Cinta Terlewatkan

Cinta Terlewatkan
Hal biasa serasa istimewa


__ADS_3

Gery tidak tahu apa yang menyebabkan Lusi histeris takut saat dirinya baru saja ingin mencium wanita yang baru saja ia nikahi itu. Secara garis besar ciuman itu tidak terasa menyakitkan tapi kenapa dirinya seperti orang yang akan dianiyaya oleh Gery.


Gery pun menatap Lusi yang kini tengah disampingnya tertidur. Gery pandang wajah wanita yang kini telah menjadi istrinya dan itu seolah mimpi baginya mendapatkan wanita yang bernama Lusi. Wanita yang selalu ia idamkan dalam hidupnya hatinya seluruh jiwa dan raganya. Gery kecup kening sang istri dengan lembut, Gery belai rambut sang istri dengan penuh kehati-hatian takut membangunkan Lusi yang tertidur itu.


Namun ada yang membuat Gery kaget tiba-tiba saja Lusi menangis ketakutan entah apa yang ia impikan saat itu sampai air matanya kembali terjatuh.


"Huhuhu aku mohon jangan sentuh diriku, aku mohon.. hikz.." ucap Lusi yang menangis dalam tidur. "Aku mohon jangan, hiks"


Gery pun melihat Lusi dengan rasa kasihan dan dengan cepat Gery memeluk wanita yang kini berada disampingnya.


"Sabarlah sayang, semua akan baik-baik saja ada aku kamu tenanglah" kata Gery dengan rasa cinta memeluk wanita dihadapannya. Lusi pun masih dalam tertidur dan kini berpelukan kepada sang istri yang masih dalam tidur dan menangis.


Pelukan Gery saat Lusi tertidur berhasil membuat Lusi kembali tenang, dan hanyut dalam tidurnya kembali. Sampai jam 2.00 malam Gery sama sekali tak tidur memandang Lusi penuh rasa cinta dan syukur sampai nyamuk yang ada dibadan Lusi pun tak berani menyentuh saat Gery berada disamping istrinya.


Jam 2.00 malam itu Fabio pun menangis sepertinya ia haus dan dengan sigap juga cepat Gery lantas memberikan sufor pada Fabio dan enggan untuk membangunkan Lusi saat itu.


Gery pun mengempok-empok Fabio agar kembali tertidur. Sampai saat pagi hari Gery pun sudah bangun lebih dulu dan menyambut sang istri dengan senyuman saat Lusi membuka mata terlihat Gery sudah didepan meja.


Gery yang menyambut dengan senyuman malah membuat Lusi takut pasalnya Lusi lupa.


"Ngapain kamu disini" ungkap Lusi membulat kan matanya melihat pria ada didepannya.


"Loh kok ngapain kita kan sudah menikah" kata Gery menatap Lusi heran.


Lusi pun menghela napasnya lalu berdiri dan melihat dirinya dicermin seketika ia pun teringat bahwa ini nyata dan dia memah sudah menikah..


"Aaahhh. Iya aku lupa" ungkap Lusi.


Gery pun langsung tersenyum menatap Lusi.


"Kamu menikahi ku secara dadakan jadi aku lupa" ucap Lusi.


"Aku gak tidur semalaman" jelas Gery.

__ADS_1


"Untuk apa?"


"Menjagamu, aku semalam lihat dirimu menangis"


"Menangis?" Kata Lusi kaget.


"Iya, ada beban apa kamu selama ini"


Lusi pun terdiam sejenak dan mendengar suara adzan subuh.


"Sudah adzan subuh lebih baik kita solat dulu" pinta Lusi.


"Baiklah kita solat"


Lalu Lusi dan Gery pun solat berjamaah di kamar, ada suasana tampak khidmat antara kedua pasangan insan pengantin baru itu.


