Cinta Terlewatkan

Cinta Terlewatkan
Kepedihan hati Tanisa


__ADS_3

Tanisa pun tampak sedih saat dua pria yang menarik nya dengan kasar tanpa hati itu.


Ya, Marisa kini kembali pada sebuah tempat dimana dirinya ada. Dan dirinya berasal. Yaitu tempat dimana tampak hina. Dan tempat dimana semua terasa menyedihkan bagi dirinya.


Terlihat sesosok pria tersenyum dengan mata yang menatap wajah Tanisa. Dia adalah paman dari Marisa yang sudah menjual nya asecara paksa. Dia adalah Hardin. Paman Hardin adalah adik dari Ayah Tanisa. Semenjak meninggal Ayah dan Ibu dari Tanisa. Membuat Tanisa menjadi anak yatim piatu. Dan lalu diurus oleh pria yang bermana Hardin yakni Adik dari ayahnya Tanisa.


Namun hal yang tidak diketahui terjaid, ternyata Hardin sudah lama bekerja lama pada tempat penyedia layanan plus plus sehingga membuat Tanisa terjebak didalamnya. Dan membuat Tanisa di jual pada boss nya Hardin yaitu mami Cery.


Perih hati Tanisa....


Tanisa yang sudah diurus oleh Hardin dari usia yang masih belia yaitu 15 tahun. Harus menerima pil pahit yang harus dijual oleh pamannya sendiri diusia 18 tahun. Ia tak pernah tahu dan menyangka jika ia mendapatkan hal semacam ini.


Tanisa berusaha untuk bisa lepas namun tidak bisa karena selalu diancam akan dijual keluar negri bahkan akan dibunuh. Tanisa tampak takut akan ancaman demi ancaman yang berbagai membuat Tanisa tampak tak berkutik.


Setiap hari Tanisa harus melayani beberapa pria yang tak ia kenal tak ia ketahui siapa dan dari mana. Membuat Tanisa kehilangan arah dan menjalani hal paling kelam dalam hidupnya. Namun dari sekian banyak pria yang ia temui. Hanya satu orang lah yang membuat ia merasakan getaran dan debaran cinta yang tak pernah ia rasakan sebelumnya.


Pria tampan rupawan, dingin dan tampak kaya raya. Sudah merebut hatinya dengan segala kelebihannya. Membuat Tanisa meraskaan hal yang tak pernah ia rasakan yaitu cinta.


Tanisa merasa jika Tanisa hanya permainan. Namun Tanisa merasa kenyamanan dan berharap Gavino benar memiliki cinta untuknya.


Namun sayang seribu sayang. Lain Tanisa lain Gavino. Gavino sudah berubah haluan dan memiliki cinta yang ia yakini masih gadis itu. Membuat hati Tanisa semakin hancur bahwsannya Tanisa hanya memiliki cinta. Bukan kesucian diri. Jauh dari kata hormat dan terhormat. Jauh dari kaya raya dan jauh dari kata istimewa. Terbuang dan tanpa kasih sayang. Hidup sendirian dan menyedihkan. Bahkan dalam hati ia hanya mengharapkan belas kasihan agar Tanisa bisa melepas dan mencari kebahagiaan untuk dirinya sendiri. Tak mau terus hidup terkekang. Dalam Kungkungan kekuasan dan penuh kasakitan batin yang mendalam. Menjadi penghibur para pria yang tanpa memilik perasaan. Membuat Tanisa merasa seprti sampah Dan dibuang setelah hasrat mereka selesai tertuntaskan. Itulah nasib Tanisa, yang teramat menyedihkan.


Ditempat itu tampak menangis, seperti seolah pertama kali lagi dia datang ketempat prostitusi itu. Rasa sakit masih yang mendalam masih terasa perih dihati. Pasalnya Tanisa tidak tahu apakah ia siap untuk melayani lagi pria yang tak ia cinta. Hanya Gavino yang ia bisa layani seikhlas ikhlasnya dalam hati.

__ADS_1


Terlihat Tanisa yang masih mengenakan baju handuk yang masih ia pakai. Tanpa pakaian dalam Tanisa tak memakai apapun didalamnya. Tanisa merasa sedih mengapa gavino begitu tega terhadap dirinya membuang semua pakaiannya begitu saja.


