Terjerat Cinta Dosen Killer

Terjerat Cinta Dosen Killer
BAB 95. PABRIK ANAK


__ADS_3

"Mas, hidungku kembang kempis. " Andini menutup wajahnya dengan kesepuluh jarinya.


"Tangan kamu, habis mengupas bawang. nanti mata kamu perih." Dimas menarik kedua tangan istrinya.


"Mas, kok kamu mau nikah sama aku? Alasannya selain karena dijodohkan, Karena apa coba?" Andini menatap wajah suaminya secara intenis.


" Karena aku mau menyiksamu seperti ini. memasak untukku, membereskan rumah, melayaniku di atas kasur." pria itu terkekeh.


"Mas, sadis banget! " Andini memukul dada suaminya pelan.


Namun, Dimas langsung menarik kedua tangan itu dan mendekap tubuh ramping sang istri.


" Mas wangi banget."Andini menempelkan kepalanya pada dada bidang Dimas.


" Rumah kita sepi ya, Coba aja kalau sudah ada anak-anak kita, pasti rame." Dimas membelai rambut istrinya dengan lembut.


" Mas, kok kamu ngomongnya gitu sih?kayak ngebet banget pengen punya anak." protes Andini Seraya melepaskan dekapan suaminya.


" Memangnya kenapa? aku merasa usiaku sudah mapan untuk mempunyai anak. Dan aku juga merasa sanggup untuk menafkahi dan menjaga istri dan anak-anakku." jelas Dimas


"Kalau begini caranya tuh, kayak kamu Nikahin Aku cuman karena pengen punya anak. Kalau begitu, wanita lain juga Bisa kan kamu menikahi!" kesal Andini dengan wajah masam.


"Maksud aku bukan gitu, aku menikahi kamu karena aku juga sayang sama kamu, dan aku pengen punya anak dari kamu, keturunan kita. Aku Dan Kamu. " jelas Dimas kembali sembari mengenggam kedua tangan istrinya.


"Kalau gitu sabar dong, jangan setiap hari ngomongnya anak terus. memangnya aku ini pabrik anak?


"Iya, maaf. udah jangan marah lagi."


Dimas kembali mendekap di tubuh istrinya.


Bunyi ponsel yang menandakan ada pesan masuk membuat Andini mengurungkan niatnya untuk membelai wajah Dimas.

__ADS_1


"Mas sebentar ya, wanita itu melepaskan pelukan suaminya dan mengambil ponsel dari saku celananya.


"Undangan untuk penghuni grup ini."


Robert dan Mariska mengundang seluruh anggota grup ini, untuk datang ke acara akad nikah yang akan diselenggarakan pada hari ini pukul sepuluh pagi semuanya diharap bolos kuliah dan menghadiri acara sakral kami berdua, yang diselenggarakan secara singkat dan tertutup di kediaman mempelai wanita yaitu Mariska. Terimakasih."


Pesan Whatsapp dari Robert yang berada di grup membuat Andini membuka mata selebar mungkin.


Grup yang penghuninya hanya beberapa orang saja, yaitu Andini, Mariska, Rian, Robert, Darrel, Ricky dan juga Bima.


" Ada apa Sayang? kok kamu kayak Kaget gitu ?" tanya Dimas seraya memperhatikan raut wajah istrinya.


" Mas, Robert sama Mariska mau menikah hari ini. " ucap Andini masih dengan wajah syok.


"Hari in? i kenapa mendadak sekali?" Dimas ikut heran ketika mendengar itu.


" Entahlah, apa ini cuman prank doang. si Robert kan suka usil orangnya, entar aku tanya Rian dulu."


"Iya Din, Robert sama Mariska mau married Hari ini Aku mau izin sama Pak Dimas, Kalau hari ini nggak bisa masuk kuliah. Karena ada kepentingan, Kamu sendiri gimana? secara kan, suami kamu dosen. Masa istrinya dosen mau ikutan bolos." ceracos Rian di seberang sana.


" Ya udah aku diskusikan dulu sama suami aku ." Andini menggaruk kepalanya yang tak gatal masih dengan wajah bingung.


" Ya sudah Bye, aku mau berangkat dulu." Rian memutuskan sambungan telepon itu secara sepihak.


" Mas mereka beneran mau nikah Hari ini. Aku gimana dong? masa nggak datang di acara nikahan sahabat aku sendiri ? Mas, aku izin bolos ya. " Andini menggenggam kedua tangan suaminya dengan wajah memelas.


" Tidak bisa! kemarin kita libur, Masa hari ini mau libur lagi."


"Maksud aku tuh, kamu tetap masuk Mas. Karena kan ada jadwal."


" Terus kamu?

__ADS_1


" Aku mau ke acara pernikahan Mariska dan Robert."


"Kamu mau pergi sendiri gitu? " Dimas kembali bertanya.


"Iya mau gimana lagi, mas kan mau ke kampus. "


"Nggak bisa gitu,pergi ke sananya setelah pulang dari kampus aja?


" Ya nggak bisa lah Mas, mereka kan Acaranya juga jam sepuluh. Kalau pulang kuliah baru ke sana, ya keburu bubar.


" Lagian ada-ada aja teman kamu mau menikah kok mendadak banget begini."


"Tau deh.Apa coba alasan mereka tiba-tiba menikah?


"Ya udah kamu siap-siap sana, nanti aku Antar sekalian ke kampus."


" Terus nanti aku pulangnya gimana?".


"Aku jemput lagi Hari ini, aku cuman ada jadwal sampai Istirahat aja, tidak sampai jam terakhir."


" Oke,Terimakasih."


Cup!!


Wanita itu langsung melabuhkan sebuah kecupan singkat pada wajah tampan suaminya.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓

__ADS_1


JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA BARU EMAK.


__ADS_2