
Acara lamaran Arsha pun usai. Keluarga Devan sudah pulang sebelum adzan magrib. Sementara Nabila baru diantar Arka setelah melaksanakan shalat magrib bersama dengan keluarga calon suaminya.
"Bu, saya pamit dulu ya." Ucap Nabila pada Izzah.
"Iya sayang, titip ini untuk ibu kamu ya." Balas Izzah seraya memberikan sebuah bingkisan pada Nabila.
Setelah berpamitan dengan Rayhan serta Arsha dan Mang Diman, Nabila pun berjalan keluar.
"Ingaat, jangan main pegang-pegang. Belum halal..." Teriak Mang Diman diikuti tawa renyah Izzah dan Rayhan.
Sepanjang perjalanan pulang ke rumah Nabila. Arka dan Nabila diam seribu bahasa. Keduanya tampak sibuk dengan pikiran masing-masing.
Tak lama keduanya tiba di rumah Nabila. Mobil berhenti, dan Nabila siap turun.
"Terima kasih ya Pak, sudah mau mengantar saya pulang." Ucap Nabila dibalas anggukan oleh Arka.
Tepat saat Nabila membuka pintu mobil, Arka memanggilnya.
"Nabila...."
"Eh iya, ada apa Pak. Gak ada barang saya yang ketinggalan kan?" Tanyanya.
"Gak ada." Jawab Arka.
"Terus?" Tanya Nabila dengan dahi mengkerut.
"Mulai sekarang, belajarlah untuk tidak memanggilku Pak."
"Terus saya harus manggil apa?"
"Panggil Arka saja." Balas Arka.
Nabila tersenyum manis dan berpikir ' Uuhh keknya dia udah mulai cinta sama aku.'
__ADS_1
"Heh ngapain senyam senyum. Jangan ge-er ya, aku gak mau kamu panggil Pak itu, bukan karena alasan halu yang ada diotak kamu. Melainkan karena aku gak mau dikira Bapak-bapak sama orang karena panggilan kamu itu. Sudah sana cepetan turun. Lama banget, aku mau pulang." Ucap Arka.
'Dasar kulkas.' umpat Nabila dalam hati.
Nabila terlihat manyun, lalu turun dari mobil Arka.
Dari dalam mobil Arka tersenyum melihat wajah Nabila yang terlihat kesal. Arka lalu membuka kaca mobilnya.
"Kamu makin cantik, kalau marah." Ucap Arka lalu menjalankan mobilnya meninggalkan rumah Nabila.
Seketika senyum di wajah Nabila merekah. Ia berlarian masuk kedalam rumahnya yang pintunya memang terbuka.
"Mamaaa....." Teriak Nabila.
Bu Maya yang tengah memasak berlarian keluar.
"Ya Allah nih anak, pulang bukannya salam malah teriak." Ucap Bu Maya yang memegang sendok sayur.
"Udah, itu aja?" Tanya Bu Maya, "udah biasa itu mah." Lanjut Bu Maya seraya berjalan kembali ke dapur, disusul Nabila yang mengekor dibelakang.
"Ini beda Ma, aku benar-benar jatuh cinta, kali ini pada orang yang tepat."
"Jangan bilang sama laki-laki lain. Kamu kan sudah dilamar sama Nak Arka." Ucap Bu Maya sambil mengaduk sayur sop yang ia masak.
"Iya gak lah Ma, aku beneran jatuh cinta sama si kulkas itu." Ucap Nabila.
"Kulkas? Arka maksudnya?"
"Iyalah, siapa lagi kalau bukan dia."
Bu Maya menggeleng-geleng.
"Oh ya, nih Ma, ada oleh-oleh dari ibu mertua." Ucap Nabila seraya menyodorkan bingkisan yang ia bawa.
__ADS_1
Saat dibuka, ternyata isinya makanan. Berupa semur daging, dan ayam goreng crispy.
"Ya Allah, alhamdulillah. Gak jadi deh goreng ikan. Bisa buat stok sarapan besok pagi. Hmmm seneng banget Mama punya besan kayak Bu Izzah." Ucap Bu Maya.
*****************************
Kediaman Rayhan......
Rayhan dan Izzah tengah berbaring di kamar, dengan Izzah yang berbaring di dada Rayhan.
"Yah..." Ucap Izzah.
"Sayang, bisa gak kalai kita berdua manggilnya tuh abang aja kayak dulu. Janganlah panggil Ayah, duh gak ada romantis-romantisnya." Ucap Rayhan.
Izzah tertawa, "iya deh Abang." Ucap Izzah. "Izzah bahagia sekali, karena anak-anak kita akhirnya akan menikah, melepas masa lajang mereka dan insyaAllah akhirnya kan memberikan kita cucu-cucu yang insyaAllah juga sholeh dan sholehah."
"Aamiin, iya sayang, insyaAllah. Abang juga sangat bahagia, Allah masih memberi kita umur panjang, hingga bisa mendampingi anak-anak kita untuk melaju ke jenjang pernikahan." Balas Rayhan.
"Alhamdulillah." Ucap Izzah.
Rayhan mencium kening Izzah, "mmmm sayang, boleh gak malam ini..."
"Apa!" Seru Izzah dengan mata yang melotot.
"Aduuhh sayang, mau ya. Lagian dosa loh kalau nolak."
"Padahal Izzah capek banget Bang, tapi ya... begitulah." Ucap Izzah tersenyum.
Rayhan kemudian mengerlingkan matanya dengan nakal, lalu mematikan lampu dan menarik selimut dan menutupi keduanya.
Malam indah pasangan itu pun berlanjut.......
Bersambung....
__ADS_1