
Pagi hari yang indah, suara adzan sudah berkumandang. Ricky terbangun dari tidurnya. tumben sekali telinganya mendengar suara adzan subuh, biasanya dia selalu bangun setelah matahari terbit.
Mungkin, karena ia sudah niat bangun lebih awal, makanya telinga dan matanya gampang terbuka.
Pria itu menoleh ke arah seorang wanita yang sedang tidur lelap dengan tangan mendekap tubuhnya.
"Alhamdulillah."satu kalimat syukur yang pertama kali diucapkan selepas bangun tidur dari mulut pria itu.Ketika ia melihat wajah cantik sang istri.
Bahkan, sampai sekarang ia masih tidak menyangka bisa menikahi wanita spesial seperti Nisa.
Ricky sedikit mengangkat kepalanya dan mendekatkan wajah pada sang istri yang masih terlelap tidur. dengan balutan selimut yang hampir membungkus seluruh tubuhnya.
"Cup!!
Pria itu melabuhkan sebuah kecupan lembut pada kening Nisa.
Walaupun masih tidur, tetapi kecantikan wanita itu, menurutnya Tak berubah sedikitpun.
"Hmmm .. Kamu sudah bangun?"ucap Nisa sedikit bergumam, tetapi tangan wanita itu terangkat dan memegang pipi suaminya.
"Eh, aduh! maaf, aku tidak berniat mengganggu tidurmu."ucap Ricky sedikit menyesal.
"Ya, ampun. Masih pagi mukanya sudah tegang saja."Nisa terkekeh
"Aku beneran nggak niat bangunin kamu kok,"ucap Ricky kembali dengan wajah serius. jangankan menyakiti, membangunkan istrinya tidur saja ia tidak berani.
Bagi pria itu Nisa adalah seorang ratu, sementara dirinya hanyalah seorang prajurit biasa.
"Kayaknya, tadi ada nyamuk deh di kening aku. Makanya aku bangun."tutur Nisa dengan bibir mengembangkan senyuman, Tetapi malah membuatku jadi semakin terlihat tegang.
Selama ini, Ricky tidak berani mencium Nisa kecuali sudah izin terlebih dahulu dan istrinya sendiri yang meminta.
"Nyamuk? Waduh!"Rik gimana bibirnya sendiri, iya merasa bersalah telah mencium istrinya secara diam-diam.
"Kenapa? ini sama ngangkat alisnya sebelah dengan bibir yang masih mengembangkan senyuman, bahkan wanita itu hampir tertawa ketika melihat ekspresi wajah suaminya saat ini.
"Maaf, tadi aku mencuri cium darimu."tutur Ricky dengan wajah tegang.
"Hahaha... Ya ampun, sayang kamu lucu deh, mencuri ciuman dari istri sendiri Saja, tapi tegangnya udah kayak mencuri uang rakyat."Nisa tertawa renyah.
"Maaf, tapi aku beneran menyesal, Lain kali nggak bakalan kayak gitu lagi deh."jujur Ricky dengan wajah menyesal.
__ADS_1
"Nggak bakal gimana lagi? nggak bakal nyium aku lagi, gitu? tebak Nisa dengan bibir yang perlahan mengerucut.
"I...Iya."
"Heh, kalau kamu nggak cium istri kamu, nanti istri kamu dicium orang lain, gimana?"
"Ya, jangan! maksud aku tuh bukan itu, Aku nggak bakalan mencuri cium lagi dari kamu."jelas Ricky.
"Ya, ampun kamu tuh kaku banget sih."kesal Nisa.
"Maklum, mungkin aku terbuat dari tanah liat bercampur kerikil, makanya aku gini."
"Ihk! Memangnya kamu ini patung apa!"bisa mencubit dada suaminya yang tak berbalut sehelai benang pun.
"Aw, sakit sayang!"protes Ricky sambil mengusap dadanya bekas cubitan sang istri.
"Rasain! Makanya, jadi orang tuh jangan kaku banget. Aku kan jadi gemes.
"Ya, sudah. Aku nggak bakalan kaku lagi. jadi kayak gini ya! biar nggak kaku."Ricky melambaikan tangannya seperti seorang lelaki gemulai.
