
"Cepat Pergi!" Menyaksikan perubahan disekitar Feng Yang yang tiba-tiba, Zhang En berteriak ke arah Feng Yang sambil meluncurkan serangan pedang yang di selimuti energi cahaya yang Berlimpah dengan bilah pedang di tangannya.
Diatas langit terlihat muncul garis petir yang bergemuruh menghentikan gerakan para penyerang Feng Yang sementara Zhang En menghilang dari tempatnya dan muncul di samping hantu raksasa Feng Yang. Zhang En meletakkan tangannya di pundak Feng Yang dan keduanya lenyap dari pandangan semua orang.
Zhao Chen dengan susah payah menekan Qi naga iblis di tubuhnya ketika dia melihat Zhang Eb dan Feng Yang menghilang tepat di depan matanya. Berteriak di penuhi rasa amarah, dia berteriak, "Cari! Cepat cari benar-benar hantu kecil itu untukku!"
Tapi ketika dia melihat Li Qiuping dan yang lainnya tidak bertindak untuk mengejar Zhang En, kemarahannya semakin membesar kepada mereka, “Untuk apa kalian semua masih berdiri di sini?!!”
Alis Li Qiuping berkerut karena tidak puas dengan sikap Zhao Chen yang meneriaki mereka seolah-olah mereka adalah bawahannya. Dia mencibir sebagai balasan. "Zhao Chen, kami bukan budakmu."
Zhao Chen semakin sangat marah mendengar jawaban Li Quiping.
“Sudah... Sudah, kita semua di sini adalah saudara, jangan berkelahi hanya karena seorang anak kecil. Dia bisa lari dari sini, tapi tidak bisa lari dari istana kuil raja hantu ini. Dia pasti tidak akan bisa keluar dari Domain Kematian ketika kita berhasil menangkapnya nanti, Saudara Zhao Chen bisa menghadapinya sesuka hati saat kita menemukannya.” Guo Dehui berperan sebagai penenang situasi dan tersenyum ramah. Baru kemudian wajah Zhao Chen terlihat sedikit lebih baik.
"Anak itu mungkin lari ke gua budidaya Raja Hantu." Seorang murid dari Kota Kekaisaran Suku Dewa berbicara, "Mari kita cepat masuk juga, bagaimana kalau anak itu yang menjadi orang pertama yang menemukan Sutra Raja Hantu dan memgambilnya?"
“Sutra Raja Hantu?” Zhao Chen mencibir dengan jijik, "Apakah barang-barang harta karun itu adalah benda yang mudah dia tangani hanya karena dia mendapatkannya pertama kali?" Tidak mengatakan lebih banyak bicara, Zhao Chen mengeluarkan sebuah jimat dan memulai formasi susunan yang tertulis di dalamnya, memanggil ahli Kota Matahari.
Seseorang pendekar Pertapa Dewa akan memiliki kemampuan untuk memanipulasi ruang. Formasi array atau jimat tertentu seperti ini, dan dapat digunakan sebagai alat komunikasi untuk menyampaikan sebuah pesan memanggil rekan atau meminta bala bantuan.
Beberapa saat kemudian, Zhao Chen dan yang lainnya juga menuju ke gua budidaya Raja Hantu.
Di tempat lain, Zhang En dengan cepat melewati lantai pertama gua budidaya Raja Hantu naik ke lantai dua bersama hantu raksasa Feng Yang memandu jalan. Lantai pertama adalah hamparan salju yang sangat luas, sedangkan lantai kedua adalah pegunungan yang tak berujung.
Matahari cerah yang sepertinya tidak pernah terbenam tergantung tinggi di atas puncak gunung, suasana di gunung itu memiliki gambaran ketenangan dan kedamaian. Tapi hantu raksasa Feng Yang menghadap Zhang En dengan hormat, berkata “Tuan, pegunungan yang ada di lantai dua ini dilengkapi dengan formasi susunan yang kuat. Kita harus terbang melintasi pegunungan yang panjang ini sekaligus, dengan hati-hati."
__ADS_1
"Terbang di atas pegunungan ini tanpa berhenti sama sekali?" ucap Zhang En terkejut. Kemudian dia menghembuskan nafas lega, masalah ini mungkin sulit bagi orang lain, tetapi tidak baginya.
Karena dia memiliki Gunung Dewa Emas didalam tubuhnya dan Meminjam kekuatan Formasi Sepuluh Buddha yang ada di dalam kuil Gunung Dewa. Dengan begitu, dia bisa terbang menggunakan Gunung Dewa sampai mereka mencapai pintu masuk di lantai tiga.
“Selain hal itu, apa lagi yang perlu aku ketahui?” Zhang En bertanya.
“Tuan, susunan formasi jebakan di sekitar pegunungan ini sangat kuat, tanpa sengaja memicu salah satu dari jebakan, bahkan seorang pendekar tingkat tinggi sekalipun bisa mati di tempat."
Zhang En melambaikan tangannya, "Kau tidak perlu khawatir tentang hal itu."
