Pendekar Pedang Pengembara

Pendekar Pedang Pengembara
Ch. 462 - Kemunculan Para Tetua Sekte


__ADS_3

Pedang panjang itu juga jatuh dari ketinggian, menusuk ke puncak gunung yang berlawanan.


DUARRR..!!! Ledakan keras mengguncang seluruh gunung, bebatuan dan batu-batu besar runtuh.


Semua orang yang melihat hal ini tercengang. Wakil Master Sekte mereka dalah orang terkuat kedua di Sekte Roh Api setelah Lin Ming, namun dia dikalahkan dalam satu gerakan. Bahkan Master Sekte Naga Langit tidak bisa mengalahkan Wakil Master Sekte Wang Nio hanya dalam satu gerakan


"He he hee.. !" Tawa nakal Master Kun terdengar saat dia mengendus telapak tangannya, “Baunya cukup enak, rasanya juga tidak buruk. Aku tidak berharap dua roti daging wanita ini menjadi begitu melenting, benar-benar di luar dugaanku..! ”


Mendengar perkataan Master Kun, Zhang En berkeringat dingin, baru sekarang dia menyadari bahwa selain berwajah tebal, Master Kun ini juga tidak tahu malu dan sangat tidak bermoral.


Master Kun lalu berbalik ke arah Zhang En. Saat dia melihat wajah Zhang En, dia berkata, “Emm, muridku, kau tidak percaya padaku? Mengapa kau tidak menyentuhnya juga..? Coba rasakan apakah aku mengatakan yang sebenarnya atau tidak. ”


Zhang En hampir jatuh dari udara saat Master Kun berbicara padanya.


"Jangan khawatir, aku tidak akan memberi tahu istri kecilmu itu." Master Kun memberi Zhang En tatapan serius, "Kau bisa percaya padaku."


Zhang En merasa ingin menangis saat melawan dorongan kuat untuk mencekik lelaki tua itu sampai mati dengan semua omong kosong yang dikatakan orang tua berwajah tebal dan aneh ini.


Ketika Wang Nio, yang baru saja mengeluarkan dirinya dari tebing, mendengar semua perkataan Master Kun, matanya menjadi lebar dan menatap dengan marah. Niat membunuh muncul di matanya, tampak seolah-olah dia akan memotong Master Kun menjadi jutaan keping dalam sekejap.

__ADS_1


Akan tetapi, mengingat kekuatan menakutkan yang ditunjukkan orang tua ini barusan, terlepas dari seberapa besar dia ingin membunuhnya, dia tidak berani mencoba menyerang lagi. Sekarang, pikiran Wang Nio sedang mencari ingatannya untuk para ahli teratas di Daftar Ahli Surgawi, tetapi yang membuatnya cemas, dia tidak mengingat wajah pria tua ini sama sekali.


Swoshh.. Swoshhh.. Swoshhh..!


Pada saat ini, suara angin menderu tajam dapat terdengar dari berbagai arah saat para Tetua Sekte yang bergegas tiba kesitu. Namun, Master Kun bertindak seolah-olah dia tidak mendengar suara-suara ini sama sekali, tersenyum ketika dia melihat Wang Nio lagi, “Gadis kecil, menatap lelaki tua ini seperti itu, apakah kau telah jatuh cinta? orang tua ini hanya menyentuhmu sekali? Meskipun orang tua ini memang sangat tampan, tetapi kau telalu mengambil hati sedikit terlalu cepat. ”


Mendengar lelaki tua itu mengucapkan kata-kata yang lebih tak tahu malu, Zhang En terdiam untuk kesekian kalinya, pemahamannya tentang wajah tebal pria tua ini telah meningkat sekali lagi.


'Sangat tampan apanya?' Gumam Zhang En didalam hati saat dia melihat penampilan luar Master Kun. Dengan penglihatan Zhang En, dia benar-benar tidak bisa membedakan bagian mana dari Master Kun ini yang sangat tampan.