Tanisa tahu dirinya hanyalah wanita murahan. Namun Tanisa sedih ia dipulangkan hanya dengan handuk kimono yang di pakai ditubuhnya.


"Kamu tak perlu menangis" ucap Hardin pada Tanisa yang beururai air mata.


Tanisa menatap lekat penuh amarah pada Hardin. Jika saja Tanisa bisa. Rasanya Tanisa ingin sekali membunuh saat ini juga


"Jadilah anak yang pintar kamu hanya perlu melayani banyak pria. Kamu cantik dan kamu hanya perlu ikuti semuanya dan selesai" ucap Hardin kepada Tanisa.


Thanisa pun tampak marah dan mendorong Hardin dengan kesal.


"Puas kamu membuat saya menderita. Puas kamu merusak masa depan saya. Puas kamu merusak kepercayaan papa pada anda. Sebagai ponakan harusnya anda melindungi saya bukan menjual saya dengan cara seperti ini" ungkap Tanisa kesal meluapkan emosinya.


"Kamu mau marah. Mau marah sama saya. Silahkan!! Saya tidak peduli dengan kemarahan kamu. Bebalas budilah. Karena saya sudah melunasi semua hutang bapak mu itu"


Dan lalu dengan cepat Tanisa dibawa pergi dari tempat itu. Tanisa ditarik secara kasar. Dan disuruh untuk mengganti dengan pakaian yang seksi. Ya, Tanisa harus siap melayani para pria hidung belang itu lagi.


Perih hati Tanisa disaat semua terasa menyakitkan bagi dirinya.


Lalu Tanisa dibawa kedalam sebuah kamar diganti pakaian Tanisa oleh seorang pria. ya seorang pria. Pria itu tampak tak peduli walaupun Marisa wanita. Jika Tanisa tampak tak menurut Tanisa siap-siap akan disiksa atau disakiti oleh orang-orang suruhan Tante Cery.


Tanisa dibuka semua bajunya, dan dipaksa memakai pakaian seksi dengan gaun merah dan terbuka dibagian belakang. Terlihat sangat seksi dan sangat mengesankan bagi pria yang siapa saja melihatnya.

__ADS_1


Dan Tanisa dibawa kesebuah kamar yang sudah terlihat seorang pria yang sudah menunggunya disana.


Ya menyedihkan sekali. Dia harus melayani lagi-lagi pria tua. Wanita berusia 19 tahun itu tampak sedih namun ia tahan setiap air mata yang hampir jatuh itu. Karena ia dilarang menangis. Tanisa hanya duduk dipinggir kasur tanpa bicara sepatah kata pun.


Pria tua yang Tanisa tak kenal itu pun tampak heran. Karena baru kali ini ia dilayani oleh wanita bayaran. Namun terlihat tidak liar dan jauh dari ekspetasinya.


"Kenapa kamu diam saja"


"Me-memangnya aku harus bagaimana?" ucap Tanisa tampak terbata.


"Saya sudah membayar mu mahal. Servicelah aku dengan puas"


Tanisa pun hanya tampak diam tak menghiraukan. Pria yang uan anggap tua itu. Ternyata di luar dugaan Tanisa. Ia tampak galak dan sangat tidak berperasaan. Ia pun langsung menarik Tanisa kasar dan memukul wajahnya.


"Layani aku" ucap pria itu kesal. Dan mencengkram wajah Tanisa kasar.


"Sa-saya tidak bisa melayani kamu" ucap Tanisa tampak takut dan terbata. Dan tampak menghindar.


"Saya sudah membayar mu mahal" jelas pria itu semakin kesal melihat Tanisa yang tampak ketakutan.


"Saya tidak cinta sama kamu bagaimana saya bisa melakukan ini" ungkap Tanisa menutup dirinya dengan gorden dikamar itu. Tanisa merasa dirinya tak mau disentuh sedikit pun oleh pria itu.


"hahaha baru kali ini saya dilayani oleh seorang wanita murahan dan kamu membahas cinta" ucap pria itu tertawa melihat Tanisa.

__ADS_1


Lalu dengan cepat Tanisa ditarik paksa lalu dijatuhkan ke ranjang.


(masih bersambung)


__ADS_2