
Suara Yuewu terdengar di telinga Zhang En saat dia membantar Tetua Shu dan Tetua Fu, “Dua pembudidaya Semi Kaisar Dewa belaka seperti kalian berdua berani menentang aku! Terus cambuk mereka !”
Dua penjaga yang berdiri di samping memgangguk dengan hormat, melambaikan cambuk di tangan mereka untuk menyerang tubuh Tetua Shu dan Tetua Fu.
"Berhenti!!" Orang tua Lie Hue berteriak berteriak marah.
"Yuewu, Qui An, kalian telah melewati batas!" Tuan Hue marah sampai dia menunjuk keduanya dan berteriak, “Tetua Shu dan Tetua Fu tidak bersalah sama sekali, dan bahkan jika mereka bersalah, kami akan menghukum mereka, bukan kalian! Bagaimana kalian bisa menghukum mereka berdua tanpa alasan ?!”
Yuewu tampak seolah-olah dia tidak menyadari kemarahan orang didepannya, berbicara dengan suara santai dan datar, “Orang tua, apa yang aku lakukan adalah untuk kebaikan kalian sendiri, binatang yang memjadi pelayan klan ini tidak mengerti aturan dan etiket. Aku hanya mendidik mereka agar mereka mengerti perbedaan antara tuan dan pelayan, apa yang harus dilakukan dan tidak boleh dilakukan oleh seorang pelayan.”
“Benar.” Pria di samping Qui An mencibir, “Jika tidak, bagaimana jika suatu hari para bawahan bodoh ini secara tidak sengaja menyebabkan masalah besar bagi Kediaman ini? Kalian seharusnya berterima kasih kepada kami."
Sedangkan diluar pintu utama,
"Nak, apakah kau mendengar apa yang aku katakan barusan?" Penjaga menjengkelkan itu kesal melihat Zhang En berdiri di sana seperti patung, “Tuan Yuewu tidak ingin menemui siapa pun hari ini, jika kau di sini untuk melamar pekerjaan menjadi penjaga dikediaman ini, datang lagi besok! Sekarang, cepatlah pergi dari sini..!”
Zhang En tidak bergerak dari posisinya, dia bertanya, “Apakah Tuan Yuewu pembuat keputusan di Kediaman Klan Zhang? Bagaimana dengan keputusan pemilik klan Zhang? ”
Penjaga itu menyeringai jahat, “Kediaman Tuan Zhang? Apa Kediaman Zhang, di mata kami dia hanyalah seorang sampah. Di mata kami, hanya ada tuan Yuewu dan Qui An!”
"Benar..." Penjaga lain menimpali, “Kami adalah penjaga yang direkrut oleh Tuan Yuewu, kami hanya mendengarkan dia. Adapun orang-orang anggota klan Zhang dan Tuan kediaman ini, Cuihhhh! Dia hanya sampah yang berani bermimpi memerintahkan kita berjaga disini?”
Keempat penjaga itu adalah pembudidaya Kaisar Dewa bintang satu tahap awal. Meskipun begitu, mereka memiliki status tertentu di Benua Awan Laut ini.
Keempat penjaga yang baru direkrut ke Kediaman Klan Zhang tidak menempatkan orang-orang dari klan Zhang, bahkan pemiliknya yang saat ini berada di mata mereka.
__ADS_1
“Karena seperti itu, kalian tidak perlu tinggal di tempat ini...” Suara dingin Zhang En terdengar. Sebelum keempat penjaga bisa bereaksi, Zhang En melesat memberikan pukulan ke arah mereka.
BOOMMM...!
BOOMMM..!
BOOMMM..!
BOOMMM..!
Tubuh keempat penjaga itu langsung meledak. Setiap satu pukulan mengirim empat penjaga kedalam kematian. Bahkan tidak ada kesempatan bagi mereka untuk berteriak. Niat membunuh menebal di mata Zhang En saat dia berjalan menuju aula utama kediaman klannya.
Mereka yang berada di aula utama tercengang, menoleh ke arah pintu masuk aula saat fluktuasi energi dari serangan Zhang En telah memperingatkan mereka akan kedatangannya.
“Apa yang terjadi di luar?” Yuewu mengerutkan kening saat dia memerintahkan penjaga di sampingnya, "Kau keluar dan lihat apa yang terjadi diluar..."
"Tidak perlu."
Dalam sepersekian detik, kekuatan tinju menderu dan meledak, dan penjaga itu berakhir seperti empat penjaga di pintu luar masuk utama, tubuhnya hancur berkeping-keping. Tidak ada satu inci pun bagian tubuhnya yang utuh.
