
Hah. Gara-gara orang seperti kalian lah rambutku cepat memutih.
"Dasar ... pengkhianat ...."
Kita semua pengkhianat. Sejak memilih jalan untuk menjual anak-anak demi kestabilan wilayah, kita semua adalah pengkhianat.
"Peng ...."
Akhirnya, laki-laki ini tidak bisa mengucap. Dadanya sudah tidak bergerak. Matanya pun kosong. Akhirnya, dia tewas di atas kasurnya. Di sampingnya, seorang perempuan telah memejamkan mata lebih awal, untuk selamanya.
Menyelinap ke rumah bangsawan dan melakukan pembunuhan. Tidak kukira aku akan melakukan pekerjaan ini lagi setelah menjadi pimpinan Quetzal, satu dari enam pilar. Namun, Enam Pilar? Rasanya aku harus mengajukan nama baru menjadi Tiga Pilar. Pilihannya antara ganti nama atau memilih tiga organisasi baru, untuk mengisi kekosongan.
Baik Lugalgin maupun Yueni pati tidak peduli soal strata organisasi pasar gelap. Sebagai satu-satunya organisasi Enam Pilar awal yang masih bertahan, aku harus menekankan betapa pentingnya strata pada Lugalgin dan Yueni. Setelah ini, tampaknya, aku harus mengajukan proposal baru demi pasar gelap yang berkelanjutan.
Aku mengajukan proposal? Kalau begini, seolah-olah, aku di bawah mereka. Kalau di bawah Lugalgin, aku bisa menerimanya. Dia memang anomali. Namun, aku tidak suka dengan mindset kalau posisiku di bawah Yueni. Ya. Aku tidak suka.
Ada sesuatu yang tidak kuduga. Sebelum ini, aku berpikir Lugalgin pasti mengutamakan Akadia dibanding Quetzal. Namun, ternyata tidak. Perjanjian kerja dan kesepakatan yang ditawarkan ke Quetzal tidak lebih buruk dari Akadia. Dia memperlakukan kami dengan adil.
Ah, tidak! Mungkin tidak sepenuhnya adil. Masih ada satu hal yang membuat Akadia lebih mendapat perhatian dibanding Quetzal, panti asuhan. Karena kepemilikan panti asuhan, Lugalgin sengaja memberi beberapa perjanjian kerja lebih banyak untuk Akadia.
Lugalgin beralasan jaringan perusahaan ibunya membutuhkan uang lebih untuk menjalankan panti asuhan. Informasi yang menyatakan Lugalgin memiliki soft spot untuk anak-anak ternyata memang benar.
Informasi mengatakan jaringan perusahaan Yueni mengalokasikan 20 persen pemasukan perusahaan ke panti asuhan dan pembinaan anak-anak yatim. Kalau dipikir secara persen, penambahan perjanjian dan kesepakatan kerja memang tidak akan mengubah pemasukan. Namun, kalau dilihat secara nominal uang, tentu saja berbeda. Keuntungan 10 persen dari 1 triliun jauh lebih besar daripada 10 persennya 100 milyar.
Tampaknya, setelah ini, aku harus mendirikan panti asuhan. Dan lagi, panti asuhan ini bisa berfungsi sebagai pencarian tenaga kerja lebih awal. Kalau dididik sejak kecil, mereka bisa dimanfaatkan dimana saja, baik dunia legal maupun pasar gelap.
__ADS_1
Kalau begini, secara praktik, perdagangan anak memang dihentikan. Namun, wujudnya berubah menjadi panti asuhan. Anggap saja menyediakan rumah dan makanan untuk anak-anak sebagai harga beli mereka. Yang membedakan hanya 1, hak anak-anak panti asuhan lebih terjamin.
Namun, untukku yang sejak awal memang memperhatikan kesejahteraan anggota Quetzal, hal ini tidak berubah. Bahkan, justru ini menghemat pengeluaran. Dulu, aku harus beli anak dulu, setelah itu memberi mereka makan dan tempat tinggal sambil melatih. Sekarang, aku tidak perlu membeli mereka, cukup pungut dari pinggir jalan.
Dan, kabar bagus lain, perlakuan ini justru mendapatkan pandangan positif dari masyarakat dan pemerintah. Bahkan, posisiku sebagai bangsawan akan semakin kokoh dengan pendirian panti asuhan ini. Ya, meskipun tidak terlalu penting sih setelah ini. Intinya, karena semua sisi positif itulah aku menerima tawaran Lugalgin untuk tidak memperjual belikan anak.