Saat Lusi memakai mukena Gery pun langsung tersenyum melihat Lusi terlihat cantik dan Soleha, dengan tatapan dalam sehingga jantungnya menari indah seperti melihat bidadari secara nyata dimuka bumi.


"MasyaAllah ini cantiknya pakai banget" kata Gery.


"Aku bahagia dapat melihat mu" kata Gery.


Entah mengapa aku senang saat dirinya mengatakan kata cantik pada diriku, dulu aku selalu membenci kamu Gery setiap kamu memandangku dengan tatapan cinta. Tapi kali ini lain aku merasa nyaman dengan tatapan mu, dengan perlakuannya apalagi saat kamu mengatakan aku cantik. Aku senang mendengarnya tapi apa benar begitu aku cantik. Atau... hanya ingin buat aku senang saja batin Lusi membalas senyum sang suami sambil bertanya tanya.


Sebenernya dalam hal ini..


Lalu...


Dalam keheningan Lusi terdiam sejenak dan seketika mengingat mantan suaminya Lusi tidak menyangka bila dirinya kini sudah tak lagi menjadi janda dan menikah dengan pria yang menjadi sahabat suaminya itu.


Lusi pun sedikit termenung mengingat kenangan asem manis saat bersama suaminya. Dan membuat Gery lantas bertanya pada sang istri yang terdiam secara tiba-tiba.


"Kenapa diam?" Tanya Gery.

__ADS_1


"Aku belum meminta ijin pada Rian untuk menikah dengan mu, aku seperti menghianati dirinya" kata Lusi.


"Aku pun begitu, aku belum bilang padanya. Ya, nanti kita ke makam Rian ya"


Lusi pun mengangguk.


"Tapi apakah dia akan marah padaku karena aku menikah dengan mu" kata Lusi.


Gery pun terdiam dan memandang Lusi.


Lalu Gery pun memegang wajah Lusi dan melihatnya sambil melihat nya dengan secara seksama.


Rian aku akan menjaga istrimu dengan baik, aku akan menjaganya. Rian maafkan atas kesalahan ku padamu dulu. Aku sadar aku pernah salah padamu. Aku akan mencintai dan menjaga istirmu dengan baik yang kini juga menjadi istri ku. Aku juga akan menjaga putramu yang juga sekarang menjadi putraku. Aku akan menjaga semua yang kamu jaga dulu.. Rian maafkan aku yang sudah menikahi istrimu batin Gery memandang Lusi lekat.


Lalu setelah itu Lusi pun ke meja makan menyiapkan sarapan. Lusi menyiapkan apa yang biasa ia lakukan. Tetapi ada suatu hal yang tak pernah Lusi duga ternyata Gery malah datang menghampiri Lusi dan menyuruh Lusi untuk duduk.


"Kamu membuat apa?" Tanya Gery.


"Maunya apa?"


"Aku gak usah dibuatkan apa-apa" jawab Gery. "Aku yang akan membuatkan mu, kamu mau apa?"


Lusi pun menggelengkan kepala.


"Aku tidak mau apa-apa" jawab Lusi.


"Duduk manis saja dikursi, aku yang membuatkan mu sarapan" perintah Gery


"Jangan. Jangan begitu"


"Tidak apa-apa, kamu kan sedang hamil aku yang akan melayani mu" kata Gery yang menarik tangan Lusi dan menyuruh untuk duduk.


Seketika Lusi pun merasa tersentuh dengan apa yang Gery lakukan pada dirinya. Tak pernah sekalipun Lusi diperlakukan seperti ini. Lusi pun duduk terdiam menatap Gery yang sedang membuatkan sarapan untuknya. Sementara ibu terlihat menatap Lusi yang sedang menatap suaminya membuatkan sarapan untuknya.

__ADS_1


Lusi tak menyangka jika Gery mampu mengistimewakan perempuan sampai seperti ini. Mungkin bagi orang lain ini hal biasa tapi bagi Lusi ini adalah hal luar biasa.


__ADS_2