
Setelah pulang dari kampus, aku tidak langsung untuk pulang ke rumah. Kakak dan aku sudah membuat janji untuk bertemu di sebuah tempat yang tidak pernah aku kunjungi sebelumnya. Dan tempatnya tidak terlalu dekat dan juga tidak terlalu jauh.
Tempat itu ternyata adalah sebuah markas rahasia dari organisasi HYM yang di buat oleh mendiang Mama dan yang membuat aku terkejut adalah, tempat itu ternyata sebuah toko buku. Awalnya aku tidak menyangka dan berpikir bahwa Kakak memang ingin mengajakku membeli sebuah buku, mengingat Kakak pasti tahu bahwa adik nya ini adalah seorang pecinta buku.
Tapi kemudian saat aku melihat Kakak berdiri di sana dengan begitu serius, dan mengatakan semuanya padaku, barulah aku menyadari bahwa tempat itu adalah markas rahasia dari organisasi yang dibangun oleh Mama.
"Ini adalah markas rahasia dari organisasi yang dibangun oleh Mama. Aku tahu ini tidak terlihat cocok sama sekali dengan organisasi itu. Tapi inilah intinya. Tidak akan ada orang yang berpikir bahwa sebuah toko buku seperti ini akan menjadi markas rahasia dari sebuah organisasi ternama." Ucap Kakak kepadaku.
"Wah, kalau begitu bisakah Kakak menunjukkan isi markas ini padaku?" Ucap ku memohon kepada Kakak.
"Tentu, ayo kita masuk lebih dulu." Balas Kakak.
Kakak lalu menunjukkan kepadaku isi dari toko buku itu. Itu adalah sebuah toko buku yang besar dengan banyak komik, buku, CD dan buku keperluan sekolah lainnya.
Kakak lalu membawa aku ke sebuah ruangan di mana orang lain yang tidak berkepentingan tidak bisa mengakses ke sana begitu saja. Kakak lalu menarik ku, aku lantas melihat ada sebuah tangga dan juga lift.
"Ini adalah akses utama untuk pergi ke markas HYM. Ada satu juga di ruangan belajar dan itu ditutup oleh sebuah rak buku." Ucap Kakak padaku.
Kami lalu turun ke bawah menggunakan sebuah lift. Ternyata markas itu berada di ruangan bawah tanah. Aku belum melihat ruangan saja, tapi aku sudah begitu takjub melihat semua ini.
Akhirnya saat pintu lift terbuka dan memperlihatkan sebuah ruangan yang sangat besar.
"Inilah markasnya!" Ucap Kakak.
Di dalam ruangan itu, di sana ada sofa dan juga meja. Mungkin di sanalah tempat orang untuk beristirahat. Ruangan besar itu lebih cocok untuk aku sebut sebagai aula. Dan setelah itu, Kakak menunjukkan kepadaku letak diaman ruangan komputer berada. Dan setiap komputer itu mempunyai fungsi yang berbeda seperti peretasan, monitoring dan bisnis.
'Wow Mama memang..... sangat menakjubkan dan akhirnya Kakak membawa aku ke sebuah ruangan aneh. Saat aku masuk ke dalamnya, aku melihat foto diriku dan foto keluargaku di mana-mana.
"Ini adalah ruangan mendiang Mama. Mulai sekarang ruangan ini akan menjadi ruangan mu. Jadi kau bisa memulainya sekarang. Aku akan memperkenalkan mu kepada orang-orang yang bekerja di dalam organisasi ini." Ucap
__ADS_1
"Tentu." Balas ku.
Aku lalu menyentuh sebuah foto dari keluarga Papa yang tampak ada di sana. Aku merindukan mereka sangat dan Bibi juga.
Sebelumnya aku tidak memiliki seseorang untuk aku salahkan dibandingkan dengan aku menyalahkan diriku sendiri atas semua kasus yang terjadi ini. Tpi sekarang aku bisa membela keluargaku.
'Om Surya, Om Rio.... Bersiaplah. Hari baik kalian akan segera berakhir.' ucap ku dalam hati...
