Pendekar Pilih Tanding

Pendekar Pilih Tanding
episode 15 SRIKANDI patah HATI bag ketiga.


__ADS_3

Sari Kemuning terus mendesak Nyi Wani.


Dengan pedang di tangan nya,. Putri Ki Jagabaya itu unjuk gigi,.ia berkelebatan di gelap nya malam itu menyerang Nyi Wani.


Selain usia yg masih sangat muda ,. semangat bertarung Sari Kemuning sangat gigih,.. cenderung meledak -ledak apalagi yg ada di hadapan nya itu merupakan murid dari Mpu Loh Brangsang yg telah menyebabkan Raka Senggani kehilangan seluruh kemampuan nya,.sehingga serangan nya itu tidak kendor sedikit pun hingga suatu ketika,..


" Aaaaakhh,"


Terdengar suara teriakan kesakitan yg keluar dari mulut Nyi Wani.


Kembali lengan perempuan itu terluka akibat goresan dari senjata yg ada di tangan Sari Kemuning itu.


Perempuan itu kembali harus melompat mundur,. ia harus menjaga jarak dengan Sari Kemuning,.


Ia memegangi tangan nya yg terluka itu. Dan luka yg di sebabkan oleh senjata putri Ki Jagabaya itu menganga cukup lebar,..darah keluar dengan derasnya.


Pandangan mata dari Nyi Wani itu berkunang -kunang,..ditambah dengan gelapnya malam,. pandangan semakin buram,..dan tidak terlalu lama,.tubuh Nyi Wani itu tumbang jatuh ke atas tanah.


" Nyi Waniii,." teriak Tara Rindayu.


Putri Juragan Tarya itu langsung menghampiri tubuh perempuan itu. Tetapi tidak terlalu lama,..sesosok bayangan hitam segera melesat menyambar tubuh dari Nyi Wani itu.


Orang itu tiada lain adalah Ki Kranjan yg berusaha menyelamatkan nyawa temannya itu.


Dengan cepat ia melesat meninggalkan tempat itu.


" Hehhh,..jangan lari,..tunggu,..." teriak Sari Kemuning.


Putri Ki Jagabaya itu ingin mengejar orang yg telah menyelamatkan musuh nya itu.


Tetapi Jati Andara mencegah nya,..


" Jangan,.. Kemuning,..biar aku saja yg mengejar orang itu,.." seru Putra Ki Bekel itu.


Tanpa menunggu jawaban ,.Jati Andara langsung melesat mengejar orang tersebut.


Namun Jati Andara yg sudah tertinggal itu , segera kehilangan jejak nya setelah orang itu,..menghilang di sebuah tikungan.


Hehhh,..kemana perginya orang itu,..apakah ia juga adalah para pengawal dari Juragan Tarya itu,.Ahhh,.. sebaiknya aku kembali ke pategalan,..kata Jati Andara dalam hati.


" Bagaimana kakang,..apakah dapat menemukan orang itu,..?" tanya Sari Kemuning.


" Sayang sekali ,.. Kemuning,..orang tersebut cepat sekali menghilangnya,..akan tetapi tampaknya ,..Tara Rindayu mengetahui siapa sebenarnya orang itu,.." ucap Jati Andara.


Mendengar perkataan dari Putra Ki Bekel itu,.. langsung Sari Kemuning mendekati Tara Rindayu yg masih berdiri di tempat itu dengan tubuh yg remuk,..rasa rasanya seluruh tubuhnya sakit semua.


" Rindayu,..sebagai seorang teman ,. aku ingin bertanya ,. siapa orangnya yg telah menyelamatkan perempuan itu,.?" tanya Putri Ki Jagabaya itu.


" Ia adalah Ki Kranjan,..salah seorang pengawal Romoku,.." jawab Tara Rindayu jujur.


Ia memang tidak ingin berbohong lagi,..karena walaupun bagaimana nantinya kedua orang itu tentu akan mengetahui nya.


" Rindayu,.. sebenarnya apa masalah mu dengan Kakang Senggani,..sehingga begitu teganya dirimu mengkhianatinya,..?" tanya Sari Kemuning lagi.


Dirinya masih sangat penasaran mengapa temannya itu bisa bertindak seperti itu.


" Bukankah kita bertiga ini dahulu nya adalah sahabat yg sangat dekat,..Rindayu,..tetapi mengapa ada rasa benci diantara kita,..?" tanya nya lagi.


