Aku Wanita Simpanan

Aku Wanita Simpanan
16. Kacau


__ADS_3

Di dalam sebuah ruangan di rumah sakit....


Nadia berdiri di samping jendela, dia tampak tersenyum di wajahnya dan tengah berpikir tentang masa lalu.


>>>>>>>>>>>>>>>


Di dalam sebuah rumah sakit....


Saat itu Nabila tengah mengalami kontraksi. Kehamilannya baru memasuki usia 8 bulan dan Nabila mengalami kontraksi hebat hingga membuatnya di larikan ke rumah sakit dan hari itu dokter mengatakan bahwa dia akan melahirkan.


Disaat yang bersamaan Arka tengah berada di negeri tetangga untuk melakukan pekerjaannya. Saat dia mengetahui bahwa Nabila akan melahirkan dia bergegas untuk kembali pulang ke tanah air.


Nabila tidak pernah mengetahui bahwa dia mempunyai saudara kembar yang bernama Nadia karena ternyata ibunya yang selama ini merawatnya bukanlah ibu kandungnya melainkan, orang tua angkat darinya.


Nadia yang kenyataannya tinggal di daerah pedesaan melihat gambar Nabila yang terpampang di televisi saat menikah dengan Arka. Nadia yang hidup serba kekurangan bersama seorang ibu yang sakit-sakitan di sebuah desa membuatnya merasa iri dengan saudara kembarnya itu.


Nadia mengetahui kenyataan bahwa dia adalah kembaran Nabila saat menanyakan semua kebenarannya kepada ibunya yang tengah berbaring lemah. Sang ibu menjelaskan bahwa Nabila dan Nadia adalah bayi kembar yang berasal dari sebuah panti asuhan. Nabila di adopsi dan kemudian diasuh oleh pasangan suami istri yang tinggal di kota. Sementara Nadia diadopsi oleh pasangan yang tinggal di sekitar desa tempat panti asuhan itu berada.


Berulang kali Nadia mencoba untuk menghubungi Nabila, tapi dia tidak bisa melakukannya karena kehidupan Nabila begitu ketat dengan keamanan yang di berikan oleh Arka kepadanya.


Nadia yang merasa sakit hati terus saja berusaha untuk mengumpulkan uang agar ia bisa pergi ke kota dan menemui Nabila. Karena sudah tidak punya pilihan lain, Nadia bahkan tidak lagi menghiraukan ibunya agar ibu angkat nya itu karena tak mau menuruti permintaannya untuk menjual rumah dan tanah yang mereka miliki untuk bisa pindah ke kota diman Nabila tinggal.


Nadia bahkan berharap, agar ibu angkatnya itu bisa segera meninggal, agar tanah dan rumah yang mereka tinggali bisa dijual oleh Nadia dan dia bisa bergegas dengan cepat pergi ke kota untuk menemui Nabila.


Tepat saat sang ibu meninggal karena sakitnya, Nadia pun dengan cepat menjual rumah serta tanah yang mereka miliki dan mulai melancarkan aksinya untuk pergi ke kota dan mencari tahu tentang kehidupan saudara kembarnya yaitu Nabila.


Saat mengetahui bahwa Nabila adalah istri dari seorang konglomerat terkenal, hal itu membuat Nadia semakin sakit hati dan merasa iri hingga dia merencanakan sesuatu yang jahat.


Nadia mengetahui bahwa Nabila tengah hamil, dengan uang yang dia miliki dia akhirnya bisa mencari cara untuk bisa bertemu dengan Nabila untuk pertama kalinya. Nadia meminta kepada Nabila untuk merahasiakan semuanya lebih dulu dari keluarga dan orang terdekat Nabila, sampai kebenaran tentang orang tua kandung mereka terungkap.


Saat pertama kali bertemu, Nabila merasa terkejut melihat bahwa ada wanita lain yang sangat mirip dengan dirinya. Mereka bertemu di kediaman Nadia yang merupakan sepetak kos berukuran kecil.


"Hai, aku Nabila." Sapa Nabila tersenyum ceria.


'Cih, kau boleh tersenyum sekarang. Sebentar lagi semua yang kau miliki akan menjadi milikku.' ucap Nabila dalam hati seraya tersenyum licik.


"Aku Nadia. Aku berasal dari tempat yang jauh dari sini. Aku sudah mengumpulkan keberanian dan juga uang untuk bisa datang kemari dan menemui saudari kembar ku secara langsung." Ucap Nadia. "Oh ya, menurut panti asuhan itu, aku lebih tua dua menit darimu. Jadi kau harus lebih sopan padaku." Ucap Nadia.


