
Akhirnya Felly sampai ke hadapan Aditya. Aditya hanya melihat sebentar memastikan wanita cantik atau tidak.
Felly pun duduk langsung di samping Aditya. Aditya maupun Felly tidak saling melihat. Karena memang pernikahan itu hanya terpaksa.
Walau begitu ke-2 pasangan itu sama-sama dek-dekan. Apa lagi Aditya. Seumur hidupnya baru kali ini dia terlihat gugup.
" Sudah bisa kita mulai?" tanya Penghulu.
" Silahkan!" sahut Kakek Harison. Felly terlihat menarik napas panjang dan membuangnya perlahan. Menunjukkan dia benar-benar gugup.
" Jangan gugup Felly," batin Felly.
" Aditya tenanglah. Hanya berbicara 1 kalimat saja apa susahnya," batin Aditya.
Karena papa Felly berada di penjara dan tidak bisa menikahkan Felly. Maka Andre sang kakak yang mengambil alih untuk pernikahan itu. Itu adalah kewajibannya untuk menikahkan adiknya.
..." Saya terima nikahnya Felly Valeria Anderson dengan mas kawin tersebut di bayar tunai," satu kali tarikan napas. Aditya berhasil mengucapkan ijab kabul....
..." Sah," tanya penghulu melihat di sekelilingnya....
..." Sah," sahut semuanya serentak dan mereka...
" Alhamdulillah," ucap penghulu dan langsung
...menutup dengan doa*....
Tidak menyangka. Akhirnya pernikahan Felly dengan Aditya sudah terlaksana. Sekarang Felly sudah menjadi istri Aditya.
" Akhirnya semuanya berjalan. Sesuai rencanaku," batin Aditya yang masih mengadahkan tangannya. Dengan bangganya menikahi Felly dengan memaksa dan bahkan dengan kontrak.
" Semua sudah terlanjur dan mungkin ini sudah jalannya. Semoga aku terus di berikan kekuatan untuk menghadapi semua ini," batin Felly yang jauh terlihat lebih pasrah.
Karena mau berbuat apapun sudah tidak ada gunanya lagi. Aditya sudah menjadi suaminya dan sisanya hanya tinggal dia saja kuat atau tidak menghadapinya.
" Ayo pasang cincin kalian," ucap Penghulu. Aditya menganguk dan langsung mengambil cincin dan memasangkan di jari manis Felly sambil matanya terus menatap Felly.
Begitupun dengan Felly yang melakukan hal yang sama pada Aditya memasangkan cincin pernikahan itu di jari manis Aditya.
Penghulu pun mengarahkan Felly untuk mencium tangan suaminya dan Felly melakukannya untuk pertama kali mencium punggung Pria yang di bencinya yang sudah menjadi suaminya.
Setelah itu Aditya juga mencium kening Felly dengan lembut. Layaknya Pria yang sangat mencintai istrinya. Padahal tidak.
__ADS_1
Setelah itu. Felly maupun Aditya sama-sama sungkem kepada Harison dan keluarga Felly. Juga ada papanya Aditya.
" Kamu sudah menikah dan kamu jangan pernah lepas dari tanggung jawabmu," ucap Harison memeluk Aditya memperingati cucunya.
" Iya kek," jawab Aditya dengan singkat dan melepas pelukan kakeknya yang langsung di sambung Felly.
" Kamu harus banyak bersabar sebagai istri. Kamu harus menerima Aditya apa adanya dan jangan menyerah dalam hal apapun," ucap Harison memberi arahan pada Felly.
" Iya kek. Makasih kek," sahut Felly.
Aditya harus sungkem pada papanya yang jelas sama sekali hal yang tidak pernah di inginkannya selama dia hidup. Tetapi demi nama baik dia harus melakukan hal itu.
" Selamat untuk pernikahan kamu," ucap Baskoro.
" Hmmm," Aditya dengan mudahnya menjawab dengan deheman dan langsung melepas pelukan sandiwara itu. Baskoro geleng-geleng dan sekarang menantunya sudah mencium punggung tangannya.
" Selamat untuk pernikahan kamu. Semoga kalian hidup bahagia," ucap Baskoro pada menantunya.
" Iya pa," jawab Felly yang langsung memanggil pria itu papanya. Bahkan Aditya mendengarnya mendengus kasar.
" Sejak kapan dia menjadi papanya," batin Aditya kesal.
Aditya melanjutkan sungkem pada ibunya Felly.
" Iya aku akan menjaganya," jawab Aditya.
