Cinta Terlewatkan

Cinta Terlewatkan
Jungkir balik aku mencintaimu..


__ADS_3

Kekecewaan..


Marisa tidak menyangka akan merasakan pil sepahit ini dalam kisah cintanya. Marisa mengira pertemuan Rian akan menjadi takdir manis dalam hidupnya. Namun malah sebaliknya.


Perjuangan cintanya 10 tahun berkahir dengan kesia-sian. Tampak Marisa yang menangis.


Lalu Marisa pun memutuskan untuk datang ke pantai. Meresapi setiap rasa yang telah hancur itu. Merasakan setiap deru angin dipinggir pantai. Semakin menambah beratnya kenyataan hidup ini. Bahwa Rian telah dimiliki wanita lain. Siapakah wanita itu, wanita yang telah kurang ajar mengambil pria yang seharusnya menjadi milik Marisa. Bila ada waktu untuk membunuh, rasanya Marisa ingin sekali membunuh wanita yang sudah menjadi istrinya Rian. Namun jiwa warasnya masih terus meronta. Seolah bertarung antara pikiran jahat dan baiknya.


Aaarrrrgghh....!!!!!!! Teriakan Marisa yang begitu keras dan terdengar marah. Namun air matanya tidak berhenti untuk mengalir.


Lalu setelah itu, Marisa pun memutuskan untuk pulang setelah dirasa air mata sudah cukup habis. Karena seharian ini Marisa hanya duduk di pantai sambil menangis. Ya, sambil menangis..


Marisa pun pulang, dengan motor yang biasa ia sewa. Ia tidak peduli lagi soal larangan orang tuanya yang melarang ia naik motor. Yang ia pikirkan saat ini hanyalah perasannya yang kecewa.

__ADS_1


Marisa membawa motor dengan kecepatan penuh. Ia seolah tidak peduli soal dirinya dan keselamatannya, rasa yang paling terasa adalah. Marisa ingin mencurahkan semua rasa yang ada didalam dada. Namun ia bingung pada siapa, mau marah pada siapa? cinta ini sudah layu. Sudah mati bersama duka akan pahitnya sebuah kenyataan bahwa Rian telah menikah.


Marisa menyusuri jalanan Kota Jakarta. Saat itu tampak hari sudah malam. Marisa masih diatas motornya. Jika Ditanya mau kemana? Marisa tidak tahu. Ia terus saja melesatkan motor itu dengan kecepatan penuh tanpa arah dan tujuan yang jelas.


Namun lagi-lagi, Marisa yang berada diambang keputusasaan itu. Harus kembali merasakan pahitnya sebuah musibah, yaitu kecelakaan.


Pahit memang...


Ada tampak mobil yang melaju kencang sangatlah kencang dan terlihat begitu oleng. Entah pengendaranya yang sedang mabuk. Atau dia yang tidak becus dalam mengendarai mobil tersebut. Marisa yang membawa motor dengan kecepatan penuh itu pun. tidak mampu menghindari mobil yang tampak oleng dan tak bisa ngerem itu. dan ya.. berhasil menabrak Marisa yang saat itu melaju kencang.


Motor Marisa terpental jauh, begitu pun juga tubuh Marisa yang juga ikut terpental. Darah keluar dari tubuh nya. Kaki nya pun patah sebelah. Kondisi Marisa pun tampak mengenaskan. Dan Marisa tampak tak sadarkan diri.


Namun, mobil yang menabrak Marisa itu, masih tampak oleng dan tidak bisa berhenti walau habis menabrak. dan akhirnya mampu berhenti saat ia menabrak pembatas jalan.

__ADS_1


Bruuuggg..


Barulah mobil itu tampak berhenti.


Pengendara mobil itu sudah pasti ia diamankan oleh warga yang melihat kecelakaan tersebut. Ya, apalagi kalau bukan untuk mempertanggung jawabkan kesalahnnya. Jangan harap sang pengendara bisa kabur dan lari. Karena itu takan bisa. Warga sekitar sangat gercep dan sigap dalam kasus kecelakaan tersebut.


Lalu saat keadaan pelik itu terjadi. Dengan cepat Marisa dibawa ke rumah sakit. Untuk dilakukan penanganan dirumah sakit. Dokter dengan cepat dan sigap menangani Marisa. Dan saat itu Marisa masih belum sadarkan diri saat itu.


Lalu orang tua dari Marisa pun datang kerumah sakit. Papa yang masih menggunakan pakaian kerjanya berupa jas dan kemeja itu, terlihat sangat terpukul dengan kondisi putrinya. Ia terus saja memukul tembok seolah tak percaya dengan apa yang terjadi pada putri kesayangannya itu.


"Marisa sudah papa bilang kamu jangan naik motor. jangan nak, Kamu alami kecelakaan ini lagi kan" ucap Papa yang tampak kesal dan menahan air matanya.


*******

__ADS_1


mohon like.....


__ADS_2