"Dih, amit-amit jabang bayi! jadi belok dong."
"Tapi tenang, itunya nggak belok kok!"Ricky menunjuk ke arah bawahnya.
"Ya, sudah. Aku minta maaf lagi. Maaf ya, mulai sekarang aku nggak akan kaku lagi. tapi susah sih, mungkin harus kamu pijat dulu biar gak kaku."Ricky memegang tangan istrinya.
"Kamu mau dipijat?Ya, udah nanti kita ke tempat refleksi aja."
"Jangan! ini pijat area bahaya."jega Ricky dengan segera.
"Area bahaya? maksudnya?"kamu mau dipijat area ginjal gitu? tebak Nisa dengan dahi mengerut.
"Hisss... bukan! tapi pijat area ini!"Ricky mengarahkan tangan Lisa kepada adik kecilnya yang masih bersemayam di balik selimut tebal.
"Ikh, mesum! mesum!"Nisa segera menarik tangannya kembali.
"Aduh maaf sayang, aku khilaf."
"Bukan khilaf, tapi kebiasaan! otak kamu ini isinya mesum semua. pasti dulu sering nonton film blue ya? tuduh Nisa dengan telunjuk yang terarah pada wajah suaminya.
"Nggak kok. aku cuma nonton tutorial doang, biar pas udah punya istri nggak salah lobang."
__ADS_1
"Astaga, Ricky!
"Ampun, sayang! Ricky segera membungkus tubuhnya dengan selimut, menghindari amukan sang istri. meskipun bisa tidak akan marah besar, tetapi tetap saja pria itu tak sanggup melihat ekspresi marah pada wajah istrinya.
"Kalau kamu sudah nonton tutorialnya, yuk kita praktekkan!"ajak nih Sayang sudah ikut masuk ke dalam selimut dan mendekat ke arah suaminya.
"Hah, Aku pikir kamu akan marah."Ricky sedikit terkesiap.
"Hahaha... buat apa aku marah. Kecuali, kalau kamu mempraktekkannya dengan orang lain baru aku marah.Eh, tapi nonton seperti itu juga tidak baik, apalagi kalau sudah keseringan dan menjadi kecanduan. salah satu efek negatifnya bisa mengurangi daya ingat dan mengganggu perkembangan saraf dan otak, sehingga bisa menyebabkan depresi dan yang lainnya."jelas bisa panjang lebar.
"Ngeri juga ya. Tapi tenang, Setelah punya istri aku tidak butuh tontonan dan tutorial seperti itu lagi. karena aku sudah mempraktekkannya secara langsung."Ricky memeluk tubuh istrinya dengan erat.
"Nah gitu dong. jangan kayak kanebo kering."Nisa terkekeh
"Pengap. ngapain sih kita sembunyi di balik selimut kayak gini?"Ricky mengikat selimut yang menutupi kepala keduanya.
"Kamu yang duluan loh."tuduh Nisa
"Terus kenapa kamu malah ngikutin aku?"
"Kamu kan laki-laki dan kamu adalah suami aku berarti aku harus mengikuti kamu."
"Benar?"Ricky mengangkat alisnya sebelah
"Tentu saja! balas Nisa yakin.
"Berarti, kamu mau juga dong ikut sholat subuh sama aku. Kita sholat subuh berjamaah di sini!"ajak Ricky dengan suara lembut.
"Mau, apapun yang kamu ajak, selama itu tidak merugikan dan tidak berbahaya, aku tetap mau." Ucap Nisa mengembangkan senyum manis pada wajah cantiknya.
"Alhamdulillah. Kalau begitu, kita mandi dulu baru salat subuh. Bahas film blue, aku jadi ingat dosa dan akhirat.
"Ya ampun, aku juga jadi takut. Aku banyak dosa. Ya udah, yuk kita sholat sekarang!"ajak Nisa dengan penuh semangat.
Setelah itu, Keduanya mandi bersama menghilangkan kotoran di bawah guyuran air shower. Dan sekitar sepuluh menit kemudian, di dalam kamar mandi, mereka telah selesai melakukan ritual mandinya, lalu mereka Langsung melakukan sholat subuh setelah selesai membersihkan diri.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓
__ADS_1
JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA EMAK YANG LAIN