
Akadia dan Quetzal setuju dengan saranku dan tante Hervia. Perang pasar gelap ini harus segera diakhiri. Dari empat organisasi enam pilar yang tersisa, hanya Agade yang tidak memiliki anggota bangsawan. Dan, tentu saja, bangsawan-bangsawan itu harus merelakan sebagian keamanan yang mereka miliki diambil kerajaan untuk perang. Selain itu, mereka juga harus mengeluarkan uang lebih untuk membiayai perang melawan kerajaan Nina.
Perang melawan Mariander belum selesai, datang Nina. Menghadapi perang di dua lini sekaligus menyedot anggaran dan sumber daya kerajaan dan para bangsawan dengan cepat.
Kalau perang pasar gelap dibiarkan berlarut-larut, uang dan sumber daya yang dimiliki para bangsawan akan terkuras amat sangat cepat. Jika pengiriman suplai ke lini depan peperangan tersendat karena anggaran bangsawan menipis, bukan tidak mungkin Bana'an akan kalah.
Meskipun tahu Kerajaan Nina tidak memiliki niat untuk menang, aku tidak bisa berharap mereka tidak menyerang terus-menerus. Ada kemungkinan Ratu kerajaan Nina akan meneruskan serangan demi memaksaku turun langsung ke medan perang.
Kembali ke pasar gelap. Rumor beredar kalau Akadia dan Quetzal melakukan pertemuan secara diam-diam. Bahkan, ibu bilang dia sendiri yang menemui pimpinan Quetzal. Aku sedikit penasaran apa yang ibu lakukan. Namun, karena ini ibu, aku yakin dia melakukan hal yang terbaik.
Tidak! Bukan hanya terbaik! Hal yang ibu lakukan selalu jauh lebih bagus dari hal terbaik yang bisa kulakukan.
Meskipun rumor ini beredar, karena Quetzal dan Orion berada pada masa non agresi, tante Hervia tampaknya tidak khawatir akan diserang oleh Quetzal. Dan, masih berhubungan dengan rumor ini, Akadia menyatakan akan fokus melawan Quetzal. Jadi, aku dan Agade akan mengurus Orion dan tambahan.
Aku bisa sedikit menduga isi perundingan antara Quetzal dan Akadia. Sejak awal, Akadia dan Quetzal tidak terlibat perang ini secara langsung. Yang paling vokal pada perang ini adalah Apollo, Agade, dan Orion. Guan tidak usah dianggap karena mereka hanya kumpulan mercenary. Sudah begitu, Guan juga bubar sendiri gara-gara masalah internal. Jadi, abaikan Guan.
Menurutku, Akadia dan Quetzal tidak akan benar-benar bertarung. Mereka akan menanti di suatu tempat, menunggu hasil pertarungan. Jadi, yang benar-benar menentukan nasib pasar gelap kerajaan ini ke depannya adalah Agade dan Orion. Sang pemenang akan menentukan arah.
Hal tidak terduga yang terjadi adalah informasi mengatakan Rina bekerja sama dengan Orion untuk sementara waktu. Dia bekerja sebagai tenaga lepas, sama seperti Ukin dan Maila. Aku tidak tahu apa yang membuat Rina menurut pada aturan pasar gelap Bana'an. Namun ini cukup menguntungkan bagiku. Dengan begini, Rina tidak akan menjadi wild card dengan tiba-tiba muncul di medan pertempuran.
Kalau begini, aku bisa memproyeksikan jalannya pertarungan yang akan terjadi pada lini elite.
__ADS_1
Aku vs Rina
Ukin vs Mulisu
Emir dan Inanna vs Maila dan Illuvia
Ninmar dan Umma vs Tante Hervia
Eh? Kenapa aku memperkirakan Illuvia ikut bertarung? Mudah saja. Karena saat ini dia menghilang. Meski demikian, dengan keterlibatan Maila, akan sangat normal untuk Illuvia tiba-tiba muncul dan ikut bertarung di hari-H. Aku harap Emir dan Inanna baik-baik saja ketika melawan dua orang ini. Aku khawatir mereka akan lengah atau tidak mampu serius karena melawan teman SMA calon suaminya.
