Pendekar Pedang Pengembara

Pendekar Pedang Pengembara
Ch 90. Bertarung (2)


__ADS_3

Tinju Dewa Hantu-!


Bayangan tinju bergema di udara, jeritan hantu melengking disertai gelombang Qi iblis. Pukulan Dewa Hantu adalah keterampilan pertempuran peringkat tingkat tinggi yang memancarkan kekuatan tak terlihat.


Zhang En tidak mau kalah, dia mengeluarkan Qi pertempurannya dan mengalirinya pada bagian jarinya dan mengarahkan ke depan. Kabut berwarna abu-abu gelap mengepul di udara saat bayangan jarinya menembus ke depan bersamaan jeritan makhluk hitam yang aneh menenembus udara.


Jari Naga Dewa Iblis-!


Tinju Dewa Hantu Jiang Tianhua bertabrakan dengan Jari Naga Dewa Iblis Zhang En , gempa susulan menggetarkan seluruh bangunan dan udara disekitarnya meledak menabrak dinding pilar batu aula. Chen Xiaotian, Geng Ken, dan lainnya merasakan tekanan yang sangat kuat menekan tubuh mereka, garis retakan menyebar seperti jaring laba-laba terlihat dinding pilar batu aula itu.


Tubuh Jiang Tianhua bergerak mundur satu langkah saat tinjunya bertabrakan dengan jurus Zhang En, sementara Zhang En masih berdiri dengan kokoh di tempatnya.


Melihat hal ini, Jiang Tianhua tercengang. Dia menilai aura Qi pertempuran Zhang En berada setara dengannya bahkan sedikit lebih tinggi darinya.


Jiang Tianhua kemudian berteriak dambil melompat ke udara dan sekali lagi dia melancarkan serangan pada kedua tinjunya memgarah Zhang En untuk kedua kalinya. Zhang En lalu bergerak dari tempatnya dan berlari ke depan bukannya menghindar, dia ingin berhadapan dengan Jiang Tianhua dengan melakukan pertarungan jarak dekat.


Dalam sekejap mata, Jiang Tianhua dan Zhang En telah bertukar lebih dari ratusan gerakan. Semakin lama mereka bertarung, semakin kaget Jiang Tianhua dan hatinya mulai khawatir, dia menemukan bahwa apakah itu dalam hal pertahanan atau kekuatan, Zhang En melebihi ekspetasinya. Selain itu, kecepatan serangan Zhang En tampaknya terus meningkat, sehingga pada akhirnya dia tidak bisa berbuat apa-apa selain mundur untuk terus bertahan.


Menabrakkan tinjunya dengan kekuatan penuh mengarah Zhang En untuk membuatnya mundur, kilatan hitam melintas di mata Jiang Tianhua saat dia mengangkat satu jarinya. Tapi jarinya tidak ditujukan le arah lawannya, melainkan diarahkan ke atas.


Jari Kesengsaraan Iblis! 


Beberapa cahaya berwarna hitam gelap dan menakutkan meledak dari jari Jiang Tianhua, menembak langsung ke atas langit-langit ruangan aula.


Ledakan besar bergemuruh di atas aula besar. Di tempat di mana Jari Kesengsaraan Iblis Jiang Tianhua menunjuk membuka lubang besar. Cahaya Qi iblis bersinar di sekelilingnya.


Di aula besar bagian bawah, Chen Xiaotian, Geng Ken, dan yang lainnya terlihat khawatir dan wajah mereka memucat.


Selama bertahun-tahun ada rumor yang menyatakan bahwa Jari Kesengsaraan Iblis milik Jiang Tianhua dapat menembus langit dan bumi, tetapi selama ini itu hanya rumor. Tidak ada yang pernah menyaksikan Jiang Tianhua menampilkan Jari Kesengsaraan Iblis sebelumnya dan sekarang, tepat di depan mata mereka, Jiang Tianhua benar-benar menggunakan jurus andalannya dan melepaskan kekuatan yang terasa sngat begitu menakutkan mereka.

__ADS_1


Aula besar Sekte Penyihir Langit dibangun menggunakan baja terkeras, bahkan jika Chen Xiaotian meninju dinding seratus kali dengan sekuat tenaga, dinding batu yang keras ini hampir tidak akan retak atau goyang. Tapi sekarang, Jari Kesengsaraan Iblis Jiang Tianhua dengan mudah menembusnya dan membuat lubang besar.


Tiba-tiba, sesaat sebelum mereka masih tercengang dengan apa yang mereka lihat, sebuah lubang muncul tepat di atas kepala Zhang En. Sebelum ada diantara mereka bereaksi, sebuah jari raksasa menghantam lubang keluar dari udara. Jari raksasa itu diselimuti aura Qi iblis, ditutupi dengan simbol-simbol jahat, dan memancarkan udara yang sangat dingin. Serangan Jiang Tianhua masih belum dilepaskannya tapi momentumnya telah menghancurkan lantai aula akibat dari tekanan yang datang dari atas.