Quetzal tidak pernah menolak proposal Lugalgin. Di awal, kami hanya menunggu kepastian. Kalau Lugalgin asal menghentikan penjualan anak, akan lebih banyak anak-anak yang mati kelaparan karena terlantar. Organisasi pasar gelap akan lebih hati-hati dalam memperlakukan anak-anak karena mereka sudah keluar uang.
Kalau asal pungut, organisasi tidak akan pikir panjang untuk ganti anak. Walaupun atasan bilang jangan sakiti anak-anak, bawahan sering tidak menurut. Di saat seperti ini, ketegasan pemimpin menjadi sangat penting.
Namun, meski demikian, hal ini juga ada negatifnya. Karena organisasi pasar gelap telah mengeluarkan uang, mereka menganggap dirinya berhak memperlakukan anak-anak itu semaunya. Banyak negatifnya, tapi ada sisi positifnya.
Namun, penawaran Lugalgin, sisi negatif minimal dengan banyak sisi positif. Kuncinya adalah satu, kerja sama intelijen. Sebelum Lugalgin datang, intelijen hanya membatasi kuota transaksi, berusaha menekan dana yang mengalir di pasar gelap.
Namun, tentu saja, ada organisasi yang tidak bisa menerima tawaran Lugalgin, seperti Apollo dan Orion. Apollo tidak setuju karena mereka tidak suka kalau harus memberi makan dan tempat tinggal bagi anak-anak yang dibeli. Mereka adalah tipe beli banyak lalu membiarkan seleksi alam bertindak. Yang bertahan baru diberi makan dan tempat tinggal. Metode Apollo mampu menghasilkan banyak petarung kuat seperti Karla.
Namun, prinsip Apollo seperti dihancurkan oleh Agade ketika mereka berkonfrontasi. Agade, yang memungut anak-anak hasil perdagangan dan memberi mereka rumah, mampu menghasilkan petarung yang tidak kalah kuatnya. Bahkan, menurut informasi dari Lugalgin, yang mengalahkan Karla bukanlah orang terkuat Agade.
Lalu, Orion, adalah contoh yang repot. Mereka memiliki anggapan menerima tawaran Lugalgin sama saja mengakui kalau apa yang dilakukan selama ini adalah salah. Mereka tidak ingin mengaku salah. Dan, buktinya, perdagangan anak mampu membuat Bana'an stabil hingga ratusan tahun. Bahkan, tanpa perdagangan anak, mungkin Bana'an tidak akan pernah berdiri.
Aku paham dengan jalan pikir Orion. Namun, zaman sudah berubah. Dan, tidak ada yang salah dengan mengakui kesalahan. Kalau dengan mengakui kesalahan bisa mendapat keuntungan yang lebih banyak, kenapa tidak? Sayangnya, orang-orang yang tergabung di Orion adalah bangsawan penuh harga diri. Belum lagi mengingat fakta Lugalgin adalah rakyat jelata, memperparah keadaan.
Kalau masih ada organisasi pasar gelap yang tidak setuju dengan penawaran Lugalgin, umumnya, mereka adalah tipe Apollo atau Orion.
Tok tok
__ADS_1
Bersambung
\============================================================
Halo semuanya.
Kembali, author ingin mengucapkan terima kasih atas like, komentar, dan dukungan para pembaca. Semua dukungan tersebut sangat berarti untuk Author. Bagi yang mau lihat-lihat ilustrasi, bisa cek di ig @renigad.sp.author.
Dan, seperti biasa, author akan endorse artist yang gambarnya di cover. Saat ini, ilustrator yang gambarnya digunakan sebagai cover adalah ilustrator pixiv, 千夜 atau QYS3. Jadi, sebelumnya, author hanya jalan-jalan di pixiv, cari original content, trus pm artistnya. Karena bukan hasil komis, melainkan public content, author pun tidak mengeluarkan uang.
Jadi, promosi di bagian akhir adalah sesuatu yang author lakukan dengan sukarela karena sang artis telah memperbolehkan author untuk menggunakan gambarnya meski sebenarnya sudah jadi public content. Jadi, para reader bisa membuka pixiv page dan like galerynya di https://www.pixiv.net/member.php?id=7210261 atau follow twitternya di https://twitter.com/QYSThree. Dua-duanya juga bisa.
Selain QYS3, author juga telah mendapatkan sebuah cendera mata dari pokarii yang bisa dipost di akhir cerita.
Sekali lagi, terima kasih bagi semua reader yang telah like dan komen. Dukungan kalian sangat lah berarti bagi author. Terima kasih juga atas ucapan lekas sembuhnya. Author benar-benar berterima kasih.
Sampai jumpa di chapter selanjutnya
__ADS_1