Setelah beberapa saat, Kakak datang dan kemudian membawaku ke ruangan besar tadi itu. Ada sekitar 130 orang, tidak sebanyak yang aku pikirkan.
"Dia adalah adikku. Dia akan memimpin organisasi ini di masa depan. Mulai sekarang dia akan mulai belajar bekerja di sini." Ucap Kakak pada semua orang.
"Dia adalah putri termuda dari mendiang Bos kalian, yakni Mama kami."
"Tidak heran jika mereka terlihat begitu mirip."
Aku bernapas lega setidaknya mereka menyukai aku.
"Sheila akan mengatakan sesuatu kepada kalian semua. Kemari lah Sheila." Ucap kakak ku mengambil mikrofon itu dan mulai berkata,
"Kami mengetahui bahwa kematian dari orang tua kami bukanlah karena sebuah kecelakaan. Tapi Om Surya dan Om Rio yang merencanakan semua itu." Ucapku yang membuat orang-orang yang ada di ruangan itu tampak terdiam
Aku pun kembali melanjutkan ucapan ku.
"Tujuan mereka adalah untuk mengambil perusahaan yang dipimpin oleh Kakak sekarang. Mereka bahkan sudah menculik Bibi untuk melawan kami. Saat ini yang harus kita lakukan sekarang adalah dengan mengambil perusahaan mereka."
Seorang pria berkata, "bagaimana rencana mu untuk mengambil perusahaan mereka?"
Aku pun menjawab pertanyaan pria itu dengan mantap.
__ADS_1
"Bisnis utama mereka adalah menciptakan game dan aplikasi. Kita hanya perlu meretas sistem mereka dan mengacaukan pekerjaan mereka. Tapi ini semua belum meyakinkan, karena mereka bisa kembali lagi dengan membangun sebuah tempat fashion design untuk melawan mereka. Kita akan mengundang desainer terbaik di seluruh negara. Dengan cara seperti ini m, mereka tidak akan pernah melihat cahaya dari matahari lagi.
Orang-orang bertepuk tangan dengan keras dan mereka pun berkata,
"Dia benar-benar putri dari mendiang bos kita.
"Kita semua akan membela mendiang bos kita."
Setelah perkenalan singkat itu, aku lalu pergi ke ruangan ku yang baru. Ada sebuah komputer di sana.
Oh iya benar, aku hampir saha lupa bahwa aku harus memberikan sebuah pelajaran kepada Mila. Aku akan meretas ponsel Dafa dan menemukan di mana lokasi orang tidak dikenal itu, saat dia menulis pesan itu.
Dan tebak siapa dia....
Ternyata seperti yang sudah aku duga, Dia adalah Mila. Dialah satu-satunya orang yang berada dekat dengan Dafa hari itu. Aku harus memberitahukan Dafa sekarang. Aku pun lalu mengirim pesan kepada Dafa.
(Aku menemukan orang yang sudah mengirimkan pesan kepadamu hari itu. Dan apa kau tahu, bahwa dia itu adalah seseorang yang sangat dekat denganmu. Aku tidak tahu siapa dia, tapi kau harus mengetahuinya.)
Aku berpikir bagaimana reaksinya sekarang. Setelah beberapa saat, dia pun mengirim pesan balasan kepadaku.
(Aku tahu itu adalah Mila.)
Dia pasti sedikit terkejut sekarang. Jadi akan lebih baik jika aku memberikan dia waktu sendirian. Dan sekarang, hal yang paling terpenting adalah merusak perusahaan Surya dan Rio. Peretas kami sudah mulai meretas aplikasi dan game mereka. Para customer mereka mulai marah sekarang.
Membahas tentang desainer terbaru kami, ternyata semuanya sudah di siapkan dan direncanakan mereka akan tiba besok. Orang-orang yang berada di seksi bisnis kami bekerja di tempat publik bagian fashion design.
Semuanya akan baik-baik saja mulai sekarang. Aku dan Kakak pun pulang ke rumah dan aku merasa begitu lelah Besok adalah hasil dari kompetisi karya ilmiah akan diumumkan. Aku begitu mengantuk dan aku pun langsung tertidur dengan cepat.
Bersambung....
__ADS_1