Cinta Terlewatkan

Cinta Terlewatkan
Aku lakukan ini, karena aku mencintaimu


__ADS_3

Lalu Lusi pun berlari pergi dari tempat pemotretan itu dan tidak lupa ia mengambil tas nya, Lusi pun berlari sekuatnya meninggalkan tempat itu.


Lusi yang tadinya memakai highels itu pun lantas melepasnya karena menyulitkan dirinya saat ia berlari pergi. Lusi berlari menggunakan gaun pengantin yang bukan miliknya itu. Tampak beberapa orang memperhatikan dirinya yang berlari itu seolah Lusi sedang kabur di hari pernikahan. Sebetulnya tidak, Lusi hanya tak mau kembali ke tempat itu.


Lusi merasa ada yang tidak beres. Lusi merasa kalau Reza dan Gery memang sengkokol mereka ingin menipu Lusi dengan cara yang salah, Lusi merasa tak seharusnya berada disana. Apalagi kedatang Gery yang menurutnya tak seharusnya ada.


Ini bukan masalah uang tapi lebih merasa ke harga diri. Jangan karena Gery merasa memiliki uang, dia menjadi besar kepala hanya bisanya mempermainkan wanita dengan cara cara yang licik, batin Lusi .


Lusi pun enggan kembali walau hanya mengganti bajunya saja, Lusi merasa takut untuk kembali lagi.


Selamat itu juga, Lusi tampak menjatuhkan air matanya, air mata kesedihan disaat ia merasa dirinya yang seharusnya pulang dengan membawa uang. Namun membawa kekecewaan besar dalam hatinya.


Mengapa sulit untuk mendapatkan uang, mengapa orang begitu jahat.. disaat aku benar-benar dimasa sulit dalam hidupku, mengapa orang begitu mudah mempermainkan diriku. Fabio, mama, Rian maaf aku pulang aku tak mau melanjutkan semuanya, aku tidak mau melakukan pemotretan di tempat itu. Maaf.. batin Lusi.


Lusi pun sebenarnya malu menggunakan gaun yang ia kenakan sebenarnya. Karena gaun yang Lusi pakai mungkin terlalu seksi untuk disebut gaun pengantin. Bagian punggung yang nampak dan belahan yang terlihat Lusi tampak malu sebenarnya.


Lusi pun masih berlari sekuat tenaga untuk pergi dari tempat itu sejauhnya.


Karena Lusi berlari begitu kuat dan gaun itu agak panjang, tiba-tiba Lusi terjatuh.


Bruuuuugggghhh...


Lusi pun tampak tersungkur dan kesakitan karena terjatuh. Langkah nya pun jadi terhenti karena Lusi terjatuh. Sejenak Lusi terduduk untuk melihat luka yang ada ditangan kirinya karena memar dan sedikit berdarah itu


Namun....


Tba-tiba ada mobil berhenti dan seseorang turun dari mobil tersebut, dan dia....


Adalah Gery..


Gery pun tampak melihat Lusi dan melihat Lusi yang jatuh sehingga ia langsung menggendong Lusi untuk masuk ke dalam mobilnya.


"Lepaskan aku bodoh!!!" Ucap Lusi kesal dalam keadaan digendong oleh Gery. "Tolong!!!"


Gery pun tampak memegang mulut Lusi untuk tidak berteriak.

__ADS_1


"Berisik, jangan teriak minta tolong, bodoh!!! Aku akan mengantar mu pulang" ucap Gery kesal.


"Aku tidak mau!!!!" Ucap Lusi tampak kesal.


"Aku sudah baik mau mengantar mu"


"Aku tidak mau, lepaskan aku!!"


"Jangan menolak, aku hanya kasihan pada mu"


"Aku tidak mau diantar pulang oleh lepaskan aku"


Bukannya melepaskan Gery malah tampak melakukan hal diluar dugaan. Gery pun malah tampak mengunci pintu mobilnya dan menarik wajah Lusi dengan kasar dan langsung mencium bibir Lusi.


Ya saat itu juga perasaan Gery tampak berdegup kencang, ada sesuatu yang tak bisa ia lepaskan dari hasrat nya itu pada wanita yang g ia cintai.


Tangan Lusi dipegangi dengan kuat, Gery tampak mencium bibir Lusi begitu dalam tak peduli saat itu Lusi mencoba untuk lepas.


