
Pagi hari kembali. Felly masih tertidur di atas ranjang dengan selimut yang menutup sampai dadanya. Hidung Felly mengendus-endus seperti ada aroma yang sangat menyengat yang membuat hidungnya terus mengendus.
Dengan mata yang masih mengantuk berat. Felly membuka perlahan mata itu dan menoleh kesampingnya yang menurutnya aroma yang menggangu tidurnya berasal dari sampingnya.
Terlihat boucket mawar merah jumbo di atas nakas membuat matanya berbinar. Felly pun yang masih mengantuk mencoba untuk duduk dan mengambil Boucket tersebut. Menghirup aromanya dalam-dalam. Sangat harum yang membuat paginya terasa berbeda.
Felly juga melihat kartu ucapan yang ada di dalamnya. Felly membukanya dan membaca tulisan tangan itu.
" Maaf sayang, aku sudah membuatmu kesal. Bagiku yang paling cantik itu hanya kamu. Kamu yang paling cantik, paling seksi. Kamu melebihi apapun bagiku. Jadi tidak ada yang bisa menandingimu, I love you sayang," tulis Aditya dengan tulisan tangannya yang di ukir.
Felly tersenyum manis melihat tulisan dari suaminya itu. Jelas hatinya sangat berbunga-bunga melihat tulisan itu.
" Apa aku harus percaya kata-katanya," batin Felly yang tidak ingin mudah percaya.
" Hmmmm, sekian lamanya menikah. Baru kali ini dia memberiku bunga. Pernah sih sekali. Tapi mawar yang ada di taman, percuma kaya. Kalau pengiritan," ucapnya geleng-geleng yang lagi-lagi menghirup aroma bunga itu.
Felly kembali menoleh ke arah nakas dan melihat nampan yang berisi segelas, air putih, segelas susu dan terdapat di piring sarapan roti bakar yang di bentuk seperti love membuat Felly mendengus melihatnya dan langsung mengambil nampan itu meletakkan Boucket itu di sampingnya dan meletakkan nampan itu di atas pahanya.
Di atas nampan itu juga ternyata terdapat lagi sebuah surat.
..." Morning sayang, kamu sarapan ya, aku mencintaimu," Aditya....
Felly langsung meneguk air putih kemudian langsung meneguk susu yang pasti itu susu untuk kehamilannya.
" Lucu sekali," ucap Felly yang tersenyum lebar melihat roti berbentuk love yang sama sekali tidak rela untuk di makannya. Namun bangun di pagi hari membuatnya lapar dan mau tidak mau Felly haru memakannya.
" Enak," ucapnya sambil mengunyah.
" Apa dia sedang menyogok ku. Tidak Felly kamu jangan cepat terbuai. Dia itu keterlaluan bisa-bisanya melihat foto wanita seksi saat ada kamu. Itu baru ketahuan, bagaimana jika tidak aku yakin dia pasti sering melihat foto-foto yang lebih dari itu," oceh Cherry sambil mengunyah makanannya dengan lahap.
__ADS_1
Dia masih kesal dengan suaminya. Tapi kalau soal makanan berbeda. Jadi Felly tetap harus memakan apa yang di buatkan untuknya.
Tidak lama untuk Felly menghabiskan sarapan itu dan Felly langsung bangkit dari tempat tidurnya dan Felly ingin mandi. Saat membuka pintu kamar mandi. Matanya langsung berbinar melihat kamar mandi yang di sulam sangat indah.
Terdapat banyak Boucket mawar di setiap sudut ruangan. Tangkai mawar di lantai yang di susun indah dan juga di dalam bathub yang sudah di tabur kelopak mawar yang berbentuk love.
" Waowww, usahanya tidak bisa di ragukan. Dia benar-benar sangat totalitas mempersiapkannya, apa tidak sayang uangnya sebanyak ini," ucap Felly salut dengan suaminya yang berusaha untuk menyenangkannya.
Walau marah. Tetapi jelas Felly sebagai seorang wanita sangat terharu. Jika mendapatkan hal seperti ini. Wanita mana yang tidak bahagia di berikan hal romantis seperti ini. Ini sangat manis yang membuat kita klepek klepek.
*************
Selesai mandi dan sudah beres-beres di kamarnya. Felly keluar dari kamarnya dan saat membuka pintu Felly langsung di kejutkan dengan setangkai mawar merah dan Aditya sedang berlutut di depannya dan jelas hal itu membuat Felly tersentak kaget.
