Pendekar Pedang Pengembara

Pendekar Pedang Pengembara
Ch. 510 - Apa Yang Terjadi?


__ADS_3

Sementara kelompok Zhang En dalam perjalanan ke Kota Kekaisaran, Kota itu sekarang menjadi pusat aktivitas. Di dalam tembok Kota Kekaisaran, ada lebih dari seribu tungku raksasa yang terbakar dengan panas yang hebat.


Orang-orang yang tak terhitung jumlahnya mengenakan pakaian narapidana dan kotor, dari pria paruh baya yang berotot hingga pria tua dan muda, menyeret maju dalam barisan yang teratur sambil membawa potongan bijih besar, melemparkannya ke tungku raksasa.


Orang-orang dengan pakaian narapidana ini sebenarnya adalah semua ahli dari Kekaiasaran.


Di empat sudut tungku raksasa duduk empat pria paruh baya mengenakan jubah putih dengan karakter 'MO' dijahit di dada mereka. Lambang Klan Mo.


Saat barisan narapidana melemparkan bijih di tangan mereka ke dalam tungku raksasa, keempat pria ini terus menggunakan api internal mereka untuk melelehkan bijih itu menjadi cairan logam.


Cairan itu mengalir keluar dari dalam tungku dan dikumpulkan oleh pasukan berjubah putih lainnya, dituangkan ke dalam beberapa cetakan senjata yang sudah disiapkan.


Beberapa narapidana yang bergerak agak terlalu lambat dicambuk oleh pasukan itu.. Darah mengalir dari bekas-bekas mengerikan di tubuh para narapidana ini, namun mereka hanya bisa menelan amarah mereka, tidak berani mengeluarkan suara keluhan.


Salah satu narapidana tidak bisa menahan amarahnya dan berbalik untuk memelototi beberapa prajurit dalam kelompok pasukan dari Klan Mo..


"Bajingan, kau berani memelototiku?" Salah satu prajurit itu tertawa terbahak-bahak, "Saudara-saudara, mari kita buat bajingan ini benar-benar merasakan pemlnderitaan!"


Dalam waktu kurang dari satu tarikan napas, semua prajurit di dekatnya berkumpul, tinju dan telapak tangan menghujani narapidana itu tanpa ampun.


Narpidana ini tidak lain adalah Zhu Shan, Kaisar Kekaisaran Ming.


Awalnya seseorang yang seharusnya mengambil alih tahta Kekaisaran Ming sebagai Kaisar baru yang berkuasa, Zhi Shan malah berubah menjadi seorang narapidana.


Orang hanya bisa bertanya-tanya dari bahan apa cambuk itu dibuat, setiap cambukan dari cambuk itu mengirimkan rasa sakit yang menusuk tulang yang melumpuhkan tubuh korban, mirip dengan gigitan sepuluh ribu ular berbisa.

__ADS_1


Narapidana di sekitarnya menyaksikan Zhu Shan menderita cambuk, mengerang kesakitan, hanya bisa menutup mata dan berpaling.


Mayoritas narapidana ini adalah semua ahli ranah Alam Suci ke atas dari klan besar yang ada di Kekaisaran Ming yang ditangkap sebagai budak dalam kerja paksa setiap hari. Meskipun tahun-tahun singkat di mana Zhu Shan duduk di atas takhta, banyak dari narapidana ini mengenalinya.


Berdiri di tempat yang tinggi di dalam Istana Kekaisaran Ming sambil menyaksikan pemukulan prajurit mereka di bawah, pria bernama Mo Chan berkata kepada seorang bawahan di belakangnya, “Turun dan beri tahu mereka, berhati-hatilah agar tidak membunuh Zhu Shan itu, karena masih memiliki beberapa kegunaan. ”


Bagaimanapun, Zhu Shan masih merupakan Kaisar yang sah dari Kekaisaran Ming sejak di tinggal Kaisar Zhu.


"Baik Tetua!" Bawahan itu dengan hormat mematuhi dan pergi melakukan tugasnya.


“Tetua, sungguh tidak terduga bahwa dunia kecil dan miskin ini akan sangat kaya akan tambang bijih dunia. Kalau terus begini, kita akan bisa menyelesaikan tugas yang diberikan oleh Klan Li tanpa masalah.” Seorang prajurit lainnya berbicara dengan nada hormat, tetapi juga menyanjung pada saat yang sama.


