Pria Kejam Yang Merampas Kehormatan Ku.

Pria Kejam Yang Merampas Kehormatan Ku.
Eps 119 memberi pelajaran.


__ADS_3

Pelayan yang ada di sana pun ikut tersentak kaget. Melihat Aditya yang melempar gelas. Seperti melempar bola bisbol sangat kuat dan tanpa ampunan.


Rebecca benar-benar kaget dengan apa yang di lakukan Aditya kepadanya. Wajah Rebecca yang tadinya senyum-senyum langsung berubah pucat. Debaran jantungnya berdetak tidak beraturan. Sangat tidak normal.


Belum lagi dia melihat Aditya sudah berada di depannya dengan wajah penuh kemarahan. Aditya yang seakan siap untuk menerkamnya. Rebecca yang masih schok bahkan tidak mampu berkata-kata.


Pecahan gelas yang di lemparkan Aditya kepada Rebecca ternyata mengundang Harison dan juga Damar untuk melihat berasal dari mana pecahan itu.


Damar yang berada di ujung anak tangga. Yang melihat mamanya berdiri dengan schok dan beling berserakan di bawah kaki mamanya dan belum lagi Damar melihat wajah dan baju sang mama yang terkena air jus tersebut.


" Brengsek," teriak Damar dengan suara menggelegar. Menuruni anak tangga dengan cepat dengan ke-2 tangannya yang mengepal. Emosinya seketika naik. Ketika melihat sang mama yang di perlakukan kurang ajar oleh Aditya.


Damar langsung melangkah menuju Aditya dan ingin melayang kan pukulan kepada Aditya belum sempat Damar melakukan hal itu. Aditya langsung menendang perut Damar. Sampai Damar mundur dengan memegang perutnya.


Rebecca melihatnya semakin kaget dengan Aditya yang bermain tangan di saat ada Harison. Harison memang belum bertindak apa-apa.


" Kau benar-benar," ucap Damar dengan geram yang mendapat serangan baru ingin membalas pukulan Aditya.


Aditya langsung melayangkan 1 pukulan lagi kewajah Damar.


" Berani sekali tangan mu itu menyentuh istriku," teriak Aditya Kemabli memukul Damar. Saat Damar ingin membalas.


Tetapi Aditya tidak memberi kesempatan dan tetap melayangkan tangannya pada wajah, perut Damar.


" Apa yang kau katakan dia yang mulai," sahut Damar menyangkal. Tetapi sangkalan Damar langsung mendapat pukulan kembali. Sampai tersembur darah dari mulut Damar.


" Damar," ucap Rebeca dengan menutup ke-2 mulutnya melihat apa yang di lakukan Aditya yang sekarang sudah duduk di atas tubuh Damar dan memukulnya beberapa kali.


" Aditya apa yang kau lakukan hentikan," ucap Rebecca yang hanya bisa berbicara untuk mengehentikan Aditya.


" Aditya hentikan!" ucap Harison baru bersuara. Tetapi Aditya tidak peduli dan tetap memukul Damar.

__ADS_1


" Kau pikir kau siapa berani menyentuh Felly hah!" Aditya benar-benar marah sampai-sampai tidak mengampuni Damar.


" Berani sekali kau memutarkan fakta. Kau sandiwara mu berlaku pada ku," teriak Aditya dengan emosinya uang benar-benar menggelegar.


" Aditya apa yang kau lakukan anakku bisa mati. Aditya," teriak Rebecca yang histeris melihat Damar yang di pukuli tanpa ampunan.


Di saat kericuhan terjadi. Baskoro tiba-tiba datang dan kaget melihat apa yang terjadi. Melihat Damar yang di hajar oleh Aditya.


" Aditya," teriak Baskoro. Dan mana mungkin di dengarkan Aditya.


" Apa yang kau lakukan hentikan!" teriak Baskoro.


" Mas, tolong Damar," ucap Rebecca yang kepanikan. Karena sang anak yang sudah banyak belur.


Karena Aditya tidak mendengarkan Baskoro. Baskoro langsung turun tangan menghampiri Aditya dan Damar. Baskoro menarik Aditya dari tubuh Damar sampai akhirnya Aditya bangkit dan berdiri di hadapan papanya. Wajah Aditya yang terlihat sangar dan ingin menerkam siapapun yang ada di hadapannya.


" Kau benar-benar," Baskoro ingin melayang kan tangannya. Tetapi kali ini Aditya menangkap tangan itu.


" Jika aku sudah benar-benar tidak menganggapmu sebagai orang tua. Aku juga bisa membuat seperti dia," ucap Aditya menekan suaranya dan menjatuhkan tangan papa ya dengan kasar.


