Pendekar Pedang Pengembara

Pendekar Pedang Pengembara
Ch. 709 - Melarikan Diri


__ADS_3

...


Sementara kelompok Long Qin sedang dalam perjalanan menuju Klan Zhang, Zhang En saat ini sedang menyerang para Tetua Klan Yu.


BOOMMMM!!!


BOOMMMM!!!


BOOMMMM!!!


Hampir puluhan para Tetua itu jatuh ke tanah, dengan tubuh yang terluka parah.


Zhang En telah mengurangi kekuatan yang dia gunakan, agar para Tetua itu hanya mendapatkan luka berat sambil membiarkan hidup mereka tergantung pada seutas benang.


Ketika Yu Fei menstabilkan sedikit Qi nya, dua melihat apa yang dilakukan Zhang En terhadap Tetua Klan Yu, matanya melotot karena marah. 


Dengan cepat melihat sekelilingnya, dia melihat anggota Klan Zhang sedang berada di udara di atas pincak gunung tidak jauh dari tempat pertempuran, diikuti dengan suaranya saat dia berkata, "Zhang En, aku akan membunuh semua anggota Klan Zhang!" 


WUSSSHHHH!!!!!


Dengan satu gerakan, dia telah mencapai puncak gunung dimana semua anggota Klan Zhang berada.


HONGGG!!!


Pedang Iblis Darah sekarang terbang kembali ke tangan Yu Fei. Saat dia hendak menebas penghalang pelindung yang dibuat oleh Long Xioba, Master Kun dan bawahan Zhang En, Zhang En sudah membuka mulutnya dan meludahkan artefak gunung Harimau miliknya yang ditembakkan ke arah Yu Fei.


SWOOSSHHHH!!!


Artefak itu membesar dalam sekejap mata, berubah menjadi gunung besar.


Yu Fei melihat bayangan gunung menjulang di atas kepalanya, lalu merasakan kekuatan angin kencang menerpa punggungnya, menyebabkan dia menoleh ke belakang. Apa yang dia lihat adalah sebuah gunung besar, puncaknya tersembunyi di langit.


Yu Fei sekarang tidak lagi memiliki waktu untuk berurusan dengan anggota Klan Zhang, dia sekarang fokus melindungi dirinya. 


WUUSSSHHH!!!


Pedang Iblis Darah di tangannya menebas gunung itu dengan seluruh kekuatannya dalam upaya untuk memblokirnya.


Tapi, ketika energi qi iblis dari pedang itu menghantam Gunung Harimau, gunung itu hanya bergetar sedikit di udara.


Melihat ini, Yu Fei menjadi panik, dengan cepat melakukan teknik perpindahan ruang untuk menghindari Gunung Harimau yang akan segera jatuh dari atas dan berniat menyembunyikan diri.


Hanya sedikit lagi setelah dia menghilang, Gunung Harimau jatuh di lokasi dia berada sebelumnya.

__ADS_1


DUARRR!!!!


Tidak sampai disitu, Yu Fei yang baru saja bersembunyi di kantong luar angkasa ketika dia merasakan energi dahsyat menyebar di udara.


Sebuah gempa dahsyat melanda mengikuti ledakan yang menggelegar.


RUMBLEEEE!!!


BOOOOMMM!!!


BOOOMMMM!!!


BOOMMMMM!!!


Ketika debu mengendap, sebuah lubang besar muncul di tanah yang membentang jauh ke dalam tanah.


Cakar naga Zhang En menunjuk ke udara, mengirim energinya ke formasi inti Gunung Harimau. 


Wussshhh!!!


Formasi inti Gunung Harimau menyala dalam cahaya yang berkilauan saat kekuatan hisap yang kuat namun lembut mengalir keluar.


Master Kun, Long Xioba dan semua anggota Klan Zhang hanya melihat pemandangan di depan mereka berubah, dan mereka sudah berada di dalam sebuah aula istana aneh yang belum pernah mereka lihat sebelumnya.


Dengan satu gerakan, cakar naganya menebas ke arah kelompok lain dari Tetua Klan Yu.


"Tidakkkk!!"


"Ahhhh, Selamatkan aku!"


Jeritan kesakitan dan teriakan marah terdengar di udara.


Beberapa dari Tetua klan Yu yang melihat ini, bahkan telah melarikan diri ketakutan.


Bunyi gemuruh terdengar dari tubuh Naga Zhang En. Dengan satu gerakan, Zhang En sudah menghalangi jalan para Tetua yang melarikan diri ini.