Nabila hanya tersenyum. Setelah Ibunya meninggal dua bulan setelah pernikahannya, Nabila memang merasa begitu kesepian dan merasa dirinya hanya sebatang kara meski sudah menikah dengan Arka. Dan hari ini, Tuhan menunjukkan sesuatu yang tak disangka-sangka nya.


Nadia ternyata sudah merencanakan semuanya, dia benar-benar ingin melenyapkan Nabila agar bisa mengambil posisinya.


'Selama ini aku harus hidup penuh kekurangan, sementara kau terus saja bahagia. Mulai dengan diadopsi oleh pasangan suami istri yang tinggal di kota, dan sekarang kau malah menikmati hidup mewah mu karena berhasil menikah dengan seorang konglomerat.' pikir Nadia.


"Tunggu sebentar ya, aku akan membuatkan minuman untukmu." Ucap Nadia.


"Tidak perlu, aku sedang tidak bisa minum yang manis, kalau ada air putih saja." Balas Nabila.


Nadia lalu beranjak menuju dapur kecil yang dia miliki di dalam sepetak kecil kos nya itu.


'Sial, semoga air ini tidak berubah warna setelah aku menaruh obat ini.' pikir Nadia kemudian mencoba menuangkan sejumlah obat cair ke dalam segelas air yang hendak dia sajikan untuk Nabila.


Nadia lalu memberikan minuman itu kepada Nabila dan meminta agar segera meminumnya. Tak lama setelah itu, Nabila langsung merasakan sakit di perutnya.


"Sakit sekali. Apa yang terjadi dengan perutku." Ucap Nabila seraya memegangi perutnya yang begitu sakit.


Nadia hanya tersenyum menatap Nabila yang kesakitan. Hal itu membuat Nabila menjadi heran, namun masih berusaha berpikir positif.


"Bisakah kau mengantar aku ke rumah sakit?" Pinta Nabila pada Nadia.


"Tapi aku tidak punya motor ataupun mobil. Jadi bagaimana aku bisa membawamu ke rumah sakit." Balas Nadia.


"Ku mohon, kau bisa menelepon taksi. Aku ya g akan membayar semuanya." Ucap Nabila mulai panik.


Nadia pikir bahwa Nabila akan langsung meninggal saat itu juga tapi ternyata Nabila lebih kuat dari yang diduga. Nabila meminta kepada Nadia untuk segera membawanya ke rumah sakit karena perutnya yang mengalami kontraksi setelah taksi tiba.


Nabila tidak pernah menaruh curiga kepada Nadia meski mereka baru bersama untuk pertama kalinya karena Nabila pikir bahwa mereka adalah saudara, jadi tidak akan mungkin bagi Nadia untuk mencelakai dirinya.


Taksi pun datang. Dalam perjalanan pergi ke rumah sakit, tak lupa Nabila menelpon suami dan juga mertuanya.

__ADS_1


Nabila pun langsung ditangani dokter dan dia ternyata harus melahirkan saat itu juga. Awalnya Nadia ingin menggantikan posisi Nabila setelah nabila meninggal. Tapi ternyata, dia tidak bisa melakukannya karena mertua Nabila yaitu Izzah dan Reyhan datang di waktu yang tepat hingga Nadia pun akhirnya tidak bisa melakukan aksinya untuk menggantikan nabila.


Sebelum meninggal Nabila sempat berbincang dengan Nadia.


"Kenapa kau lakukan semua ini kepadaku?" Ucap Nabila.


"Apa maksud mu?" Tanya Nadia.


"Aku tahu bahwa kau menaruh sesuatu di dalam minuman itu yang gak membuatku seperti ini."


"Oh jadi kau tahu? Sekarang aku tidak perlu menjelaskannya kepadamu. Jadi yang lebih baik kau mati saja oke dan sekarang berikan restu mu kepadaku agar aku dan Arka bisa bersatu dan menggantikan tempatmu. Jadi kau tenang saja di surga saudariku," Ucap Nadia menangis, tersenyum dan tertawa disaat yang bersamaan.


Nabila juga menangis, perutnya terasa begitu sakit. Untuk pertama kalinya dia bertemu dengan saudaranya dan dia sangat menyayanginya. Dia tidak pernah berpikir bahwa hari dimana pertama kali mereka bertemu saudarinya itu malah melakukan sebuah kejahatan kepadanya. Nabila pun juga merasa kesal disaat yang bersamaan.


'Ya Tuhan, kenapa aku harus bertemu dengannya.' ucap Nabila dalam hati dan begitu ketakutan.


"Matilah kau." Ucap Nadia seraya kembali membuat Nabila menenggak minuman yang sudah diberikan racun olehnya itu.


Nadia tidak bisa bernapas dengan baik. Dia merasakan darah mengalir dari kedua setelah pahanya dan hal itu tidak bisa dibayangkan oleh Nabila.