Aku sempat menghubungi orang tua Maila untuk memastikan. Karena namaku sudah tersebar di pasar gelap, orang tua Maila pun terang-terangan mengaku kalau mereka adalah anggota Orion. Mereka juga tahu kalau saat ini Maila pasti berkecimpung di pasar gelap entah dimana. Namun, kedua orang tua Maila tidak tahu kalau putrinya bersekongkol dengan Ukin dan akan bertarung di sisi mereka pada hari-H.
Baik Illuvia dan Maila adalah anak tunggal. Kalau Orion kalah dan mereka berdua tewas, aku bisa bilang dua keluarga ini akan berakhir.
Kalau dihentikan sementara bangsawan yang berkuasa mencari sumber dana baru, sektor-sektor yang didukung oleh keuntungan perdagangan anak terpaksa menurunkan kualitas. Kalau hal ini terjadi, warga di daerah itu akan protes. Jika berkelanjutan dan merambah seluruh daerah, protes warga akan memaksa keluarga kerajaan mencabut gelar bangsawan beserta harta yang mereka miliki.
Belum selesai, bangsawan yang gelarnya dicabut pun akan mendapatkan "sanksi sosial" karena dianggap tidak memiliki kompetensi untuk memerintah. Bangsawan tersebut akan sulit mendapatkan pekerjaan karena pencabutan gelar bangsawan sama saja seperti pemberhentian secara tidak hormat, menjadi catatan hitam. Selain itu, sang anak pun juga mendapat "sanksi sosial" di sekolahnya.
Jadi, ya, aku sendiri paham kalau menghentikan perdagangan anak akan menghancurkan stabilitas Bana'an. Sempat ada rumor beredar kalau beberapa bangsawan akan mencoba bergabung dengan Akadia demi mendapat bantuan ketika daerahnya mengalami masalah saat berhenti melakukan perdagangan anak. Namun, rumor lain mengatakan kalau hal ini terjadi, efek pada Bana'an justru akan lebih besar karena bangsawan Akadia akan terpapar risiko ekonominya tidak stabil juga karena bantuan yang tidak sedikit.
Banyak akademisi mengatakan kalau sistem pemerintahan monarki kerajaan meletakkan rakyat jelata sebagai pihak yang diperintah dan dijajah sementara bangsawan dan golongan atas menikmati kemewahan. Namun, yang terjadi di Bana'an justru sebaliknya. Rakyat membayar nilai pajak yang rendah berharap semuanya diatasi oleh pemerintahan. Kalau tidak suka, mereka akan protes dan meminta keluarga Kerajaan mengganti bangsawan yang memerintah. Kalau masih tidak suka, pemberontakan.
__ADS_1
Kurasa, ini adalah efek bangsawan dan kerajaan yang terlalu melayani rakyat, rakyatnya jadi melonjak. Dikasih hati minta jantung.
Bersambung
\============================================================
Halo semuanya.
Kembali, author ingin mengucapkan terima kasih atas like, komentar, dan dukungan para pembaca. Semua dukungan tersebut sangat berarti untuk Author. Bagi yang mau lihat-lihat ilustrasi, bisa cek di ig @renigad.sp.author.
Dan, seperti biasa, author akan endorse artist yang gambarnya di cover. Saat ini, ilustrator yang gambarnya digunakan sebagai cover adalah ilustrator pixiv, 千夜 atau QYS3. Jadi, sebelumnya, author hanya jalan-jalan di pixiv, cari original content, trus pm artistnya. Karena bukan hasil komis, melainkan public content, author pun tidak mengeluarkan uang.
Jadi, promosi di bagian akhir adalah sesuatu yang author lakukan dengan sukarela karena sang artis telah memperbolehkan author untuk menggunakan gambarnya meski sebenarnya sudah jadi public content. Jadi, para reader bisa membuka pixiv page dan like galerynya di https://www.pixiv.net/member.php?id=7210261 atau follow twitternya di https://twitter.com/QYSThree. Dua-duanya juga bisa.
Selain QYS3, author juga telah mendapatkan sebuah cendera mata dari pokarii yang bisa dipost di akhir cerita.
Sekali lagi, terima kasih bagi semua reader yang telah like dan komen. Dukungan kalian sangat lah berarti bagi author. Terima kasih juga atas ucapan lekas sembuhnya. Author benar-benar berterima kasih.
__ADS_1
Sampai jumpa di chapter selanjutnya