Pendekar Pedang Pengembara

Pendekar Pedang Pengembara
Ch 52. Kontes Pertarungan Perebutan Wilayah Klan


__ADS_3

"Lalu kenapa mereka bertarung?" Zhang En bertanya lagi untuk menggali informasi. Namun, saat kata-kata itu diucapkan oleh Zhang En, itu menarik perhatian banyak orang di sekitarnya. Hampir mata semua orang penuh dengan ketidakbaikan saat mereka melihatnya.


Mendengar pertanyaan Zhang En pria besar lain yang ada disekitar mereka berdua dengan mereka memandang Zhang En dengan tatapan sinis. Pada saat yang sama, pria yang berbicara dengan Zhang En mengedipkan matanya beberapa kali, menyuruh dia untuk tetap diam karena pada saat itu, banyak orang dari Sekte Pilar Suci sedang berada dekat disekitar mereka.


Setelah orang-orang itu mengalihkan pandangan mereka kembali ke panggung pertempuran, pria itu lalu berkata dengan mengecilkan suaranya, “Sebenarnya, aku juga tidak tahu apa masalah mereka. Namun, aku mendengar bahwa Sekte Pilar Suci berencana untuk mendirikan sebuah cabang baru. Namun, tempatnya ini berada di dalam wilayah Klan Keluarga Qin! Tentu saja, keluarga Qin yang lain tidak menyetujui hal itu."


"Namun, Kepala keluarga Klan Qin sepertinya telah melakukan pertemuan sebelumnya dengan kepala dari Sekte Pilar Suci, dia berjanji pada mereka bahwa mereka dapat membangun sebuah cabang disana. Pada saat itu, banyak orang menjadi saksi, dan salah satunya bahkan adalah Ketua Sekte Tapak Kilat.


“Kamu belum pernah mendengar tentang Sekte Pilar Suci, tapi kamu pasti pernah mendengar tentang Kuil Tapak kilat? Itu adalah kekuatan terkuat di wilayah ini, Ketua Sektenya bahkan berada pada tahap pendekar Suci tingkat awal" ucap pria itu


Diam-diam Zhang En tersenyum mendengar perkataan terakhir pria itu bahwa kekuatan ketua Sekte Tapak Kilat berada pada pendekar suci tingkat akhir. Memang benar, dikota kecil seperti ini kekuatan Sekte-sekte kecil yang memiliki pemimpin yang berada pada ranah seperti itu sudah sangat kuat dan ditakuti.


“Meskipun kepala keluarga Klan Qin tidak ingin mengakui perkataanya, tetapi karena pada saat itu Ketua Sekte Tapak Kilat sudah menjadi saksi pada saat itu. Mau tidak mau Kepala keluarga Qin tidak punya pilihan selain mengakuinya. Dia juga menempatkan dirinya dalam kesalahannya sendiri. Dan akhirnya, seseorang menyarankan sebuah cara untuk kedua belah pihak untuk mengandalkan kekuatan dari generasi muda mereka masing-masing untuk melakukan pertarungan dan jika pihak Sekte Pilar Suci menang, maka wilayah milik Klan Qin akan menjadi milik mereka dan jika mereka kalah, mereka akan mengurungkan niatnga dan pergi meninggalkan tempat ini." lanjutnya


BOOM!


Tepat pada saat itu, sebuah ledakan terdengar dari atas panggung. Pria yang bertarung melawan Qin Yun telah jatuh dan kalah. Pria itu hanya menderita luka ringan yang tidak membahayakan nyawanya.


Setelah mengalahkan lawannya, Qin Yun tidak banyak bicara. Dia berbalik, membungkuk ke aarah tempat Kepala dari keluarga Qin dan yang lainnya berada, dan dengan suara yang lantang berkata,


“Kepala Sekte Pilar Suci, meskipun aku tidak berbakat, aku hanya sedikit lebih terampil untuk bisa mengalahkannya. Sesuai perjanjian yang telah disepakati, tolong bawa murid-murid Sekte Pilar Suci untuk pergi dari sini dan jangan pernah kembali lagi."

__ADS_1


"Haahaa! Putri tertua dari keluarga Qin memang berbakat! Namun, pertarungan masih belum selesai, jadi kenapa kau sepeti sudah menentukan siapa yang menang dan siapa yang kalah?" ucap sorang pria tua yang berdiri di samping kepala keluarga Qin. Dia adalah kepala Sekte Pilar Suci. Namun, menilai dari ekspresinya saat ini, dia jelas tidak bersiap untuk mengakui kekalahan.


"Kepala Sekte Pilar Suci, bukankah kita sudah setuju sebelumnya bahwa yang kalah dari pertarungan generasi muda akan meninggalkan tempat ini? Saat ini, murid dari sektemu sudah di kalahkan oleh putriku.?" kepala dari keluarga Qin bertanya dengan sedikit ketidaksenangan saat melihat ekspresi Kepala Sekte Pilar Suci yang tidak bersedia mengakui kakalahan.


“Memang murid dari sekteku sudah di kalahkan oleh putrimu. Namun, Sekte Tapak Kilat adalah sekutu sekte kami. jadi berhak untuk ikut serta dalam pertarungan dan menjadi pihak yang bisa menentukan siapa yang menang dan kalah." Kepala Sekte Pilar Suci tersenyum sinis dan saat dia berbicara, dia mengalihkan pandangannya kembali ke panggung arena pertempuran.