" Aditya apa yang kau lakukan. Kau semakin kurang ajar?" teriak Baskoro benar-benar emosi dengan Aditya yang benar-benar suka-suka nya.


" Seharunya aku yang bertanya kepadanya. Apa maksudnya mendorong Felly kedalam kolam renang," teriak Aditya yang dengan penuh kemarahannya.


Rebecca langsung kaget mendengarnya. Begitupun dengan Harison mendengar Felly di dorong. Sebelumnya dia memang tau Felly tenggelam. Tetapi Felly mengatakan dia jatuh.


" Apa maksudmu. Jangan bicara sembarang. Jangan asal menuduh," ucap Baskoro yang memang tidak mudah percaya dengan perkataan Aditya.


" Tanyakan saja kepada istrimu tentang kebenarannya," sahut Aditya dengan sinis.


" Apa yang di katakan Aditya Rebecca?" sahut Harison langsung bertanya. Rebecca langsung panik dan ketakutan dengar pertanyaan mertuanya.

__ADS_1


" Tidak. Aku harus melakukan sesuatu papa dan mas Baskoro. Tidak boleh mempercayai hal itu. Tidak boleh," batin Rebecca yang mulai kepanikan.


" Aku yang menjawabnya. Karena mulutnya benar-benar tidak bisa bicara lagi. Kau sengaja mendorong Felly kedalam kolam renang. Karena kau tau dia tidak bisa berenang. Lalu kau suruh anakmu yang tidak tau diri itu," tunjuk Aditya pada Damar. " Untuk menolongnya dan kau mengirimku foto-foto seakan-akan istriku dan anakmu itu bersenang-senang di atas kolam renang," ucap Aditya menekan suaranya yang menceritakan kejahatan Rebecca.


Harison jelas kaget mendengarnya dan Baskoro antara percaya atau tidak dengan perkataan Damar. Tetapi dia sudah melihat kearah Rebecca. Seakan menanyakan apa itu benar atau tidak.


" Sial bagaimana ini kenapa dia tau. Aku yang mendorong Felly. Bagaimana jika mereka percaya," batin Rebecca yang sudah semakin ketakutan dia juga melihat Harison dan suaminya melihatnya. Seakan termakan dengan omongan Aditya.


" Bukan hanya itu. Kau juga menyuruh anakmu untuk memperkosa istriku dan aku datang dan dia memainkan sandiwara nya," teriak Aditya. Harison yang mendengarnya lebih kaget lagi dan pandangannya langsung menuju Damar.


" Kau jangan asal menuduh. Aku sudah katakan kepadamu. Dia yang mengundangku," sahut Damar yang sudah babak belur masih saja mengelak.


" Kau pikir aku seperti ayahmu. Yanga akan percaya kata-kata mu. Lalu aku akan menceraikan Felly dan membuangnya dari rumah ini. Seperti membuang ibuku. Aku tidak sebodoh ayahmu," tegas Aditya sekalian menyindir papanya.


" Aditya cukup. Kau jangan asal bicara. Kalau kau tidak punya bukti," sahut Baskoro yang masih saja ingin bukti.


" Benar, kau selalu menuduhmu padahal aku tidak tau apa-apa. Istrimu yang kegatelan dan kau menyalahkan orang lain," sahut Rebecca yang sudah mulai bermain Drama seakan yang paling tertindas.


" Aku tidak pernah bicara tanpa bukti dan jangan tunjukkan sandiwara mu di depanku," ucap Aditya


" Kau membenciku Aditya. Kau akan melakukan banyak cara untuk Menyinggirkan ku," sahut Rebecca lagi yang terus berakting.


" Wanita ular seperti mu. Akan terdiam. Jika melihat kebodohanmu," ucap Aditya sinis.a


" Bion!" panggil Aditya. Bion langsung datang dan menundukkan kepalanya.


" Tunjukan kepada kakek apa yang di lakukan wanita itu di pinggir kolam renang dan kenapa dia menutup pintu kamar Felly," ucap Aditya. Bion mengangguk.


Mendengarnya Rebecca langsung kepanikan. Saat Aditya menunjukkan bukti jika kejahatan yang di lakukannya pada Felly benar-benar ketahuan.


" Sial, kenapa aku tidak kepikiran dengan rekaman cctv, bagaimana ini. Apa yang harus aku lakukan," batin Rebecca yang baru kepikiran dengan hal itu.

__ADS_1


Bion berjalan mendekati Harison yang ingin memberikan rekaman itu pada Harison. Dion menundukkan kepalanya ketika sampai di depan Harison dan memberikan ponsel yang berisi rekaman cctv yang mengungkap kejahatan Rebecca terhadap Felly.


Bersambung...


__ADS_2