Aku Wanita Simpanan

Aku Wanita Simpanan
RENCANA TEMU KELUARGA BESAR


__ADS_3

Pagi ini Rayhan dan Izzah akan kembali ke kota. Sebelumnya Rayhan sudah memberi tahu pak Haris bahwa dalam waktu dekat Rayhan akan meresmikan hubungannya dengan Izzah secara negara.


"Ayah, saya akan menikahi kembali Izzah dalam waktu dekat."


"Bagaimana dengan isteri pertamamu? Apa dia sudah setuju?" tanya pak Haris.


"Saya sudah mendapat surat izin darinya. Jadi nanti ayah sama bu Novi dan Hani harus datang. Karena saya ingin ayah lah yang menjadi wali Izzah, bukan seperti dulu saat saya menikahi Izzah secara siri. Dan juga akan ada pesta resepsi, karena saya ingin semua orang tau bahwa Izzah sudah sah menjadi isteri saya menurut hukum negara."


"Saya pasti akan datang bersama ibu dan Hani." balas pak Haris.


Rayhan dan Izzah meninggalkan kampung halaman Izzah dan kembali ke kota. Setelah cukup lama menyetir, akhirnya Rayhan bisa beristirahat di rumahnya.


"Sayang lelah gak?" tanya Rayhan saat Izzah keluar dari kamar mandi setelah membersihkan diri karena badannya yang terasa lengket.

__ADS_1


"Gak kok bang, kenapa?" balas Izzah.


"Abang mau ajak Izzah ketemu keluarga besar nanti malam."


"Nanti malam?" tanya Izzah kaget.


"Iya sayang. Kenapa?"


"Hmmm Izzah cuma khawatir aja bang. Apa keluarga besar abang akan menerima Izzah?"


"Justru itu bang, apa nantinya mereka setuju akan rencana abang?"


"Izzah terlalu banyak khawatir. Tenang saja sayang, kalaupun mereka tidak setuju. Itu tidak akan jadi masalah dan tidak akan mempengaruhi hubungan kita. Toh selama ini mami sebagai ibu abang, tidak abang hiraukan karena tidak suka akan hubungan kita. Apalagi mereka yang hanya keluarga. Hanya saja abang tetap ingin berbagi kebahagiaan abang kepada keluarga besar abang." jelas Rayhan panjang lebar.

__ADS_1


"Tapi kita gak boleh gini terus bang. Biar bagaimanapun restu dari orang tua itu harus jadi yang utama. Maka kita harus terus berusaha untuk mendapat restu mami. Abang harus bersikap lebih lembut sama mami."


"Sayang...memang isteri terbaik. Setelah semua perbuatan mami terhadap Izzah. Izzah masih saja meminta abang untuk bersikap baik pada mami." ucap Rayhan.


"Sebagai anak kita harus tetap berbakti kepada orang tua, terutama kepada seorang ibu bang. Karena surga itu berada dibawah telapak kaki ibu. Sejahat-jahatnya seorang ibu pada anaknya tidak ada kata ibu durhaka bang. Yang ada itu hanya anak durhaka."


"Anindia Azizzah benar-benar wanita yang sholehah." goda Rayhan dengan mencium pipi Izzah.


"Iihh abang. Ngomong-ngomong apa abang sudah menghubungi keluarga abang? Apakah tidak terlalu mendadak jika berkumpulnya nanti malam?" tanya Izzah.


"Sayang abang sudah menghubungi mereka sejak dua hari yang lalu. Jadi mereka pasti akan datang semua." jawab Rayhan. "Sekarang ayo kita duduk, abang mau lihatin Izzah foto keluarga abang, biar Izzah nantinya sudah tau siapa saja mereka." lanjut Rayhan.


Izzah lalu duduk ditepian ranjang. Rayhan menunjukkan beberapa foto pada Izzah sambil menjelaskan siapa saja anggota keluarga yang ada di foto tersebut.

__ADS_1


"Yang ini namanya tante Rika, dia adiknya papi abang. Papi hanya dua bersaudara, tante Rika punya dua anak. Dua-duanya sedang kuliyah di luar negeri. Dan yang ini Om Bayu, suaminya tante Rika.


Rayhan lalu melanjutkan menjelaskan anggota keluarganya pada Izzah.


__ADS_2