" Pagi sayang," ucap Aditya memberikan istrinya mawar itu dengan tersenyum lebar pada Felly. Namun wajah Felly terlihat ketus.
" Nggak usah-usah berlutut-lutut. Ayo berdiri," ucap Felly yang terlihat begitu garang dan sepertinya tidak mempan usaha Aditya untuknya. Aditya membuang napasnya perlahan dan berdiri. Felly langsung mengalihkan pandangannya membuang muka dari depan suaminya.
" Kamu bertanya. Jadi menurut kamu. Aku melupakannya itu maksud kamu," ucap Felly dengan kesal pada suaminya.
Aditya langsung meraih tangan Felly sang istri. Lalu memegang tangan istrinya. Felly sangat marah dan ingin menariknya dari tangannya. Namun Aditya menahannya.
" Sayang, jangan marah, aku tidak bermaksud melakukan apapun. Aku minta maaf sudah melihat Foto-foto itu," ucap Aditya yang membujuk istrinya.
" Kamu pasti seringkan melihat foto-foto itu. Iya kan jujur kamu," desak Felly yang menatap suaminya horor.
" Tidak sayang, hanya sekali," sahut Aditya mengangkat 2 jarinya berbentuk V. Bersumpah pada istrinya.
" Bohong. Mata kamu benar-benar jelalatan, aku tetap tidak akan memaafkanmu dan kamu dengar handphone kamu tetap aku yang pegang," ucap Felly menegaskan lalu melepaskan tangannya dari Aditya dan Felly pun pergi namun Aditya menahannya dan memeluknya dari belakang.
__ADS_1
" Aku mencintaimu," bisik Aditya di telinga Felly. Dia juga menempelkan wajahnya pipinya di depan Felly. Felly sebenarnya menahan senyumnya. Dia begitu bahagia mendengar ucapan cinta itu. Namun dia tidak mau secepatnya berbaikan.
" Ishhh, lepas apaan sih, kamu sana bilang cinta sama wanita itu," ucap Felly kesal dengan melepaskan diri dari Aditya. Namun Aditya tetap memeluknya tidak ingin melepaskan istri tercintanya itu.
" Aditya lepas kamu apa-apaan sih, aku nggak mau ketemu sama kamu," ucap Felly yang risih dengan Aditya.
" Jangan marah sayang lihat aku dulu," ucap Aditya yang terus merayu istrinya. Namun Felly tetap marah pada suaminya.
" Felly Aditya!" tegur Sabila yang tiba-tiba lewat.
Aditya langsung melepas diri dari Felly. Dan Felly langsung bergeser dari suaminya.
" Kalian ini kenapa. Kok kelihatan ada sesuatu gitu?" tanya Sabila merasa aneh dengan anak dan menantunya itu.
" Tidak, ma tidak apa-apa," sahut Felly dengan cepat.
" Felly ma, Felly menjauh dari Aditya," sahut Aditya yang seakan mengadu. Sabila langsung menatap anaknya dengan kebingungan. Namun Felly langsung kesal mendengar Aditya yang seenaknya jujur pada mamanya.
" Felly kamu kenapa lagi. Kok menjauh dari Aditya?" tanya Sabila.
" Felly jelas menjauh. Aditya membuat Felly kesal. Dia melihati wanita yang memakai pakaian seksi. Matanya jelalatan. Coba mama bayangkan istri mana yang tidak marah melihat suaminya seperti itu," ucap Felly dengan kesal yang juga tidak kalah mengadu pada mamanya.
Dan Sabila dengan dahinya mengkerut melihat ke arah Aditya, dan Aditya sudah tidak bisa mengatakan apa-apa lagi saat istrinya juga mengadu.
" Aditya, kamu melakukan itu?" tanya Sabila. Aditya langsung terdiam dan tidak bicara apa-apa lagi.
" Hmm, kalian ber-2 jangan bertengkar hanya masalah ini. Mama tidak mau ikut campur dengan urusan kalian berdua. Jadi jangan bertengkar. Kalian sudah dewasa dan selesaikan dengan benar," ucap Sabila menegaskan yang langsung pergi.
" Ma, ikut," sahut Felly yang mengejar mamanya.
__ADS_1
" Sayang," panggil Aditya. Felly tidak mempedulikannya.
Bersambung