Wushhh-!


Tepat pada saat itu, seseorang tiba-tiba melompat dari kerumunan, lalu mendarat di atas panggung. Usia pria itu dengan Qin Yun seumuran tetapi kultivasinya berada pada ranah pendekar langit menengah sedangkan Qin Yun berada satu tingkat dibawahnya. Apalagi auranya jelas lebih kuat dari Qin Yun.


Kemudian dia mengangkat tangannya dan memberi hormat kepada Qin Yun, sambil berkata, "Putri Qin Yun. Aku adalah murid kedua terkuat Sekte Tapak Kilat, Yuan Feng. Aku juga akan mewakili Sekte Pilar Suci untuk pertarungan melawanmu."


"Mewakili? Pertarungan hari ini adalah pertarungan memperebutkan tanah wilayah antara keluarga Qin dan Sekte Pilar Suci. Sebagai orang dari Sekte Tapak Kilat, bagaimana Anda bisa ikut campur? ” Qin Yun dengan marah bertanya.


"KAU ..." Wajah Qin Yun langsung berubah marah ketika dia mendengar kata-kata itu. Dia hanya bisa mengalihkan pandangannya ke arah ayahnya, meminta bantuan darinya.


Saat ini, kepala Klan Qin juga sangat marah. Dia menunjuk ke arah Ketua Sekte Pilar Suci dan berteriak, "Kalian melanggar aturan dengan melakukan cara ini!"


"Melanggar aturan? Aku tidak peduli tentang hal itu. Dalam hal kekuatan, aku mendapat bantuan dari Sekte Tapak Kilat karena sudah bersekutu dengan mereka." balas Kepala Sekte Pilar Suci dengan remeh.


Kepala keluarga klan Qin dan Tetua-tetua dari Klan Qin merasa sangat marah mendengar perkataan pria tua itu. Meskipun mereka tidak takut pada kekuatan Sekte Pilar Suci, mereka harus berpikir dua kali kepada Sekte Tapak Kilat. Keluarga Qin benar-benar tidak bisa melakukan tindakan apa-apa melawan Sekte Pilar Suci karena dukungan dari Sekte Tapak Kilat.

__ADS_1


"Putri Qin Yun. maaf atas pelanggaran ini. Mari kita bertarung!" 


Di saat yang sama, Yuan Feng yang ada di depan putri Qin Yun melakukan serangan terlebih dahulu. Dengan gerakan yang sangat cepat sambil mengeluarkan aura membuat panggung arena berguncang hebat ketika dia menyerang Qin Yun. Serangan Yuan Feng terlihat over power tidak bisa dihentikan lagi melesat ke arah Qin Yun.


Qin Yun dengan cepat mundur ke belakang untuk menghindar. Dia tidak berani memblokir serangan Yuan Feng secara langsung karena lawannya benar-benar terlalu kuat. Meskipun tingkatan kultivasi mereka berdua hanya berbeda satu tingkat, kekuatan Yuan Feng jelas masih diatasnya.


BOOMM-!


Tepat pada saat itu, sebuah ledakan tiba-tiba terdengar di panggung pertempuran. Yuan Feng memberi serangan yang sangat hebat. Meskipun Qin Yun bisa menghindarinya, dia masih terkena imbas dari ledakan.


Yuan Feng lalu berbalik dan kembali memberi pukulan kepada Qin Yun dan menekan Qin Yun menggunakan auranya.


Qin Yun tidak dapat menggerakkan tubuhnya , Qin Yun akhirnya terkena pukulan pria itu membuat dia terbang di udara, dan terlempar kebelakang. Qin Yun lalu terjatuh di sudut panggung pertempuran. Wajahnya putih pucat, mirip kertas, dan darah di salah satu lengannya terluka dan darah meluar tanpa henti.


Swoshhh-!


Yuan Feng tidak berhenti sampai disitu saja. Seperti harimau yang sedang mengincar mangsanya, dia terbang ke udara melepaskan satu serangan mengarah Qin Yun yang sudah terlihat lemah dan tidak memiliki lagi kekuatan untuk bergerak. Dilihat dari momentumnya, Yuan Feng berencana untuk membunuh Qin Yun.


"Hentikan!" 


Orang-orang dari keluarga Qin panik saat melihat itu. Terutama kepala keluarga Klan Qin. Dia hendak terbang menuju ke arena untuk menghentikan Yuan Feng. Sebelum dia bergerak dari tempatnya, tepat pada saat itu juga sebuah tangan meraih bagian belakang bajunya untuk menghentikannya. 

__ADS_1


Kepala keluarga Klan Qin lalu menoleh ke belakang, Ternyata orang yang menghentikannya adalah Ketua Sekte Pilar Suci. Ketua Sekte Pilar Suci tersenyum mengejek dan wajahnya terlihat sombong dengan keangkuhan diwajahnya. Lalu dia berkata dengan acuh tak acuh, “Kepala keluarga Klan Qin, kita sudah setuju bahwa ini akan menjadi pertarungan antara generasi muda! Sebagai seorang senior, bagaimana kau bisa ikut campur? Jangan melanggar aturan.”


Jangan lupa like dan vote jika berkenan karena dengan begitu kalian sudah mendukung saya untuk tetap menulis dan juga memberikan support kepada saya. Terimakasih!


__ADS_2