Setelah itu sosok Zhang En muncul di depan semua orang.
Ketika Qui An dan Yuewu melihat bahwa orang yang baru datang ini adalah Zhang En, keduanya sedikit terkejut.
“Kakak Zhang..!”
__ADS_1
"Tuan Muda...!"
"Zhang En...!!"
Kedua orang tua Lie Hue, Tetua Shu dan Fu dan semua anggota klan berteriak gembira.
"Jadi, Tuan Muda Zhang En telah pulang," Sesaat kemudian, Yiewu memulihkan ketenangannya, seringai di sudut bibirnya, "Tuan Muda Zhang En sangat hebat, membunuh bawahan saya saat naru saja kembali."
Zhang En membalas dengan suara datar, “Bawahanmu? Yuewu, kau hanyalah seorang bawahan yang aku sewa dari Paviliun Naga, siapa yang memberi kau wewenang untuk merekrut penjaga ke Kediaman klan milikku? Dan juga siapa yang memberimu posisi sebagai Penegak Hukum di dalam Klan milikku... ?! ”
Ekspresi wajah Yuewu berubah sangat jelek. Sedangkan Qui An tersenyum dan berkata, “Tuan Muda Zhang, kami melakukan ini untuk kebaikan semua orang yang ada di klan ini, seluruh penjaga Kediaman Surgawi ini sebelumnya hanyalah beberapa dari kultivator Alam Suci dan Pertapa Dewa yang lemah. Bagaimana para manusia rendahan ini dapat melindungi Kediaman Tuan muda Zhang dan keselamatan semua anggota klan..?”
Zhang En lalu membalas sambil mencibir, “Berarti aku seharusnya berterimakasih kepada kalian?? Dengan merekrut para penjaga baru ini untuk melindungi orang-orangku. Lalu, bagaimana degan tugas mempekerjakan kalian disini?"
Yuewu menjadi tidak sabar dan berbicara dengan nada marah, “Zhang En, jangan berpikir bahwa hanya karena kau adalah murid Master Lin Ming, kami tidak akan berani melumpuhkanmu! Biarkan aku memberi tahu, bahkan jika kami membunuhmu disini, Master Lin Ming tidak dapat melakukan apa pun kepada kami setelah kami meninggalkan Galaksi Bintang ini...!” Selesai mengatakan ini, tekanan auranya melonjak, akan melakukan gerakan membunuh pada Zhang En.
Yuewu adalah seorang ahli Dewa Surgawi Bintang tiga tahap awal. Jika bukan karena dia sangat membutuhkan uang, dia bahkan tidak akan mau bekerja menjaga klan kecil ini.
Tepat ketika Yuewu hendak menyerang, Qui An tiba-tiba mengulurkan tangan untuk menghentikannya. Dia lalu menghadap Zhang En, berkata, “Zhang En, karena kau adalah murid Master Lin Ming, selama kau memberi kompesasi karena telah membunuh bawahan kami, kami dapat melupakan hal ini. ”
Kata-kata Qui An membuat Zhang En tertegun sejenak, dan satu napas kemudian, dia mulai tertawa karena melihat tingkah kedua orang inim
Zhang En lalu menatap tajam ke arah Yiewu dan Qui An sebelum tertawa terbahak-bahak, "Awalnya, aku hanya berencana untuk melumpuhkan kalian sebagai hukuman, tapi sekarang, kalian berdua akan mati....!"
Sebelum membunuh kedua orang ini, Zhang En memasang formasi di luar agar penglihatan kedelapan orang lainnya yang berada di luar kediaman tidak mengetahui ketika dia membunuh kedua orang ini terlebih dahulu dan mencari tau tentang perlakuan kedelapan lainnya kepada bawahan nya.
__ADS_1
Seolah-olah Yuewu telah mendengar lelucon terbesar dalam hidupnya, dia tertawa berlebihan saat dia membalas perkataan Zhang En, “Benarkah...? Zhang En, apakah kau pikir dirimu adalah Master Lin Ming...?”
Qui An juga menggelengkan kepalanya yang berada di samping Yuewu. Sedangkan ditempat tersembunyi diluar kediaman, delapan ahli lainnya yang menggunakan waktu ini menunggu dan melihat apa yang akan segera terjadi setelah kepulangan Zhang En juga menggelengkan kepala atas ucapan Zhang En barusan menggunakan indera mereka.