak qiran kak thomas dan reagen balik ke inggris hari ini" tanya mika


"iya, dia mau kabarin aunty tentang pernikahan kami secara langsung dan mereka akan balik 2 hari sebelum hari H" balas kassy

__ADS_1


"terus nanti suami kamu itu bakal kasih tahu tentang anak kamu enggak" tanya mika penasaran dengan nasib anak dalam kandungan kassy kalau orang tua dari thomas itu tahu kalau kassy hamil anak pria lain tapi malah menikah dengannya


"kata suamiku sih, mau cerita aja aunty, tapi yang tahu cuma keluarga besar kita aja, nanti di depan umum tetap anak suamiku" jelas kassy yang masih melahap sarapannya


"ciiieeeeeeee" ledek Mika dan lensi berbarengan "suamiku loh" kekeh mika merasa lucu saat kassy memanggil thomas dengan suamiku


"loh kenapa" kassy mengernyitkan dahinya "benerkan kalau thomas itu suamiku" tanya kassy


"gak salah kok" sahut mika menepuk pelan bahu kassy


Mika hari ini berkeliling untuk mempersiapkan apa saja tampilan yang harus di kenakan kassy saat acara pemberkatan dan resepsi pernikahan. Cuma yang melekat di tubuh kassy saja yang di bantu mika cari untuk yang lain tetap di urus sang kakak karena sang kakak lah yang lebih paham karena kenalannya di bidang itu tentu jauh lebih banyak karena tara hampir sering membuat acara seperti itu (di adegan film milknya yah, secara dia kan punya PH yang cukup besar )


"nyari gaun aja seribet ini yah" gumam kassy merasa begitu lelah setelah berkeliling seharian untuk menemukan gaun yang cocok karena kalau membuat tak mungkin cukup waktunya karena pernikahan kassy tinggalah lima hari lagi


"iya lah ribet, aku dulu sama mas adrian itu bikin gaun pernikahan  jauh-jauh hari saat kami berencana menikah, aku kan lama nunggu kak lensi sadar saat itu makanya terkesan singkat padahal persiapan pernikahan kita sudah dilakukan dari jauh hari" jelas Mika


"begitu ya" kassy baru tahu akan seribet ini mengurus pernikahan


"ooops" mika menutup mulutnya yang sudah lancang bicara "maaf kassy, aku gak ada maksud" ucap mika dengan ragu karena sudah mengorek luka kassy lagi


h


"tidak apa-apa kok mika, kamu emang benar kalau kami dulu hanya berkoar saja tapi aksinya tak ada " kassy menundukan wajahnya, masih sedih tentunya saat mengingat kandasnya hubungan percintaan dengan jonathan yang terbilang masih baru itu


mika menggenggam tangan kassy "jangan pikirkan dia lagi ya, sekarang ada thomas dan reagen, mereka sayang sama kamu" ucap mika menenangkan


"iya mika" balas kassy


"drrrttt" ponsel mika berdering dan tertera nama suaminya di sana "aku angkat telpon mas adrian dulu ya" mika berjalan ke arah taman untuk mengangkat paggilan suaminya

__ADS_1


terdengar lebay mungkin kenapa juga harus mengobrol sejauh itu, tapi mika memang suka malu saat mengobrol dengan adrian melalui sambungan telpon. Mika selalu berucap manja saat bicara dengan suaminya dan itu pasti akan membuatnya malu di depan kassu jadi untuk mencari aman mika menjauh saat bicara


"kassy" panggil seseorang yang sudah kassy kenal suara siapa itu


kassy menoleh ke belakang "ada apa" tanya kassy ketus


"apa kau benar akan menikah dengan tuan thomas" tanya jonathan dengan suara lirih


"tentu saja, kamu sudah dengar dari kak qiran kan kalau aku akan menikah dengan daddy nya reagen, tapi maaf aku tidak mengundangmu ataupun mala karena aku masih tidak sudih melihat kalian berdua" balas kassy


"apa kamu harus mengundurkan diri" tanya jonathan


"tentu harus, aku akan ikut suamiku nanti jadi tentu aku tidak bisa bekerja di sini lagi" balas kassy


"apa benar-benar tak ada kesempatan untukku memperbaiki hubungan kita, ini baru dua hari kassy dan kau sudah memutuskan menikah dengan orang lain" jonathan masih merasa tidak pas saat kassy memutuskan menikah dengan pria lain padahal hubungan mereka berakhir barulah dua hari


"aku sudah memberimu banyak kesempatan" kassy menatap jonathan dengan tatapan mata berkaca-kaca "aku sudah memberimu banyak kesempatan untuk berubah dan menyadari kesalahanmu" ucap kassy


jonathan mengernyitkan dahinya "apa maksdumu" tanya jonathan


"dari awal hubungan kita" mala menarik nafas dalam saat akan mulai bercerita dan emnahan sesak di dadanya  "dari saat kita pulang ke indonesia setelah perjalanan bisnis ke inggris aku tahu mala menggodamu" ucap kassy membuat mata jonathan membelelalakan matanya lebar "tapi kamu hanya menolaknya dengan ucapan jo tapi tubuhmu menerimanya dengan senang hati" kassy tak sanggup menahan laju air matanya lagi


"kau bilang mencintaiku" kassy menggelengkan kepalanya "bulshit!" umpat kassy "jika kau mencintaiku mana mungkin terus membohongiku, kau hanya" kassy merasa sesak di dadanya tapi ia coba tahan sekuat tenaga "kau hanya merasa tak rela kehilangan wanita yang mencintaimu dengan tulus hanya demi wanita yang membuangmu dan mengambil seesanknya saja" tukas kassy


"tidak kassy" jonathan mencoba meraih tangan kassy tapi kassy coba menangkisnya dengan cepat


"jangan menyentuhku lagi, aku tidak sudih kau sentuh sama sekali" tukas kassy dengan saura lantang


"hei!" mika melangkah lebar ke arah kassy yang sedang bicara dengan jonathan "jangan berani mencekati saudariku ya" tunjuk mika dengan tatapan nyalang

__ADS_1


mika langsung memanggil pelayan untuk membayar minuman mereka dan bergegas pergi dari sana


__ADS_2