"Zhang, Zhang En, jangan bunuh kami, kami....-." Salah satu Tetua Klan Yu tergagap saat berbicara.


Tetapi, sebelum dia menyelesaikan perkataannya, dia sudah dikirim terbang dengan sapuan cakar naga Zhang En, tubuhnya robek dan bagian dada tetua itu meledak membuat lubang karena terkena cakar itu.


Ketika Yu Fei terbang keluar dari tempat persembunyinnya, melihat Zhang En secara merobek tubuh Tetua Klannya, kebencian dan amarah meledak darinya, diikuti dengan niat membunuh yang melonjak, tetapi ada juga gejolak rasa penyesalan yang dia rasakan saat ini.


Dia sangat menyesal meremehkan kekuatan Zhang En, menyesal membuat permusuhan, dan penyesalan terbesarnya adalah dia tidak mengerahkan seluruh kekuatannya untuk membunuh Zhang En sewaktu masih Di Dunia Dewa, setelah kompetisi selesai.

__ADS_1


Dia melihat sekeliling pada semua Tetua Klan Yu yang sedang menangis dan meratap kesakitan, juga ada beeberapa dari mereka yang hampir tidak bernapas, lalu kembali melihat Gunung Harimau yang sedang melayang di atas langit. 


Saat ini, tatapan mata Yu Fei sangat mengerikan.


Sekarang, sudah tidak mungkin baginya untuk bisa membunuh Zhang En dengan kekuatannya saat ini.


'Zhang En, aku akan membiarkanmu hidup beberapa hari lagi. Aku tidak akan melupakan kejadian hari ini, aku juga tidak akan membiarkannya berakhir begitu saja!' Yu Fei berpikir dalam hati. 


Terlepas dari keengganan di hatinya, dia memutuskan untuk mundur untuk saat ini.


Dia harus bergegas ke Dunia Kerajaan Iblis dan menemui Leluhur Klan Yu mereka yang telah pergi kesana. Dengan kekuatan Leluhur Klan Yu mereka, Zhang En pasti mati.


Tubuh Yu Fei kabur, menghilang dalam sekejap di dalam hukum ruang di tempat itu.


Namun, tepat ketika dia akan pergi dengan teknik perpindahan ruang dan waktu, cakar naga Zhang En sudah terulur, dengan paksa menghentikan gerakannya.


Yu Fei jatuh dari ruang hampa, matanya yang melebar menatap Zhang En dan bingung.


"Kau ingin melarikan diri? Yu Fei, kau pikir kau bisa lari dariku?" Ucap Zhang En mencibir.


Yu Fei membalas dengan sinis, “Zhang En, aku akui kau lebih kuat dariku sekarang. Aku bukan tandinganmu, tapi kau jauh dari mampu untuk bisa membunuhku. Aku dapat pergi sesuka hatiku, tetapi setelah menemui Leluhur Klan Yu kami, ku pasti mati!"


"Benarkah?" Tawa Zhang En terdengar seperti gemuruh guntur, melanjutkan, "Sayang sekali kau tidak akan memiliki kesempatan itu. Kau bilang aku tidak bisa membunuhmu, maka aku akan membuatmu mati sekarang!" 


RUMBLEEEE!!!!


Tiga kekuatan jiwa Zhang En, Buddha, Iblis dan Naga berputar dan meraung secara bersamaan.


Cahaya dari Dewa, Iblis dan Naga keluar dari tubuh naga Zhang En.


Ledakan dan tekanan yang tiba-tiba keluar dari tubuh Zhang En membuat Yu Fei mundur ke belakang tanpa sadar, wajahnya pucat pasi saat sebuah pikiran muncul di benaknya, ' Sialan, Zhang En ini telah menahan kekuatannya dari awal! Tidak, bagaimana ini mungkin?!' 


Namun, tidak ada waktu baginya untuk berpikir lebih jauh sekarang.


Yu Fei mengeluarkan energi Qi dari tubuhnya sampai batas maksimal, terbang ke atas udara seperti burung raksasa yang melebarkan sayapnya, melintasi beberapa ratus ribu meter dalam sekejap mata untuk melarikan diri dengan kekuatan penuh.


Meski Yu Fei terbang dengan kecepatan itu, Zhang En bahkan lebih cepat. Dalam sekejap, Zhang En telah berada tepat di belakangnya. 


WUSSSHHH!!


Energi Buddha berputar dengan kekuatan penuh membentuk serangan telapak tangan dan melesat ke depan.


BOOMMM!!!

__ADS_1


Serangan Zhang En mengenai Yu Fei dan terhempas seperti meteor.


__ADS_2