
"Menuju ke Domain Kematian untuk mencari Manik Roh?" Zhang En bertanya karena penasaran.
Domain Kematian adalah salah satu dari tiga area terlarang yang ada di wilayah Kota Kematian, juga dikenal sebagai Death Land. Di daerah itu, aura kematian dan energi iblis sangat tebal, mencakup puluhan mil.
"Ya, Patriak Sekte Penjilat Darah, Jiang Tianhua, mempraktikkan keterampilan pertempuran yang disebut Kesengsaraan Jari Iblis dan dia membutuhkan Manik Roh untuk itu." Chen Xiaotian menambahkan, "Jadi Li Yunhua dan Liu Liyang dikirim untuk mencari Manik Roh di Domain Kematian."
Manik Roh adalah sejenis manik langka yang dibentuk dari alam dengan mengumpulkan aura kematian dan energi iblis, sangat bermanfaat bagi mereka yang mengembangkan tipe Qi gelap.
Kapan Li Yunhua dan Liu Liyang berangkat ke Domain Kematian?” Zhang En melihat ke arah Chen Xiaotian dengan penuh rasa ingin tahu.
“Seharusnya dalam dua hari ini.” Chen Xiaotian menjawab.
“Bagus, terus perhatikan gerakan mereka dan laporkan padaku begitu mereka meninggalkan Kota Kematian.” Ucap Zhang En lalu menginstruksikan. “Mmm, kamu bisa pergi sekarang.”
"Baik Tuan Muda!" Chen Xiaotian memberi hormat dan berbalik pergi meninggalkan tempat itum
Setelah siluet Chen Xiaotian tidak terlihat lagi, Zhang En sekali lagi memasuki Kuil Gunung Dewa untuk melanjutkan latihan dan berkultivasi.
•••
Menjelang malam tiba, Zhang En menghentikan pelatihannya.
Pada saat ini, Chen Xiaotian kembali menemuinya untuk melaporkan bahwa dua Tetua dari Sekte Penjilat Darah, Li Yunhua dan Liu Liyang, telah meninggalkan Kota Kematian untuk menjalankan misi ke Domain Kematian.
__ADS_1
Zhang En mengangguk setelah mendengar laporannya. Akhirnya, mereka berdua meninggalkan Kota Kematian menuju Domain Kematian. Pergi bersama dengan Chen Xiaotian keluar meninggalkan Sekte Penyihir Langit untuk menemui Li Yunhua dan Liu Liyang.
Lima kilo meter di luar Kota Kematian, Li Yunhua dan Liu Liyang melewati pegunungan yang tandus.
“Tugas kita untuk pergi ke Domain Kematian kali ini harus benar-benar berhasil, kita pasti akan menemukan Manik Roh untuk Patriak. Dengan mendapatkan Manik Roh, Fisik Iblis Abadi Patriak dan Jari Kesengsaraan Iblis akhirnya akan mencapai kesempurnaan. Hmph, ketika saatnya tiba, bahkan Penguasa Sekte Sembilan Iblis tidak akan menjadi lawan Patriak kita. Hari diamana Sekte Penjilat Darah kita memerintah atas Kota Kematian sudah dekat.” Ucap Li Yunhua sambil tertawa.
Mendengar perkataanya, Liu Liyang tertawa menyetujui hal itu, “Kamu benar! Yang pertama kita Taklukkan adalah Sekte Penyihir Langit. Jika Chen Xiaotian itu tidak tahu apa yang baik untuknya, dia akan mati jika melawan Patriak kita!"
Ketika Patriak kita mencapai penyelesaian besar dalam Fisik Iblis Abadi dan Jari Kesengsaraan Iblis, membunuh Chen Xiaotian hanya dengan satu jentikan jari saja.” Li Yunhua tertawa terang-terangan.
Saat tawa Li Yunhua terdengar, hembusan angim yang terasa dingin terdengar dari udara hampa tiba-tiba mengejutkan keduanya. Dengan waspada, keduanya berbalik, punggung mereka saling menempel saat mereka mengamati sekeliling dengan hati-hati, “Siapa itu ?! Tunjukkan dirimu!"
Di depan mata Li Yunhua dan Liu Liyang, dua siluet muncul dari ruang hampa, Zhang En dan Chen Xiaotian menampakkan diri mereka kepada Li Yunhua dan Liu Liyang.
Zhang En memandang mereka dengan sikap acuh tak acuh, “Bunuh Chen Xiaotian? Menaklukkan Sekte Penyihir langit?" Tanpa menunggu jawaban, Zhang En melihat ke arah Chen Xiaotian, "Aku akan menyerahkannya padamu, selama mereka masih memiliki satu nafas di akhir kematian mereka."