Tara Rindayu hanya diam saja,..bibir nya terkatup rapat,..ia tidak mampu mengeluarkan sepatah kata pun mendapatkan pertanyaan itu..


Dirinya sangat menyadari bahwa telah melakukan kesalahan yg fatal akibat menuruti permintaan dari gurunya itu.


Tetapi apa mau dikata lagi, semuanya telah menjadi bubur,..ia tidak dapat mengulang kejadian pada waktu itu,..hanya perasaan bersalah sajalah yg ada di dalam hatinya.


" Sudahlah,.. Kemuning,..biarlah Rindayu menyesali perbuatan nya itu,..tidak usah di perpanjang lagi,.." kata Jati Andara.

__ADS_1


Memang putra Ki Bekel itu merasa kasihan melihat keadaan dari Tara Rindayu,.. walaupun bagaimana ,..gadis itu adalah masih teman mereka,..jadi mereka berdua tidak dapat menghakiminya sendiri,. biarlah nanti mereka meminta pendapat dari para sesepuh desa.


" Marilah kita tinggalkan tempat ini,. Kemuning,..kita berdua harus menanyakan hal ini kepada para sesepuh desa,..biar mereka kelak yg akan memutuskan nya,.." kata Jati Andara lagi.


" Baiklah kakang Andara,..kita tinggalkan tempat ini,..dan sebaiknya kita langsung menuju ke banjar desa,..mudah -mudahan mereka masih berada disana,.." jawab Sari Kemuning.


Kemudian keduanya meninggalkan tempat itu tanpa memperdulikan Tara Rindayu yg masih tegak mematung.


Rasa penyesalan di hati gadis itu tidak ada habis -habisnya,..ia merasa sudah tidak pantas lagi tinggal di desa Kenanga itu.


Yah,..pergi dari tempat itu adalah jalan keluar yg terbaik menurut gadis itu. Ia memang harus menjauh dan pergi sejauh -jauhnya dari situ.


Jika harus dipertahankan tentu akan menambah luka di hatinya,..


Lama Tara Rindayu merenungi nasibnya di tempat itu,. walaupun gelapnya malam semakin pekat tetapi di hatinya lebih gelap lagi.


Sementara itu Jati Andara dan Sari Kemuning telah sampai di banjar desa Kenanga.


Dan di tempat itu masih banyak orang yg berkumpul.,. diantara nya ada Ki Bekel dan Ki Jagabaya,..dan beberapa sesepuh desa,.


Ki Lamiran pun ada di situ,..terasa badan orang tua itu cukup lelah setelah seharian berjualan di pasar desa itu,.. tetapi setelah mendengar hal bahwa Raka Senggani telah berhasil di curangi oleh penguasa Gunung Merapi itu dengan memanfaatkan Tara Rindayu,..ia segera datang ke banjar desa untuk mengetahui keadaan yg sebenarnya telah terjadi.


Memang cukup lama,..orang tua itu menunggu kehadiran dari Jati Andara dan Sari Kemuning.


Dan setelah keduanya muncul di tempat itu,..hati dari Ki Lamiran sangat senang.


" Assalamu alaikum,.." ucap kedua orang itu.


" Wa'alaikum salaaaam," jawab orang -orang yg ada di banjar desa itu.


Kemudian keduanya mengambil tempat duduk. Diantara orang -orang itu,..Ki Lamiran langsung bertanya.


" Angger berdua coba ceritakan lagi,..hal yg telah menimpa diri angger Senggani itu,..agar kami semua tahu sebenarnya yg telah terjadi,.?" tanya Ki Lamiran.


" Memang itulah yg ingin ksmi sampaikan,. sekaligus meminta kepada seluruh sesepuh untuk memutuskan hukuman apa yg pantas di jatuhkan kepada Tara Rindayu itu ,.." jawab Jati Andara.


Tidak ada yg terlewat dari cerita putra Ki Bekel itu,..hingga keberhasilan Senopati Pajang itu memulihkan kembali seluruh kemampuan nya atas petunjuk dsri penguasa Gunung Lawu.


Semua yg mendengarkan cerita dari Jati Andara itu umumnya menyalahkan sikap dari putri Juragan Tarya itu.


Mengapa ia tidak menolaknya ,.. begitulah menurut mereka.


