
"Keluarga utama Alhold memang ... selalu saja."
"... apa Ibu Amana mau memberi penjelasan?"
"Gin, kamu sudah mengetahui kenapa Kerajaan Kish runtuh, kan?"
Kalau yang dia maksud adalah bagaimana sebuah epidemi muncul dan membunuh banyak orang, termasuk keluarga kerajaan, ya, aku sudah mengetahuinya. Namun, ada ucapan Ibu Amana soal keluarga utama Alhold mengubah segalanya.
Tanpa mengandalkan insting, aku sudah tahu apa yang dimaksud oleh Ibu Amana. Maksudku, semua orang pasti bisa menduganya kalau melihat bagaimana Ibu Amana mengatakan soal epidemi dan keluarga utama tepat setelah mendengar rencanaku.
"Epidemi itu. Keluarga utama yang membuatnya?"
Ibu Mana mengangguk. "Ya, Gin. Yang membuat dan menyebarkan penyakit, yang membunuh jutaan populasi kerajaan Kish beserta keluarga kerajaan, hingga berujung pada kehancuran Kerajaan, adalah sang Raja."
Ibu Amana mulai memberi penjelasan.
Raja terakhir kerajaan Kish, Kubaba Alhold, menyatakan muak dengan tradisi keluarga Alhold yang saling mendorong takhta. Apalagi, tradisi ini sering berujung pada pembunuhan atau ancaman antar keluarga selir.
Identitas inkompeten, atau dulu disebut sebagai pemilik pengendalian mutlak, adalah alasan utama kenapa Alhold menjadi Raja. Di zaman tanpa teknologi, pengendalian adalah segalanya. Kamu bisa mengangkat bangunan besar, membawa 1.000 senjata, atau melakukan gerakan tidak normal dengan mudah. Dulu, pengendalian benar-benar menjadi dasar dalam rantai kekuatan.
Namun, rantai kekuatan itu menghilang ketika dihadapkan dengan pengendalian mutlak keluarga Alhold. Di hadapan keluarga Alhold, semua orang setara. Tidak peduli sekuat apapun kekuatan pengendalian yang dimiliki, orang itu akan menjadi manusia biasa.
Pujian dan ucapan yang sering disenandungkan adalah, "semua benda tunduk di hadapan keluarga sang Raja. Mereka, benda-benda di dunia ini, menjadi pasrah dab tidak akan pernah membiarkan orang lain mengendalikannya ketika sang Raja hadir."
Melihat latar belakang keluarga Alhold menjadi Raja, Kubaba berpikir untuk menghilangkan alasan itu. Kubaba berniat menjadikan keluarga Alhold menjadi keluarga normal, dengan pengendalian. Kulaba Alhold, dengan kekuasaannya, mencari cara untuk menghilangkan pengendalian mutlak.
Sambil memerintah kerajaan Kish, Kubaba terus mencari cara untuk menghilangkan pengendalian mutlak. Kubaba Alhold mendapati ketika keluarga Alhold sedang sakit, benda-benda di sekitarnya akan bergetar. Ketika ditelisik lebih jauh, Kubaba menduga bahwa dengan menurunkan kesehatan, pengendalian mutlak akan hilang dan diganti dengan pengendalian normal.
__ADS_1
Yang menjadi masalah adalah, keluarga kerajaan, keluarga Alhold, dikenal sebagai orang-orang terkuat Kerajaan Kish. Mereka hampir tidak pernah jatuh sakit. Menurut catatan, keluarga kerajaan baru sakit setelah melakukan pertarungan selama 7 hari 7 malam tanpa istirahat. Namun, pertarungan yang terjadi selama 7 hari 7 malam amat sangat jarang. Jadi, Kubaba sulit mencari orang untuk diamati.
Oleh karena itu, Kubaba melakukan sesuatu yang tidak lazim. Dia membuat dirinya sakit. Kubaba meminta dokter kerajaan untuk mengembangkan penyakit yang bisa membuatnya tumbang. Setelah melakukan percobaan pada dirinya sendiri untuk waktu yang tidak sebentar, Kubaba mendapat sebuah kesimpulan. Cara untuk membuat Keluarga Alhold kehilangan kekuatannya adalah dengan membuatnya sakit secara permanen.
Ilmu pengetahuan zaman dulu tidak semaju zaman sekarang. Mereka tidak tahu apa-apa soal antibodi, imunitas, proses uji klinis, dan lain sebagainya. Jadi, kesimpulan, "dengan sakit, pengendalian mutlak akan hilang," adalah hal yang revolusioner, sebuah penemuan besar.
Keluarga Alhold yang mendengarnya tersenyum. Dengan memiliki pengendalian normal, mereka tidak perlu menjadi keluarga kerajaan lagi, tidak perlu menjalani hidup dengan tanggung jawab yang berat. Keluarga Alhold, secara diam-diam, menyuntikkan penyakit itu ke anak-anak mereka. Dengan pengendalian mutlak anak-anak hilang, orang tua pun sudah tidak punya tempat di istana. Mereka bisa pergi dengan mudah.
Alasan lain kenapa para orang tua tidak menyuntikkan penyakit itu adalah karena sudah tidak mempan. Kubaba, tidak peduli sebanyak apapun menyuntikkan penyakit tersebut pada dirinya, dia akan sembuh, pengendalian mutlaknya kembali. Namun, hal ini tidak terjadi pada anak-anak. Jika obat itu disuntikkan pada anak yang baru lahir, maka pengendalian mutlak tidak akan bangkit.