"Hahahahaha sekarang aku aku akan bahagia." Ucap Nadia seraya tertawa seperti orang gila.


"Nadia, bagaimana kau bisa melakukan.... "Ucap Nabila seraya berusaha bertahan dari rasa sakit.


"Selamat tinggal saudariku." Ucap nadia seraya tersenyum.


>>>>>>>>>>>>>>


Kembali ke masa kini....


"Kau benar-benar hebat saudariku." Ucap Nadia seraya duduk di atas tempat tidur rumah sakit. "dan setelah beberapa lama, akhirnya aku bisa kembali ke mari dan menggantikan posisi mu. Tapi aku sedikit terlambat karena Arka malah sudah menikah dengan orang lain. Tapi tidak apa-apa, aku tentu bisa mengambil posisi itu lagi." Ucap Nadia dengan tersenyum lebar.


Sebelumnya saat Arka masih berada di rumah sakit...


Seorang asisten juga ikut dengannya dengan membawakan sebuah berkas. Asistennya itu memberikan berkas itu kepada arga, arga kemudian duduk di hadapan nadia.


"Jadi apakah itu berarti bahwa kau menyukai. Dia dan kau tidak bisa menandatangani surat perceraian ini?" Tanya Nadia dengan wajah yang mulai sedih dan air mata yang menggenang di matanya.


'Kenapa dia tidak mengikuti dunia entertainment saja, dia begitu pintar berakting. Dasar wanita menyebalkan. Aku harap aku bisa menarik rambutnya dengan tanganku sendiri.' ucap Arka dalam hati dan menandatangani surat perceraian palsu itu.


"Aku mencintaimu Arka." Ucap Nadia penuh kebahagiaan dan memeluk Arka dengan begitu erat sementara Arka merasa begitu menjijikan.


'Sekarang, pekerjaan pentingnya sudah selesai dan kemudian Nadia... Ohh..... bukan, maksudku Nabila Arka Wijaya akan kembali di kediaman Wijaya yang mewah itu dan mengambil semuanya.' ucap Nadia dalam hati dengan tersenyum penuh kelicikan.


Saat ini di rumah Arka....


"Ayo kita bertemu lain waktu." Ucap Leon dan pergi tanpa mendengarkan Alia.


"Tapi..." Alia ingin menghentikan Leon, tapi Arka langsung memegang tangannya dengan erat dan berkata, "aku lapar."


"Baiklah, kalau begitu ayo masuk, kita makan dulu." Ucap Alia dan masuk ke dalam rumah dengan bersama Arka juga Dafa.


'Aku merasa seperti orang asing di sini tapi dia adalah istriku dan aku tidak mau pria lain bahkan melihat ke arahnya dan... dan memeluk dia juga tenangkan dirimu Arka, huh...!' ucap Arka dalam hati dan terlihat begitu kesal setelah memikirkan tentang Leon memeluk Alia.


Setelah itu alia pergi ke dapur untuk memasak setelah mandi dan mengganti pakaiannya setelah beberapa saat kalian menyiapkan makanan favorit Arka dan juga Dafa.


Alia menyajikan makanan di atas meja karena dia sudah meminta para pelayan untuk istirahat.


"Hmmm.... Aromanya enak sekali." Ucap Arka seraya setelah melihat makanan yang disajikan Alia dan Dafa juga menganggukkan kepalanya.


Mereka berdua lalu mengambil gigitan pertama dan tampak begitu serius. Sementara Alia melihat ke arah mereka berdua dengan begitu gugup.


"Ini....."


Mereka membutuhkan waktu untuk meneruskan kalimatnya karena ingin menggoda Alia.


"Itu apa?" Tanya Alia dan tampak khawatir bahwa jika Arka tidak menyukainya.


"Menakjubkan." Balas Arka dengan wajah yang sumringah dan mulai memakan masakan Alia dengan lahap sementara Alia merasa bahagia karena aku menyukai makanan buatannya.

__ADS_1


Alia kemudian handak makan tapi kemudian dia mendapatkan sebuah notifikasi dari ponselnya Alia melihat pesan itu itu berasal dari sebuah nomor yang tidak diketahui.


'Siapa yang mengirimkan aku pesan ini dan apa ini ayo kita lihat.' ucapannya dalam hati dan membuka pesan itu dengan perlahan


"Bagaimana perasaanmu sebagai orang ketiga?"


Pesan itu merusak mood nya. Dia merasakan sesuatu dan membuatnya berpikir bahwa dia adalah memang orang ketiga, yang mana sebenarnya dia tidak seperti itu.


'Aku punya hadiah untukmu dari suamiku Arka, temui aku di cafe x.'


Pesan lainnya datang dari nomor yang sama kalian melihat kearah Arka yang tengah menikmati makanannya dan dia tengah menyuapi Dafa seperti biasanya.


