Pria Kejam Yang Merampas Kehormatan Ku.

Pria Kejam Yang Merampas Kehormatan Ku.
Episode 315 Penjelasan Aditya.


__ADS_3

Andre harus menerima dengan lapang dada karena di tolak Elia. Sudah melamar di depan semua orang malah di tolak sama Elia di depan semua orang.


" Ternyata Elia menyukai Pria lain," batin Andre dengan wajahnya yang penuh kekecewaan.


Sementara Harison, Aditya, Felly, Laura dan Lusi hanya diam saja dan memang tidak bisa mengatakan apa-apa pada Andre. Mereka juga tidak tau kalau Elia ternyata mempunyai Pria yang di hatinya.


" Andre maaf ya untuk apa yang di katakan Elia," sahut Harison yang merasa tidak enak.


" Tidak apa-apa kek, yang penting aku sudah menyampaikan apa yang ingin aku sampaikan," sahut Andre dengan lapang dada menerima semuanya.


" Semoga saja kamu di pertemukan wanita yang terbaik," sahut Lusi yang memberi semangat Andre.


" Terima kasih Tante atas doanya," sahut Andre yang masih bisa tersenyum.


" Ya ampun aku tidak percaya jika kak Elia menolak Andre. Semoga Andre bisa menerima semuanya," batin Laura yang begitu prihatin pada Andre.


" Memang siapa yang di sukai kak Elia. Sampai kak Elia menolak kak Andre," batin Felly yang begitu penasarannya.


" Perjuangan Bion tidak sia-sia. Aku berharap Bion laki-laki yabg tepat yang bisa memberikan kebahagian untuk kak Elia. Karena Bion sangat mengetahui masalah Elia," batin Aditya dengan wajah yang penuh kelegaan.


*********


Setelah kepergian Andre. Felly yang menjadi resah di dalam kamar, setelah memberikan Asi pada Askara Felly menempatkan kan Askara pada tempat tidur bayi yang memang Askara tidur terpisah dari Aditya dan Felly. Karena takut sang bayi nanti kenapa-kenapa.


" Hmmm, kasihan kak Andre. Padahal dia begitu mencintai kak Elia, dia juga sudah lama memiliki perasaan itu pada kak Elia. Tapi ternyata kak Elia tidak memiliki perasaan itu kepadanya. Seharusnya jika tidak memiliki perasaan itu. kak Elia tidak harus memberi harapan palsu pada kak Andre. Jadi kejadiannya tidak seperti ini," batin Felly yang begitu kasihan pada kakaknya.


Krekkk pintuku kamar tiba-tiba di buka yang ternyata tak lain adalah Aditya yang memasuki kamar. Aditya menghampiri istrinya dan melihat sang istri yang begitu murung.


" Kamu kenapa sayang?" tanya Aditya.


" Apa lagi, jika tidak memikirkan kak Ander," jawab Felly jujur. Aditya memegang ke-2 bahu Felly agar Felly menghadapnya.

__ADS_1


" Kamu marah sama kak Elia?" tanya Aditya menebak.


" Jika kak Elia tidak menyukai kak Andre. Seharusnya jangan memberi harapan. Jadi kak Andre tidak perlu seperti ini. Aku tau perasaannya begitu kecewa," ucap Felly dengan wajah merengutnya.


" Sayang, kak Elia tidak pernah memberi harapan. Dia memang tidak ingin dekat dengan siapa-siapa dan lagian Andre juga langsung to the point melamarnya dan kak Elia pasti kebingungan dan jika tadi kak Elia memberi waktu itu baru namanya PHP. Tadi kan tidak kak Elia langsung menolak dari pada memberikan harapan. Karena memang alasannya juga tepat ada hati yang di jaganya," ucap Aditya menjelaskan dengan lembut pada istrinya.


" Kamu bicara seperti ini. Seperti memang sangat tau semuanya," ucap Felly. Adityawarman tersenyum mengangguk dan mengajak istrinya duduk di pinggir ranjang untuk bicara dengan tenang.


" Sayang kak Elia menolak lamaran itu karena mencintai Bion," ucap Aditya yang jujur pada Istrinya. Felly langsung kaget mendengarnya dan melihat suaminya dengan serius.


" Bion, Bion itu maksud kamu?" tanya Elia menerka-nerka. Aditya menganggukkan kepalanya.