" Yeahh,..memang nasi telah jadi bubur,.. kesalahan itu memang tidak bisa ditimpakan kepada Angger Rindayu,.. tentunya ia tidak kuasa untuk melawan permintaan dari guru nya itu,.." sebut Ki Bekel.


" Tetapi tidak bisa juga kita menutup mata atas kesalahan dari Angger Rindayu itu,..jika saat itu,..diri angger Senggani yg celaka hingga menewaskan nya,. tentunya dialah yg paling di persalahakan,.". seru Ki Jagabaya .


" Aki setuju dengan Ki Jagabaya dalam hal ini,.. tetapi menimpakan semua kesalahan terhadap Angger Rindayu itu pun tidak sepenuhnya benar,..kita wajib bersyukur bahwa Angger Senggani masih dapat selamat," ungkap Ki Lamiran.


" Jadi kalian berdua ini darimana,..?" tanya Ki Bekel.


Pemimpin desa Kenanga itu coba mengalihkan pembicaraan.


Dan ia menayakan hal itu kepada Jati Andara dan Sari Kemuning.


" Kami tadi dari pategalan Ki Lamiran,..guna memberi sedikit pelajaran kepada Tara Rindayu,.." jawab Sari Kemuning.


Putri Ki Jagabaya itu memang sengaja mengatakan hal itu agar para sesepuh desa itu memahami apa yg telah terjadi di desa nya.


" Jadi angger Kemuning telah berkelahi dengan angger Rindayu,..?" tanya Ki Bekel terkejut.


" Benar,..Romo,. Kemuning memang telah memberi pelajaran tidak hanya kepada Tara Rindayu tetapi terhadap salah seorang pengawal Juragan Tarya itu,.dan orang tersebut terluka cukup parah,.." jelas Jati Andara.


" Hehh,..ini tentu nya akan berbuntut panjang,..pasti orang -orang dari Merapi itu akan datang kemari untuk membalaskan dendam nya," ucap Ki Bekel.


" Romo jangan khawatir,.. karena tanpa kejadian malam ini pun,.. padepokan Merapi telah membuat silang sengketa dengan Kenanga ini,..jadi jangan terlalu di ambil pusing,.. hanya saja Bagaimana dengan Juragan Tarya sendiri,.. mengapa ia selalu saja salah mengambil para pengawal nya itu,.." kata Jati Andara.

__ADS_1


" Memang benar ucapanmu itu Angger Andara,..mengapa Juragan Tarya tidak memilih para pengawal nya ,sehingga tidak akan terjadi perseteruan di Kenanga ini,..?" kata Ki Lamiran.


Cukup lama pembicaraan yg terjadi di banjar desa itu,..tetapi tidak dapat memutuskan nasib dari Juragan Tarya itu.


Karena terjadi beda pendapat diantara para sesepuh desa itu...di satu pihak berkeinginan untuk mengusir keluar dari desa Kenanga itu semua keluarga dari Juragan Tarya itu.


Akan tetapi di pihak lain melarang nya,..cukup mereka di awasi saja.


Dan keputusan yg kedua inilah yg di ambil oleh Ki Bekel,..ia masih memberi kesempatan kepada keluarga Juragan Tarya itu untuk tetap tinggal di desa Kenanga tetapi di bawah pengawasan.


Di rumah Juragan Tarya sendiri,..cukup di kejutkan dengan kehadiran dari putri nya itu yg dalam keadaan babak belur,..di tambah lagi salah seorang pengawal terluka cukup parah,..darah masih saja keluar dari luka yg ada ditangannya itu.


" Hehhh,..siapa yg telah melakukan ini kepada kalian berdua,?" teriak Juragan Tarya.


Orang paling kaya yg ada di desa Kenanga itu terlihat sangat murka mendapati putrinya dalam keadaan babak belur begitu.


Adalah ki Kranjan yg menjawab pertanyaan dari tuannya itu.


" Orang yg telah melakukan hal ini adalah anak dari Ki Jagabaya,..gan,." jawab nya.


" Hehh,..si Witangsa yg telah melakukan ini kepada kalian,..apa masalah nya dengan kalian sehingga harus diperlakukan seperti ini," teriak Juragan Tarya


" Anak itu perlu di beri pelajaran agar tidak bertindak sewenang -wenang seperti ini,." seru Juragan Tarya lagi.