Reaksi Wang Nio bahkan lebih dramatis, dadanya naik turun, satu jari menunjuk ke arah wajah Master Kun tetapi tidak ada kata yang bisa dia ucapkan. Sebagai Wakil Master Sekte Roh Api, kapan dia pernah dihina seperti ini! Niat membunuh berputar-putar di matanya seperti badai, tapi tetap saja dia menekannya dengan banyak usaha. Dia harus bertahan sampai para tetua sekte tiba dan membantunya.


Yang pertama tiba adalah dua Tetua Agung Sekte Roh Api, Su Hao dan Ling Qun.


Ketika keduanya tiba, hal pertama yang mereka lakukan adalah mengamati situasi di sekitarnya. Ketika pandangan mereka jatuh pada Master Kun, keduanya terkejut dalam hati. Pria tua kurus yang seperti pengemis memberi mereka perasaan berbahaya.


Tetapi ketika mereka akhirnya menyadari keadaan menyedihkan yang dialami Wang Nio, dengan mata merahnya yang menyemburkan api, serta sidik jari merah yang mencolok di bagian dada, Tetua Agung Su Hao dan Ling Qun benar-benar tercengang.


"Wakil Master Sekter, apa yang terjadi di sini?" Tetua Su Hao bertanya.

__ADS_1


Wang Nio menunjuk ke arah Master Kun dan Zhang En, berteriak dengan suara melengking, “Bagus karena kalian semua ada di sini, Zhang En ini benar-benar berani membawa masuk ahli Alam Dewa Tingkat Tinggi ke sekte kita, bahkan pria tua itu bahkan menyergapku barusan! Kalian berdua bekerja sama denganku untuk menangkap orang tua ini dan Zhang En pengkhianat itu!”


Sampai saat ini, Wang Nio masih bersikeras bahwa Zhang En telah membawa masuk Master Kun ke dalam sekte mereka, Tidak hanya Wang Nio, bahkan para tetua seperti Su Hao dan Ling Qun, bahkan tidak akan percaya bahwa seseorang dapat berteleportasi dari satu permukaan dunia ke permukaan lain.


Tetua Agung Su Hao dan Ling Qun bertukar pandang, mereka ragu untuk mengikuti rencana Wang Nio. Kemudian, Master Kun, yang telah mendengar perakataan Wang Nio barusan, tiba-tiba menjadi dingin saat kembali menatap Wang Nio, “Eh eh.. Bocah sialan, jangan berpikir bahwa hanya karena kau seorang wanita, aku akan selalu bersikap lunak padamu. Jika kau berani memfitnah muridku sekali lagi, aku akan menelanjangimu!”


"Hahhh...!" Semua orang dibuat terperangah mendengar perkataan Master Kun.


Bibir Wang Nio bergetar karena marah saat dia menjawab, "Pria tua sialan, apa yang baru sja kau katakan ?"


Pada saat ini, puluhan tetua kembali tiba di tempat itu..


Melihat kelompok tetua yang baru datang ini, kekhawatiran Wang Nio sebelumnya mereda, matanya tampak bersinar dengan haus darah menatap Master Kun dan Zhang En, “Semua Tetua Sekte Roh Api dengarkan perintahku! Zhang En telah membawa orang luar masuk ke dalam sekte kita, secara diam-diam merencanakan untuk membunuh murid sekte kita. Sekarang, aku perintahkan kalian semua, aktifkan Formasi Pembunuh Roh, bunuh musuh dan pengkhianat Zhang En!”


Formasi Pembunuh Roh adalah formasi pembunuhan kuno yang dibuat oleh Master sekte Pertama. Itu hanya bisa diaktifkan dengan kerja sama para Tetua sekte. Setelah formasi diaktifkan, bahkan ahli Alam Dewa Surgawi akan kesulitan untuk melarikan diri dari dunia ini.


Para Tetua yang baru tiba tercengang oleh perintah Wang Nio.


"Untuk apa kalian semua berdiri bingung di sana ?!" Wang Nio berteriak, “Cepat aktifkan Formasi Pembunuh Roh, bunuh orang tua itu, bunuh murid pengkhianat Zhang En! Kalian berani menentang perintahku ?! ” Saat dia mengatakan ini, cahaya terang menyala dan token perintah muncul di tangannya.

__ADS_1


__ADS_2