Pria Kejam Yang Merampas Kehormatan Ku.

Pria Kejam Yang Merampas Kehormatan Ku.
Eps 317 Akhirnya mengetahui.


__ADS_3

" Elia, kamu tidak apa-apa?" tanya Bion panik sudah berada di dekat Elia dan memeluk Elia. Ketika melihat Bion Gina semakin marah melihat Bion yang memeluk Elia.


" Gina apa yang kamu lakukan! hentikan semua ini!" bentak Bion pada Gina yang semakin kesetanan.


" Aku akan membunuh wanita yang sudah merebutmu dari ku, aku akan membunuhnya!" teriak Gina yang terus berusaha melepaskan diri dari Andre yang terus memegang tangannya untuk menghentikan perbuatan Gina.


Suasana yang semakin tegang membuat Gina mencari akal. Tangannya yang masih di pegang Andre. Gina langsung menendang barang berharga Andre menggunakan kakinya sampai Andre akhirnya terjatuh.


" Aaaaaaa," keluh Andre dengan memegang barang berharganya yang kesakitan dan Gina langsung mengambil kesempatan untuk menusuk Elia. Tetapi Bion langsung menahannya dengan menjatuhkan pisau itu kelantai dan Gina ingin mengambilnya. Namun langsung di cegah Bion.


" Lepaskan aku mas Bion!" tegas Gina dengan matanya yang melotot.


" Kamu yang melepaskan diri. Aku tidak akan membiarkan kamu menyakiti Elia. Sadarlah Gina dengan apa yang kamu lakukan," ucap Bion dengan menekan suaranya dengan melepaskan cengkraman tangan Gina.


" Kamu membelanya. Jadi kamu lebih memilih selingkuhan kamu di bandingkan aku!" teriak Gina dengan air matanya yang menetes. Elia hanya ketakutan di belakang Bion dan Andre harus menahan rasa sakit.


" Mas Bion, aku sudah menikah denganmu. Kamu suamiku dan kamu malah membela wanita ****** yang tidak tau diri itu. Kamu sungguh keterlaluan mas Bion. Kamu beralasan ingin bekerja. Tapi kamu berselingkuh dengan wanita itu!" teriak Gina dengan tidak terima penghiyanatan Bion yang di anggapnya sebagai suaminya.


Pengunjung Restaurant pun sudah mulai bergunjing yang pasti membicarakan Elia yang di anggap sebagai pelakor.


" Aku sedang hamil mas. Tapi apa yang kamu lakukan, kamu berselingkuh dengan wanita itu, kamu sungguh keterlaluan mas Bion!" teriak Gina dengan derain air matanya.


" Bion kamu sudah menikah?" tanya Andre yang kaget mendengar kata-kata wanita gila yang sedang histeris itu.


" Cukup Gina, kamu jangan terus menghina Elia. Elia tidak bersalah dalam hal ini. Elia tidak pernah menjadi pelakor atau merebut aku dari mu," sahut Bion mencoba untuk menjelaskan. Namun ada keraguan di dalam dirinya.


" Kamu masih membelanya, wanita sialan itu!" teriak Gina yang ingin menghampiri Elia yang ingin menarik rambut Elia.


" Hentikan!" tiba-tiba terdengar suara yang menggelar yang membuat Gina tidak jadi menyerang Elia yang mana suara menggelegar itu ternyata adalah Aditya yang datang bersama Felly. Dengan gagahnya Aditya menghampiri keributan itu yang seakan menjadi darga paling depan untuk membela kakaknya.

__ADS_1


" Berani sekali kamu ingin menyakiti kakakku," ucap Aditya dengan menekan suaranya dan sorot matanya yang tajam.


" Wanita ini pantas mati. Karena dia sudah merebut suamiku!" teriak Gina dengan penuh emosi.


" Siapa yang kau katakan suami mu. Bion yang kau katakan suami mu. Dia bukan suami mu," sahut Aditya yang membuat Gina tersentak kaget.


" Aditya, sudah," sahut Elia yang masih ketakutan. Namun Elia tetap tidak ingin jika Aditya membongkar semuanya.


" Apa yang kamu katakan?" tanya Gina dengan menekan suaranya dan wajahnya masih begitu kaget.


" Bion bukan suamimu, Bion adalah sepupuku dan suamimu adalah orang lain yang pergi meninggalkanmu," tegas Aditya yang mengatakan apa adanya.


Gina jelas tersentak kaget saat mendengarnya. Elia pun sudah pasrah dengan apa yang terjadi selanjutnya. Namun Bion berpikir memang lebih baik Gina mengetahui yang sebenarnya. Dan Andre hanya melihat dengan penuh kebingungan masih dengan situasi yang terjadi.


