Pria Kejam Yang Merampas Kehormatan Ku.

Pria Kejam Yang Merampas Kehormatan Ku.
Eps 77 Hadiah pernikahan.


__ADS_3

" Ayo Felly masuklah terlebih dahulu. Karena kamu keluarga baru di rumah ini," ucap Harison mempersilahkan Felly.


Membuat Felly kebingungan. Dia tidak mengerti apa maksudnya. Dia hanya plongo-plongo saja.


" Ayo melangkah!" suruh Aditya dengan pelan mengarahkan matanya untuk memasuki rumah sebagai menantu di rumah itu.


" Seharusnya istri Damar yang ada di posisi itu. Bukan wanita murahan ini," batin Rebecca terlihat mengepal tangannya.


" Hari yang sungguh memuakkan. Kenapa mereka sangat bangga dengan pernikahan yang di dasari perselingkuhan," batin Damar yang gelisah dengan apa yang di lihatnya. Tatapan sinis penuh kebencian selalu di berikannya pada Felly.


" Seharusnya aku membawa kamera. Agar bisa mengabadikan dua wajah yang kepanasan itu," batin Aditya menyunggingkan senyumannya. Dia orang yang bahagia dia antara semuanya. Merasa menang dari ular seperti Rebecca.


" Mari Felly!" ajak Harison lagi. Felly mengangguk. Dengan perlahan Felly melangkah memasuki rumah itu melewati Beberapa orang di sana.


Namun Felly tidak berani menatap Rebecca. Yang dia tau wanita itu pasti sekarang menatapnya tajam seakan ingin menerkamnya. Semenjak datang kerumah itu.


Felly memang tidak pernah bicara lagi dengan Rebecca. Karena Aditya memang tidak akan membiarkan hal itu terjadi.


Setalah Felly melangkah paling depan. Aditya menyusul dan diikuti Harison dan yang lainnya. Tradisi kuno penyambutan menantu yang sudah bertahun-tahun di adakan di keluarga besar Harison.


Felly sangat gugup. Harrison bahkan mempersilahkannya duduk terlebih dahulu di ruang tamu. Kecanggunganya sangat terlihat jelas.


Ketika Felly duduk Aditya pun akhirnya duduk di samping Felly. Yang kemudian di susul orang-orang yang ada di sana.


Setelah semua duduk. Beberapa pelayan datang membawa nampan yang membuat Felly bingung. Melihat nampan bulat besar yang sudah di letakkan di atas meja.


Nampan itu Berisi beberapa piring yang di isi jenis makanan yang ada beberapa makanan yang sama sekali dia tidak tau apa namanya.


" Ada apa ini sebenarnya," batin Felly kebingungan dengan semua yang ada di depan matanya. Felly bahkan melihat Aditya yang terlihat sangat santai.


" Felly cicipi semua makanan ini!" perintah Harison.


" Hah," sahut Felly heran melebarkan matanya. Jenisnya sangat banyak. Dan kenapa dia harus mencicipinya. Felly sudah seperti juri MasterChef saja.


" Sudah lakukan apa di katakan kakek," ucap Aditya dengan pelan.


" Ini tradisi keluarga besar kami. Menantu di rumah ini harus mencicipi makanan kesukaan semua anggota keluarga. Makanan sebanyak ini bukan hanya kesukaan kami saja. Tetapi keluarga besar yang sudah di kirim kemari untuk kamu cicipi," ucap Harison menjelaskan agar Felly tidak bingung.

__ADS_1


" Begitu rupanya. Aku baru tau. Jika adat seperti itu. Tapi apa gunanya dan apa khasiat ny," batin Felly yang masih bertanya-tanya.


" Ayo silahkan Felly. Jangan lama-lama," sahut Baskoro.


" Anak ini sengaja membuat lama. Aku sudah ingin muntah melihatnya di depanku. Dasar wanita ******," batin Rebecca yang terus mengumpat.


Setelah di suruh kembali. Akhirnya Felly mulai mencicipi dengan sendok. Satu persatu jenis makanan itu pun di cicipi nya. Yang lain hanya melihat saja. Felly juga malu-malu mencicipinya.


Yang pasti jenis makanan dari kue makanan ringan sampai lauk dan lainnya sudah di cicipi semuanya. Yang pasti dengan berbagai rasa. Manis, asin, asam, pedas dan rasa-rasa yang tidak bisa di ucapkannya.


Setelah lama mencicipi akhirnya Felly selesai. Dengan sigap pelayan langsung memberinya air putih.


" Lalu apa lagi," batin Felly yang melihat ke arah Harison. Dia sangat bingung apakah dia disuruh memberikan rating untuk jenis makanan itu.


" Felly. Pilih antara 3 mana yang kamu sukai," sahut Harison. Felly tambah bingung. Tetapi untuk mempercepat dia kembali melihat jenis makanan itu dan menyisihkan 3 piring yang memang menurutnya enak. Tidak tau apa tujuan kakek Harison. Dia hanya melakukan saja.