" Ibu percaya kepadamu," sahut Sabila yang benar-benar sangat yakin. Sementara Aditya sedikit ada perasaan tidak enak. Saat wanita itu memeluknya dan mempercayainya. Dari hatinya paling dalam seakan ada perasaan bersalah.
" Terima kasih sudah mempercayaiku," ucap Aditya melepas pelukan itu dan langsung berlanjut pada Felly. Felly langsung memeluk mamanya erat dengan air matanya yang menetes.
" Sayang kamu sudah menjadi istri patuhlah pada suamimu. Jangan membangkang. Karena apa yang di katakannya pasti yang terbaik," ucap Sabila.
" Iya ma. Felly akan ingat apa pun yang mama katakan," jawab Felly. Aditya memang suaminya dan mungkin jika benar-benar suaminya dia akan patuh dan akan menurut tetapi ini sangat berbeda dengan kenyataannya.
Sungkeman akhirnya selesai. Tetapi untuk Rebecca sendiri sama sekali tidak terlihat di acara akad nikah dan bahkan tidak ada yang menyadari kemana wanita itu. Wanita itu juga tidak sewaktu sungkeman.
Para media juga sudah mengambil foto-foto Aditya dan Felly yang saling berdampingan dengan menunjukkan buku nikah dan juga dengan punggung tangan masing-masing yang memakai cincin pernikahan.
************
Acara akad nikah yang mewah sudah berlangsung dengan lancar tanpa ada kendala apapun. Ternyata tidak sampai di situ. Malam harinya di tempat yang berbeda.
__ADS_1
Dia tempat outher acara resepsi ternyata masih berlanjut. Dengan dekor yang indah. Lampu-lampu yang di pasangi sangat cantik. Bunga-bungaan dan ornamen-ornamen lainnya yang di susun rapi di acara resepsi pernikahan mewah itu.
Felly juga sudah mengganti pakaiannya dengan gaun yang pasti sangat mewah. Gaun berwarna biru muda tanpa lengan yang memperlihatkan dada dan pundaknya yang mulus putih. Dengan bagian bawah gaun yang bervolume.
Rambutnya yang di tata dengan indah dengan dan di beri mahkota. Felly layaknya seorang proces yang memang sangat cantik.
Aditya juga sangat tampan dengan stelan jas hitam. Yang berdiri di samping Felly bersalaman dengan tamu yang mengucapkan selamat.
Kaki Felly sudah sangat pegal. Sedari tadi berdiri tanpa henti. Karena banyaknya tamu undangan.
" Kapan ini selesainya," batinnya mengeluh dengan senyum terpaksa nya.
" Apa harus seperti ini," batin Aditya yang juga sangat kesal dengan ritual yang membosankan itu.
" Baiklah untuk para undangan silahkan makanannya di nikmati," sahut MC yang memberi arahan.
" Dan untuk pasangan pengantin baru silahkan mengambil posisi ketengah untuk Berdansa," sahut MC lagi.
prok-prok-prok prok-prok-prok.
Kata-kata MC langsung di sambut tepuk tangan yang meriah. Sementara Felly sangat gugup. Mana mungkin dia melakukan itu. Felly menoleh ke arah Aditya.
" Aku tidak bisa," ucap Felly mengatakan terlebih dahulu. Sebelum Aditya mengajaknya.
" Sudah ikutin aja," sahut Aditya yang sudah menadahkan tangannya mengajak Felly berdansa.
" Aku tidak mau!" tolak Felly mentah-mentah.
" Ayo. Jangan membuat malu," desak Aditya. Felly masih tetap tidak mau dan Aditya memaksanya langsung meraih tangan Felly dan membawa Felly ke tempat dansa.
" Aditya apa yang kau lakukan?" tanya Felly panik yang sudah berada di tengah-tengah dan semua orang melihatnya. Membuatnya semakin gugup.
" Diamlah dan jangan banyak bicara," tegas Aditya pan. Aditya membuat tangan Felly di pundaknya dan dan tangannya memegang pinggang Felly.
" Ikuti saja jika tidak mau malu," bisik Aditya di telinga Felly membuat Felly merinding. Mata Felly tidak fokus dan melihat di sekelilingnya yang memang dia dan Aditya menjadi pusat perhatian.
Aditya dan Felly pun berdansa mengikuti alunan musik yang Selow. Pasangan itu berdansa layaknya pasangan romantis.
...Hay para readers ku semuanya. Terima kasih yang masih ngikuti aku. Jangan lupa, like, komen, dan Vote ya....
...Saya mengucapkan Selamat Hari Raya idul Fitri 1443 Hijriah terima kasih untuk semuanya....
__ADS_1
Bersambung......