Mata Chen Xiaotian berbinar mendengarnya dan berterima kasih kepada Zhang En dengan hormat, "Terima kasih, Tuan Muda!" Sebelumnya, ketika dia mendengar mereka mengatakan bahwa jika Patrial dari Sekte Penjilat Darah, Jiang Tianhua, ingin membunuhnya, itu hanya akan membutuhkan hanya dengan satu jentikkan jarinya, Chen Xiaotian telah menekan amarah yang mendidih di nadinya. Karena tidak ada perintah untuk bertindak dari Zhang En dari awal, dia tidak berani menyerang mereka berdua tanpa perintH. Sekarang, dengan perintah Zhang En, Chen Xiaotian melesat ke depan dengan kecepatan kilat untuk melancarkan serangan terhadap Li Yunhua dan Liu Liyang pada saat yang bersamaan.
Kedua pria itu mengangkat tangan mereka untuk bertahan. Namun, mengandalkan kekuatan mereka yang masih berada di ranah Pendekar Suci Akhir, mereka sama sekali bukan tandingan Chen Xiaotian. Dalam gelombang serangan pertama, Chen Xiaotian sudah menunjukkan Tapak Api disertai jurus Elemen Angin miliknya. Mengkombinasikan telapak tangan dan tinjunya langsung menekan Li Yunhua dan Liu Liyang sampai mereka tidak dapat melakukan perlawanan sedikit pun dan jatuh ke tanah. Kekuatan angin meledakkan kerikil dan batu besar menyebar di mana-mana.
“Chen Xiaotian, hentikan!” Memuntahkan darah dari mulutnya, Li Yunhua berteriak dengan cemas. Liu Liyang marah dan sama terkejutnya dengan Li Yunhua.
Kaki Chen Xiaotian mendarat dengan lembut di atas tanah. Sebuah tawa menghina terdengar dari mulutnya saat dia memukul dada kedua pria itu. Sepanjang pertempuran, Li Yunhua dan Liu Liyang tidak diberi kesempatan untuk memanggil roh bela diri mereka untuk mengubah jiwa mereka. Jeritan bergema di udara saat tubuh berjatuhan dengan keras di tanah disertai dengan suara ledakan mengirimkan batu dan debu beterbangan ke mana-mana. Pada akhirnya, Li Yunhua dan Liu Liyang menghantam dua batu besar dan meluncur ke bawah.
__ADS_1
Chen Xiaotian tidak berhenti di situ saja, dia mengirim mereka ke udara sekali lagi dan terus menyerang Li Yunhua dan Liu Liyang dengan tinju dan telapak tangannya.
"Cukup.” Zhang En yang telah menonton akhirnya berbicara.
Setelah mendengar perintah Zhang En, Chen Xiaotian berhenti menyerang dan mundur di belakang Zhang En.
Zhang En perlahan melangkah ke arah dua pria yang sudah berlumuran darah itu, sambil menatap wajah bengkak berlumuran darah mereka, dia berkata, “Aku tahu kalian berdua sangat ingin tahu tentang identitasku, Kalian akan segera tahu. Izinkan aku memberi tahu sejujurnya kalau Sekte Penjilat Langit sudah di bawah kendaliku sekarang. Chen Xiaotian, Geng Ken, dan semua Tetua Sekte Penyihir Langit semuanya telah tunduk kepadaku."
Sesaat kemudian, dua pasang mata jatuh mengarah tubuh Chen Xiaotian. Sulit dipercaya, namun menilai dari perilaku Chen Xiaotian sebelumnya di depan Zhang En, sikap hormat yang kelihatan seperti seorang bawahan, Li Yunhua dan Liu Liyang bahwa Zhang En mengatakan yang sebenarnya.
"Aku memberi kalian dua pilihan seperti Chen Xiaotian, Geng Ken, dan yang lainnya, tunduk padaku, atau kalian berdua akan mendapat kematian." Zhang En menambahkan perkataannya.
Ekspresi Li Yunhua dan Liu Liyang tiba-tiba saja menegang.
“Kau sedang bermimpi jika kau ingin kami tunduk!” Li Yunhua memelototi dengan ganas: “Itu tidak mungkin, bunuh kami jika kau mau, Sekte Penjilat Darah kami tidak akan pernah melepaskanmu. Tidak hanya kau, Sekte Penjilat Darah kami juga akan menghancurkan seluruh Sekte Penyihir langit!"
-
-
-
Jangan lupa Like & Vote. See you next chapter!
__ADS_1