Pria Kejam Yang Merampas Kehormatan Ku.

Pria Kejam Yang Merampas Kehormatan Ku.
Eps 133 Hadiah untuk Felly


__ADS_3

" Kasus papa. Memang ada apa lagi dengan kasus papa dan kenapa kakak ketemu sama Aditya. Di kantor polisi. Memang Aditya ngapain di sana?" tanya Felly yang benar-benar bingung.


" Ya ngurus papa juga lah Felly, kamu ini aneh pake tanya-tanya segala," sahut Andre mengayun suaranya.


" Aditya mengurus kasus papa. Papa kasusnya di urus lagi. Maksudnya apaan Felly nggak ngerti kak," sahut Felly yang benar-benar tidak paham dengan ucapan sang kakak.


" Kamu benar tidak tau. Kalau kasus papa kembali di usus," ucap Andre menanyakan adiknya yang memang seperti orang tidak tau.


" Tidak tau," sahut Felly yang benar-benar tidak tau.


" Ya ampun Felly kasus papa itu sudah kembali di buka dan itu sudah sejak seminggu lebih yang lalu," ucap Andre heran.


" Kakak serius?" tanya Felly terkejut mendengarnya.


" Ya serius lah. Masa kakak bohong," sahut Andre.


" Bukannya itu tidak gampang dan pengacaranya bagaimana dan bukannya itu biayanya juga mahal dan tidak ada pengacara juga yang ingin membantu kasus papa," ucap Felly yang benar-benar tidak percaya dengan hal itu.


Napasnya saja mulai sesak, karena masih kaget dengan ucapan sang kakak.


" Tapi Aditya sudah menyiapkan semuanya. Bahkan pengacaranya yang sangat handal dan prosesnya sampai sejauh ini lancar-lancar saja. Padahal baru seminggu," ucap Damar menjelaskan.


" Aditya. Dia membuka kasus papa dan juga menyiapkan pengacara. Apa aku tidak salah dengar," batin Felly yang tidak percaya. Jika suaminya sudah melakukan hal yang di luar dugaannya pada papanya yang akan mustahil ada membantunya.


" Sinih, deh kita duduk dulu," ucap Andre menarik tangan adiknya yang bengong mengajaknya adiknya duduk.


" Kamu benar-benar tidak tau masalah ini?" tanya Andre. Felly menggeleng dengan wajahnya yang linglung.


" Mungkin karena kamu masih sakit. Jadi Aditya belum memberi tahunya pada kamu. Felly kasus papa resmi di buka sekitar 1 Minggu yang lalu," jelas Andre lagi.

__ADS_1


" 1 Minggu yang lalu. Bukannya saat itu Aditya yang masih di Luar Negri. Apa mungkin sebenarnya dia ingin memberitahuku. Saat dia pulang. Tetapi tidak jadi. Karena insiden malam itu," ucap Felly di dalam hatinya.


" Kakak juga tidak percaya. Saat ada pengacara menelpon dan membicarakan kasus papa. Kakak juga tidak memberitahumu saat itu. Karena kakak takut hanya sekitar harapan saja. Tapi saat kakak ke Jakarta. Kakak benar bertemu dengan pengacaranya dan benar-benar kasusnya akan di tanganinya dan yang lebih tidak percayanya. Aditya di balik semuanya. Kakak tidak lagi memberi tahu kamu. Karena pasti suami kamu memberi tahu kamu," jelas Andre dengan detail. Wajah Felly masih penuh dengan terkejut.


" Lalu bagaimana proses selanjutnya. Apa kah akan ada harapan. Papa akan bisa menang kali ini?" tanya Felly yang jujur sangat senang jika ada yang membantu papanya. Dan dia juga pasti berharap banyak.


" Sepertinya banyak. Karena Aditya juga turun tangan membantu semuanya. Kita doakan saja. Jika kali ini papa akan mendapat ke adilan. Walau papa sudah sampai di hukum selama itu. Tetapi semoga kali ini benar-benar kita akan mendapatkan kembali hak kita dan pasti kebebasan papa," ucap Andre yang juga berharap banyak.


" Terima kasih ya Felly kamu adalah orang yang paling berjasa untuk papa," ucap Andre tiba-tiba.


