Pendekar Pedang Pengembara

Pendekar Pedang Pengembara
Ch. 575 - Pertempuran Zhang En VS Nuyan Tian


__ADS_3

“Aku?” Nuyan Tian merasa bingung atas ucapan Zhang En padanya, lalu kemarahan muncul di matanya ketika dia mengerti apa yang dimaksud Zhang En yang menantangnya.


Semua tetua Klan Phoenix yang ada di aula itu merasakan darah mereka mendidih karena marah.


Bahkan, kemarahan Nuyan Ren telah mendidih saat dia memelototi Zhang En dengan niat membunuh, angkat bicara, “Bajingan, kau pikir kau memenuhi syarat untuk menjadi lawan Ayahku? Terakhir kali pada hari itu, ayahku tidak berubah menjadi bentuk phoenix sejatinya dan hanya menggunakan 10 % dari kekuatannya, itu sebabnya kau cukup beruntung untuk bertahan dari serangannya! Kalau tidak, kau sudah mati!”


Zhang En berbalik sedikit, menatap Nuyan Ren. Telapak tangannya menjulur kedepan.


WUSHHH!!


DUARRR!!!


Tubuh Nuyan Ren menghantam dinding aula itu dengan kerasa, meninggalkan lubang besar. Tidak ada yang tahu di mana dia akan mendarat.


Nuyan Tian dan semua tetua itu terkejut sekali lagi. Sambil menatap lubang besar berbentuk manusia di dinding, Nuyan Tian tidak tahu apakah putranya masih hidup atau mati, dia lalu mengeluarkan raungan phoenix yang memekakkan telinga.


SWOOSSHHH!!


Api merah menyala melonjak keluar dari tubuhnya.


"Aku akan mengirimkanmu dalam kematian bocah manusia!" Nuyan Tian berteriak dengan marah, telapak tangannya menargetkan tanpa ampun ke arah Zhang En


Kekuatan api pada serangan telapak tangannya bergegas ke depan seperti ingin membakar dan meruntuhkan apapun yang ada di jalur mereka, menyebabkan suhu udara di aula itu naik dengan cepat. Bahkan semua tetua itu menjauh dengan tergesa-gesa.


Sebelum serangan telapak tangan Nuyan Tian hendak mengenai Zhang En, salah satu telapak tangan Zhang En menyerang balik.


BOOOMMMMM!!!!


Ledakan bergema di udara dan mengguncang seluruh aula itu seolah-olah akan runtuh kapan saja.


Semua tetua klan phoenix yang menjauh barusan menyaksikan pertukaran serangan antara Zhang En dan Patriark mereka dengan ekspresi bingung.

__ADS_1


'Dia bisa menahan serangan Patriark kita!'


Zhang En sekali lagi menahan serangan Patriark mereka dan masih berdiri di sana seperti gunung yang tak tergoyahkan, tidak bergerak sedikit pun.


Banyak di antara mereka berpikiran sama dengan Nuyan Ren, bahwa Nuyan Tian hanya menggunakan sepuluh persen dari kekuatannya saat itu. Dan Zhang En pada saat itu beruntung dan berhasil menahan serangan Patriark mereka.


Nuyan Tian, yang telah dibutakan oleh amarah beberapa saat yang lalu, juga menatap bingung ke tangan Zhang En.


Dia benar-benar tidak tahu mengapa serangan kekuatan penuhnya bisa di tahan oleh bocah manusia yang dia anggap lemah.


Pada saat ini, energi mengerikan tiba-tiba melonjak keluar dari tangan Zhang En.


Merasakan bahaya, Nuyan Tian melompat jauh ke belakang.


"Kau sudah menerobos ke ranah Alam Dewa Surgawi tahap akhir?!" Nuyan Tian bertanya dengan ragu.


Mendengar pertanyaan Nuyan Tian, semua tetua itu menatap Zhang En dengan tidak percaya. Hanya dalam lima tahun, kultivasi Zhang En dapat meningkat dalam kurun waktu lima tahun saja.


Para pembudidaya biasanya membutuhkan waktu lebih dari seribu tahun untuk maju dari tahap menengah Alam Surgawi ke tahap akhir.


Kata-kata Zhang En membuat urat di leher Nuyan Tian berubah menjadi hitam karena sangat marah, menunjukkan tanda-tanda akan mengamuk.


"Bahkan dalam wujud manusiaku, membunuh manusia sepertimu tidak ada bedanya dengan meremukkan semut!” Ucap Nuyan Tian lalu menerjang ke depan, menyerang Zhang En lagi.


Dua serangan telapak tangan besar yang membawa kekuatan api yang dahsyat dengan bayangan sembilan phoenix mencapai Zhang En dalam sekejap.


Kali ini, Zhang En masih tidak bergerak. Saat dia berdiri di tempatnya seperti gunung taiyi, bola berwarna merah melayang keluar dari tubuhnya. Kekuatan yang dapat melahap muncul diluar tubuhnya. 


Kemudian, api dari serangan Nuyan Tian semuanya dilahap habis oleh bola merah itu.


Nuyan Tian memandang dengan bodoh saat kekuatan Apinya dilahap sampai tidak ada yang tersisa, bergumam pelan, "H-hilang begitu saja?"

__ADS_1


Zhang En menjawab dengan senyum tipis, "Serangan yang biasa saja."


Tatapan Nuyan Tian lalu melihat senyum Zhang En. Wajahnya menjadi hitam pucat, lebih buruk daripada seorang pria yang mengetahui istrinya telah berselingkuh.


"Aku akan mengukir sampai ke dalam jiwamu akibat memprovokasi ahli Alam Emas sepertiku!!" Nuyan Tian berkata dengan marah dengan gigi terkatup.


Para Tetua di belakang Nuyan Tian merasakan hawa dingin hingga ke tepi lubang pantat mereka saat merasakan hawa dingin dalam suara Patriark mereka.


SWOSHHH!!


SWOSHHH!!


Kemudian, Nuyan Tian melesat terbang keluar aula itu. Zhang En juga mengikuti, menghilang dari aula itu dengan cepat dan muncul di udara.


Api terang menyebar, menyelimuti tubuh Nuyan Tian sepenuhnya. Tubuhnya bergetar dan pada saat berikutnya, dia berubah burung phoenix raksasa sepanjang seribu meter yang diselimuti api mengerikan seperti mantel di permukaan bulunya.


Kekuatan dari api dipermukaan tubuhnya menyebabkan hukum ruang disekitarnya bergetar hebat dari segala arah.


Melihat Nuyan Tian berubah ke wujud phoenix sejatinya, Zhang En bertransformasi menggunakan tubuh Naga Dewa Iblisnya. Pada saat yang sama, qi naga yang sangat dingin berputar-putar di sekelilingnya.


SWOSHHH!!! SWOSHHHH!!!


Qi Naga Dewa Iblis yang berputar-putar di sekeliling Zhang En memiliki energi hitam yang terjalin dengan untaian energi merah yang menakutkan, membawa atribut dingin dan panas yang sangat ganas.


Long Xioba juga telah muncul di udara dan berdiri di kejauhan, tampak tidak punya niat untuk ikut campur dalam pertempuran yang akan segera meledak antara Zhang En dan Nuyan Tian. 


Dia percaya pada kekuatan Zhang En saat ini dapat mengalahkan Nuyan Tian yang telah merubah wujud sejatinya dan memiliki kekuatan Alam Dewa Emas.


-


-

__ADS_1


-


Jangan lupa like dan votenya 🙏🙏🙏


__ADS_2