Senyum mengembang di wajah Mo Chan mendengar kata-kata ini, “Bahkan aku tidak menyangkanya Tidak hanya tambang, bahkan ramuan yang berlimpah, Pil Dewa Spiritual yang ingin aku buat tidak memiliki beberapa rmauan, tetapi secara mengejutkan aku menemukannya di Dunia ini. ”


Ketika energi spiritual permukaan dunia habis sampai tingkat tertentu, manusia yang hidup di dunia itu tidak akan lagi dapat menyerap energi spiritual apa pun untuk diolah, karena tidak ada lagi energi spiritual yang dapat mereka serap.


Pada saat itu, melanjutkan hidup akan sangat sulit bagi manusia yang ada di dunia itu. Tidak ada bijih, tidak tanaman yang hidup, tidak ada binatang spiritual, tidak ada yang tersisa dari hal-hal yang dibutuhkan lagi dan akan mrnjadi dunia mati yang tidak layak di huni.


Mo Chan lalu menjawab acuh tak acuh, “Jika dunia ini berubah menjadi dunia mati, maka biarlah terjadi. Apakah orang-orang di dunia ini hidup atau mati tidak ada hubungannya dengan kita. Tidak apa-apa selama kita menyelesaikan tugas kita. Seratus tahun kemudian, setelah kita selesai menambang semuanya dan memanen semua tumbuhan dari tempat ini, kita akan pergi. Biarkan budak-budak itu binasa seiringnya waktu. ”


“Apa yang benar-benar mengecewakan adalah bahwa Klan Ye benar-benar menggunakan hal ini untuk membuat hubungan dengan salah satu keturunan garis keturunan utama Klan Li. "Sambung prajurit itu lagi.


Kali ini, Klan Ye dan Mo bekerja sama untuk mengendalikan seluruh Dunia Kelahiran Zhang En, membagi sumber daya yang mereka panen bersama. Tapi, bagian untuk Klan Ye lebih besar dari Keluarga Mo mereka.


Ini membuat semua anggota Klan Mo sebenarnya marah.

__ADS_1


Mo Chan lalu menjawab, “Klan Mo kita dan Klan Ye adalah sekutu yang melayani Klan Mo di Alam Atas. Tidak ada masalah apakah Klan Ye menerima bagian lebih besar atau tidak.”


"Benar!" Prajurit itu dengan cepat setuju.


"Tetapi, sudah puluhan tahun lamaya, tetapi Zhang En itu masih belum kembali." Kemudian, Prajurit itu menambahkan, "Tetua, haruskah kita mengirim orang untuk mencari keberadaan Zhang En?"


Mo Chan menggelengkan kepalanya, “Alam ini terlalu luas, dimana harus mencari Zhang En itu? Jangan khawatir, aku merasa Zhang En akan kembali cepat atau lambat. ”


Selain menjarah dunia ini, Mo Chan memiliki misi untuk menangkap Zhang En, hidup atau mati.


Terakhir kali, dua Tetua Klan Mo mereka yang dikirim ke dunia ini telah terbunuh! Menurut penyelidikan mereka, kedua Tetua klan mereka dibunuh oleh dua teman Zhang En.


Tetapi Zhang En telah pergi lagi fan membawa semua aliansinya meninggalkan Dunia dunia ini ketika kelompok Mo Chan dikirim kesini, tanpa petunjuk tentang keberadaan mereka lagi.


"Tetua, bawahan ini merasa bahwa Patriark dan Leluhur Klan Mo kita mengirimmu ke sini hanya untuk menangkap Zhang En kerena masalah sepele, kan??."


Mo Chan mengangguk, dia juga merasa Klan Mo mereka membesar-besarkan masalah tentang Zhang En.


Dia merasa Zhang En tidak ada apa-apanya. Hal ini karena pada saat tiba di dunia ini, bahkan kultivator Alam Suci, Alam Dewa Bitang Lima, Bahkan Alam Pertapa Dewa dan Alam Surgawi tingkat tinggi sangat langka di dunia ini, bahkan belum pernah melihat satu pun kultivator Alam Surgawi tahap selama berada di dunia ini. Bahkan dia bertanya-tanya, seberapa kuat Zhang En yang berasal dari dunia kecil ini.


BOOOOMMMMM!!!


Tiba-tiba, ledakan keras datang dari luar istana. Pada saat yang sama, tanah bergetar hebat.


Wajah Mo Chan menegang, lalu berteriak, "Sialan, apa yang terjadi ?!"

__ADS_1


__ADS_2