
Semua Tetua Sekte Naga Langit yang berbaris di belakang Long Qin, juga dibuat terkejut saat menatap sosok Zhang En. Wajah mereka sekarang berubah pucat pasi, tenggelam dalam bayangan ketakutan akan kematian mereka masing-masing.
Beberapa dari mereka ada yang sudah merasakan kelembapan di antara kedua kaki mereka saat cairan air menyengat mengalir di kaki mereka.
Zhang En memandang Long Qin, ejekan dalam kalimatnya sangat jelas, “Long Qin, serahkan hadiah padaku yang sudah kau siapkan untukku. Setelah itu, aku akan membiarkan mayatmu tetap utuh.”
Ketakutan meremas setiap hati para Tetua Sekte Naga Langit mendengar perkataan Zhang En, tubuh mereka menjadi lebih dingin saat mereka berdiri di barisan mereka, tidak bergerak sedikitpun.
"Zhang En, aku Pemimpin Sekte Naga Langit yang terhormat di Alam Menengah, kau tidak bisa membunuhku, kau tidak bisa membunuhku!"Long Qin mengulangi kata-katanya yang tidak masuk akal.
Bibir Zhang En membentuk senyum tipis, “Hanya karena kau Pemimpin Sekte Naga Langit? Memangnya kau siapa dimataku??"
Wajah Long Qin kehilangan semua warna dengan jawaban Zhang En.
Bahkan sampai pada saat ini, Long Qin tidak dapat mempercayai bahwa Zhang En adalah sosok Senior Dewa Naga ganas yang mereka lihat tadi.
Zhang En adalah manusia. Dia bertanya-tanya pada diri sendiri bagaimana Zhang En bisa memiliki kekuatan semenakutkan barusan. Kalaudia tidak melihat dengan mata kepalanya sendiri, dia tidak akan pernah percaya.
“Tidak mungkin, ini pasti mimpi, ini pasti mimpi!” Long Qin menggelengkan kepalanya, bergumam, mencoba meyakinkan dirinya sendiri, ketika tiba-tiba sebuah pedang muncul di tangannya, menebas lengannya sendiri.
Crasssshhhh!!!
Aliran darah mengalir di lengannya.
Tatapan Long Qin tampak kosong melihat darahnya sendiri.
Di kejauhan, sekelompok besar orang terbang ke arah Kediaman Klan Zhang yang telah menjadi reruntuhan. Kelompok ini tidak lain adalah Patriark Klan Tang beserta Tetua Klan Tang.
Patriark Klan Tang, Tang Mang, berbicara, “Aneh, mengapa area ini begitu tenang? Mungkinkah Klan Yu dan yang lainnya masih belum datang?”
“Klan Yu seharusnya sudah sampai di Dunia ini duluan, tapi suasana wilayah ini terlihat tenang. Aku pikir mereka kemungkinan besar sudah berurusan dengan Zhang En itu. Dengan kekuatan Yu Fei, membunuh Zhang En seharusnya tidak membutuhkan usaha sama sekali.” Seorang Tetua Klan Tang menyatakan pendapatnya.
"Pendapatku juga sama seperti itu!"" Tetua lainnya menimpali, "Kediaman Klan Zhang beserta orang-orangnya kemungkinan besar telah dimusnahkan sekarang."
__ADS_1
“Tindakan Klan Yu terlalu cepat, membunuh Zhang En begitu cepat. Sialan!” Patriark Tang Mang mengerutkan kening, “Menurutku, Zhang En bisa saja masih bisa bertahan lama dalam pertempuran melawan Klan Yu. Dengan begitu, kita akan tiba tepat waktu untuk mengumpulkan jarahan dengan sedikit usaha, membagi setengah dari harta Zhang En dengan Klan Yu.”
"Eh?? Lihat disana, mereka adalah orang-orang dari Sekte Naga Langit?" Seorang Tetua Klan Tang tiba-tiba menunjuk ke depan, melihat rombongan Long Qin.
“Itu Zhang En? Dia masih hidup?!” Tetua lainnya berteriak.
Mata Patriark Tang Mang menjadi cerah, berkata, "Ayo, mari kita lihat kesana."
Selanjutnya, mereka semua terbang ke depan, menuju tempat Zhang En dan kelompok Long Qin berada.
Di saat Zhang En hendak menyerang Long Qin, dia melihat kelompok dari Klan Tang terbang ke arah mereka berada saat ini dan tindakannya terhenti sesaat.
Ketika Long Qin dan semua Tetua Sekte Naga Langit lainnya melihat sekelompok orang terbang ke arah mereka, kegembiraan muncul di wajah mereka saat mereka bergegas maju.
Zhang En menyaksikan ini dengan diam-diam, tidak menunjukkan tanda-tanda akan menghentikan mereka.
“Patriark Tang, selamatkan kami, selamatkan kami!” Teriak kelompok Long Qin dari jauh.
