Pendekar Pedang Pengembara

Pendekar Pedang Pengembara
Ch 54. Membunuh Dengan Satu Pukulan


__ADS_3

Setelah dia mendudukkan Yuan Feng, Dia juga mulai menyalurkan Qi miliknya menyembuhkan sedikit luka untuk mencegah terlalu banyak darah yang keluar dari tubuh Yuan Feng.


"Itu murid terkuat di Sekte Tapak Kilat, Shen Shao!"


Semua orang menyebut namanya karena dibandingkan dengan Yuan Feng, Shen Shao sudah sangat terkenal di Kota Tianjin. Shen Shao adalah murid No 1 dan terkuat Sekte Tapak Kilat, dan juga telah dipilih akan menjadi Ketua Sekte Tapak Kilat masa depan. Banyak prestasi yang telah dia lakukan untuk sekte dan juga tidak hanya dia memiliki kekuatan yang kuat, namanya juga sudah dikenal oleh semua orang di seluruh Kota Tianjin.


"Sulit untuk mempercayai kalau Shen Shao akan datang kesini. Tampaknya hubungan antara Sekte Pilar Suci dan Sekte Tapak Kilat tidak biasa seperti yang kita lihat. Mereka benar-benar membantu Sekte Pilar Suci untuk mengambil alih wilayah kekuasaan Klan Qin!” Setelah mengenali Shen Shao, semua orang akhirnya memahami semua masalah yang terjadi di depan mata mereka.


“Kau sungguh berani melumpuhkan kultivasi junior ku! Aku akan mengambil nyawamu sebagai gantinya." Ekspresi yang sangat menyeramkan dan marah terlihat diwajah Shen Shao.


Shen Shao kemudian berdiri dari tempatnya, lalu berteriak mengeluarkan amarahnya. Saat ini, dia terlihat sangat ganas seperti binatang buas yang sangat kuat dan tak tertandingi yang akan menerkam mangsanya.


Shen Shao mengeluarkan seluruh Auranya dan merembes keluar dari tubuhnya, sehingga orang-orang yang berada di dekat panggung arena merasa tertekan dan terkena efeknya.


Mereka semua dipaksa mundur oleh semburan kekuatan Shen Shao, beberapa orang bahkan muntah darah karena tidak bisa menahan tekanan kuat yang dikeluarkan oleh Shen Shao.


“A-aahhh!” 


Pada saat yang sama, Qin Yun merintih kesakitan. Dia sedang berdiri di belakang Zhang En dan tidak bisa menahan jeritan ketakutan terkena imbas dari tekanan aura Shen Shao. Dia bisa melihat dan merasakan kalau Shen Shao saat ini sudah dikuasai oleh amarahnya sendiri.


Zhang En masih berdiri di sana tanpa bergerak sedikitpun. Dia bahkan tidak terpengaruh, Aura ganas yang menyapu ke arahnya membuat udara disekitarnya menjadi tidak terkendali, meniup pakaian dan rambutnya, dan dia sama sekali tidak merasa takut sedikitpun.


Shen Shao melompat ke depan dan memusatkan seluruh Qi nya kedalam genggaman tanganya.


"Pukulan Tapak Budha Pengahancur"


Ketika tinju yang membawa kekuatan mengerikan hendak menyentuh wajah Zhang En, Zhang En kemudian mengulurkan dan mengangkat telapak tangannya. Dia melambaikan tangannya untuk menepis tinju Shen Shao sambil meraih tubuh Shen Shao dan mengangkatnya tinggi-tinggi ke atas, lalu menyarangkan satu pukulan keras mengenai Shen Shao.


BOOMMM-!

__ADS_1


Sebuah ledakan keras meledak diatas arena. Hanya dengan memberikan satu pukulan, Shen Shao murid terkuat Sekte Tapak Kilat dengan mudahnya di ubah seperti pasta daging hingga badanya hancur tidak berbentuk.


"Ya Tuhan! Sunggguh mengerikan. Ini, ini, ini… ”


Melihat tubuh yang sudah hancur dan menyebar diatas panggung arena, hampir semua orang merasa ketakutan karena shock. Murid nomor satu dan terkuat dari Sekte Tapak Suci tewas begitu saja. Dia bahkan meninggal dengan sangat tragis dan memilukan. 


Mereka tidak bisa membayangkan hal itu. Bagaimanapun, Shen Shao adalah murid terkenal yang namanya sudah tersebar ke seluruh penjuru Kota Tianjin dan selama ini tidak ada orang di kota kecil itu yang berani sedikit pun mengganggunya apa lagi memprovokasi Sekte Tapak Kilat yang sudah menjadi momok menakutkan di wilayah itu.


“A-a-siapa kau sebenarnya? Kau sungguh berani membunuh Kakak senior Shen Shao? Apakah kau tidak takut pada guru sekaligus Patriak Sekte kami, Patriak Cheng Dao?”


