
Dalam sebuah ruangan di kantor Rayhan sudah banyak wartawan yang menunggu kehadiran Rayhan dan Izzah.
Begitu Rayhan dan Izzah masuk ruangan suasana mulai riuh. Para wartawan berebut memotret moment kedatangan Rayhan dan Izzah yang bergandengan tangan, seolah mereka tak ingin ketingggalan sedikitpun moment itu.
Rayhan lalu umenarik kursi yang akan diduduki Izzah. Mereka duduk berdampingan bersama tiga orang lainnya yaitu pak Rahmat beserta para saksi pernikahan Rayhan dan Izzah dulu.
Saat Rayhan mulai bicara suasana ruangan mulai sunyi.
"Assalamualaikum, selamat pagi menjelang siang semuanya. Pertama-tama terima kasih untuk kalian semua yang telah hadir diruangan ini.
Tanpa berlama-lama langsung saja saya sampaikan pada kalian. Saya mengadakan pertemuan ini untuk mengklarifikasi rumor yang beredar tentang saya dan Izzah yang disebut-sebut berselingkuh hingga di beritakan bahwa Izzah kini tengah hamil di luar nikah." Rayhan menghela nafas panjang lalu melanjutkan bicaranya.
"Dapat saya katakan semua berita itu hoax. Semua rumor itu fitnah adanya. Saya dan Izzah adalah pasangan suami isteri yang sah secara agama. Dengan kata lain saya dan Izzah telah menikah sirri. Pernikahan itu terjadi jauh sebelum saya menikahi Bella Pratiwi, yang kalian kenal sebagai isteri saya sekarang.
Saya berbicara begini bukan tanpa bukti, semua yang saya katakan sesuai fakta yang terjadi. Tiga orang laki-laki yang duduk bersama saya dan Izzah ini adalah selaku orang yang berperan penting di akad nikah saya saat itu. Beliau adalah pak Rahmat selaku penghulu, sedangkan dua orang disampingnya adalah pak Roy dan pak Dimas sebagai saksi dalam akad nikah saya dan Izzah.
Sekarang saya akan menunjukkan sebuah video. Silahkan kalian menilai sendiri apakah video itu real atau rekayasa." ucap Rayhan dengan tenang.
Kemudian sebuah video diputar dilayar proyektor yang sudah disediakan sebelumnya. Video itu menunjukkan akad nikah Rayhan dan Izzah di sebuah masjid.
__ADS_1
Di pojok kiri paling bawah di video itu tertera tanggal dan waktu video itu diambil.
"Silahkan kalian lihat pojok kiri paling bawah pada video itu, disana terdapat tanggal yang menunjukkan kapan video itu diambil. Yaitu tujuh bulan yang lalu. Sedangkan yang kalian tau saya dan Bella menikah dua bulan setelahnya."
Video tersebut akhirnya berhenti. Rayhan kemudian melanjutkan bicaranya.
"Saya memberikan kesempatan kepada kalian untuk bertanya dalam dua sesi. Sesi pertama saya minta tiga orang, begitu juga sesi kedua. Silahkan." lanjut Rayhan.
Kemudian pada sesi pertama tiga orang wartawan mengajukan pertanyaan yang dijawab oleh pak Rahmat, dan pak Roy serta pak Dimas. Sesi kedua pun berlanjut. Seorang wartawan berdiri memperkenalkan diri lalu mengajukan pertanyaan pada Izzah.
"Apakah mba Izzah akan melaporkan orang yang telah membuat berita bohong ini serta orang-orang yang membully mba Izzah?"
"Bismillah." ucap Izzah. "Insyaallah saya tidak akan memperpanjang masalah ini. Saya sudah ikhlas menerima semuanya. Anggap saja semua bullyan dan cacian orang-orang dapat mengurangi dosa-dosa yang pernah saya lakukan. Yang terpenting sekarang semuanya sudah terbukti bahwa saya bukanlah seperti yang disangkakan orang-orang pada saya." ucap Izzah dengan tenang.
Rayhan tersenyum menatap Izzah. Genggaman tangannya semakin erat.
Kemudian pertanyaan kedua diajukan seorang wartawati.
"Jika kalian memang saling mencintai, kenapa kalian menikah sirri. Lalu kenapa mba Izzah bisa mengizinkan pak Rayhan untuk menikah lagi dengan Bella?"
__ADS_1
Kali ini Rayhan yang menjawab pertanyaan itu dengan lantang.
"Saya yang memaksa Izzah menikah karena saya sangat mencintainya." ucap Rayhan.
Izzah mengerutkan dahinya.
"Maaf yang dikatakan Rayhan bohong." ucap Izzah yang sontak membuat semua orang kaget termasuk Rayhan.
Rayhan menatap Izzah penuh arti.
"Saya tidak ingin nantinya semuanya jadi masalah lagi jika kalian tahu kebenaran yang sesungguhnya." ucap Izzah. "Kadang kebenaran itu memang menyakitkan." sambung Izzah.
Rayhan menggelengkan kepalanya, pertanda agar Izzah tak menceritakan semuanya. Izzah hanya tersenyum.
"Sebenarnya pernikahan kami memang karena keterpaksaan. Tapi alasannya bukan seperti yang Rayhan katakan. Sejujurnya pertemuan kami tidak disengaja. Rayhan menyelamatkan saya dari praktik perdagangan manusia. Mungkin karena kasihan, Rayhan memutuskan untuk mau menikahi saya." ujar Izzah yang membuat orang-orang menatap iba padanya.
"Bukan seperti itu." ucap Rayhan. "Saya menikahi Izzah karena memang saya jatuh cinta padanya saat pandangan pertama. Saya tidak dapat menahan diri saya untuk menikahinya meski itu menikah sirri. Karena saat itu saya masih terlalu takut pada ibu saya." jelas Rayhan sambil menatap netra Izzah yang sudah mulai berair.
"Benar sayang, dihadapan semua orang kini abang mengakui bahwa sejak pertama berjumpa dengan Izzah, abang sudah jatuh hati pada Izzah." ucap Rayhan dengan menatap Izzah sambil mengusap air mata Izzah.
__ADS_1
Moment itu benar-benar menjadi obyek foto bagi para wartawan.