"Tuan Muda, hati-hati!" Chen Xiaotian berteriak, sementara semua orang yang ada di dalam aula merasakan ketakutan yang luar biasa.


Zhang En yang melihat jari raksasa itu menekannya, wajahnya malah terlihat acuh tak acuh. Tanpa memgatakan sepatah kata pun, Zhang En mengangakat sebelah tangannya dan menunjuk dengan menggunakan jarinya ke atas langit-langit aula.


Seketika kabut abu-abu gelap yang bergulir menyebar ke atas dengan kecepatan tinggi. Jeritan menakutkan makhluk hitam tak dikenal terdengar, dan dari dalam kabut abu-abu yang tebal itu, bayangan jari Zhang En menembus udara.


Jari Jiwa Mutlak Dewa Naga Iblis-!


Jari Jiwa Mutlak Dewa Naga Iblis bertabrakan dengan Jari Kesengsaraan Iblis!


BOOOOOMMMMMM!


Ledakan hebat mengguncang seluruh aula. Selain Chen Xiaotian dan Geng Ken, sebagian besar Tetua yang telah berkumpul hampir pingsan dan jatuh ke lantai. Yang bisa mereka rasakan hanyalah dengungan tak berujung di telinga mereka, aula yang bergetar di sertai angin kencang yang sepertinya memotong kulit mereka.


Sedangkan Jiang Tianhua dan Zhang En, keduanya sama-sama mundur kebelakang karena kekuatan dari tabrakan jurus mereka, keduanya terhuyung mundur satu langkah kebelakang. Namun, wajah Jiang Tianhua terlihat sangat memucat, sedangkan Zhang En masih terlihat baik-baik saja.


Meskipun Jari Kesengsaraan Iblis adalah serangan terkuatnya, Jiang Tianhua tidak dapat sepenuhnya menggunakan kekuatannya dengan tingkat kekuatan penuh pada Qi pertempurannya saat ini, terlebih lagi, Jiang Tianhua masih belum pulih karena tubuh Fisik iblis abadi telah merusak sebagian bagian dalam tubuhnya.


Jiang Tianhua tercengang saat dia menatap Zhang En. Tidak pernah dia membayangkan bahwa Jari Kesengsaraan Iblisnya akan dihadapi langsung oleh Zhang En. Sambil mengawasi gerakan Zhang En, Jiang Tianhua menetralkan kekacauan aliran Qi di dalam tubuhnya yang menimbulkan luka dalam, dan saat dia melakukannya, mata Jiang Tianhua secara bertahap berubah menjadi merah darah cerah.


Mata Iblis-!


Jiang Tianhua berteriak dengan nada yang haus darah.


Beberapa bola mata merah darah di tubuh Jiang Tianhua bersinar dengan cerah mencolok yang membentuk beberapa bilah pedang berwarna merah menembus ke arah Zhang En. Pada saat yang sama, jurus Mata Iblis Jiang Tianhua mengirimkan simbol bercahaya yang terlihat aneh. Chen Xiaotian, Geng Keng, dan kelompok Tetua yang ada disitu merasa pusing ketika mata mereka melihat simbol cahaya Mata iblis Jiang Tianhua.

__ADS_1


Zhang En yang melihat gelombang cahaya pedang merah yang tak terhitung jumlahnya terbang ke arahnya, wajahnya tiba-tiba menjadi dingin. Percikan api bersinar saat Pedangnya muncul digenggaman tangannya saat dia mengayunkannya ke depan.


Ratusan bilah pedang bercahaya berputar-putar di depan Zhang En membentuk lingkaran tornado. Di tengah bilah pedang yang telah membentuk seperti pusaran tornado, bola mata berwarna merah darah muncul saat itu juga.


Gerakan Keenam Keterampilan Pedang Seni Pedang Dewa Naga, Mata Langit-!


Mata Langit Zhang En melepaskan gelombang cahaya pedang, berbenturan dengan bilah pedang merah yang dibuat oleh Mata Iblis Jiang Tianhua.


Trang! Tranggg! Trangggg! 


Ratusan Bilah pedang bercahay yang terbentuk dari jurus Mata Langit Zhang En dan Mata iblis Jiang Tianhua saling bertabrakan.


Tidak berhenti sampai disitu, Pedang di tangan Zhang En kembali diayunkannya lagi.


Jurus Pedang Seni Naga, Amarah Dewa Naga Surgawi!


Dua garis cahaya berbentuk pedang berubah menjadi sepasang energi bola meriam yang kuat, melesat ke depan seperti gunung berapi yang meletus, seperti sepuluh ribu kuda jantan yang berlari melintasi seluruh aula besar Sekte Penyihir Langit menuju Jiang Tianhua hanya satu kedipan mata.


Mata Jiang Tianhua terbelalak karena terkejut.


“Fisik Iblis Abadi!”


Jiang Tianhua berteriak keras disertai seberkas cahaya keluar dari tubuhnya, kabut hitam mengepul di udara saat besi berbentuk seperti sisik ikan muncul di permukaan kulit Jiang Tianhua.


-


-


-

__ADS_1


Jangan lupa Like dan Vote!


__ADS_2