Setelah mengetahui cara menghilangkan pengendalian mutlak, Kulaba menjalani hari-hari dengan tenang dan bahagia, berpikir dia akan lengser dari posisinya dengan damai. Namun, sayangnya, tidak.
Penyakit yang disuntikkan ke keluarga kerajaan, entah bagaimana, menyebar ke masyarakat. Jika seorang yang bisa bertarung 7 hari 7 malam saja bisa sakit oleh penyakit ini, apalagi orang normal? Penyakit yang dikembangkan oleh Kubaba menyebar ke seluruh kerajaan Kish, menjadi epidemi.
Di saat itu, keluarga kerajaan waspada. Mereka sadar rakyat pasti akan meminta pertanggungjawaban. Masyarakat tidak meminta keluarga kerajaan bertanggung jawab karena sang Raja lah yang membuat penyakit. Masyarakat meminta Kubaba bertanggung jawab karena dia adalah Raja. Semua hal mengenai kerajaan baik keberhasilan, kemakmuran, kegagalan, adalah tanggung jawab Raja.
Sejak awal, keluarga Alhold memang tidak ingin menjadi Raja. Jadi, runtuhnya kerajaan Kish tidak menjadi masalah bagi mereka. Walaupun jutaan orang meninggal, mereka tidak peduli.
Di lain pihak, keluarga cabang sama sekali tidak mengetahui rencana keluarga utama. Rencana menghilangkan pengendalian mutlak tidak mencapai telinga keluarga Cabang. Saat itu, yang diketahui keluarga cabang adalah mereka harus membuang nama Alhold untuk menghindari masyarakat yang meminta pertanggungjawaban.
Ratu pertama kerajaan Rina, Kuba, adalah satu-satunya Alhold yang terseret ke permukaan. Selama bertahun-tahun, memastikan pengendalian mutlak tipe penglihatan Ratu Kuba tidak diketahui, dia selalu mengikat kain putih di kepala, menutup mata. Kalau hanya satu lapis kain, Ratu Kuba masih bisa melihat dengan samar-samar. Setidaknya kain putih itu dapat mematikan pengendalian mutlak yang dia miliki.
Rencana keluarga utama baru mencapai telinga keluarga cabang beberapa belas tahun setelahnya, dibawa oleh salah satu penerus keluarga Alhold yang tidak memiliki pengendalian mutlak. Bersamanya, dia membawa obat, atau lebih tepatnya penyakit, yang dapat menghilangkan pengendalian mutlak pada anak-anak. Setelah menyampaikan kebenaran keluarga utama, orang itu menghilang, tidak terlihat lagi.
Kuba mencoba menyuntikkan obat itu ke anaknya, berharap pengendalian mutlak anaknya menghilang. Namun, pengendalian mutlak sang anak hanya menghilang untuk beberapa hari, kemudian kembali lagi. Setelah itulah Kuba menyatakan bahwa calon ratu dilarang menggunakan pengendalian. Seorang Ratu harus bisa menjadi sosok yang dihormati tanpa pengendalian, menyembunyikan fakta kalau keluarganya memiliki pengendalian mutlak.
Dulu, anak muncul tanpa pengendalian bukanlah hal yang baru. Mereka minoritas, tapi tidak langka. Beberapa saat kemudian, satu anak pelayan istana lahir tanpa pengendalian. Berharap epidemi lain muncul, Kuba menyuntikkan obat ke anak pelayan. Kalau Kerajaan Nina runtuh, dia bisa kabur.
__ADS_1
Namun, di luar dugaan, obat tersebut tidak memunculkan epidemi baru, justru berhasil menumbuhkan pengendalian anak pelayan. Sejak saat itu, obat itu dibuat ulang dan mulai mendapat nama sebagai obat pembangkit pengendalian, yang sekarang disebut serum pembangkit.
Ratu Kuba berpendapat kalau obat yang dia terima dari keluarga utama sudah kadaluwarsa. Jadi, kemampuannya sudah berkurang drastis. Ketika menyadari hal itu, Ratu Kuba hanya bisa mengutuk keluarga Utama. Kalau bukan gara-gara keluarga Utama yang membuat rencana dan penyakit itu, dirinya tidak akan menjadi Ratu.
Bersambung
\============================================================
Halo semuanya.
Seperti biasa, author akan endorse artist yang gambarnya digunakan untuk cover. Saat ini, ilustrator yang gambarnya digunakan sebagai cover adalah ilustrator pixiv, 千夜 atau QYS3. Jadi, sebelumnya, author hanya jalan-jalan di pixiv, cari original content, trus pm artistnya. Karena bukan hasil komis, melainkan public content, author pun tidak mengeluarkan uang.
Jadi, promosi di bagian akhir adalah sesuatu yang author lakukan dengan sukarela karena sang artis telah memperbolehkan author untuk menggunakan gambarnya meski sebenarnya sudah jadi public content. Jadi, para reader bisa membuka pixiv page dan like galerynya di https://www.pixiv.net/member.php?id=7210261 atau follow twitternya di https://twitter.com/QYSThree. Dua-duanya juga bisa.
Selain QYS3, author juga telah mendapatkan sebuah cendera mata dari pokarii yang bisa dipost di akhir cerita.
Sekali lagi, terima kasih bagi semua reader yang telah like dan komen. Dukungan kalian sangat lah berarti bagi author. Terima kasih juga atas ucapan lekas sembuhnya. Author benar-benar berterima kasih.
Sampai jumpa di chapter selanjutnya
__ADS_1