" Bukan,..bukan,..bukan kakang Witangsa yg telah melakukan hal ini,Romo...". jelas Tara Rindayu.


" Jadi siapa lagi kalau bukan Witangsa,..Ndayu,.?"


Tanya Juragan Tarya kepada Tara Rindayu,..putri nya itu. Karena Ki Jagabaya cuma memiliki dua orang anak yg lelaki adalah Japra Witangsa sedangkan yg perempuan bernama Sari Kemuning.


Tidak mungkin anak perempuan nya itu yg telah melakukan nya,. ucap Juragan Tarya dalam hati.


" Yg telah membuat kami ini terluka adalah Sari Kemuning,..Romo,." jelas Tara Rindayu.


Juragan Tarya terkejut mendengar nya,..tetapi setelah melihat yg terluka itu adalah dua orang perempuan,.. akhirnya Juragan Tarya memaklumi nya.


" Memang nya ada masalah apa dirimu dengan Sari Kemuning itu,..bukankah sejak dahulu kalian berdua adalah teman,..?" tanya Juragan Tarya.


Mendengar pertanyaan dari Romo nya itu,Tara Rindayu tidak mampu untuk menjawab nya.


Ia berpikir apakah sebiaknya mengatakan hal yg sebenarnya kepada orangtua nya itu atau menyimpan nya saja biarlah menjadi rahasia dirinya saja.


Namun karena di desak terus oleh Romo nya itu akhirnya Tara Rindayu mengatakan hal yg sesungguhnya yg telah terjadi.


Mendengarkan hal itu,.. Juragan Tarya lebih terkejut lagi,. padahal di hatinya sudah menantikan Raka Senggani yg akan jadi calon mantunya itu.


Sekarang impian nya itu terkubur dalam dan hanya tinggal harapan saja yg tidak mungkin untuk digapai lagi.


" Ndhukk,..mengapa kau lakukan hal itu,..apakah dirimu tidak tahu ,. dialah yg telah menyelamatkan mu,..apa yg kan Kukatakan kepada Ki Lamiran,..padahal tampaknya orang tua itu sudah setuju dengan hubungan kalian berdua itu," ucap Juragan Tarya .


Mata orang tua itu sampai berkaca -kaca seolah hendak menangis,..namun tentu nya di tahan nya,....tetapi di hatinya telah musnah harapan memiliki seorang menantu yg cukup terkenal di Pajang dan Demak ini.


Ia tidak kuasa menahan kesedihan nya itu hingga jatuh terduduk.


" Semuanya itu bukan kesalahan den Ayu semata -mata,..tetapi ini adalah sebuah keputusan yg telah diambil oleh Guru,.dan tentunya Den Ayu tidak dapat menolaknya,." jelas Ki Kranjan.


" Itulah maksudku Ki Kranjan,..mengapa gurumu itu melibatkan Putri ku ke dalam masalah nya sendiri,.seharusnya ia berani dan mampu bertsrung sendiri dengan angger Senggani,..jika memang itu yg terjadi tentu angger Senggani tidak akan mendendam pada Tara Rindayu putri ku ini,.." kata Juragan Tarya.


Dan ucapan dari tuannya itu ternyata menyinggung perasaan dari Ki Kranjan,..ia tidak senang ada orang yg menyalahkan sikap gurunya itu,. meskipun itu salah .


Tetapi ia tidak berani menjawab perkataan tuannya itu,..hanya hati kecil nya yg berkata,.. guru kami itu tidak bersalah,..memang sudah sepantasnya Senopati Pajang itu mendapatkan dari apa yg telah di lakukannya itu.


Tetapi Ki Kranjan tidak tahu bahwa,. Senopati Pajang itu sendiri sudah sangat banyak orang yg menyukai nya termasuk Juragan Tarya sendiri yg menjadi tuannya itu.


Juragan Tarya tidak dapar berkata kata lagi.. Ia meningglkan tempat itu masuk menuju ke dalam biliknya,..serasa dunia ini mau runtuh setelah mendengar pernyataan dari putri semata wayang nya itu.

__ADS_1


Ia tidak tahu lagi untuk bersikap,.. bahkan terbersit di hatinya untuk pindah dari desa Kenanga itu,..tetapi kemana perginya,.. itulah yg ada di dalam pikirannya.


Ia merasa malu untuk bertemu dengan orang-orang penduduk desa Kenanga itu.


__ADS_2