Cinta Terlewatkan

Cinta Terlewatkan
Gery akhirnya bisa menerima Liana


__ADS_3

Sementara itu dikediaman rumah Gery bersama istrinya, tampak Gery yang sedang menggendong gadis kecilnya yaitu bernama Putri Alena dinegara Singapura. Demi keutuhan rumah tangganya, Gery tampak mengalah dan pergi ke Singapura. Karena Gery merasa jika dirinya tak harus masuk lagi kedalam kehidupan Lusi yang memang lebih baik tanpanya..Gery pun diberikan tanggung jawab memegang perusahaan yang berada di Singapura milik papanya.


Gery yang awalnya tidak sama sekali mencintai istrinya itu pun akhirnya bisa menerima keberadaan sang istri yang sudah memberikan buah hati yang lucu yang bernama Alena. Alena sekarang sudah berusia 5 bulan dan sedang lucu lucunya untuk diajak main. Gery pun merasa bahagia dapat memiliki putri kecil yang lucu.


"Gery sebagai pria aku tahu kamu membutuhkan gairah juga kan, aku sudah melahirkan aku masih kuat untuk melayanimu, bahkan dirimu kuat pula untuk memberikan ku kepuasan diranjang bukan" ucap Liana terlihat agresif ingin segera dicumbu oleh Gerry.


Lalu Gery pun menaruh putrinya dulu dan ia berikan pada pengasuhnya saat itu.


Tiba-tiba Gery memeluk Liana.


"Bercintalah dengan ku, aku pikir kita saling membutuhkan pelepasan" kata Liana dengan senang hati menerima pelukan dari suaminya


Seketika saat itu Liana pun langsung mencium bibir Gery dengan lembut dan mesra, Gery yang awalnya menolak akhirnya menerima. Karena Gery pun sudah tidak tahan ingin melakukan pelepasan itu. Ia terakhir kali melakukan bercinta hanya dengan Lusi, dan itu pun sudah lama sekali. Akhirnya pertahanan Gery pun hancur untuk tidak meniduri Liana. Gery tumbang dalam pelukan Liana, karena Gery merasa menyerah untuk mencintai Lusi dan menerima takdirnya yaitu menjadi suami Liana dan ayah untuk Alena.


Gery pun akhirnya lebih banyak menguasai permainan, yang awalnya Liana yang menguasai Gery. Gery sudah tak tahan dengan hasrat nya sebagai seorang pria. Malam itu 12 jam nonstop Gery menguasai permainan dengan Liana. Gery sekarang sudah tidak peduli cintanya, nyatanya nafsu dirinya tak bisa terbendung lagi. Liana pun teramat bahagia di gagahi oleh suami yang ia cintai itu. Deru napas keduanya pun terasa begitu mendalam dan intim sampai tak terasa keduanya melemas dan jatuh dalam keadaan pelukan disaat hasrat mereka sudah tersalurkan.


"Sayang kita buat anak lagi ya, kita buat adik untuk Liana"


Gery hanya tampak tersenyum.


"Terimakasih kamu sudah menerima ku" kata Liana.

__ADS_1


"Aku percaya rasa sabar itu ada, dan aku percaya bahwa cinta itu ada. Terima kasih untuk malam ini sayang kamu begitu menggairahkan untukku. Aku adalah wanita paling beruntung di dunia ini. Kamu pria paling tangguh. Janji jangan pernah tinggalkan aku demi anak kita sayang. Sungguh aku mencintaimu"


Seketika Gerry pun hanya terdiam dengan ucapan Liana. Giri pun berusaha mencintai Liliana hari demi hari. Dan akhirnya satu ucapan yang di sana dengar dan itu sangat membahagiakan dirinya.


"Aku pun juga sangat mencintai kamu Liana mungkin ini terlambat tapi inilah kenyataannya Kamu benar aku mencintaimu dan kita harus bersama untuk anak kita" jawab Gery.


Liana pun terbang ke awan hingga ke langit ketujuh mendengar ucapan Gerry yang dia tidak pikirkan sebelumnya. Liana beruntung mungkin pada saat itu Gerry menidurinya salah orang tapi kini ia mendapatkan semuanya suami yang tampan kaya raya dan mencintainya juga mencintai anaknya.


Hingga suatu ketika Gerry harus pulang ke rumah yang berada di Jakarta, karena ada masalah perusahaan yang harus ia kerjakan dan dia harus pulang.


Gery yang sudah betah di luar negeri itu pun akhirnya pulang untuk menyelesaikan tugasnya, liana awalnya melarang tapi Liana tidak boleh egois Karena itu adalah tugas penting.


"Aku pun juga akan mencintai kamu ini janjiku kalau dulu mungkin aku melakukan hubungan badan denganmu karena tidak sadar tapi kali ini aku sadar dan aku akan mencintaimu jadi kamu tidak perlu khawatir jikalau pun aku harus ke Jakarta Liana" ucap Gery.


Liana sebenarnya tidak benar yakin kalau Gerry mencintainya tapi janji Gerry itu seolah pegangan untuk Liana dan Liana yakin Gerry akan bertanggung jawab untuk dirinya dan juga putrinya yang ternyata sangat ia cintai tak mungkin meninggalkan keluarga kecilnya. Terlebih lagi karena ia ingin memberikan kebahagiaan yang untuk putri kecilnya.


.


.


.

__ADS_1


.


Sementara itu Lusi baru saja sampai rumah yang ada di Bandung tak terasa ketiduran di dalam mobil sang ayah. Ayahnya pun tidak berani membangunkannya karena kasihan melihat Lusi yang terlihat lelah karena perjalanan yang jauh dan juga kondisi kehamilannya yang membuat Ayah tambah kasihan kepada Lusi. Akhirnya sang ayah menggendongnya untuk sampai ke dalam kamar. Ibu pun tampak heran melihat ayahnya yang sedang menggendong putrinya.


"Ssstttt... Jangan berisik ya Bu Lusi lagi tidur kasihan" ucap sang ayah yang sedang menggendong Lusi.


Lalu Lusi ditaruhnya di kamar dirinya di Bandung.


"Loh Ayah kenapa bawa Lusi ke sini"tanya ibu.


"Ayah tidak setuju Lusi tinggal di sana sendirian sebenarnya tidak sendirian juga tapi ayah tidak mau jika Lusi hatinya sakit. Lusi anak ayah yang ayah cintai Ayah tidak mau dia sakit hati atau sedih"


"Ya ampun ayah ibu senang mendengar Ayah bicara seperti itu akhirnya Ayah mencintai anak ayah juga"


"Ya jelas mencintai, ini anak kita yang kita besarkan dengan cinta. Saya tidak terima kalau ada yang menyakiti perasaannya terlebih lagi Lusi ini kan single parent sedang hamil juga kita sih sudah kasihan tapi lusi sepertinya tidak mau dikasihani. Biarkan dia istirahat dulu Bu, biar rileks tinggal sama kita"


Ibu pun tampak kangen juga sama Lusi dan akhirnya tidur di samping Lusi sambil memeluknya dari samping.


Saat Lusi terbangun Lusi pun kaget melihat ibunya yang sudah tertidur di sampingnya Lusi pun sadar bahwa dirinya sangat dicintai oleh ibu dan juga ayahnya. Tak terasa air mata Lusi terjatuh bukan karena sedih tapi karena terharu melihat ayah dan ibunya yang ternyata sangat mencintai dirinya.


Lusi pun memeluk ibunya dengan erat pada saat malam itu.

__ADS_1


__ADS_2