Tang Mang memperhatikan ekspresi ketakutan di wajah semua Tetua Sekte Naga Langit, menyaksikan mereka melarikan diri dengan panik ke arah mereka, berteriak minta tolong.
Tang Mang mengangkat tangannya untuk menghentikan gerakan Tetua Klannya di belakangnya agar tidak maju, menunggu kedatangan Long Qin mendekat.
"Ketua Long, apa yang sedang terjadi?" Tang Mang bertanya.
Long Qin berkata dengan cemas, “Patriark Tang, Patriark Yu sudah mati, beserta semua Tetua Klan Yu juga sudah mati! Zhang En membunuh mereka semua, kita harus lari dari Dunia kni, cepat, aku mohon, bawa kami bersamamu, jangan tinggalkan kami di sini, aku tidak ingin mati, aku tidak ingin mati!!”
Mendengar pernyataan ini, Tang Mang dan kelompoknya muli merasa bergidik ketakutan, menatap Long Qin dengan kaget.
"Apa? Yu Fei sudah mati beserta semua Tetua Klan Yu? Juga, kau mengatakan mereka dibunuh oleh Zhang En ?!" Seorang Tetua Klan Tang berseru dengan kaget dan merasa ragu.
Menurutnya, Zhang En mungkin kuat, tapi tidak sampai membunuh Yu Fei beserta ratusan Tetua Klan Yu yang dia bawa ke Dunia ini. Karena alasan ini, semua Tetua Klan Tang tidak ada yang mempercayai kata-kata Long Qin barusan, mereka bahkan curiga bahwa Long Qin bersekongkol dengan Zhang En untuk menipu mereka, memaksa mereka pergi tanpa perlawanan.
"Ketua Long, manfaat apa yang kau dapatkan dari Zhang En itu?" Seorang Tetua Klan Tang bertanya dengan sinis, "Apakah kau tahu konsekuensi berbohong kepada kami?"
__ADS_1
Melihat bahwa Patriark Tang dan semua Tetua Klan Tang tidak akan mempercayainya, Long Qin menjadi lebih cemas dan mendesak, melambaikan tangannya dan berteriak, "Tidak, tidak, apa yang aku katakan memang benar, Zhang En telah membunuh Patriark Yu dan yang lainnya."
“Kau bilang Zhang En membunuh mereka semua? Lalu di mana mayat mereka?” Tang Mang menuntut dengan sungguh-sungguh, tatapannya menyapu sekeliling tempat itu.
Dia lalu melihat ada beberapa gunung yang runtuh di sekitarnya, dan lubang yang dalam di tanah dengan retakan yang menembus bumi. Tang Mang harus mengakui bahwa itu adalah pemandangan yang sangat meyakinkan.
Long Qin buru-buru menjelaskan, "Energi kehidupan Patriark Yu dan yang lainnya disedot hingga kering dan diubah menjadi mayat kering oleh Zhang En, lalu menghancurkan mayat mereka semua menjadi debu."
Mendengar penjelasan Long Qin, semua Tetua Klan Tang tertawa terbahak-bahak setengah mati, menganggap Long Qin ini sudah gila.
Tang Mang menatap Long Qin, tatapannya sangat dingin saat berkata, "Tetua Tang An, kau pergi dan tangkap Zhang En, tapi jangan bunuh dia." Tang Mang berkata kepada salah satu Tetua di belakangnya, "Aku ingin memastikan kebenaran kekuatan Zhang En secara langsung."
"Baik, Patriark." Tang An dengan hormat mematuhinya.
Tang An ini ini adalah seorang kultivatior Alam Dewa Emas Bintang Enam. Menurut Tang Mang, dengan kekuatan Tetua Tang An, itu sudah lebih dari cukup untuk menangkap Zhang En.
WUSSHHHH!!!
Tang An lalu terbang menuju Zhang En dengan dada di busungkan ke depan disertai tatapan angkuh saat melihat Zhang En.
"Zhang En.. Kau..-!" Tang An baru saja akan mengatakan agar Zhang En menyerah dengan patuh ketika bayangan Zhang En berkedip di udara dan Tang An merasakan kekuatan yang luar biasa mengalir ke arahnya.
Merasakan kekuatan ini, dia ingin menghindar tetapi terlambat selangkah.
GEDEBOOMMMM!!!
Ledakan menggelegar bergema mengguncang bumi saat gunung itu hancur. Tang An terhempas dengan menabrak gunung dibelakangnya hanya dengan sekali serangan Zhang En.
Perubahan mendadak dalam situasi itu membut tawa semua Tetua Klan Tang berhenti. Mereka terkejut melihat Tang An yang saat ini telah tertanam di dalam tebing gunung yang hancur.
Setelah mengurus 1 semut dari Klan Tang, Zhang En mendekati kelompok Tetua Klan Tang saat dia terbang dengan santai, berkata, "Tang Mang, apa ada yang ingin kau katakan?"
Tang Mang membuka mulutnya, tetapi tidak ada kata yang bisa keluar, ekspresi wajahnya sekarang menjadi sangat jelek.
__ADS_1