
[Halo, aku punya pekerjaan buat kamu.]
[Siap bu, beres.]
Bu Rosita tersenyum puas setelah menelepon seseorang.
Tunggu saja kau Izzah, kau akan menderita karena telah membuat Rayhan menjadi anak yang berani melawan ibunya sendiri.
"Kenapa senyum-senyum sendiri mi?" tanya Bella.
"Kamu tunggu saja besok Bell, suatu hal yang besar akan terjadi." jawab bu Ros seraya berlalu menuju kamarnya.
Bella semakin penasaran dengan apa yang direncanakan ibu mertuanya itu.
Sementara itu Izzah yang tengah istirahat merasa tak tenang. Tidurnya tak nyenyak, perasaannya tak karuan. Dilihat jam yang menempel di dinding menunjukkan pukul dua dini hari.
"Astagfirullah, kenapa perasaanku jadi tak tenang begini. Semoga semuanya baik-baik saja." ucap Izzah.
Kemudian Izzah menuju kamar mandi untuk mengambil air wudhu. Izzah memutuskan untuk shalat malam agar hatinya menjadi lebih tenang.
Matahari akhirnya muncul memancarkan sinar keemasannya menyinari bumi. Izzah tengah bersiap-siap menuju toko kuenya. Setelah berpamitan dengan mang Diman dan bi Asih, Izzah berangkat dengan hati yang masih merasa tak tenang.
Saat tiba di toko kue miliknya, Izzah begitu kaget dengan keadaan toko kuenya. Begitu banyak coretan kata-kata tak senonoh di kaca, dinding, bahkan semua bangku yang ada diluar toko kue Izzah tak luput dari coretan-coretan dari tangan nakal yang tak bertanggung jawab.
__ADS_1
Intan dan karyawan yang lain tengah berusaha membersihkan tulisan-tulisan itu saat Izzah tiba. Sebuah tulisan cukup mencolok di pintu masuk toko kue Izzah.
"Pelakor." begitulah tulisannya.
Izzah menghela nafas panjang. Melihat Izzah datang, Intan dengan segera menghampiri.
"Maaf Zah, kami sudah berusaha menghapus semuanya. Tapi agak sulit Zah." ucap Intan.
Izzah hanya tersenyum.
Mungkin inilah alasan kenapa perasaanku tak enak sejak semalam, gumam Izzah.
Baru saja Izzah dan para karyawannya selesai membersihkan tulisan-tulisan yang mengotori toko kuenya. Di luar toko kue Izzah sudah banyak orang yang berkumpul. Izzah segera keluar melihat apa yang terjadi. Begitu Izzah keluar orang-orang itu menatap Izzah dengan tatapan penuh kebencian.
Detik berikutnya tubuh Izzah sudah dipenuhi tomat busuk yang dilempar orang-orang padanya.
Intan segera menarik Izzah masuk kedalam toko. Izzah terlihat kacau, pakaian yang dikenakan Izzah kotor serta berbau busuk. Izzah terisak.
"Apa yang sebenarnya terjadi?" ucap Izzah.
"Aku juga gak tau Zah." ucap Intan. "Ayo sekarang bersihkan badanmu. Aku akan hubungi Rayhan." sambung Intan.
Izzah hanya diam, matanya berembun.
__ADS_1
Rayhan yang mendapat kabar dari Intan segera membatalkan semua agenda rapatnya. Saat hendak keluar kantor, ponsel Rayhan berdering. Nama dokter Harun tertera dilayar.
[Halo, ada apa? Gue lagi sibuk ini.] ucap Rayhan.
[Ray, coba lu buka akun sosmed deh. Video bini lu lagi viral. Kasian banget dia.] ucap dokter Harun.
Rayhan langsung mematikan telepon dan segera membuka akun sosmed miliknya. Alangkah terkejutnya Rayhan melihat video saat Izzah dilempari tomat busuk oleh orang-orang dan diteriaki pelakor.
Ada juga akun anonim yang mengunggah foto Izzah dan Rayhan tengah berpelukan sementara di foto lain ada Rayhan dan Bella tengah menikah dengan caption "Pelakor Berhijab. Wajahnya memang menawan, namun kelakuannya memalukan. Percuma berhijab, namun kelakuan biadab. Namanya Izzah perempuan berkedok muslimah namun perbuatannya innalillah. Semoga kita semua dijauhkan dari orang-orang seperti dia."
Mata Rayhan panas, degup jantungnya tak beraturan. Rayhan dipenuhi amarah.
Awas saja kalau sampai ketemu orang yang telah melakukan ini, gumam Rayhan.
Kemudian Rayhan bergegas menuju toko kue Izzah. Toko itu terlihat berantakan tomat busuk berserakan dimana-mana
Rayhan menghela nafas, saat bertemu Izzah, Rayhan langsung memeluknya dan mengelus kepala Izzah.
"Ganti dulu bajumu sayang, ini sudah abang bawakan yang baru." ucap Rayhan menyodorkan sebuah tas berisi baju ganti Izzah.
Sementara di rumah, bu Ros dan Bella tertawa terbahak-bahak melihat video Izzah yang dilempari dan dihina orang-orang.
"Rencana mami memang bagus banget. Rasain kamu Izzah." ucap Bella.
__ADS_1
"Ini belum seberapa Bell, ini masih di media sosial belum media elektronik. Sebentar lagi berita ini akan menyebar di televisi. Maka wanita sok alim itu akan lebih malu lagi." ucap bu Rosita.
Bersambung...