" Mereka sudah saling menyukai sejak dulu. Dan kamu harus tau. Bion itu tau semuanya tentang kak Elia. Tidak ada yang tidak di ketahuinya, masa lalu kehancurannya, semua di ketahui Bion dan dia masih bisa suka pada kak Elia. Walau dengan semua kekurangan kak Elia Bion masih berasa tidak pantas dan mengundurkan diri dari ku. Bion mengundurkan diri untuk bekerja yang lebih baik yang tidak bergantung padaku agar dia merasa pantas untuk kak Elia dan sekarang dia sudah kembali dan untuk kak Elia," jelas Aditya. Sementara Felly masih begitu kaget mendengarnya.


" Jadi selama ini Bion yang di sukai kak Elia?" tanya Felly tidak percaya.


" Benar sayang. Kak Elia juga tidak bisa mengekspresikan rasa sukanya. Karena tau dia tidak pantas untuk di cintai. Karena masa lalunya yang begitu buruk," jawab Aditya.


" Lalu kalau begitu. Kenapa aku tidak melihat Bion langsung bergerak. Bukannya dia juga sudah sukses dan seharunya dia bergerak cepat. Jadi kak Andre juga tau semuanya," ucap Felly.


" Sepupu, maksudnya?" tanya Felly.


Aditya pun menceritakan masalah yang di hadapi Bion sekarang ini. Sewaktu Gina menangkap Elia dan Bion dan menghina Elia habis-habisan membuat Bion menceritakan pada Aditya tentang masalah yang di hadapinya dan Aditya memang tidak menceritakan apa yang sebenarnya pada kakaknya. Karena biar Bion sendiri yang menyampaikannya.


Tidak ada yang di ceritakan Aditya pada istrinya semua di ceritakannya dan Felly menyimak semua yang di ceritakan suaminya kepadanya.


" Jadi seperti itulah sayang, masih ada sesuatu yang membuat Bion belum bisa menikah dengan kak Elia," ucap Aditya.


" Lalu sampai kapan. Kan tidak mungkin juga Bion harus menanggung beban dari sakit sepupunya. Itu juga sama saja dia membuat kak Elia menunggu," sahut Felly.


" Kita akan membantu mereka. Agar masalahnya cepat selesai," ucap Aditya pada istrinya.

__ADS_1


" Hmmm, begitu ya sudah deh mau gimana lagi. Kak Elia menyukai pria lain yang berarti cinta kak Andre bertepuk sebelah tangan. Tetapi namanya kehidupan ya mungkin kak Elia akan bahagia dengan Bion," sahut Felly yang tidak bisa bicara apa-apa lagi.


" Lalu kamu bagaimana apa masih marah dengan kak Elia!" tanya Aditya.


" Mana mungkin aku marah. Yang bahagia kan kak Elia," sahut Felly. Aditya tersenyum mendengarnya dengan mencium lembut kening Felly.


" Kita doakan ya supaya kak Elia dan Bion bisa menghadapi semua cobaan dalam hubungan mereka," ucap Aditya.


" Iya," sahut Felly mengangguk tersenyum.


" Hmmm, oh iya sayang kita sudah lama lo tidak," sahut Aditya membelai-belai rambut Felly.


" Tidak apa?" tanya Felly heran.


" Kamu tidak ada rencana apa ingin memberi teman pada Askara," ucap Aditya.


" Teman," sahut Felly heran.


" Iya, lebih tepatnya memberikan adik kepadanya," sahut Aditya yang sepertinya ingin minta jatah pada istrinya.


" Dia juga masih beberapa hari, masa iya sudah buat baby lagi," sahut Felly dengan polosnya.


" Ya ampun sayang kan tidak langsung jadi," sahut Aditya.


" Masalahnya bukan jadi atau tidak. Kan aku masih nifas jadi mana boleh berhubungan duku," ucap Felly.


" Memang kapan selesainya?" tanya Aditya.


" Hmmm, aku tidak tau kapan selesainya, mungkin 2 Minggu lagi," sahut Felly.


" Selama itu?" tanya Aditya. Felly mengangguk. Aditya langsung lemas di pelukan Felly. Felly hanya tersenyum dengan suaminya yang kehilangan semangat.

__ADS_1


" Kamu harus lebih bersabar lagi ya sayang," ucap Felly dengan mudahnya. Aditya hanya pasrah akan hidupnya.


Bersambung


__ADS_2