" Nggak mungkin. Kamu jangan bicara sembarangan. Itu tidak mungkin!" teriak Gina yang tidak percaya.


" Kamu bisa lihat sendiri siapa suamimu yang sebenarnya," sahut Aditya memberikan bukti yang di milikinya pada Gina dan Gina langsung mengambilnya dan melihatnya dengan terkejut melihat foto-foto pernikahannya dengan pria lain dan juga foto-foto kebersamaan Gina dan suami aslinya.


" Bion bukan suamimu. Dia adalah sepupumu dan dia tidak pernah berselingkuh darimu. Karena memang Bion mempunya hubungan dengan kakakku. Justru kamu lah yang menjadi farasit dalam hubungan mereka. Mereka harus bersembunyi-sembunyi saat bertemu karena perbuatan kamu. Mereka ber-2 menjadi korban karena kamu," jelas Aditya.


" Nggak, ini nggak mungkin, ini nggak mungkin," sahut Gina berteriak-teriak yang tidak menerima kenyataan yang di depannya.


" Itu adalah kenyataan Gina. Kita bukan suami istri. Tapi kita bersaudara dan Elia bukan selingkuhan ku atau merusak hubungan kita. Tapi Elia memang wanita yang aku cintai. Aku tidak berhiyanat dari kamu karena kita tidak ada apa-apa. Tapi justru aku yang membuat Elia yang menjadi korban karena semua ini!" sahut Bion yang menjelaskan lebih lengkap lagi.


Elia mendengarnya meneteskan air mata. Bion tidak pernah mengakui perasaannya. Namun kali ini Bion mengakui perasaannya yang jelas hal itu membuat Elia begitu tersentuh.


" Mana mungkin semua ini terjadi. Ini pasti bohong, ini pasti bohong," teriak Gina yang tetap tidak terima. Gina berteriak-teriak dengan memegang kepalanya dengan 2 tangannya yang histeris. Semakin lama Gina semakin lemas dan akhirnya pingsan dan untung di tangkap Bion sampai Gina tidak jatuh.


" Gina!" ucap Bion yang panik dengan Gina yang tidak sadarkan diri.

__ADS_1


" Ayo kita bawa Kerumah sakit," sahut Aditya. Bion mengangguk dan menggendong Gina ala bridal style yang buru-buru memasuki mobil dan Felly membawa Elia pergi menyusul kedalam mobil.


**********


Rumah sakit Gina sedang di tangani Citra Dokter pribadinya. Sementara Aditya,Felly, Elia, Andre dan Bion menunggu di luar yang pasti panik dengan kondisi Gina. Tidak lama akhirnya Citra pun keluar dari ruangan di mana Gina di rawat.


" Bagaimana Gina?" tanya Bion panik.


" Dia sudah baik-baik saja. Dia schok dengan apa yang di dengarnya. Kenyataan itu memang tidak mudah di terimanya. Tetapi dengan di beritahunya semuanya itu memang jauh lebih baik. Jangan khawatir pelan-pelan Gina akan menyadari apa yang terjadi sebenarnya. Jika memang pada nyatanya Gina dan Bion bukan suami istri," jelas Citra.


" Lalu bagaimana dengan bayinya apa terjadi masalah?" tanya Felly.


" Alhamdulillah tidak terjadi masalah pada bayinya. Bayinya juga baik-baik saja. Ya untuk sementara kalian jangan menemuinya dulu. Biarkan dia Istirahat dulu untuk mencoba mengerti semuanya," ucap Citra memberi saran.


" Baiklah kalau begitu, kami minta tolong kamu untuk memantau kesembuhan Gina," sahut Aditya yang mempercayakan semuanya kepada Citra.


" Jangan khawatir, itu memang sudah tugasku. Dan seharusnya aku sama Bion. Sudah jujur dari awal kepada Gina. Karena apapun itu. Jika terus di tutupi hanya akan membuat Gina bertambah sakit. Jadi sekalian aku berterima kasih pada kamu yang sudah membantu aku sama Bion," sahut Citra.


" Iya tidak sama-sama," sahut Aditya.


" Ya sudah kalau begitu aku kembali masuk dulu. Kalian sebaiknya pergi saja. Nanti kalau Gina sudah jauh lebih baik aku akan mengabari kalian," sahut Citra.


" Ya sudah terima kasih untuk bantuan kamu, kami pergi dulu," sahut Aditya. Citra mengangguk.


" Titip Gina ya Citra," ucap Bion.


" Iya kamu tenang aja," sahut Citra. Mereka pun akhirnya pergi dari rumah sakit setelah memastikan kondisi Gina baik- baik saja.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2