" Felly, kenapa Felly. Bahkan Felly saja tidak masalah itu," ucap Felly bingung.


" Karena kamu sudah menikahi orang yang tepat. Aditya telah menjadi malaikat untuk keluarga kita dan semua itu karena kamu. Karena kamu sebagai perantaranya," ucap Andre yang merasa adiknya itu sangat bahagia menikah dengan Aditya yang melakukan apapun kepadanya.


" Kenapa Aditya melakukannya. Kenapa dia tertarik untuk membuka kasus papa kembali," batin Felly yang masih tidak percaya dengan apa yang di lakukan Aditya yang membuatnya benar-benar merasa seperti mimpi.


*************


Karena Harison memaksa. Akhirnya Aditya mengalah dan membawa Felly ke rumah itu. Walau dia tidak ikhlas. Dan sekarang Felly dan Aditya sudah duduk di ruang tamu menunggu sang Kakek.


" Maaf Felly sudah menunggu lama," ucap Harison yang tiba-tiba datang dan duduk di hadapan Aditya dan Harison.


" Tidak apa-apa kek, Felly tidak menunggu kok," jawab Felly.


" Aditya kamu tidak bekerja. Bukannya tadi kamu bilang kamu sibuk," ucap Harison yang menyindir.


" Sudahlah, kakek mau bilang apa sama dia. Nggak usah lama-lama," sahut Aditya yang tampak kesal.


" Hmmm, baiklah. Ini Felly, kamu terima ini," ucap Harison yang memberikan Felly map berwarna biru.

__ADS_1


" Apa ini kek?" tanya Felly heran.


" Buka saja dulu," ucap Harison.


" Felly yang heran pun langsung membukanya dengan perlahan. Wajahnya yang bingung langsung berubah menjadi kaget dengan dengan apa yang di bacanya.


Aditya yang duduk di sampingnya yang tampak cuek. Tetapi terlihat sangat penasaran apa yang di lihat Aditya.


" Apa ini kek," ucap Felly dengan suara beratnya yang melihat ke arah Harison. Di mana Harison yang tersenyum lebar.


" Itu jelas untuk kamu. Kakek mendengar kamu dulu punya cita-cita ingin menjadi Dokter. Bahkan kamu sempat kuliah 1 tahun dengan beasiswa dan kamu harus berhenti karena ingin membantu keluarga kamu. Jadi itu hadiah dari kakek lanjutkan kuliah kamu di fakultas kedokteran," jelas Harison.


Felly pasti semakin sulit bernapas mendengar penjelasan kakeknya yang menurutnya itu tidak mungkin. Sementara Aditya yang mendengar apa yang di berikan kakeknya pada Felly pasti tidak menyangka juga.


" Kakek memberikan Felly pendidikan," batin tersenyum tipis. Dia pasti tidak percaya. Jika kakeknya sangat peduli pada Felly.


" Kek ini sangat berlebihan," ucap Felly yang pasti merasa tidak enak.


" Tidak ada yang berlebihan. Ini memang hak kamu. Jadi kamu tidak boleh menolaknya," sahut Harison. Felly melihat Aditya seakan ingin meminta persetujuan suaminya.


" Terimalah, itu hak mu, jadi jangan menolaknya," sahut Aditya yang setuju dengan kakeknya dan bahkan tidak memperotes sama sekali.


" Felly, jika kamu memang mempunyai cita-cita menjadi Dokter. Dan ini adalah kesempatan kamu. Jadi kamu harus menerimanya. Jangan menolaknya. Karena itu tidak baik menolak rezeki," ucap Harison.


" Felly, tidak tau harus mengucapkan apa sama kakek. Felly tidak percaya. Jika di dalam hidup Felly masih ada kesempatan ini. Makasih kek," ucap Felly dengan matanya yang bergenang.


" Sama-sama," jawab Harison tersenyum lebar.


" Aku saja belum sempat mengucapkan terima kasih pada Aditya yang sudah membuka kasus papa kembali dan sekarang kakek memberikan ini kepadaku. Padahal pernikahanku hanyalah sesaat. Tetapi apa yang di lakukan Aditya di luar pikiran ku dan kakek benar-benar sangat peduli kepadaku," batin Felly yang tidak habis pikir jika di dalam pernikahannya. Akan ada hal seperti itu.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2