Feng Yang hanya bisa berhenti dan mengubah topik pembicaraan mereka, “Selain itu, di ruang lantai dua ini hidup sejenis makhluk hantu, yang disebut Hantu Belati Darah. Meskipun Hantu Belati Darah ini tidak kuat, masalahnya terletak pada jumlah mereka. Mereka sangat lincah dan sangat sulit untuk dibunuh."
"Hantu Belati Darah?" Zhang En bingung dengan perkataan Feng Yang, “Bukankah kau mengatakan ada formasi array hantu di mana-mana? Kenapa Hantu Belati Darah ini tidak takut pada mereka?"
Hantu raksasa Feng Yang menggelengkan kepalanya tanpa berdaya, “Tentang itu, bawahan ini tidak tahu alasan sebenarnya, jika bawahan ini membuat asumsi, maka alasan mengapa Hantu Belati Darah ini tidak takut atau terhalang oleh array di lantai ini mungkin karena Penguasa Raja Hantu membuat beberapa tanda pada mata formasi ketika dia meletakkan array."
Dia tidak terlalu peduli dengan Hantu Belati Darah ini, mereka saat ini harus terbang melintasi pegunungan ini dan terus waspada terhadap serangan yang datang tiba-tiba, tetapi Zhang En tidak terlalu merasa khawatir karena dia terbang menggunakan Gunung Dewa Emas.
Tidak ingin membuang-buang waktu, Zhang En mengeluarkan Gunung Dewa Emas miliknya. Saat sebuah gunung emas muncul diatas udara, energi Buddha menerangi ruang di sekitar mereka.
"Ayo masuk." Di depan mata bulat terkejut hantu raksasa Feng Yang, pemandangan sekitarnya berubah saat dia dibawa masuk ke dalam Kuil Gunung Dewa. Zhang En kemudian memulai Formasi Sepuluh Buddha dan Gunung Dewa emas melesat ke depan dengan rentetan jekak cahaya emas menghilang dari pandangan.
Zhang En melirik hantu raksasa Feng Yang, berkata “Ini adalah Gunung Dewa Emas!"
"Apa?!! Ini adalah Gunung Dewa Emas!" Hantu raksasa Feng Yang berseru dengan suara nyaring.
__ADS_1
Zhang En mengangguk membenarkan. Selain itu, Gunung Dewa Emas adalah harta karun dari Dunia Buddha, musuh bagi makhluk Yin seperti hantu. Jika bukan karena Zhang En mengalirkan energi Buddhisme ke tubuh Feng Yang, sejak dari awal dia masuk ke tempat ini, jiwanya pasti akan dimurnikan menjadi ketiadaan saat dia muncul di Kuil Gunung Dewa.
Mengabaikan ekspresi tercengang di wajah hantu raksasa Feng Yang, Zhang En berkonsentrasi untuk menerbangkan Gunung Dewa Emas dan melaju kencang melewati pegunungan yang di bawah.
Didalam Kuil Gunung Dewa, Zhang En dapat melihat pegunungan diluar, memang ada banyak makhluk yang terlihat, tubuh mereka seluruhnya berwarna merah darah dan secara fisik mirip dengan kera. Makhluk hantu ini memiliki gigi tajam, lengan panjang dengan untaian energi hitam keluar dari mata mereka. Di atas kepala mereka ada paku seperti belati, berkilauan dengan cahaya yang tajam.
"Apakah itu adalah Hantu Belati Darah?" Zhang En bertanya.
Hantu raksasa Feng Yang menjawab, "Benar Tuan, itu Hantu Belati Darah!"
Karena Zhang En mengubah besar Gunung Dewa Emas menyusut menjadi sebesar seukuran partikel debu, Hantu Belati Darah yang berkeliaran di bawah tidak merasakan kehadiran mereka. Zhang En melancarkan sebuah tinju dari dalam kuil, serangannya di keluar dari Gunung Dewa Emas ke dunia luar, menyerang Hantu Belati Darah yang berada agak jauh di bawah mereka.
BOOMMM!
Sebuah ledakan keras bergema, dan sebelum Hantu Belati Darah itu bisa mengeluarkan jeritan, tubuh mereka meledak menjadi awan kabut darah. Zhang En membuka mulutnya dan menyedot jiwa hantu mereka, menjalankan Mandat Pakta Darah untuk memurnikan jiwa hantu.
Setelah sedikit lebih dari satu jam, Zhang En berhasil memurnikan jiwa Hantu Belati Darah.
Dia kemudian menuai lebih banyak Hantu Belati Darah menggunakan metode yang sama. Karena dia cukup berhati-hati untuk memilih Hantu Belati Darah yang menjadi bawahannya.
Setelah itu, Zhang En mengontrol Gunung Dewa Emas untuk melaju dengan cepat. Di masa lalu, banyak ahli yang kuat juga melewati lantai pertama dan kedua, sebagian besar harta di lantai pertama dan kedua telah lama dijarah bersih tak bersisa, jadi Zhang En tidak berhenti berhenti lagi ditempat itu sama sekali.
-
-
__ADS_1
Jangan lupa Like & Vote!