" Sudah kek," ucap Felly. Harison tersenyum.


" Felly, makanan kue putu itu adalah kesukaan suamimu," ucap Harison.


Dia tersenyum ketika cucu menantunya bisa memilih makanan yang di sukai Aditya. Padahal Felly tidak tau jika Aditya menyukai itu.


" Dan Kari ikan itu adalah makanan Vavorite dari Adikku," ucap Harison. Felly hanya mengangguk-angguk saja. Dia juga masih bingung apa maksudnya.


" Dan yang terakhir. Kacang Almond coklat itu adalah kesukaan Damar. Adik iparmu," mendengar kata Damar Aditya yang sekarang kepanasan.


Dan di saat itu Damar tersenyum tipis pada Felly. Sementara Felly jadi gelisah. Aditya harus melihat Damar tersenyum pada istrinya yang membuatnya ingin berdiri dan menumpahkan makanan itu pada Damar.


" Wanita serakah. Sudah menghiyanati anakku dan sekarang seakan tidak ingin lepas dari anakku," batin Rebecca yang tampak geram dengan Felly.


" 3 makanan yang kamu pilih akan memberikan kamu hadiah. Berarti suamimu, adikku, dan Damar. Ini adalah tradisi keluarga kami. Untuk pendekatan dan ikatan batin bagi orang batu di rumah ini," jelas Harison.


" Apa itu berarti Felly masih punya ikatan batin dengan Damar. Sampai-sampai makanan itu bisa terpilihnya," sahut Rebecca sinis. Felly mendengarnya menelan salavinanya dan wajahnya mulai panik.


" Apa yang kau bicarakan Rebecca," tegur Harison.


" Aku hanya memberi ingat pada menantuku. Kau sudah menikah jadi jangan masih memiliki perasaan kepada Damar. Damar hanya mantan kekasihmu," tegas Rebecca.

__ADS_1


" Ular ini memang sangat pintar bicara," batin Aditya mengepal tangannya.


" Apa yang di katakan Tante Rebecca. Kenapa dia bisa beranggapan seperti itu," batin Felly merasa kurang nyaman.


" Sekarang kau bisa melihat. Walau dia istrimu. Tetapi hatinya masih untukku. Ini baru permulaan Aditya. Aku akan menunjukkan padamu. Jika aku dan Felly adalah sepasang kekasih yang tidak terpisahkan," batin Damar dengan menyunggingkan senyumannya melihat Aditya seakan mengejek.


" Sudah cukup! jangan di perpanjang lagi, Felly kamu akan menerima hadiah dari mereka, mereka akan segera memberikannya," ucap Harison.


" Iya kek," jawab Felly gugup. Felly juga menoleh kearah Aditya. Yang tampak kesal. Wajah Aditya bahkan memerah.


*********


Setelah beberapa adat yang di laksanakan. Harison mengajak Felly untuk keruang kerjanya. Felly dengan gugup duduk di kursi dengan tangannya saling menggenggam di atas pahanya.


" Kenapa kakek mengajak ku kemari," batin Felly merasa gugup dengan kepalanya yang berkeliling melihat ruangan itu.


" Jangan gugup Felly. Kamu santai saja," ucap Harison yang duduk di depan Felly.


" Iya kek," jawab Felly berusaha santai. Harison membuka laci kerjanya dan mengambil map berwarna biru dari sana dan memberikannya pada Felly membuat Felly bingung.


" Apa ini?" tanya Felly heran belum mengambil apa yang di berikan Harison.


" Bukalah. Setelah membacanya lalu tanda tangani," ucap Harison dengan singkat. Mendengar tanda tangan Felly semakin bingung.


" Apa ada kontrak lagi," batinnya yang langsung berpikiran masalah kontrak. Karena memang pernikahannya dengan Aditya penuh surat perjanjian dan tanda tangan.


" Ayo cepat buka!" ucap Harison yang masih melihat Felly bingung. Dengan gugup Felly pun mengambilnya. Membuang napasnya perlahan kedepan dan langsung membukanya.


...Surat pengalihan Tanah Laskar Harison kepada Felly Valeria Anderson...


Baru membaca judulnya saja sudah membuat Felly Kaget dan langsung melihat ke arah Harison. Harison menganggukkan matanya.


" Apa maksudnya ini?" tanya Felly bingung.


" Bukannya sudah jelas ada keterangannya di sana," sahut Harison dengan santai.


" Tapi kek. Ini sangat tidak mungkin," sahut Felly yang langsung menutup dokumen itu.

__ADS_1


Dia jelas melihat nama pengalihan Tanah yang sangat luas. Di alihkan dengan namanya yang jelas membuatnya bingung.


Bersambung...


__ADS_2