Ketika dia melihat sendiri bagaimana Zhang En mengubah seniornya itu menjadi pasta daging, Yuan Feng sepertinya telah melupakan rasa sakit di tubuhnya dan gemetar ketakutan. Dia bahkan menyebutkan nama Patriak untuk menakuti pemuda itu. Dia benar-benar khawatir, jika pemuda di depan matanya akan membunuhnya. 


Cheng Dao adalah Ketua sekte atau Patriak Sekte Tapak Kilat. Patriak Cheng Dao adalah pendekar yang sudah berada di ranah pendekar Suci awal. Jadi, dia merasa jika dia menyebutkan nama Patriak Sekte Cheng Dao, Zhang En pasti akan ketakutan. 


Saat ini, Yuan Feng hanya memikirkan cara agar dia tetap bisa tetap hidup, dia lebih mementingkan keselamatan nyawanya. Dalam benaknya, tidak akan terlambat untuk balas dendam di masa depan asalkan saat ini dia bisa lepas dari Zhang En.


"A-apa? Dia bahkan tidak tahu siapa itu Patriak Cheng Dao?" 


Ketika kata-kata Zhang En didengar oleh semua orang, mereka semua terkejut dan tidak menyangka. itu karena mereka semua mengenal Patriak Cheng Dao.


"Patriak Cheng Dao adalah guruku, Ketua Sekte Tapak Kilat, pendekar ranah tingkat suci Awal." Dao Yuan bahkan menekankan pada kultivasi tuannya. Zhang En malahan ingin tertawa mendengar Patriak Cheng Dao yang berada di ranah pendekar suci awal.


Wajar saja, pemimpin sekte-sekte kecil yang di tingkatan itu sudah bisa menjadi seorang partriak. Dibandingkan dengan Sekte Besar yang Ketua Sektenya sudah berada Ditingkat pendekar tahap dewa.


Namun, setelah mendengar sendiri apa yang diucapkan Zhang En selanjutnya membuatnya segera terdiam.


“O-oh. Jadi kau adalah murid Patriak Sekaligus pemimpin dari Sekte Tapak Kilat,"


"Bagus. Bagus sekali. Kau, pergilah dari sini sekarang. Beri tahu dia, aku, Zhang En, akan datang ke Kuil Tapak Kilat dan akan mengambil kepalanya."

__ADS_1


"A-apaaa???"


Keributan langsung terdengar dari kerumunan semua orang yang ada di tempat itu setelah mendengar sendiri perkataan Zhang En. Mereka sangat kaget bahkan tidak percaya sendiri dengan apa yang mereka dengar.


Yuan Feng dengan jelas mennyebutkan identitas gurunya dan memberi tahu Zhang En tingkat kultivasinya. Ternyata dia salah, Zhang En bahkan tidak takut sedikitpun.


"Terlalu sombong,"


"Sungguh Arogan,"


"Sulit dipercaya,"


"Pemuda yang sangat berani,"


"Pasti dia memiliki kualifikasi untuk menyombongkan dirinya,"


Saat ini, semua orang merasa pria bernama Zhang En ini pasti memiliki latar belakang yang luar biasa. Kalau tidak, bagaimana mungkin dia bertindak seperti itu.


Mereka menebak-nebak dan dari mana Zhang En ini berasal, dia bahkan memandang rendah Sekte Tapak Kilat dan seperti tidak ada apa-apan di matanya. Bagaimanapun, Sekte Tapak Kilat dalam perspektif mereka adalah keberadaan yang tidak bisa disentuh bahkan diprovokasi. Sekte Tapak Kilat adalah adalah Sekte terkuat sekaligus kelompok yang sangat disegani dari banyak kekuatan di seluruh wilayah Kota Tianjin.


"Orang bodoh yang mencari kematian sendiri. Aku tidak tahu kau berasal dari mana dan disekte mana kau berasal, tetapi karena Kau sudah sangat berani menyerang murid dari Sekte Tapak Kilat, itu sama saja dengan menyerang murid-muridku, Aku Kepala Sekte Pilar Suci! Hari ini, akan mengadilimu."


Tepat pada saat itu, Kepala Sekte Pilar Suci tiba-tiba berteriak, lalu melompat, Seperti burung, dia melesat di udara untuk menyerang Zhang En.


Dia tidak punya pilihan. Bagaimanapun, Yuan Feng dan Shen Shao datang ke sini demi kepentingan Sektenya, Shen Shao terbunuh tepat di depan matanya sendiri. Jika dia tidak melakukan tindakan sekarang, maka dia tidak akan bisa memberi penjelasan kepada Patriak Sekte Tapak Kilat Cheng Dao.


Gemuruh-!


Udara disekitarnya menjadi sangat mencekam saat Ketua Sekte Pilar Suci terbang diatas udara melewati semua orang. Setelah mendarat diatas panggung pertempuran, Dia kemudian menggerakkan kedua tanganya, Terlihat sebuah array kurungan tembus pandang menyelimuti seluruh panggung pertempuran. Dia ingin menutup jalan Zhang En untuk mencegahnya melarikan diri.

__ADS_1


__ADS_2