Aku Wanita Simpanan

Aku Wanita Simpanan
KEKHAWATIRAN AYAH IZZAH


__ADS_3

Berita tentang Izzah yang menjadi perusak rumah tangga pengusaha terkenal menjadi trending topik di jagat dunia maya. Videonya yang di bully orang-orang menjadi viral.


Bahkan kini beritanya sudah sampai tersiar di stasiun televisi. Karena Rayhan merupakan pengusaha muda yang amat terkenal, jadi berita tentang kehidupannya sudah menjadi konsumsi publik.


Berita tentang Izzah akhirnya sampai pada keluarganya di kampung.


"Bu.....ibuuuu..." teriak Hani.


"Kenapa sih kamu teriak-teriak." tanya bu Novi.


"Nih liat berita yang lagi viral. Si Izzah ternyata pelakor bu. Parahnya lagi di hamil itu diluar nikah. Jadi kemaren-kemaren waktu dia kesini itu dia belum nikah, tapi dia itu jadi wanita simpanan."


"Waahh berita besar ini. Kira-kira apa ya respon ayahmu jika mengetahui kelakuan anak yang baru mulai dia eluh-eluhkan itu." ucap bu Novi.


Sementara pak Haris, ayah Izzah tengah menonton televisi acara berita. Tiba-tiba pak Haris dikejutkan dengan berita yang dibacakan penyiar.


Pemirsa, hari ini viral sebuah video yang menayangkan seorang wanita muda menjadi korban bullying orang-orang di toko kue miliknya karena diduga menjadi perusak rumah tangga pemilik Wijaya Group. Wanita tersebut dilempari sayuran-sayuran busuk. Dan toko kue miliknya pun tak luput dari perusakan di corat-coret.


"Astagfirullah, bukankah itu toko kue milik Izzah. Dan wanita yang di video itu pasti Izzah. Meski wajahnya disamarkan tapi aku yakin itu pasti Izzah. Ada apa sebenarnya ini?" ucap pak Haris.

__ADS_1


"Ya udah jelas kalau anak ayah itu pelakor." ucap bu Novi yang tiba-tiba duduk disamping pak Haris yang tengah fokus menonton televisi diikuti Hani.


"Bener tuh. Katanya aja udah nikah, gak taunya jadi perusak kebahagiaan orang lain. Mana kemaren pas kesini itu lagi hamil bilang suaminya keluar negerilah. Gal taunya hamil diluar nikah. Iiihh amit-amit." ucap Hani.


"Jaga omongan kalian. Izzah gak mungkin seperti itu." bentak pak Haris.


"Gak mungkin gimana? Orang itu udah ada buktinya." ucap Hani.


"Ayah gak percaya, pasti ini semua berita bohong." ucap pak Haris seraya berlalu menuju kamarnya.


"Huh dasar, padahal udah kelihatan belangnya masih aja dibela." ucap bu Novi.


Pak Haris tengah berusaha menghubungi Izzah. Namun nomornya tak aktif.


"Tak biasanya kau seperti ini Nak. Ada apa sebenarnya denganmu." ucap pak Haris.


Sejenak pak Haris berpikir, bagaimana caranya mengetahui kabar Izzah. Lalu matanya berbinar, dengan segera pak Haris keluar rumah menstarter motornya bergegas menuju rumah orang tua Intan.


Sampai dirumah orang tua Intan, pak Haris langsung mengucap salam. Orang tua Intan keluar bersamaan dari dalam rumah. Mereka mempersilahkan pak Haris masuk. Dengan segera pak Haris mengutarakan maksud kedatangannya untuk meminta nomor hp Intan.

__ADS_1


"Mungkin pak Kardi dan bu Wati sudah dengar berita tentang Izzah. Jadi saya sedang berusaha untuk menghubunginya. Tapi nomornya tidak aktif, makanya saya meminta nomor Intan karena setahu saya Intan kan bekerja di toko kue milik Izzah." ucap pak Haris panjang lebar.


"Iya pak Haris, kami baru saja melihat beritanya di televisi. Saya sih tidak percaya Izzah seperti itu. Dia anak yang baik, semoga berita itu bohong pak." jawab bu Wati.


"Saya harap juga begitu bu. Terima kasih karena sudah percaya pada anak saya. Kalau begitu saya pamit dulu." balas pak Haris.


Pak Haris langsung kembali ke rumahnya setelah mendapat nomor Intan. Lalu pak Haris menghubungi Intan.


[Halo, assalamualaikum. Siapa ya?] tanya Intan.


[Waalaikumsalam, nak Intan ini saya pak Haris, ayahnya Izzah.] jawab pak Haris.


Lalu pak Haris menayakan perihal berita Izzah yang tengah viral. Intan pun menjelaskan semuanya kepada pak Haris.


[Bapak tidak perlu khawatir, disini Izzah baik-baik saja. Dan pak Rayhan, suami Izzah tengah melakukan sesuatu untuk mengklarifikasi berita bohong ini. Nanti jika semuanya sudah membaik Izzah pasti menghubungi bapak.] ucap Intan.


[Terima kasih nak Intan. Bapak titip salam ya buat Izzah.] ucap pak Haris.


Lalu sambungan telepon terputus. Hati pak Haris pun lega karena telah mendapat penjelasan dari Intan.

__ADS_1


__ADS_2