Alia berdiri dan tampak begitu kesal.


"Ada apa?" Tanya Arka dan melihat kearah Alia.


"Tidak ada." Balas Alia dengan cepat kemudian berjalan keluar tanpa memberitahu Arka tentang pesan itu.


"Alia kamu kemana?" Tanya Arka berlari dari dalam rumah tapi Alia tidak menghiraukan nya dan langsung mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi


'Ada apa dengannya yang bertindak pergi itu tiba-tiba? Ponsel wah benar dia tengah menatap ponselnya tadi dan sekarang emosinya menjadi berubah.' ucap Arka dalam hati dan kemudian menelpon asistennya.


"Cepat lacak ponsel Alia." Titah Arka setelah asistennya menjawab panggilannya.


"Baik Tuan." Balas asistennya dan menutup sambungan telepon itu.


Sementara itu Alia merasa begitu marah, sedih dan juga bingung disaat yang bersamaan.


'Kenapa.... kenapa... aku merasa ingin menangis. Tapi aku tidak mau menangis, karena ini semua tentang dia. Kenapa dia menyebabkan masalah yang begitu banyak untukku? ini menyakitkan ini sangat menyakitkan ya Tuhan.' ucap Alia dalam hati seraya mengendarai mobilnya pergi cafe x.


Disaat yang bersamaan di rumah sakit, orang suruhan Arka yang mengurus semua keperluan Nadia di rumah sakit menelpon Arka dengan cepat dan memberitahukan bahwa Nadia tidak ada di rumah sakit.


"Kemana dia?" Tanya Arka setelah menjawab panggilan telepon dari orang suruhannya itu.


"Tuan seorang perawat mengatakan bahwa dia keluar dan berkata kepada kami untuk tidak khawatir."


'Kemana dia pergi? Tunggu dulu, apakah dia memiliki salinan surat cerai?' ucap Arka dalam hati dan mulai untuk mencari surat cerai itu di dalam kamarnya tapi dia tidak menemukannya di sana.


Arka kemudian mencoba untuk menelpon Nadia tapi ponselnya tidak bisa dihubungi.


"Aku harus menghentikan wanita gila ini dia akan merusak hubunganku dan Alia." Ucap Arka dan berlari keluar rumah dengan begitu cepat.


Nabila benar-benar mulai bertingkah yang membuat Arka hampir kehilangan kesabarannya.


Bersambung....


Jangan lupa untuk tekan tombol like, komentar, vote dan kasih hadiah juga ya... Ditunggu 😚


Note Author La-Rayya


Hai semuanya.....


Kali ini aku bawa kabar bahwa aku udah up dua novel baru sekaligus. Mohon dibaca juga ya.


Kisahnya berbeda banget...


Kisah pertama, tentang seorang janda muda bernama Ayu yang terjerat pesona seorang pria yang sudah memiliki istri. Ayu yang sudah lama menjanda selalu menjadi bahan pembicaraan tetangga yang selalu menganggapnya menjadi wanita penggoda. Hingga akhirnya dia bertemu dengan pria bernama Adi, yang tidak diketahui Ayu ternyata sudah mempunyai istri. Sampai akhirnya Ayu menikah dengan Adi, barulah dia tahu jika Adi memiliki istri. Ayu pun dicap sebagai Pelakor...


Nah buat kalian yang mau baca, judulnya Terjerat Cinta Pria Beristri


Kisah kedua, tentang kehidupan seorang gadis yang berkutat di dunia mafia. Buat kalian yang suka tentang cerita penuh aksi tembak menembak kuy lah langsung baca judulnya, Cerita Cinta Mafia, mengisahkan tentang seorang gadis bernama Sally yang menyembunyikan identitas aslinya karena jatuh cinta dengan seorang pria saat dia dalam perjalanan bisnis.


Sally harus hidup sederhana demi menjalankan kehidupan cintanya, namun semuanya berubah ketika Sally menyadari bahwa pria yang dicintainya, Mike, tidak mencintainya dan mengejeknya karena hidup miskin.


Sally pun langsung kembali ke kehidupannya yang asli dan menunjukan pada Mike, bahwa dia hanyalah seorang pria sampah yang bisa dibuang dipinggiran jalan. Dalam perubahan dirinya, Sally akhirnya bertemu dengan William Aubrey, seorang pria yang langsung jatuh cinta padanya di pandangan pertama. William pun berusaha memenangkan hati Sally dan ikut terlibat dalam dunia mafia yang dilalui Sally.


So, buat kalian semuanya kuy lah baca kedua novel diatas ya.... Aku tunggu ya semuanya... 😘😘


Sekali lagi terima kasih ya, buat semua dukungan kalian selama ini...

__ADS_1


__ADS_2