"Lusi aku sungguh mencintaimu, diam lah dan menyerah lah" ucap Gery yang kembali dengan kasar mencium bibir Lusi bahkan lebih dalam. Sampai Gery tampak pindah duduk dan menunggangi Lusi saat itu juga dan mencengkram tubuh Lusi dengan sangat kuat. Ia terus mencium bibir Lusi dengan kasar tanpa peduli Lusi yang mencoba untuk melepaskan diri.


Lusi pun tampak menangis sesegukan.


"Hiks hiks hiks hiks"


"Lusi kamu menangis" tanya Gery.


"Hiks hiks hiks hiks"


"Lusi aku lakukan ini karena aku mencintai mu"


"Aku tidak pernah menggangu hidupmu, aku tak pernah sekalipun merusak kehidupan mu. Aku tak pernah merusak kehidupan dan kebahagian siapapun kenapa kamu tega melakukan ini pada ku. Salah ku apa padamu, salahku apa?" Ucap Lusi sembari menangis. "Huhuhuhu"


"Maafkan aku... Kamu tidak salah, kamu tidak pernah salah. Yang salah aku, aku yang hanya mencintai mu" ungkap Gery mencoba memeluk.


"Cinta? Cinta apa, ini yang kamu maksud cinta" ucap Lusi.

__ADS_1


"Aku datang jauh-jauh untuk mencari rejeki untuk keluarga. Setiap harapan aku gantungkan hari ini demi aku bisa makan, anakku bisa beli susu, aku bisa membeli semua kebutuhan ku. Namun semua menjadi sirna setelah aku tahu aku hanya dijebak oleh mu didalam situasi sulit seperti ini. Aku hanya ingin mencari uang dengan cara ku sendiri dengan keringat ku sendiri. Mengapa begitu sulit untukku, kenapa???" Ucap Lusi yang menangis sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya.


Lalu Gery pun merasa kasihan pada Lusi dan memberikan jas yang ia pakai untuk menutupi tubuhnya. Dan Gery juga tampak memberikan uang pada Lusi.


"Lusi aku minta maaf, nih uang untuk mu. Aku berikan untuk mu, untuk menebus rasa bersalah ku bisa untuk membeli semua kebutuhan hidup mu" kata Gery.


"Tidak perlu!!!!" Ucap Lusi menolak dan tak mau menerima uang apapun dari Gery.


"Lepaskan aku!!"


Lalu Gery pun membuka kunci mobilnya


Lusi pun langsung turun dari mobil dan menutup pintu mobil itu dengan keras.


Brraaagg..


Lusi langsung memberhentikan taksi dan kebetulan ada taksi yang lewat. Lusi pun naik taksi itu.


Namun sebelum Lusi benar-benar pergi dengan taksi yang ia berhentikan.


Gery pun tampak berbicara pada supir taksi itu dan langsung memberikan uang 300 ribu pada supir taksi itu.


"Pak tolong antar kan dia sampai tujuan ya, pastikan dia benar-benar sampai rumah" ucap Gery memberikan uang itu.


Ya, Gery sengaja memberikan uang itu pada supir taksi tersebut. Karena Gery tahu jika Lusi tak punya uang untuk membayar ongkos taksi. Cuma Lusi nekat memberhentikan taksi karena ingin kabur dari Gery.


Terlebih lagi lokasi rumah Lusi yang baru yang Gery tahu jauh dari lokasi Lusi saat ini. Pasti harganya tidak murah dan pasti Lusi tak ada uang untuk bayar. Lantas Gery pun langsung memberikan uang itu pada supir taksi tersebut.


Gery pun hanya meremas kepalanya kasar. Gery meraskan cinta dan nafsu menjadi satu pada Lusi yang begitu berkecamuk didalam hati. Sehingga ia tak mampu menahan semuanya. Ya Gery sangat mencintai Lusi namun ia pun juga sangat nafsu bila melihat Lusi.


Tapi, sebenarnya jika melihat Lusi menangis Gery merasa kasihan dan iba pada Lusi.


Lalu Lusi pun pulang dengan taksi, selama perjalanan Lusi tampak menangis. Lusi tak pernah tahu dirinya akan diperlakukan seperti ini. Ia tidak pernah tahu bahwa yang awal mula niat mau mencari uang akan berkahir seperti ini.


Lusi tampak menghapus air matanya berkali-kali.

__ADS_1


Lusi sedih, disaat dirinya begitu sulit dalam himpitan ekonomi. Orang lain dengan mudahnya melakukan hal diluar batas dan memanfaatkan situasi yang ada.


__ADS_2